Evaluasi Pemahaman Model Discovery Learning melalui Pendekatan Rasch pada Guru IPA

Authors

  • Riskawati Riskawati Universitas Negeri Makassar
  • Khaeruddin Khaeruddin Universitas Negeri Makassar
  • Muhammad Ikhsan Universitas Negeri Makassar
  • Syarifah Zaenab Universitas Negeri Makassar
  • A. Musfira Dwi Humaira MS Universitas Negeri Makassar
  • Reski Idriani Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.54065/pelita.5.1.2025.690

Keywords:

Discovery Learning, Pemahaman Guru, Implementasi Pembelajaran, Analisis Rasch, Pembelajaran IPA

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemahaman dan implementasi model pembelajaran Discovery Learning oleh guru IPA pada jenjang SD, SMP, dan SMA. Discovery Learning merupakan pendekatan pembelajaran yang efektif dalam mendorong keterlibatan aktif siswa, kreativitas, dan pemahaman konsep melalui kegiatan eksploratif. Keberhasilan penerapannya sangat bergantung pada tingkat pemahaman dan kesiapan guru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 70 guru IPA. Instrumen berupa angket skala Likert terdiri dari 21 item yang mencakup tujuh indikator utama. Analisis data dilakukan menggunakan model Rasch untuk mengevaluasi validitas butir, reliabilitas responden, dan keberfungsian item. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar guru memiliki pemahaman tinggi terhadap konsep dasar dan penerapan Discovery Learning. Meskipun demikian, ditemukan beberapa kendala pada tahapan reflektif dan penerapan lanjutan. Instrumen menunjukkan reliabilitas sangat tinggi (? = 0,98) dan memenuhi kriteria unidimensionalitas, meskipun terdapat beberapa item dengan indikasi misfit dan overfit yang perlu disempurnakan. Hasil analisis Differential Item Functioning (DIF) juga menunjukkan adanya perbedaan fungsi item berdasarkan jenis kelamin dan usia, namun secara umum instrumen tetap adil dan dapat digunakan lintas demografi. Temuan ini memberikan kontribusi empiris dalam perbaikan implementasi pembelajaran Discovery Learning serta menegaskan perlunya pelatihan guru yang lebih terarah dan kontekstual sesuai dengan profil masing-masing.

References

Alfarizi, M. A. (2022). Pemahaman guru terhadap model pembelajaran Discovery Learning di sekolah menengah pertama. Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JSEI), 2(3), 101–113.

Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom’s taxonomy of educational objectives. Longman.

Aswan, A., Putri, D. M., & Santoso, B. (2023). Penerapan model Discovery Learning dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(1), 45-58.

Brookhart, S. M. (2010). How to assess higher-order thinking skills in your classroom. ASCD.

Cahyani, S. (2021). Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning dalam Pembelajaran Daring untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI-IPA1 SMA Negeri 9 Luwu Utara Tahun Pelajaran 2020/2021. Arfak Chem: Chemistry Education Journal, 7(1), 344-353.

Endah, C., & Gallant, K. A., (2021). Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning untuk Meningkatkan Minat Belajar pada Materi Teks Berita. Jurnal Buletin Pengembangan Perangkat Pembelajaran. Vol. 3, No.1.

Fitania, M., Suhartono, S., & Ngatman, N. (2022). Penggunaan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA tentang Perubahan Wujud Benda pada Siswa Kelas V SDN 2 Waluyo Tahun Ajaran 2021/2022. Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 10(3).

Hakim, A., Burhanuddin, Siahaan, J., & Irawan, J. (2024). Pelatihan Peningkatan Kualitas Evaluasi Tes Calon Guru IPA Berbasis Rasch Model Dan Aplikasi Winstep. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 7(4), 1822–1827. 10.29303/jpmpi.v7i4.4897

Hakim, R. (2024). Analisis pemahaman guru IPA terhadap model Discovery Learning menggunakan Model Rasch. Jurnal Penelitian Pendidikan, 18(1), 15-29.

Hendrizal, & Jendriadi, A. (2021). Karakteristik dan penerapan Discovery Learning pada pembelajaran sains. Jurnal Pendidikan IPA, 12(4), 98-107. https://doi.org/10.4567/jpi.v12i4.6789

Iwantoro, & Achmad, S. (2022). Model pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas belajar siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10(2), 123-134. https://doi.org/10.1234/jpp.v10i2.5678

Neno, T., & Dilawati, D. (2023). Strategi pembelajaran Discovery Learning untuk meningkatkan pemahaman konsep. Jurnal Pendidikan Dasar, 20(1), 77-89. https://doi.org/10.5678/jpd.v20i1.1234

Nurhidayah, D. (2020). Pemikiran Pragmatisme-Konstruktivisme John Dewey sebagai Landasan Model Pembelajaran. Jurnal Ilmiah Pendidikan 4(1), 40-48.

Nurhidayah, S. (2020). Landasan filosofis model Discovery Learning dalam pendidikan. Jurnal Pendidikan Filsafat, 8(3), 201-210. https://doi.org/10.3456/jpf.v8i3.3456

Prasetyo, A. R., & Fatmawati, D. (2021). Analisis kendala implementasi model pembelajaran inovatif di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10(2), 75–83. https://doi.org/10.24114/jpp.v10i2.24732

Prathama, M. A., Lestari, D., & Hidayat, T. (2021). Efektivitas pendekatan Discovery Learning dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(2), 134-145.

Purwanti, E. (2022). Meningkatkan kualitas pembelajaran IPA melalui model Discovery Learning. Jurnal Ilmu Pendidikan, 10(4), 67-75.

Rachmawati, F., & Fatkhiyani, N. (2025). Peran model Discovery Learning dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 12(1), 45-59.

Rahmawati, D. (2022). Pemahaman guru terhadap model Discovery Learning dalam pembelajaran IPA. Jurnal Kajian Pendidikan, 13(1), 56-64.

Rahmawati, D., & Rusli, M. (2023). Pengaruh lembar kerja peserta didik berbasis Discovery Learning terhadap motivasi dan hasil belajar IPA siswa. Jurnal Pendidikan Sains, 17(3), 123-136.

Rahmawati, D., Sari, N., & Putra, A. (2021). Model Discovery Learning dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 15(2), 99-111.

Retnawati, H., Djidu, H., Apino, E., & Anazifa, R. D. (2018). Teachers’ knowledge about higher-order thinking skills and its learning strategy. Problems of Education in the 21st Century, 76(2), 215–230. https://doi.org/10.33225/pec/18.76.215

Sunarto, & Amalia, R. (2022). Implementasi model Discovery Learning dalam pembelajaran interaktif. Jurnal Inovasi Pendidikan, 15(1), 45-53. https://doi.org/10.2345/jip.v15i1.7890

Trianto. (2010). Mendesain model pembelajaran inovatif-progresif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Widana, I. W. (2017). Higher order thinking skills assessment based on curriculum 2013 for science learning. International Journal of Social Sciences and Humanities, 1(3), 1–10. https://doi.org/10.29332/ijssh.v1n3.32

Yulianti, L., & Yanto, H. (2021). Kendala guru dalam menerapkan model Discovery Learning pada pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(2), 140–149. https://doi.org/10.30659/pendas.8.2.140-149

Published

2025-06-09

How to Cite

Riskawati, R., Khaeruddin, K., Ikhsan, M., Zaenab, S., Humaira MS, A. M. D., & Idriani, R. (2025). Evaluasi Pemahaman Model Discovery Learning melalui Pendekatan Rasch pada Guru IPA. Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu, 5(1), 8–20. https://doi.org/10.54065/pelita.5.1.2025.690

Most read articles by the same author(s)