Penerapan Strategi Pembelajaran Practice Rehearsal Pairs untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Kelas V SDN 93 Tombang
DOI:
https://doi.org/10.54065/pelita.1.2.2021.98Keywords:
Practice Rehearsal Pairs, Strategi Pembelajaran, Hasil Belajar IPAAbstract
Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPA kelas V SDN 93 Tombang dengan menggunakan strategi pembelajaran practice rehearsal pairs. Penelitian ini termasuk dalam Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklusnya terdiri dari tiga kali pertemuan. Satu siklus terdiri dari 4 tahap kegiatan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah kelas V SDN 93 Tombang dengan jumlah siswa 12 orang terdiri dari 6 laki-laki dan 6 perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan tes, instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan tes sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 36% dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 89%. Untuk hasil belajar siswa yang mencapai KKM pada pembelajaran IPA, pada siklus I sebesar 50% dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 91,66%. Penelitian ini mencapai ketuntasan klasikal yaitu >85%.
References
Gunandi, R. A. (2014). Pengaruh Strategi Pembelajaran Konsep Diri Terhadap Hasil Belajar Mata Kuliah Ilmu Pendidikan. Jurnal Ilmiah. Vol. 2 No 3.
Setiayu, W. (2014). Peningkatan Aktivitas Belajar IPA Melalui Penerapan Strategi Practice Rehearsal Pairs Pada Siswa Kelas IV SDN 2 Kalimati Juwangi Boyolali. Sukoharjo: Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Silberman, M. L. (2014). Active Learning 101 Cara Belajar Aktif. Bandung: Nusamedia dan Nuasansa.
Sujiyanto, R., Susiani, T. S., & Budi, S. (2016). Penerapan Strategi Practice Rehearsal Pairs dalam Peningkatan Pembelajaran IPA Kelas V SDN Kalijaran 01 Maos Cilacap. Kalam Cendekia PGSD Kebumen, 4(2).
Sunardin, S., & Megayanti, M. (2021). Peningkatan Hasil Belajar Siswa menggunakan Model Round Table pada Pembelajaran IPA di kelas IV SDN 41 Kota Palopo. Jurnal PELITA, 1(1), 1–6
Suprijono, A. (2015). Cooperative Learning Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Suryanti, S., Harun, A. H., & Septiwiharti, D. (2013). Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas II SDN I Kayu Agung dalam Pembelajaran PKn dengan Menggunakan Media Gambar. Jurnal Kreatif Online, 1(3).
Susanto, A. (2013). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Sutrisno, V. L. P., & Siswanto, B. T. (2016). Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa pada pembelajaran praktik kelistrikan otomotif SMK di Kota Yogyakarta. Jurnal pendidikan vokasi, 6(1), 111-120.
Utami, S. E. (2015). Penerapan strategi pembelajaran tematik untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa. Jurnal Paradigma, 2.
Yamin, M. (2007). Kiat Membelajarkan Siswa. Jakarta: Gaung Persada Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Jurnal PELITA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







