Pengembangan e-LKPD Materi Kesetimbangan Kimia Model Problem Based Learning Dengan Pendekatan Deep Learning Berorientasi Pada Kemampuan Berpikir Kritis
DOI:
https://doi.org/10.54065/pelita.6.2.2026.1566Keywords:
e-LKPD, Kesetimbangan kimia, Problem Based Learning, Deep LearningAbstract
Penggunaan e-LKPD model Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan deep learning berorientasi pada kemampuan berpikir kritis dapat membantu menciptakan pembelajaran yang mandiri, aktif, dan bermakna karena bersifat fleksibel, praktis, serta dilengkapi visualisasi menarik seperti gambar, video dan simulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan e-LKPD materi kesetimbangan kimia Model Problem Based Learning Dengan Pendekatan Deep Learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan untuk mengetahui apakah e-LKPD yang dikembangkan layak secara konseptual maupun prosedural serta potensinya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan Lee & Owens. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar pedoman wawancara dan angket. Produk hasil dari pengembangan divalidasi oleh ahli materi & media serta dinilai oleh guru yang selanjutnya dilakukan uji coba kelompok kecil. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa e-LKPD model Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan deep learning berorientasi pada kemampuan berpikir kritis mendapatkan hasil kelayakan ahli materi dengan rerata skor 4,8 dalam kategori "Sangat Layak"dan ahli media dengan rerata skor 4,7 dalam kategori "Sangat Layak", penilaian guru sebesar 4,9 dalam kategori "Sangat Layak", serta respon peserta didik dan minat belajar masing-masing dengan persentase 93% dan 89,2% dalam kategori "Sangat Baik". Berdasarkan proses pengembangan dan hasil penelitian, disimpulkan bahwa e-LKPD materi kesetimbangan kimia ini layak digunakan secara teoritis dan praktis sebagai salah satu bahan ajar pada materi kesetimbangan kimia dan berpotensi meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik berdasarkan pendapat ahli dan penilaian guru.
References
Adaminata, M. A., & Marsih, I. N. (2011). Analisis kesalahan konsep siswa SMA pada pokok bahasan kesetimbangan kimia. Prosiding Simposium Nasional Inovasi Pembelajaran dan Sains 2011 (SNIPS 2011), 1–5. Institut Teknologi Bandung.
Anggraeni, R. D., & Kustijono, R. (2013). Pengembangan media animasi fisika pada materi cahaya dengan aplikasi Flash berbasis Android. Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA), 3(1), 11–18. https://doi.org/10.26740/jpfa.v3n1.p11-18
Arianto, D., & Suyitno, S. (2023). Pelatihan media pembelajaran inovatif menggunakan Canva. JePKM (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 4(1), 16–23. https://doi.org/10.70688/jepkm.v4i01.304
Barrows, H. S., & Tamblyn, R. M. (1980). Problem-based learning: An approach to medical education. Springer Publishing Company.
Biggs, J. (1999). What the student does: Teaching for enhanced learning. Higher Education Research & Development, 18(1), 57–75. https://doi.org/10.1080/0729436990180105
Dewi, R. K. (2022). Analisis kebutuhan media pembelajaran berbasis e-learning pada mata pelajaran kimia di SMA Negeri 8 Semarang. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 16(2), 118–122. https://doi.org/10.15294/jipk.v16i2.19138
Ekawati, M., & Amir, N. Q. A. (2022). Pengaruh model pembelajaran IPA terpadu dan keterampilan berpikir kritis terhadap hasil belajar. Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu, 2(1), 44–51. https://doi.org/10.54065/pelita.2.1.2022.433
Erlistiana, D., Nawangsih, N., Aziz, F. A., Yulianti, S., & Setiawan, F. (2022). Penerapan kurikulum dalam menghadapi perkembangan zaman di Jawa Tengah. Al-Fahim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(1), 1–15. https://doi.org/10.54396/alfahim.v4i1.235
Fitri, M., Zuwirna, Z., Hendri, N., & Amilia, W. (2024). Pengembangan lembar kerja peserta didik (LKPD) interaktif menggunakan aplikasi Liveworksheet pada mata pelajaran IPAS kelas V sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 35784–35788.
Fitriani, A., & Santiani, S. (2025). Analisis literatur: Pendekatan pembelajaran deep learning dalam pendidikan. Jurnal Ilmiah Nusantara (JINU), 2(3), 50–57. https://doi.org/10.61722/jinu.v2i3.4357
Jumarniati, J., Hardiana, H., & Akramunnisa, A. (2024). Urgensi pengembangan multimedia pembelajaran interaktif pada mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi. Jurnal Literasi Digital, 4(2), 79–88. https://doi.org/10.54065/jld.4.2.2024.437
Landina, I. A. P. L., & Agustiana, I. G. A. T. (2022). Meningkatkan berpikir kritis siswa melalui media pembelajaran flipbook berbasis kasus pada muatan IPA kelas V SD. Mimbar Ilmu, 27(3), 443–452. https://doi.org/10.23887/mi.v27i3.52555
López-Fernández, M. del M., González-García, F., & Franco-Mariscal, A. J. (2022). How can socio-scientific issues help develop critical thinking in chemistry education? A reflection on the problem of plastics. Journal of Chemical Education, 99(10), 3435–3442. https://doi.org/10.1021/acs.jchemed.2c00223
Martin, R., & Simanjorang, M. M. (2022). Pentingnya peranan kurikulum yang sesuai dalam pendidikan di Indonesia. Prosiding Pendidikan Dasar, 1(1), 125–134. https://doi.org/10.34007/ppd.v1i1.180
Nurhalisa, S., Ma’rufi, M., & Baharuddin, M. R. (2021). Pengembangan media pembelajaran berbasis asesmen kompetensi minimum dan pemecahan masalah. Jurnal Literasi Digital, 1(3), 192–202. https://doi.org/10.54065/jld.1.3.2021.63
Nurhidayatulah, N., & Prodjosantoso, A. K. (2018). Miskonsepsi materi larutan penyangga. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 4(1), 41–51. https://doi.org/10.21831/jipi.v4i1.10029
Nurliyana, Asyhar, R., & Afrida. (2025). Pengembangan e-LKPD berbasis pendekatan kontekstual berbantuan Canva pada materi kimia hijau di SMA. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3(4), 1253–1264. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.580
Panjaitan, R. G. P., Titin, T., & Putri, N. N. (2020). Multimedia interaktif berbasis game edukasi sebagai media pembelajaran materi sistem pernapasan di kelas XI SMA. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 8(1), 141–151. https://doi.org/10.24815/jpsi.v8i1.16062
Rifdah, R., & Hindun, H. (2024). Pemanfaatan aplikasi Google Drive sebagai media pembelajaran di kalangan mahasiswa. Jurnal Ilmu Pendidikan & Sosial (SINOVA), 2(1), 33–40. https://doi.org/10.71382/sinova.v2i01.64
Waruwu, A. B. C., & Sitinjak, D. (2022). Penggunaan multimedia interaktif dalam meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran kimia. Jurnal Pendidikan MIPA, 12(2), 298–305. https://doi.org/10.37630/jpm.v12i2.589
Zulham, M., Sukmawati, S., & Yasmin, S. F. (2023). Keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran tematik ditinjau motivasi belajar: Strategi PDEODE (Predict Discuss Explain Observe Discuss Explain) dan SGD (Small Group Discussion). Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu, 3(1), 9–19. https://doi.org/10.54065/pelita.3.1.2023.317
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yuliana Sri Wahyuningsih, Yusnaidar Yusnaidar, Epinur Epinur, Haryanto Haryanto, Lidya Anggraini Annur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







