Pengembangan Pop-up Book Digital Berbasis Kearifan Lokal Rampak Bedug Banten Sebagai Media Pembelajaran IPA Siswa SMP

Authors

  • Nuraini Safitri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Trian Pamungkas Alamsyah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Nofita Fajariyanti Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.54065/pelita.6.1.2026.1460

Keywords:

Kearifan Lokal Banten, Media Pembelajaran, Pop-Up Book Digital

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan rendahnya antusiasme siswa karena kurangnya media pembelajaran yang digunakan guru dalam pembelajaran IPA, khususnya pada materi yang memiliki banyak rumus dan perhitungan sebab tidak memiliki contoh nyata dalam kehidupan atau lingkungan sekitar. Berdasarkan kondisi tersebut, dikembangkanlah sebuah media pembelajaran Pop-up book Digital berbasis kearifan lokal rampak bedug Banten yang dirancang sebagai media pendukung agar peserta didik lebih antusias dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kelayakan serta respons peserta didik terhadap media pembelajaran Pop-up book Digital yang dikembangkan. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan model ADDIE, yang mencakup lima tahapan yaitu: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII di SMPN 2 Kota Serang, dengan sampel penelitian yang diambil menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 36 peserta didik untuk kelas uji coba terbatas. Instrumen penelitiannya meliputi lembar validasi para ahli serta angket respon peserta didik yang sebelumnya telah divalidasi oleh ahli instrumen (judgement). Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Pop-up book digital berbasis kearifan lokal memiliki tingkat kelayakan yang tinggi dengan skor rata-rata 86,15% dari validasi ahli materi dan 94,74% dari validasi ahli media. Setelah dilakukan revisi, media kemudian diuji coba secara terbatas kepada sampel peserta didik dan memperoleh respon dengan persentase 88% dengan kategori “Baik”. Berdasarkan hasil tersebut, maka Pop-up book digital berbasis kearifan lokal dinyatakan layak dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal dalam media digital tidak hanya efektif dalam memvisualisasikan konsep IPA yang abstrak dan matematis menjadi lebih kontekstual, tetapi juga berpotensi meningkatkan keterikatan budaya (cultural engagement) serta motivasi belajar mandiri peserta didik di era digital.

References

Akbar, S. (2017). Instrumen perangkat pembelajaran. PT Remaja Rosdakarya.

Ali, A., Venica, S. D., Aini, W., & Hidayat, A. F. (2025). Efektivitas media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pengembangan Sistem Informasi dan Pendidikan, 3(1), 1–6. https://doi.org/10.62386/jised.v3i1.115

Annisha, D. (2024). Integrasi penggunaan kearifan lokal (local wisdom) dalam proses pembelajaran pada konsep Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Basicedu, 8(3), 2108–2115. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i3.7706

Fawaid, A., & Damayanti, A. D. (2024). Pendekatan pengajaran bahasa komunikatif untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada materi Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 8(1), 2620–5807. http://dx.doi.org/10.35931/am.v8i1.2914

Hidayati, I. R., Nisa, A. F., Zulfiati, H. M., & Wibawa, S. (2025). Implementasi media Pop-up book digital dalam pembelajaran keberagaman budaya Indonesia di sekolah dasar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(4), 6309–6326. https://doi.org/10.58230/27454312.2809

Kumala, F. N. (2017). Pembelajaran IPA sekolah dasar. Ediide Indografika.

Kurniawan, A., Adrias, A., & Syam, S. S. (2025). Efektivitas penggunaan media pembelajaran berbasis digital dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Konstanta: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 3(1), 113–126. https://doi.org/10.59581/konstanta-widyakarya.v3i1.4851

Maghrobi, Z. A., & Hafidz, H. (2025). Analisis perbandingan media pembelajaran konvensional dan digital dalam pembelajaran PAI. Bunyan al-Ulum: Jurnal Studi Islam, 2(1), 40–60. https://doi.org/10.58438/bunyanalulum.v2i1.378

Mariana, E. (2018). Pengaruh kelengkapan perangkat pembelajaran terhadap hasil belajar fisika peserta didik SMP Kartikatama Metro kelas VIII. Jurnal Sains dan Teknologi, 1(1), 115–119. https://doi.org/10.31764/justek.v1i1.414

Mayer, R. E. (2021). Multimedia learning (3rd ed.). Cambridge University Press.

Mukarromah, A., & Andriana, M. (2022). Peranan guru dalam mengembangkan media pembelajaran. Journal of Science and Education Research, 1(1), 43–50. https://doi.org/10.62759/jser.v1i1.7

Ngongo, V. L., Hidayat, T., & Wiyanto, W. (2019). Pendidikan di era digital. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang, 628–638. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/1628637

Pasaribu, A. R., Siregar, L. Y. S., & Hasibuan, N. A. P. (2024). Integrating problem-based learning and visual media to spark science curiosity in fifth graders. Journal of Educational Management and Learning, 2(2), 57–63. https://doi.org/10.60084/jeml.v2i2.200

Prawito, B. A. (2022). Penerapan metode demonstrasi dan media pembelajaran (alat peraga IPA) untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Literasi Digital, 2(2). https://doi.org/10.54065/jld.2.2.2022.187

Putra, S. M., Lasmawan, I. W., Suharta, I. G. P., & Widiana, I. W. (2025). Transformasi pendidikan di era digital: Solusi kreatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. JPSL: Jurnal Pendidikan Sosial dan Lingkungan, 3(2), 68–78. https://jurnal.stkip-al-amin-dompu.ac.id/index.php/jpsl/article/view/78

Riyana, C., & Susilana, R. (2019). Media pembelajaran: Hakikat, pengembangan, pemanfaatan, dan penilaian. PT Remaja Rosdakarya.

Rizal, S. (2019). Struktur pola tabuh Rampak Bedug pada Sanggar Bale Seni Ciwasiat Kabupaten Pandeglang. Panggung: Jurnal Seni dan Budaya, 29(4), 441–454. https://doi.org/10.26742/panggung.v29i4.1053

Sa’adah, A., & Asih, S. (2025). Development of digital Pop-up book learning media with contextual teaching and learning (CTL) approach to improve social science learning outcomes for grade IV elementary school students. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(5). https://doi.org/10.29303/jppipa.v11i5.10697

Safitri, D. A., Lestari, D., Handayani, D. A., Nida, A. I., & Mashadi, A. (2025). Peningkatkan kualitas media pembelajaran di SDN 18 Ampenan melalui strategi learning cycle. Jurnal Literasi Digital, 5(2), 201–210. https://doi.org/10.54065/jld.5.2.2025.815

Saragih, N. A., & Rusijono, R. (2025). Pengembangan media Pop-up book digital untuk meningkatkan motivasi dan kemampuan literasi materi lingkungan rumahku pada anak usia dini. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(8), 10052–10057. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i8.9046

Sufiyah, S., Wasis, W., & Soetjipto, S. (2017). Pengembangan perangkat pembelajaran model guided inquiry untuk menurunkan miskonsepsi siswa pada materi optik. JPPS: Jurnal Penelitian Pendidikan Sains, 7(1), 1441–1446. https://doi.org/10.26740/jpps.v7n1.p1441-1446

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif (Cet. 1). Alfabeta.

Sundari, S. (2020). Pemanfaatan softfile bahan ajar bermuatan kearifan lokal pada materi getaran, gelombang, dan bunyi selama PJJ. Jurnal Profesi Keguruan, 6(2), 174–181. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jpk/article/view/26467

Thiessen, M., Beier, S., & Keage, H. (2020). A review of the cognitive effects of disfluent typography on functional reading. The Design Journal, 23(5), 797–815. https://doi.org/10.1080/14606925.2020.1810434

Wibowo, G. A., Karim, A. A., Hasan, S. H., & Ruhimat, M. (2023). Penggunaan teknologi dalam pembelajaran aktif: Meningkatkan interaksi dan keterlibatan siswa. Al-Hijr: Journal of Adulearn World, 2(4), 255–277. https://doi.org/10.55849/alhijr.v2i4.539

Widiarini, P., Suastra, I. W., & Arnyana, I. B. P. (2025). Integrasi kearifan lokal Bali dalam pembelajaran IPA masa kini. EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran, 5(1), 48–51. https://doi.org/10.51878/educational.v5i1.4431

Yuliantoro, S. (2022). Pemanfaatan media flashcard berbarcode untuk meningkatkan aktivitas literasi IPA siswa SDN Tileng Dagangan. Jurnal Literasi Digital, 2(2). https://doi.org/10.54065/jld.2.2.2022.132

Published

2026-06-30

How to Cite

Safitri, N., Alamsyah, T. P., & Fajariyanti, N. (2026). Pengembangan Pop-up Book Digital Berbasis Kearifan Lokal Rampak Bedug Banten Sebagai Media Pembelajaran IPA Siswa SMP. Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu, 6(1), 411–424. https://doi.org/10.54065/pelita.6.1.2026.1460