Pengaruh Budaya Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Moderasi pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lubuklinggau

Authors

  • Bima Satrio Utama Universitas Bina Insan
  • Surajiyo Surajiyo Universitas Bina Insan
  • Ade Famalika Universitas Bina Insan
  • Yulpa Raberta Universitas Bina Insan

DOI:

https://doi.org/10.54065/jss.6.3.2026.1505

Keywords:

Budaya Kerja, Disiplin Kerja, Kinerja Pegawai, Moderasi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

Abstract

Kinerja pegawai pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lubuklinggau masih memerlukan peningkatan melalui penguatan budaya kerja, disiplin kerja, dan motivasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel moderasi pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lubuklinggau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian terdiri dari seluruh pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lubuklinggau yang berjumlah 47 orang, terdiri atas 33 Pegawai Negeri Sipil dan 14 Tenaga Kerja Sukarela. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh anggota populasi dijadikan responden penelitian. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert yang disusun berdasarkan indikator budaya kerja, disiplin kerja, motivasi kerja, dan kinerja pegawai. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert, observasi, dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Square berbantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan nilai t-statistik sebesar 2,572 dan p-value sebesar 0,010. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik budaya kerja yang diterapkan, maka semakin tinggi pula kinerja pegawai. Sebaliknya, disiplin kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan nilai t-statistik sebesar 1,415 dan p-value sebesar 0,157, meskipun memiliki arah hubungan positif. Motivasi kerja sebagai variabel moderasi tidak mampu memoderasi hubungan antara budaya kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. Hal ini dibuktikan dengan hasil pengujian yang menunjukkan nilai t-statistik masing-masing sebesar 0,855 (p-value 0,393) dan 0,929 (p-value 0,353), yang berarti tidak signifikan. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja pegawai perlu difokuskan pada penguatan budaya kerja yang positif dan profesional dalam lingkungan organisasi.

References

Adha, R. N., Qomariah, N., & Hafidzi, A. H. (2019). Pengaruh motivasi kerja, lingkungan kerja, budaya kerja terhadap kinerja karyawan Dinas Sosial Kabupaten Jember. Jurnal Penelitian IPTEKS, 4(1), 47–62. https://doi.org/10.32528/ipteks.v4i1.2109

Ahdiyana, M. (2015). Dimensi organizational citizenship behavior (OCB) dalam kinerja organisasi. Efisiensi: Kajian Ilmu Administrasi, 10(1). https://doi.org/10.21831/efisiensi.v10i1.3965

Alda, S. D., & Heliyani, H. (2023). Pengaruh kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai negeri sipil dengan motivasi kerja sebagai moderasi (Studi empiris pada BKPSDM Kabupaten Pasaman). Jurnal Mirai Management, 8(1), 240–250. https://doi.org/10.37531/mirai.v8i1.4990

Ali, H., Sastrodiharjo, I., Saputra, F., Besar, G., Ekonomi, F., Bhayangkara, U., & Raya, J. (2022). Pengukuran organizational citizenship behavior: Beban kerja, budaya kerja, dan motivasi (Studi literature review). Jurnal Ilmu Multidisiplin, 1(1), 83–93. https://doi.org/10.38035/jim.v1i1.16

Amin, N. A., Samsinar, S., & Kusdarianto, I. (2023). Pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan PT. Pegadaian cabang Palopo. Jurnal Ekonomi Efektif, 5(4), 712–722. https://doi.org/10.32493/JEE.v5i4.31452

Anwar, M., Hamid, A., & Zuswana, A. (2024). Pengaruh diversitas, kesetaraan, dan inklusi terhadap kinerja pegawai di Unit Bisnis Operasional Infrastruktur Listrik PT XYZ. Sosio e-Kons, 16(2), 216–226. https://doi.org/10.30998/sosioekons.v16i2.22691

Becham, D., Siregar, Z. M. E., & Hutagaol, A. S. R. (2025). Pengaruh disiplin kerja, gaya kepemimpinan, budaya organisasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu. Jurnal Minfo Polgan, 14(1), 312–325. https://doi.org/10.33395/jmp.v14i1.14720

Haryono, S. (2016). Metode SEM untuk penelitian manajemen: AMOS, LISREL, dan PLS. Intermedia Personalia Utama.

Hermingsih, A., & Purwanti, D. (2020). Pengaruh kompensasi dan beban kerja terhadap kepuasan kerja dengan motivasi kerja sebagai variabel pemoderasi. Jurnal Dimensi, 9(3), 574–597. https://doi.org/10.33373/dms.v9i3.2734

Mulyadi, A., & Pancasasti, R. (2021). Upaya meningkatkan kinerja karyawan melalui motivasi. Technomedia Journal, 7(1), 11–21. https://doi.org/10.33050/tmj.v7i1.1754

Pakaya, S. (2020). Pengaruh budaya kerja dan kepemimpinan terhadap disiplin kerja pegawai pada Dinas Pendidikan Kota Gorontalo. Journal of Technopreneurship on Economics and Business Review, 2(1), 21–32. https://doi.org/10.32529/jim.v4i2.662

Permata, C., Juita, H. R., & Idayati, I. (2025). Pengaruh budaya organisasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai dengan motivasi sebagai variabel moderasi di Kantor Badan Pusat Statistik Kota Lubuklinggau. ESCAF, 9–15. http://repository.upiyptk.ac.id/11307/

Prayuda, R. Z., Praditya, R. A., & Purwanto, A. (2025). Penerapan lingkungan kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja organisasi. PROFESOR: Professional Education Studies and Operations Research, 2(2), 10–19. https://doi.org/10.7777/vcg5xm67

Putranti, H. R. D., Megawati, M., & Setyobudi, S. (2018). Pengaruh budaya kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja melalui metode TULTA sebagai variabel kontrol. Jurnal Inspirasi Bisnis dan Manajemen, 2(2), 191. https://doi.org/10.33603/jibm.v2i2.1556

Rozalia, N. A. (2015). Pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan (Studi kasus pada karyawan PT Pattindo Malang) (Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya).

Sarifah, S., Rachman, M. M., & Sulistyawan, E. (2022). Pengaruh budaya kerja, pengawasan, dan motivasi kerja terhadap disiplin kerja. Journal of Sustainability Business Research (JSBR), 3(2), 74–77. https://doi.org/10.36456/jsbr.v3i2.5568

Septa, E. E., & Erdiansyah, R. (2024). Pengaruh budaya kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan dengan disiplin kerja sebagai variabel mediasi. Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan, 8(3), 657–667. https://doi.org/10.24912/jmbk.v8i3.30240

Sofyan, S., Jabbar, A., & Sunarti, S. (2019). Pengaruh budaya kerja terhadap kedisiplinan pegawai di Kantor Desa Bina Baru Kecamatan Kulo Kabupaten Sidenreng Rappang. Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 5(1), 56–69. https://doi.org/10.25147/moderat.v5i1.1917

Syafrina, N., & Rachmawati, M. (2025). Pengaruh Budaya Organisasi, Kualitas Sumber Daya Manusia, Motivasi, dan Disiplin terhadap Kinerja Pegawai di Kantor ATR/BPN Kabupaten Bandung. Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(4). https://doi.org/10.59141/japendi.v6i4.7655

Umar, A., & Norawati, S. (2022). Pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan dengan komitmen organisasi sebagai variabel intervening pada UPT Sungai Duku Pekanbaru. Jesya: Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah, 5(1), 835–853. https://doi.org/10.36778/jesya.v5i1.656

Zainuddin, B., & Sari, L. (2025). Peran disiplin kerja dalam memoderasi pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Way Kanan. Jurnal Ilmu Manajemen Saburai (JIMS), 11(1), 148–157. https://doi.org/10.24967/jims.v10i2.4470

Zebua, Y. (2020). Pengaruh budaya kerja dan promosi jabatan dalam meningkatkan kinerja karyawan pada PT Perkebunan Nusantara III Labuhan Haji Labuhanbatu Utara. Ecobisma: Jurnal Ekonomi, Bisnis, dan Manajemen, 7(2), 109–124. https://doi.org/10.36987/ecobi.v7i2.1758

Published

2026-07-31

How to Cite

Utama, B. S., Surajiyo, S., Famalika, A., & Raberta, Y. (2026). Pengaruh Budaya Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Moderasi pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lubuklinggau. Journal Social Society, 6(3), 2670–2686. https://doi.org/10.54065/jss.6.3.2026.1505

Most read articles by the same author(s)