Keterampilan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Tematik Ditinjau Motivasi Belajar: Strategi PDEODE (Predict Discuss Explain Observe Discuss Explain) dan SGD (Small Group Discussion)
DOI:
https://doi.org/10.54065/pelita.3.1.2023.317Keywords:
Keterampilan Berpikir Kritis, Pembelajaran Tematik, Motivasi Belajar, PTKAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan bagaimana kemampuan berpikir kritis dipengaruhi oleh strategi prediksi percakapan, observasi, diskusi, dan diskusi kecil kelompok, serta bagaimana motivasi belajar mempengaruhi keterampilan berpikir kritis. Studi ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan yang tidak sebanding dengan pretest dan posttest. Analisis varian dua arah dan regresi statistik inferensial digunakan untuk menganalisis data. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa strategi Predik Diskusi Jelaskan Observasi Diskusi Jelaskan dan Diskusi Kelompok Kecil mempengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa. Siswa yang menggunakan strategi Diskusi Kelompok Kecil memiliki kemampuan berpikir kritis rata-rata yang lebih baik daripada siswa lain yang menggunakan strategi Predik Diskusi Jelaskan Observasi Diskusi Jelaskan. Motivasi belajar juga memengaruhi kemampuan berpikir kritis. Siswa yang bermotivasi tinggi untuk belajar memiliki kemampuan berpikir kritis yang lebih baik daripada siswa yang bermotivasi rendah. Menurut analisis regresi, keterampilan berpikir kritis memiliki korelasi positif dengan motivasi belajar. Keterampilan berpikir kritis memiliki pengaruh motivasi belajar sebesar 6,4%.
References
Afandi, D., Budiningsih, Y., Safitry, O., Purwadi- anto, A., Novitasari, D., Widjaja, I.R. (2009). Effect of an additional small group discus- sion to cognitive achievement and reten- tion in basic principles of bioethics teach- ing methods. Med J Indones, 18, 48-52. Retrieved from http://imsear.li.mahidol. ac. th/ bitstream/ 123456789 / 148968 / 1 / mji2009v18n1p48.pdf. https://doi.org/10.13181/mji.v18i1.340
Applebee, A. N., Langer, J. A., Nystrand, M., Gamo- ran, A. (2003). Discussion-based approaches to developing understanding: Classroom in- struction and student performance in middle and high school English. American Educa- tional Research Journal, 40, 685-730. Re- trieved from http://citeseerx.ist.psu.edu/view- doc/download?doi=10.1.1.452.9834&rep=re p1&type=pdf. https://doi.org/10.3102/00028312040003685
Atkinson, R.L., Ricard, S.A., Ernest, R.H. (1997). Pengantar psikologi jilid 2 (8th ed). (Nurd- jannah, Trans). Jakarta: Erlangga. (Original Work published 1983).
Best, J. B. (1982). Metodologi penelitian dan pen- didikan (S. Faisal & M. G. Waseso, Trans). Surabaya: USANA OFFSET PRINTING. (Original Work published 1977).
Budiyono. (2009). Statistika untuk penelitian. Sura- karta: UNS Press.
Costu, B. (2008). Learning science through the PDE- ODE teaching strategy: Helping students make sense of everyday situations. Eurasia Journal of Mathematics, Science & Tecnol- ogy Education, 4, 3-9. Retrieved from http:// ejmste.com/v4n1/Eurasia_v4n1_Costu.pdf. https://doi.org/10.12973/ejmste/75300
Djamarah, S. B., Zain, A. (2002). Strategi belajar mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Fogarty, R. (1991). How to integrate the curricula. Palatine: IRI/Skylight Publishing, Inc.
Hamdu, G., Agustina, L. (2011). Pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar Tematik di seko- lah dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan, 12, 90-96. Retrieved from http://jurnal.upi.edu/file/8-Ghullam_Hamdu.pdf.
Johnson, E. B. (2012). Contextual teaching Learn- ing. (I. Setiawan, Trans). Bandung: Kaifa. (Original Work published 2002).
Kurniawati, I.D., Wartono., Diantoro, M. (2014). Pengaruh pembelajaran inkuiri terbimbing integrasi peer instruction terhadap pengua- saan konsep dan kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 10 (2014), 36-46. https://doi.org/10.15294/jpfi.v10i1.3049
Permendiknas. (2006). Kurikulum 2006 standar isi. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Puskur. (2006). Model pengembangan silabus mata pelajaran dan rencana pelaksanaan pembe- lajaran Tematik. Jakarta: Balitbang, Dep- diknas.
Purwanto. (2008). Metodologi penelitian kuantitatif untuk psikologi dan pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rahayu, S., Sugiyarto., Sunarno, W. (2013). Pembe- lajaran Tematik melalui pendekatan kontekstual menggunakan simulasi komputer dan model kerja ditinjau dari kemampuan berpikir kritis dan gaya belajar. Jurnal Inkuiri, 2, 279-287. Retrieved from http://jurnal.fkip.uns.ac.id/in- dex.php/sains/article/download/3829/2705.
Rane, S., Kolari, S. (2003). Promoting the concep- tual understading of engineering student through visualization. Global J. of Engng. Educ, 7, 189-199. Retrieved from http://www.wieta.com.au/journals/GJEE?Publish/vol7no2/SavRanneKolari.pdf
Sa’idah, G., Suyono. (2012). Penerapan strategi pembelajaran PDEODE (PREDICT, DIS- CUSS, EXPLAIN, OBSERVE, DISCUSS, EXPLAIN) untuk mereduksi miskonsepsi siswa pada materi pokok hidrolisis garam di SMAN 2 Bojonegoro. Prosiding Seminar Nasional Kimia Unesa. Surabaya: Program Studi Kimia S1 FMIPA UNESA. https://doi.org/10.15294/jpfi.v11i2.4241
Sardiman. (2007). Interaksi & motivasi belajar men- gajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Schunk, D.H. (2012). Learning theories an educa- tional perspective (6th ed.) (E. Hamdiah & R. Fajar, Trans). Yogyakarta: Pustaka Pelajar. (Original Work published 2012).
Siregar, E., Nara, H. (2010). Teori belajar dan pem- belajaran. Bogor: Ghalia Indonesia.
Siregar, S. (2013). Metode penelitian KUANTITATIF dilengkapi dengan perbandingan perhitun- gan manual & SPSS. Jakarta: Kencana Pre- nada Media Group.
Sitepu, S. (2011). Pengaruh strategi pembelajaran berbasis masalah dan motivasi belajar terha- dap kemampuan berpikir kritis dan hasil be- lajar Biologi SMA Negeri 1 Lubukpakam. (Un- published Magister Thesis). Program Pasca Sarjana UNIMED, Medan.
Slavin, R. E. (2014). Education physhology theory and practice (10th ed.). London: Pearson.
Sugoyono. (2012). Statistik untuk Penelitian. Band- ung: Alfabeta.
Susilo, A. B., Wijayanto., Suartono. (2012). Model Pembelajaran Tematik berbasis masalah untuk meningkatkan motivasi belajar dan berpikir kritis siswa smp. Unnes Science Education Journal 1, 12-20. Retrieved from http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/usej/article/ download/849/873. http://doi.org/10.15294/USEJ.V1I1.849
Trianto. (2011). Model Pembelajaran : Konsep, Strategi, dan Implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Bumi Aksara.
Widoyoko, E.P. (2012). Teknik Penyusunan Instru- men Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







