Experiential Learning dalam Pembelajaran IPA: Dampaknya terhadap Motivasi Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VI

Authors

  • Francisca Muji Astuti Universitas Terbuka
  • Tian Abdul Aziz Universitas Negeri Jakarta
  • Tati Rajati Universitas Terbuka

DOI:

https://doi.org/10.54065/pelita.6.2.2026.1639

Keywords:

Experiential Learning, Motivasi Belajar, Kemampuan Berpikir Kritis, IPA

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya penerapan experiential learning untuk meningkatkan motivasi belajar sekaligus kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model Experiential Learning (EL) terhadap motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VI pada materi rangkaian listrik, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Jumlah siswa di kelas eksperimen sebanyak 38 siswa (16 laki-laki dan 22 perempuan) dan kelas kontrol sebanyak 38 siswa (17 laki-laki dan 21 perempuan). Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar dan tes kemampuan berpikir kritis yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Angket motivasi belajar memiliki koefisien validitas sebesar 0,446-0,833 dan reliabilitas sebesar 0,940, sedangkan tes kemampuan berpikir kritis memiliki koefisien validitas sebesar 0,715-0,877 dan reliabilitas sebesar 0,863. Data dianalisis menggunakan Independent Sample t-Test dan Manova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara model EL dan pembelajaran konvensional terhadap motivasi belajar (p = 0,001) dan kemampuan berpikir kritis (p = 0,001). Model EL juga memberikan pengaruh yang kuat terhadap motivasi belajar (effect size = 1,179) dan kemampuan berpikir kritis (effect size = 0,8). Selain itu, model ini berpengaruh signifikan secara simultan terhadap kedua variabel (Wilks’Ù < 0,001). Dengan demikian, model EL efektif meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada materi rangkaian listrik. Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa model EL dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran IPA yang mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan mendukung pengembangan kompetensi abad ke-21.

References

Andriani, R., & Rasto. (2019). Motivasi belajar sebagai determinan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 4(1), 80–86. https://doi.org/10.17509/jpm.v4i1.14958

Dewi, W. S., & Raharjeng, A. R. P. (2018). Pengaruh model pembelajaran experiential learning terhadap motivasi belajar siswa pada materi ekosistem. Bioilmi: Jurnal Pendidikan, 4(1), 14–17. https://doi.org/10.19109/bioilmi.v4i1.1729

Dianita, B. (2023). Problem based learning model with experiential learning to increase creative thinking and critical thinking ability. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 7(2), 328–335. https://doi.org/10.23887/jppp.v7i2.62254

Fithriyah, K., Arif, M., & Ningsih, P. R. (2019). Pengaruh model experiential learning terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran simulasi digital di SMK Negeri 2 Bangkalan. Jurnal Ilmiah Edutic: Pendidikan dan Informatika, 6(1), 39–45. https://doi.org/10.21107/edutic.v6i1.6389

Hidayatullah, A. M. S., Masnur, M., & Jabri, U. (2025). Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran IPA di UPT SDN 8 Pinrang. Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu, 5(1), 21–30. https://doi.org/10.54065/pelita.5.1.2025.588

Hussey, J., Kamarudin, N., & Othman, A. (2026). The use of Cronbach's alpha reliability in educational research: A systematic review. International Journal of Educational Measurement and Evaluation, 4(1), 89–104. https://doi.org/10.5678/ijeme.2026.323

Kolb, D. A. (2015). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). Pearson Education.

Marlina, L., & Wijaya, A. (2026). Analysis of normality test and homogeneity test in quantitative research. Journal of Inequalities and Mathematical Analysis, 1(1), 1–38. https://doi.org/10.5281/zenodo.18164756

Mertayasa, I. K., Mitro, Sumarni, N., & Indraningsih, K. A. (2024). A literature review: The impact of experiential learning on developing students' critical thinking skills in Indonesia. International Journal of Current Educational Studies, 3(1), 54–65. https://doi.org/10.46328/ijces.104

Mewilda, L., Rianto, S., & Tanamir, M. D. (2024). Pengaruh penerapan model experiential learning terhadap motivasi belajar geografi peserta didik fase E SMAN 1 Guguak. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(3), 7210–7216. https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i3.29503

Mishra, P., Pandey, C. M., Singh, U., Gupta, A., Sahu, C., & Keshri, A. (2019). Descriptive statistics and normality tests for statistical data. Annals of Cardiac Anaesthesia, 22(1), 67–72. https://doi.org/10.4103/aca.ACA_157_18

Mutisari, D. M. (2024). Pengaruh model pembelajaran experiential learning terhadap kemampuan berpikir kritis matematis pada siswa kelas 4 di SD Negeri 2 Jatimulyo Lampung Selatan (Unpublished bachelor's thesis). Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. https://repository.radenintan.ac.id/35866/

Organisation for Economic Co-operation and Development. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning and equity in education. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/53f23881-en

Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2020). Intrinsic and extrinsic motivation from a self-determination theory perspective: Definitions, theory, practices, and future directions. Contemporary Educational Psychology, 61, Article 101860. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2020.101860

Schunk, D. H., & DiBenedetto, M. K. (2020). Motivation and social cognitive theory. Contemporary Educational Psychology, 60, 101832. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2019.101832

Susanti, T., Murniasari, F., & Oryza, D. (2022). Model pembelajaran experiential learning "kemampuan berpikir kritis" peserta didik. BIODIK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, 9(1), 157-166. https://doi.org/10.22437/bio.v9i1.21434

Tania, O. (2026). Pengaruh penerapan model experiential learning terhadap motivasi belajar peserta didik. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(2), 1673–1679. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10556

Tiawanti, T., Arifin, M. Z., & Sofyan S, D. (2025). System Literatur Review: Pembelajaran Berbasis Masalah dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Motivasi Siswa Sekolah Dasar pada Pembelajaran IPA. Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu, 5(2), 456–469. https://doi.org/10.54065/pelita.5.2.2025.901

Van Laar, E., van Deursen, A. J. A. M., van Dijk, J. A. G. M., & de Haan, J. (2020). Determinants of 21st-century skills and 21st-century digital skills for workers: A systematic literature review. SAGE Open, 10(1), 1–14. https://doi.org/10.1177/2158244019900176

Wang, S., Chen, Y., & Tian, Y. (2022). Testing multivariate normality based on F-representative points. Mathematics, 10(22), Article 4300. https://doi.org/10.3390/math10224300

Yuliani, A., Kusumah, Y. S., & Dahlan, J. A. (2021). Critical thinking: How is it developed with the experiential learning model in junior high school students? Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 12(1), 175–184. https://doi.org/10.24042/ajpm.v12i1.8857.

Published

2026-08-30

How to Cite

Astuti, F. M., Aziz, T. A., & Rajati, T. (2026). Experiential Learning dalam Pembelajaran IPA: Dampaknya terhadap Motivasi Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VI. Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu, 6(2), 855–866. https://doi.org/10.54065/pelita.6.2.2026.1639