Pengembangan Instrumen Penilaian Kinerja Praktikum Fisika pada Materi Pengukuran di SMA

Authors

  • Rianti Sri Wahyuni Lumban Gaol Universitas Negeri Medan
  • Mukti Hamjah Harahap Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.54065/pelita.6.1.2026.1346

Keywords:

Instrumen, Pengukuran, Penilaian Kinerja

Abstract

Urgensi penelitian ini didasarkan pada belum tersedianya instrumen penilaian kinerja praktikum yang terstruktur, valid, reliabel, dan objektif untuk menilai keterampilan siswa pada materi pengukuran di SMA Negeri 18 Medan. Selama ini, penilaian praktikum masih cenderung bergantung pada pengamatan umum guru dan belum menggunakan rubrik yang komprehensif, sehingga aspek ketelitian, penggunaan alat ukur, kerja sama, dan penerapan konsep belum dinilai secara konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian kinerja dalam kegiatan praktikum siswa pada materi pengukuran serta menganalisis kelayakan instrumen berdasarkan aspek validitas, reliabilitas, dan kepraktisan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model 4-D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Penerapan model dalam penelitian ini dilakukan sampai tahap disseminate terbatas pada lingkungan SMA Negeri 18 Medan. Instrumen penelitian terdiri atas lembar wawancara, lembar validasi ahli, angket respon guru, dan angket respon siswa. Validasi dilakukan oleh tiga dosen fisika, sedangkan uji kepraktisan melibatkan satu guru fisika dan 27 siswa kelas X-1 sebagai responden uji coba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen memperoleh nilai validitas ahli sebesar 0,79 dengan kategori layak. Nilai reliabilitas instrumen sebesar 0,6006 termasuk dalam kategori cukup atau sedang. Hasil kepraktisan menunjukkan skor respon guru sebesar 78 dan respon siswa sebesar 86,57 yang termasuk dalam kategori praktis. Berdasarkan hasil tersebut, instrumen penilaian kinerja praktikum pada materi pengukuran dinyatakan valid, cukup reliabel, dan praktis digunakan sebagai alat penilaian keterampilan praktikum siswa di SMA Negeri 18 Medan.

References

Ainiyah, U. Z., Ferli, D. E., Wulansari, E. T., Cecilia, H. M., Qonitatin, U., Wahyudi, F. A., Nuraini, L., & Harijanto, A. (2023). Kajian sarana dan prasarana laboratorium fisika SMA Negeri Tenggarang Kabupaten Bondowoso. Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST), 6(1), 93–100. https://doi.org/10.36339/140

Almuflichan, R. M., & Tjalla, A. (2016). Pengembangan instrumen penilaian kinerja siswa pada praktikum fisika getaran di SMP. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 7(2), 95–106. https://doi.org/10.21009/JEP.072.03

Ayuhan, D., & Bunawan, W. (2024). Performance profile of students in high school physics practicum on temperature and heat material. Holistic Science, 4(2), 283–287. https://doi.org/10.56495/hs.v4i2.641

Decaprio, R. (2013). Tips mengelola laboratorium sekolah. Diva Press.

Elfrida, E., Nursamsu, N., & Ariska, R. N. (2021). Development of performance assessment instruments through practical learning to improve science process skills. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 7(Special Issue), 96–103. https://doi.org/10.29303/jppipa.v7iSpecialIssue.867

Fortuna, I. D., Yuhana, Y., & Novaliyosi, N. (2021). Pengembangan lembar kerja peserta didik dengan problem based learning untuk kemampuan berpikir tingkat tinggi. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(2), 1308–1321. https://doi.org/10.31004/cendekia.v5i2.617

Hayati, A., & Sumarsih, S. (2020). Evaluasi standar sarana dan prasarana laboratorium IPA di Sekolah Model SMA Negeri 7 Bengkulu Selatan. Manajer Pendidikan: Jurnal Ilmiah Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana, 14(2), 60–67. https://doi.org/10.33369/mapen.v14i2.12827

Ivanty, D. W. N., Aminah, N. S., & Ekawati, E. Y. (2013). Penyusunan instrumen tes tengah semester genap fisika X SMA untuk kelas X SMA. Jurnal Pendidikan Fisika, 1(1), 27–36. https://www.neliti.com/publications/120341/penyusunan-instrumen-tes-tengah-semester-genap-fisika-x-sma-untuk-kelas-x-sma

Karmila, K., & Putra, D. P. (2022). Pengaruh pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) pada materi fluida terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik. Jurnal Literasi Digital, 2(1), 11–20. https://doi.org/10.54065/jld.2.1.2022.115

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2013). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan. https://jdih.kemdikbud.go.id/detail_peraturan?main=243

Kusyanti, R. N. T. (2022). Analisis standarisasi laboratorium fisika dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Tempel. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 8(1), 40–47. https://doi.org/10.51169/ideguru.v8i1.404

Lutasari, S., & Kartowagiran, B. (2019). Developing instruments for student performance assessment in physics practicum: A case study of state senior high school of Magelang. International Online Journal of Education and Teaching, 6(1), 104–114. https://www.iojet.org/index.php/IOJET/article/view/542

Majid, A. (2014). Penilaian otentik: Proses dan hasil belajar. Remaja Rosdakarya.

Muhammadi, M., Meizatri, R., Yolanda, E., & Anggria, V. D. (2026). Implementasi evaluasi pembelajaran berbasis digital di sekolah dasar. Jurnal Literasi Digital, 6(1), 72–84. https://doi.org/10.54065/jld.6.1.2026.1133

Munandar, K. (2016). Pengenalan laboratorium IPA-Biologi sekolah. Refika Aditama.

Noviana, A., Abdurrahman, A., Rosidin, U., & Herlina, K. (2019). Development and validation of collaboration and communication skills assessment instruments based on project-based learning. Journal of Gifted Education and Creativity, 6(2), 133–146. https://dergipark.org.tr/en/pub/jgedc/article/597437

Nurhalisa, S., Ma’rufi, M., & Baharuddin, M. R. (2021). Pengembangan media pembelajaran berbasis asesmen kompetensi minimum dan pemecahan masalah. Jurnal Literasi Digital, 1(3), 192–200. https://doi.org/10.54065/jld.1.3.2021.63

Pangaribuan, M. E. (2015). Pengembangan alat praktikum fisika materi listrik dinamis untuk meningkatkan hasil belajar dengan berbasis discovery [Tesis magister, Universitas Negeri Medan]. Unimed Repository. https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/1733

Purnomo, Y. W. (2014). Assessment-based learning: Sebuah tinjauan untuk meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman matematis. Sigma, 6(1), 22–33.

Safitri, L. A. (2022). Analisis pengelolaan laboratorium fisika SMA/MA di Kabupaten Purbalingga [Skripsi, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang]. Walisongo Repository.

Sapiruddin, S., Novianti, B. A., & Kertanah, K. (2021). Edukasi dan pendampingan praktikum fisika pada siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Suralaga Kecamatan Suralaga. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 5(1), 738–742. https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6286

Sarjono, S. (2015). Penilaian unjuk kerja dalam praktikum fisika. Madaniyah, 5(1).

Sarjono, S. (2018). Pentingnya laboratorium fisika di SMA/MA dalam menunjang pembelajaran fisika. Jurnal Madaniyah.

Sekarwinahyu, M. (2010). Manajemen laboratorium IPA. Universitas Terbuka.

Serevina, V., & Muliyati, D. (2018). Development of student performance assessment based on scientific approach for a basic physics practicum in simple harmonic motion materials. Journal of Physics: Conference Series, 1013(1), Article 012051. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1013/1/012051

Srirahayu, R. Y., & Arty, I. S. (2019). Development of experiment performance assessment instruments using guided inquiry learning models to assess science process skills. Journal of Physics: Conference Series, 1233(1), Article 012075. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1233/1/012075

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sukmawa, O., Rosidin, U., & Sesunan, F. (2019). Pengembangan instrumen asesmen kinerja (performance assessment) praktikum pada mata pelajaran fisika di SMA. Jurnal Pendidikan Fisika, 7(1), 116–129. https://doi.org/10.24127/jpf.v7i1.1397

Supardi. (2016). Penilaian otentik: Pembelajaran afektif, kognitif, dan psikomotor (konsep dan aplikasi). Rajawali Pers.

Thiagarajan, S., Semmel, D. S., & Semmel, M. I. (1974). Instructional development for training teachers of exceptional children: A sourcebook. Indiana University.

Winaryati, E., Munsarif, M., Mardiana, & Suwahono. (2021). Circular model of RD&D: Model RD&D pendidikan dan sosial. Penerbit KBM Indonesia.

Wulandari, B. C., Rusilowati, A., & Saptono, S. (2019). The development of performance assessment instrument integrated 4C for measuring science process skills in the science experiments of elementary school students. Journal of Primary Education, 8(8), 233–241. https://doi.org/10.15294/jpe.v10i2.34456

Yusuf, Y. H. M. (2023). Sejarah perkembangan fisika. Tangguh Denara Jaya.

Yusup, F. (2018). Uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian kuantitatif. Tarbiyah: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 7(1), 17–23. https://doi.org/10.18592/tarbiyah.v7i1.2100

Published

2026-07-06

How to Cite

Gaol, R. S. W. L., & Harahap , M. H. . (2026). Pengembangan Instrumen Penilaian Kinerja Praktikum Fisika pada Materi Pengukuran di SMA. Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu, 6(1), 593–605. https://doi.org/10.54065/pelita.6.1.2026.1346