Penerapan Model Contextual Teaching and Learning terhadap Efektivitas Pembelajaran IPAS dan Literasi Mitigasi Bencana
DOI:
https://doi.org/10.54065/pelita.6.1.2026.1302Keywords:
Contextual Teaching And Learning, Mitigasi Bencana, Pembelajaran IPAS, Hasil BelajarAbstract
Urgensi penelitian ini adalah untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran IPAS sekaligus memperkuat literasi mitigasi bencana siswa melalui penerapan model Contextual Teaching and Learning yang mengaitkan materi dengan situasi nyata. Indonesia sebagai negara rawan bencana menuntut adanya penguatan literasi mitigasi bencana sejak pendidikan dasar agar peserta didik memiliki kesiapsiagaan yang memadai dalam menghadapi risiko bencana. Namun, pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih cenderung bersifat teoritis dan kurang kontekstual sehingga pemahaman peserta didik terhadap konsep mitigasi bencana belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model Contextual Teaching and Learning (CTL) yang terintegrasi dengan pendidikan mitigasi bencana dalam meningkatkan hasil pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, dengan subjek sebanyak 35 peserta didik kelas V. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi, angket, pedoman wawancara, dan tes hasil belajar. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta analisis kuantitatif melalui perhitungan rata-rata dan persentase ketuntasan belajar. Indikator keberhasilan ditetapkan apabila minimal 85% peserta didik mencapai nilai di atas KKM dan terjadi peningkatan aktivitas belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada respon, aktivitas, dan hasil belajar peserta didik. Respon peserta didik menunjukkan kecenderungan positif sebesar 77,2%. Aktivitas belajar meningkat dari 65,8% pada siklus I menjadi 85,2% pada siklus II. Selain itu, hasil belajar mengalami peningkatan yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 72 menjadi 85 serta peningkatan ketuntasan belajar dari 65,7% menjadi 88,6%. Peningkatan tersebut didukung oleh penerapan pembelajaran kontekstual yang memanfaatkan media video digital dan media konkret berupa simulasi mitigasi bencana sehingga peserta didik dapat memahami konsep secara lebih nyata dan aplikatif.
References
Alwi, M., Hakim, A. R., & Yuliana, Y. (2025). Pengembangan Modul Pembelajaran IPAS Berbasis Scientific Learning pada Siswa Kelas IV SDN 1 Suwangi Timur. Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu, 5(2), 711–721. https://doi.org/10.54065/pelita.5.2.2025.957
Amiruddin, A., Sari, N. P., & Rahmawati, D. (2021). Implementasi model Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(2), 145–158. https://doi.org/10.21009/JPD.092.01
Ardiansyah, R. (2023). Pengembangan bahan ajar IPAS berbasis mitigasi bencana alam di sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 11(1), 45–60. https://doi.org/10.22219/jinop.v11i1.2345
Astuti, W., & Prasetyo, Z. K. (2019). Pengaruh model CTL terhadap literasi sains siswa kelas IV SD pada materi perubahan lingkungan. Jurnal Prima Edukasia, 7(1), 89–98. https://doi.org/10.21831/jpe.v7i1.23120
Bachtiar, M. Y. (2022). Edukasi mitigasi bencana sejak dini melalui model pembelajaran kontekstual di sekolah dasar. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar, 3, 112–125. https://doi.org/10.31219/osf.io/abcde
Dewi, N. K., & Suandana, I. W. (2020). Model CTL dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SD pada pembelajaran tematik. MIMBAR PGSD Undiksha, 8(2), 231–240. https://doi.org/10.23887/jmpgsk.v8i2.26123
Ekawati, M., & Amir, N. Q. A. (2022). Pengaruh Model Pembelajaran IPA Terpadu dan Keterampilan Berpikir Kritis Terhadap Hasil Belajar. Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu, 2(1), 44–51. https://doi.org/10.54065/pelita.2.1.2022.433
Elis, N., Jabri, U., Nasrul, M., Assidiq, I., & Haliq, M. I. (2025). Penerapan Canva Berbasis Artificial Intelligence dalam Pembelajaran IPA Kelas 4 SDN 60 Tondon. Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu, 5(1), 280–289. https://doi.org/10.54065/pelita.5.1.2025.792
Fauziah, R., Widodo, A., & Suryani, N. (2018). Rancang bangun media pembelajaran mitigasi bencana gempa bumi di SD menggunakan model CTL. Jurnal Teknologi Pendidikan, 6(3), 201–215. https://doi.org/10.31800/jtp.v6i3.123
Handayani, S. (2021). Integrasi pendidikan mitigasi bencana dalam kurikulum merdeka di sekolah dasar. Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran, 4(3), 456–465. https://doi.org/10.23887/jp2.v4i3.39876
Hidayat, M. T. (2020). Upaya peningkatan pengetahuan mitigasi bencana siswa SD melalui metode simulasi berbasis CTL. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 7(2), 150–162. https://doi.org/10.38048/jipc.v7i2.145
Irawan, A., & Saputra, H. (2024). Analisis penerapan model contextual teaching and learning pada pembelajaran IPAS kelas V. Jurnal Riset Pendidikan Dasar, 7(1), 12–25. https://doi.org/10.26618/jrpd.v7i1.10234
Kurniawati, D. (2017). Peningkatan hasil belajar IPA melalui model CTL bagi siswa sekolah dasar di daerah rawan bencana. Jurnal Cakrawala Pendas, 3(2), 70–82. https://doi.org/10.31949/jcp.v3i2.592
Lestari, P., et al. (2021). Kesiapsiagaan bencana melalui pembelajaran IPAS berbasis kontekstual di wilayah pesisir. Jurnal Pendidikan Geografi, 26(1), 34–45. https://doi.org/10.17977/um017v26i1p34-45
Mahendra, I. W. E. (2019). Project based learning berbantuan model CTL terhadap hasil belajar IPA. Jurnal Pendidikan Multikultural, 3(1), 1–12. https://doi.org/10.23887/jpm.v3i1.18123
Nugroho, A. S. (2023). Strategi guru dalam mengintegrasikan pendidikan mitigasi bencana di sekolah dasar. Jurnal Elementaria, 6(2), 188–200. https://doi.org/10.31949/je.v6i2.4567
Pratiwi, R. D. (2022). Implementasi model CTL untuk meningkatkan literasi mitigasi bencana pada mata pelajaran IPAS. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 11(4), 890–905. https://doi.org/10.21831/jpgsd.v11i4.18432
Putri, A. R. (2018). Pengaruh model contextual teaching and learning (CTL) terhadap pemahaman konsep alam siswa SD. Jurnal Basicedu, 2(2), 54–61. https://doi.org/10.31004/basicedu.v2i2.45
Ramadhan, S., Sukma, E., & Indriyani, V. (2019). Environmental education and disaster mitigation in primary schools. Journal of Physics: Conference Series, 1188(1), 012045. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1188/1/012045
Sari, N. P., & Syam, N. (2021). Penerapan model CTL untuk meningkatkan aktivitas belajar IPAS siswa sekolah dasar. Publika: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 4(1), 12–24. https://doi.org/10.37411/publika.v4i1.621
Wahyuni, S. (2022). Pengaruh media audio-visual berbasis CTL terhadap sikap kesiapsiagaan bencana siswa SD. Jurnal Obsesi, 6(3), 2341–2352. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1902
Yulianti, E. (2023). Inovasi pembelajaran IPAS melalui pendekatan kontekstual untuk siswa kelas IV SD Parseh. Jurnal Pendidikan Madura, 5(2), 77–88. https://doi.org/10.21107/jpm.v5i2.9876
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kartika Sari Devi, Fatiya Auliya, Zulfatus Sahlya, Shofiyati Fadilah, Andika Adinanda Siswoyo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







