Analisis Kualitas Instrumen Tes Literasi Sains Berbasis Etnosains Suku Dayak di Kalimantan Tengah

Authors

  • Rahmadyah Kusuma Putri Universitas Palangka Raya
  • Rahmawati Rahmawati Universitas Palangka Raya
  • Rio Eka Desi Purwandari Hartanti Universitas Palangka Raya
  • Bintang Sariyatno Universitas Palangka Raya
  • Shanty Savitri Universitas Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.54065/pelita.5.2.2025.1031

Keywords:

Analisis Kualitas, Instrumen Tes, Literasi Sains, Etnosains Suku Dayak, Multidimensional Scaling

Abstract

Permasalahan utama dalam studi ini adalah rendahnya capaian literasi sains suku dayak di Indonesia menunjukkan bahwa soal evaluasi yang ada belum sepenuhnya mengukur kemampuan berpikir ilmiah dan kritis melalui asesmen nasional dan internasional, yang menunjukkan perlunya penguatan kualitas instrumen berbasis etnosains di budaya local. Selama ini, sebagian besar soal literasi sains di sekolah masih mengacu pada model nasional atau internasional seperti PISA, yang belum sepenuhnya bersifat kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas instrumen tes literasi sains berbasis etnosains suku dayak di Kalimantan Tengah sebagai upaya menghadirkan alat ukur yang kontekstual dan relevan dengan budaya lokal. Melalui pendekatan etnosains, konsep ilmiah dapat dikaitkan dengan pengetahuan lokal, sehingga siswa lebih mudah menalar fenomena sains yang dekat dengan lingkungannya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yaitu menguji kualitas instrumen yang dikembangkan. Responden penelitian ini adalah siswa SMA kelas X, XI dan XII dari MAN 1 Pulang Pisau, SMAN 2 Kahayan Tengah dan SMAN 1 Pulang Pisau dengan total 257 siswa. Analisis data yang dilakukan adalah perhitungan uji validitas konstruk melalui Multidimensional Scaling (MDS), reliabilitas dengan Cronbach’s Alpha, serta analisis tingkat kesukaran, daya beda, dan efektivitas distraktor. Hasil analisis menunjukkan nilai stres sebesar 0,00068 (0,68%) dan DAF 0,99 yang menandakan kecocokan model sangat baik. Berdasarkan model konfigurasi MDS diketahui 90% soal valid. Reliabilitas Cronbach’s Alpha sebesar 0,753 menunjukkan bahwa instrument memiliki reliabilitas tinggi. Berdasarkan tingkat kesukaran, 65% butir tergolong mudah, 25% sedang, dan 10% sukar. Daya beda menunjukkan 80% butir berkategori sangat baik, 10% baik, dan 10% jelek. Sementara itu, efektivitas distraktor menunjukkan 20% butir efektif dan 80% kurang efektif. Secara keseluruhan, instrumen ini dinyatakan valid dan reliabel, namun masih memerlukan penyempurnaan pada aspek distraktor dan proporsi tingkat kesukaran agar lebih representatif dalam mengukur kemampuan literasi sains siswa berbasis etnosains Kalimantan Tengah.

References

Adawiah, R. (2020). The Application-Based Analysis Of Questions Item Quality In Junior High School. JISAE (Journal of Indonesian Student Assessment and Evaluation), 6(2), 140–148. https://doi.org/10.21009/jisae

Amalia, D. V., Ilhami, A., Fuadiyah, S., & Kusumanegara, A. (2024). Development of a Scientific Literacy Instrument Based on Riau Malay Ethnoscience in Science Subjects. Pedagogik: Jurnal Pendidikan, 11(1), 1–18. https://doi.org/10.33650/pjp.v11i1.6382

Arifin, Z. (2007). Evaluasi Pembelajaran. Remaja Rosdakarya. Jawa Barat

Arikunto, S. (2014). Proseur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta. Jakarta Timur

Elgadal, A. H., & Mariod, A. A. (2021). Item Analysis of Multiple-choice Questions (MCQs): Assessment Tool For Quality Assurance Measures. Sudan Journal of Medical Sciences, 16(3), 334–346. https://doi.org/10.18502/sjms.v16i3.9695

Febryana, N. E., Septiana, N., & Rohmadi, M. (2021). Literasi Sains Siswa Kelas IX dengan Implementasi Media Pembelajaran Berbasis eXe Learning Pada Materi Pewarisan Sifat. Bioeduca: Journal of Biology Education, 3(1), 60-70. https://doi.org/10.21580/bioeduca.v3i1.6638

Hamdu, G., & Putri, A. R. (2025). Pengembangan Instrumen Tes Literasi Sains Berbasis Etnosains Hutan Larangan Kampung Adat Kuta. Jurnal Lensa Pendas, 10(2), 326-339 https://doi.org/10.33222/jlp.v10i2.4967 h.

Hastuti, P. W., Anjarsari, P., & Yamtinah, S. (2022). Scientific Literacy Assessment Instrument on Addictive Substances Topic in Ethnoscience Integrated Inquiry Based-Learning. Journal of Science Education Research, 6(1), 31-36.

Ihsan, H. (2015). Validitas isi alat uukur penelitian: Konsep dan panduan penilaiannya. Pedagogia, 13(3), 173-179. https://doi.org/10.17509/pedagogia.v13i3.6004

Ismail, I. A., Weriza, J., Mawardi, L., Usmeldi, F., & Handri, S. (2024). Tinjauan Sistematis Analisis Integrasi Etnosains dalam Pembelajaran IPA dan Dampaknya terhadap Kompetensi Era Modern dan Nilai-Nilai Pancasila. Vol, 4, 207-219. https://doi.org/10.52436/1.jpti.478

Lestari, H., Setiawan, W., & Siskandar, R. (2020). Science Literacy Ability of Elementary Students Through Nature of Science-based Learning with the Utilization of the Ministry of Education and Culture's" Learning House". Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 6(2), 215-220. https://doi.org/10.29303/jppipa.v6i2.410

Maulida, F., & Sunarti, T. (2022). Pengembangan Instrumen Tes Literasi Sains Berbasis Kearifan Lokal Di Kabupaten Lamongan. Orbita: Jurnal Hasil Kajian, Inovasi Dan Aplikasi Pendidikan Fisika, 8(1), 59–68. https://doi.org/10.61132/arjuna.v2i2.612

Meyer, E. M., & Reynolds, M. R. (2022). Multidimensional Scaling of Cognitive Ability and Academic Achievement Scores. Journal of Intelligence, 10(4). https://doi.org/10.3390/jintelligence10040117

Murti, W., & Sunarti, T. (2021). Pengembangan Instrumen Tes Literasi Sains Berbasis Kearifan Lokal Di Trenggalek. Orbita: Jurnal Hasil Kajian, Inovasi Dan Aplikasi Pendidikan Fisika, 7(1), 33–43. https://doi.org/10.61132/arjuna.v2i2.612

Muslimin, T. P., & Fatimah, A. A. B. (2024). Peningkatan Kemampuan Literasi Siswa UPT SPF SDN Sangir melalui Modul Ajar Digital Berbasis Budaya. Jurnal Dieksis ID, 4(2), 101–113. https://doi.org/10.54065/dieksis.4.2.2024.529

Ningsetyo, M., & Sunarti, T. (2024). Pengembangan Instrumen Tes Literasi Sains Berbasis Kearifan Lokal Di Probolinggo. Jurnal Arjuna: Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Matematika, 2(2), 59–68. https://doi.org/10.61132/arjuna.v2i2.612

Ningtyas, S. A., & Setiawan, B. (2023). Penerapan Discovery Learning Berbasis Etnosains untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Getaran dan Gelombang. Jurnal Pendidikan MIPA, 13(3), 628-637. https://doi.org/https://doi.org/10.37630/jpm.v13i3.1133

Putra, B., & Wahyuni, S. (2025). Integrasi Kearifan Lokal dalam Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa: Kajian Literatur. Kalam Cendikia, 13(2). https://doi.org/10.20961/jkc.v13i2.103518

Quaigrain, K., & Arhin, A. K. (2017). Using reliability and item analysis to evaluate a teacher-developed test in educational measurement and evaluation. Cogent Education, 4(1). https://doi.org/10.1080/2331186X.2017.1301013

Raina, V., Liusie, A., & Gales, M. (2023). Assessing Distractors in Multiple-Choice Tests. Proceedings of the 4th Workshop on Evaluation and Comparison of NLP Systems, 12–22. https://doi.org/10.18653/v1/2023.eval4nlp-1.2

Restiani, N. L. D., Margunayasa, I. G., & Paramita, M. V. A. (2023). Improving scientific literacy of elementary school students through problem-based learning model with balinese local wisdom. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 7(4), 590-598. https://doi.org/10.23887/jisd.v7i4.62080

Rezigalla, A. A., Eleragi, A. M. E. S. A., Elhussein, A. B., Alfaifi, J., ALGhamdi, M. A., Al Ameer, A. Y., ... & Adam, M. I. E. (2024). Item analysis: the impact of distractor efficiency on the difficulty index and discrimination power of multiple-choice items. BMC Medical Education, 24(1), 445. https://doi.org/10.1186/s12909-024-05433-y

Rini, E. F. S., Rahardjo, S. B., & Bramastia, B. (2024). Bibliometric analysis from 2014-2024: Integration of ethnoscience in science learning. Evaluation In Education, 6(1). https://doi.org/10.37251/jee.v6i1.1262

Sudijono, A. (2017). Pengantar Evaluasi Pendidikan. PT. Raja Grafindo Persada. Jawa Barat

Taherdoost, H. (2016). Validity and reliability of the research instrument; how to test the validation of a questionnaire/survey in a research. International journal of academic research in management (Ijarm), 5. https://doi.org/10.2139/ssrn.3205040

Yessi, M. (2019). Pembelajaran Berbasis Guided Inquiry Untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Kelas X MIPA Pada Materi Larutan Elektrolit Dan Nonelektrolit. Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang, 10(1), 27-37. https://doi.org/10.37304/jikt.v10i1.18

Zulham, M., Sukmawati, S., Fitriani A , F. A., & Taufiq, T. (2024). Penguatan Literasi Numerasi Siswa SDN 15 Salolo Melalui Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Teknologi Informasi. Jurnal IPMAS, 4(3), 181–192. https://doi.org/10.54065/ipmas.4.3.2024.492

Published

2025-12-14

How to Cite

Putri, R. K., Rahmawati, R., Hartanti, R. E. D. P., Sariyatno, B., & Savitri, S. (2025). Analisis Kualitas Instrumen Tes Literasi Sains Berbasis Etnosains Suku Dayak di Kalimantan Tengah . Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu, 5(2), 778–790. https://doi.org/10.54065/pelita.5.2.2025.1031