Literasi Digital Sebagai Tanggung Jawab Sosial dalam Menangkal Hoaks
DOI:
https://doi.org/10.54065/jld.5.1.2025.797Keywords:
Literasi Digital, Hoaks, Tanggung Jawab Sosial, Media SosialAbstract
Urgensi dari penelitian ini adalah literasi digital sebagai bentuk tanggung jawab sosial dalam menghadapi maraknya penyebaran hoaks di era digital. Penyebaran informasi palsu yang berlangsung cepat tanpa proses verifikasi telah menimbulkan dampak sosial dan psikologis yang signifikan, baik pada individu maupun masyarakat luas. Minimnya literasi digital di kalangan pengguna internet menjadi salah satu penyebab utama dari tingginya tingkat kerentanan terhadap disinformasi. Dalam konteks ini, literasi digital tidak dapat lagi dipahami semata sebagai keterampilan teknis, melainkan harus dipandang sebagai kompetensi sosial yang melibatkan kesadaran etis dan tanggung jawab kolektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kepustakaan, yang menganalisis berbagai sumber literatur terkait konsep literasi digital, hoaks, dan etika bermedia. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran individu sebagai warga digital sangat penting dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, melalui praktik verifikasi informasi, tidak menyebarkan konten tanpa sumber jelas, serta keberanian untuk mengoreksi informasi menyesatkan. Selain itu, peran keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat secara umum juga sangat krusial dalam membentuk budaya literasi digital sejak dini. Strategi penguatan literasi digital seperti integrasi dalam kurikulum pendidikan, penyelenggaraan kampanye publik anti-hoaks, serta kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting untuk menciptakan ketahanan kolektif terhadap arus disinformasi. Dengan demikian, literasi digital merupakan benteng utama dalam melawan hoaks dan menjadi tanggung jawab sosial bersama seluruh warga digital.
Downloads
References
Adila, I., Weda, W., & Tamitiadini, D. (2019). Pengembangan model literasi dan informasi berbasis pancasila dalam menangkal hoaks. Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 18(1), 101–111. https://doi.org/10.32509/wacana.v18i1.721
Agustinah, A., Nasution, S. M., Andriani, A. D., & Teguh, D. F. (2024). Pengembangan dan implementasi literasi digital untuk menangkal hoaks kebencanaan di Cianjur. Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri, 6(2), 124–134. https://doi.org/10.33480/abdimas.v6i2.5660
Anggeraini, Y., Faridi, A., Mujiyanto, J., & Bharati, D. A. L. (2019). Literasi digital: Dampak dan tantangan dalam pembelajaran bahasa. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana, 2(1), 386–389.
Arentania, M. N., Afriliani, C., Razzaq, A., & Nugraha, M. Y. (2025). Peran literasi digital dalam menangkal hoaks keagamaan di media sosial pada remaja. NAAFI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 1(3), 396–404. https://doi.org/10.62387/naafijurnalilmiahmahasiswa.v2i2.172
Aveny, A. K. M., Mahendra, Y. T., & Saputra, D. (2023). Literasi digital sebagai upaya menangkal hoax di lingkungan masyarakat Indonesia. Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar, 2(1), 32–43. https://doi.org/10.22437/jtpd.v2i1.22866
Bastian, O. A., Rahmat, H. K., Basri, A. S. H., Rajab, D. D. A., & Nurjannah, N. (2021). Urgensi literasi digital dalam menangkal radikalisme pada generasi milenial di era revolusi industri 4.0. Urgensi Literasi Digital, 23(1), 126–133. https://doi.org/10.26623/jdsb.v23i1.3082
Eliya, I., & Sodik, A. J. F. (2019). Penguatan keilmuan mahasiswa melalui gerakan sadar literasi dalam upaya menangkal radikalisme dan berita hoaks di media sosial.
Farid, A. (2023). Literasi digital sebagai jalan penguatan pendidikan karakter di era Society 5.0. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(3), 580–597. https://doi.org/10.37329/cetta.v6i3.2603
Fathira, V., Zuriati, D., Maspufah, M., Asril, L. Z., Putri, N. A. J., & Anjelia, R. (2024). Membangun kesadaran literasi digital dan kecerdasan dalam menangkal hoaks pada siswa SMA IT Fadhilah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(12), 3346–3353. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i11.722
Fitriani, S. (2020). Perpustakaan dan gerakan sadar literasi sebagai upaya menangkal hoaks. Jurnal El-Pustaka, 1(1), 30–40. https://doi.org/10.24042/el%20pustaka.v1i1.6724
Fitriarti, E. A. (2019). Urgensi literasi digital dalam menangkal hoax informasi kesehatan di era digital. Metacommunication: Journal of Communication Studies, 4(2), 234–246. https://dx.doi.org/10.20527/mc.v4i2.6929
Harahap, V. S., Kamarudin, A. P., Putri, S. M., Asry, L., & Fachri, H. (2024). Sosialisasi dan pelatihan cerdas bermedia sosial dalam menangkal berita hoaks. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Ceria (JPKMC), 2(1), 210–215.
Hendaryan, R., Hidayat, T., & Herliani, S. (2022). Pelaksanaan literasi digital dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa. Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya, 6(1), 142–151. http://dx.doi.org/10.25157/literasi.v6i1.7218
Ilmi, M. H. (2021). Peribahasa urang Banjar perspektif Islam dalam menangkal hoax dan ujaran kebencian di media sosial. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 20(2), 13–26. https://doi.org/10.18592/alhadharah.v20i2.5422
Jamilah, S., & Missouri, R. (2024). Peran etika berbahasa dalam menangkal hoaks dan ujaran kebencian di era digital. Pendiri: Jurnal Riset Pendidikan, 1(2), 67–75. https://doi.org/10.63866/pendiri.v1i2.62
Kusumastuti, R. D., Kuswanti, A., Maryam, S., & Kusuma, A. S. (2023). Pelatihan literasi digital untuk masyarakat desa di Desa Cimanggu, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten. ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 6(1), 102–107. https://doi.org/10.32509/abdimoestopo.v6i1.2456
Nurhaipah, T., & Ramallah, Z. (2024). Literasi media dalam menangkal informasi hoaks jelang kontestasi politik 2024. Indonesian Journal of Digital Public Relations (IJDPR), 2(2), 100–111. https://doi.org/10.25124/ijdpr.v2i2.6834
Nurrahmi, F., & Syam, H. M. (2020). Perilaku informasi mahasiswa dan hoaks di media sosial. Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(2), 129–146. https://doi.org/10.15575/cjik.v4i2.9215
Pradana, Y. (2018). Atribusi kewargaan digital dalam literasi digital. Untirta Civic Education Journal, 3(2). http://dx.doi.org/10.30870/ucej.v3i2.4524
Putri, M. C., Marampa, E. R., Simanjuntak, V. S., & Ndraha, A. (2024). Mematahkan kebohongan: Pentingnya pendidikan agama Kristen dalam menanggulangi penyebaran berita hoaks di media sosial. Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan, 1(2), 102–117. https://doi.org/10.62282/je.v1i2.102-117
Restianty, A. (2018). Literasi digital, sebuah tantangan baru dalam literasi media. Gunahumas, 1(1), 72–87. https://doi.org/10.17509/ghm.v1i1.28380
Sabrina, A. R. (2018). Literasi digital sebagai upaya preventif menanggulangi hoax. Communicare: Journal of Communication Studies, 5(2), 31–46. https://doi.org/10.37535/101005220183
Sahputra, I., Pratama, A., Fachrurrazi, S., Muthmainnah, M., & Saptari, M. A. (2023). Meningkatkan semangat literasi digital pada generasi milenial dalam penangkalan berita hoaks. Jurnal Malikussaleh Mengabdi, 2(1), 283–288. https://doi.org/10.29103/jmm.v2i1.12358
Sari, E. N., Hermayanti, A., Rachman, N. D., & Faizi, F. (2021). Peran literasi digital dalam menangkal hoax di masa pandemi (literature review). Madani: Jurnal Politik dan Sosial Kemasyarakatan, 13(3), 225–241. https://doi.org/10.52166/madani.v13i03.2799
Siga, W. D., Seva, K., & Riadi, T. J. H. (2023). Efektivitas kemampuan berpikir kritis dalam menangkal hoaks. JAQFI: Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam, 8(1), 132–149. https://doi.org/10.15575/jaqfi.v8i1.25554
Simatupang, Y. (2024). Dinamika politik dan Pilkada di Kota Kendari: Analisis pengaruh media sosial dalam kampanye politik lokal. Journal Publicuho, 7(1), 439–447. https://doi.org/10.35817/publicuho.v7i1.506
Sinaga, A. B., & Simanjuntak, N. J. (2023). Peningkatan literasi bahasa dan media sosial dalam menangkal penyebaran hoaks bagi remaja di PPA Kabar Baik IO-0595 Srigunting Deli Serdang. Jurnal Abdimas Mutiara, 4(1), 14–18.
Sofyan, A. N. I. (2024). Strategi penyajian berita viral dari media sosial sebagai upaya menangkal hoaks (Studi kasus kanal DetikSulSel di DetikCom) [Tesis doktoral, Universitas Fajar].
Tafonao, T., & Yuliyanto, P. (2020). Peran pendidikan agama Kristen dalam memerangi berita hoaks di media sosial. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH), 2(1), 1–12. https://doi.org/10.37364/jireh.v2i1.30
Yuniarto, B., & Yudha, R. P. (2021). Literasi digital sebagai penguatan pendidikan karakter menuju era society 5.0. Edueksos Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi, 10(2). 10.24235/edueksos.v10i2.8096
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Agitsna Dwi Putri Putri, Asep Samsul Mahpudin, Deilla Fadhilah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






