Pendampingan Optimalisasi Produktivitas Kakao melalui Rehabilitasi Tanaman Non Produktif dan Penguatan Kapasitas Petani pada Kelompok Tani Kakao Lingkungan Rape-Rape
DOI:
https://doi.org/10.54065/ipmas.6.2.2026.1579Keywords:
Kakao, Kelompok Tani, Produktivitas, Rehabilitasi Tanaman, Sambung PucukAbstract
Rendahnya produktivitas tanaman kakao masih menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi petani akibat tingginya proporsi tanaman non produktif, keterbatasan penerapan teknologi rehabilitasi, dan kurangnya pengetahuan petani dalam pengelolaan kebun secara optimal. Kondisi tersebut juga ditemukan pada Kelompok Tani Kakao Lingkungan Rape-Rape yang sebagian anggotanya memiliki tanaman kakao berumur tua dengan produktivitas yang menurun. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan produktivitas kakao melalui rehabilitasi tanaman non produktif dan penguatan kapasitas petani. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui tiga tahapan utama, yaitu edukasi dan identifikasi kondisi tanaman kakao non produktif, rehabilitasi tanaman menggunakan teknik sambung pucuk, serta pendampingan pemeliharaan, monitoring, dan evaluasi pasca rehabilitasi. Kegiatan edukasi dilakukan untuk meningkatkan pemahaman petani mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas kakao dan kriteria tanaman yang layak direhabilitasi. Selanjutnya, dilakukan identifikasi tanaman sasaran dan peragaan teknik sambung pucuk sebagai metode rehabilitasi tanaman. Tahap akhir berupa pendampingan pemeliharaan dan monitoring untuk memastikan keberlanjutan penerapan teknologi yang telah diperkenalkan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman petani mengenai identifikasi tanaman kakao non produktif, teknik rehabilitasi melalui sambung pucuk, serta pentingnya pemeliharaan pasca rehabilitasi. Keterlibatan aktif petani dalam setiap tahapan kegiatan juga meningkatkan keterampilan praktis dalam penerapan teknologi rehabilitasi tanaman kakao. Kegiatan ini memberikan manfaat berupa bertambahnya kapasitas petani dalam pengelolaan kebun kakao dan meningkatnya kesiapan petani untuk menerapkan teknologi rehabilitasi secara mandiri. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi, rehabilitasi tanaman, dan pendampingan lapangan merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kapasitas petani dan mendukung upaya optimalisasi produktivitas kakao melalui keterlibatan aktif masyarakat.
References
Ainum, N., Laapo, A., & Christoporus. (2024). Respon Petani terhadap Teknik Sambung Pucuk Kakao (Studi kasus di Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso) Sulawesi Tengah. Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian, 31(3), 281–291. https://doi.org/10.22487/agrolandnasional.v31i3.2225
Arlianzy, W. C., Syam, N., & Aminah. (2022). Pengaruh Konsentrasi IBA dan Metode Sambung Pucuk terhadap Keberhasilan Pertumbuhan Bibit Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.). AGrotekMAS Jurnal Indonesia, 3(2), 136–144. https://doi.org/10.33096/agrotekmas.v3i2.255
Ilham, M., & Syafar, A. R. (2024). Keberhasilan Sambung Pucuk Bibit Kakao pada Berbagai Panjang Entris dan Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh. Journal Agroecotech Indonesia (JAI), 3(2), 108–119. https://doi.org/10.59638/jai.v3i2.94
Juang, I., Bolly, Y. Y., & Jeksen, J. (2023). Sosialisasi Alternatif Perbanyakan Tanaman Kakao pada Fase Pembibitan Menggunakan Metode Sambung Pucuk. Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 235–239. https://doi.org/10.37478/mahajana.v4i3.3312
Julkanior, Andari, L., Arifin, Y. M., Lintang, Wahyudi, Wagiyo, & Marlinda. (2024). Sosialisasi Alternatif Perbanyakan Tanaman Kakao pada Fase Pembibitan Menggunakan Metode Sambung Pucuk di Desa Sekatak. Jurnal Benuanta, 3(2). https://doi.org/10.61323/jb.v3i2.109
Kouassi, K. H., Kouame, N. N., Kouadio, Y. J., Koffi, K. K., & Yao, N. R. (2023). Successful Grafting Elite Cocoa Clones (Theobroma cacao L.) as a Function of the age of Rootstock. Heliyon, 9(8), e18732. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e18732
Mariana, L., Yuliani, N. F., Rachman, S., Indarwati, I., & Siswanto, A. (2021). Pemberian Motivasi Entrepreneurship bagi Ibu-Ibu Rumah Tangga Desa Mandalle Kabupaten Gowa. Jurnal IPMAS, 1(1), 30–36. https://doi.org/10.54065/ipmas.1.1.2021.28
Mursyidin, A., Anisah, N., & Ulfah, F. (2025). Petunjuk teknis: Teknik Sambung Pucuk pada Tanaman Kakao. Knowledge and Research Edufarmers International Foundation.
Okeniyi, M. O., Oloyede, A. A., Oluyole, K. A., Adedeji, A. R., & Adebiyi, S. (2021). On-Farm Evaluation of Cocoa Rehabilitation Techniques Adopted Among Trained Cocoa Farmers in South-West Nigeria. International Journal of Progressive Research in Science and Engineering, 2(5), 1–4
Poleuleng, A. B., Indriani, S., & Nurnawati, A. A. (2026). Analisis Faktor Pemeliharaan terhadap Produktivitas Kakao (Theobroma cacao L.) di Kabupaten Luwu. AGROLOGIA: Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman, 15(1), 32-49. https://doi.org/10.30598/agrologia.v15i1.24719
Ramdani, M. R., Evizal, R., Wibowo, L., & Ramadiana, S. (2025). Extract of Moringa Leaf and Seaweed as Biostimulant for Increasing Success and Growth of Cocoa (Theobroma cacao L.) shoot grafting. Jurnal Agrotropika, 24(2). https://doi.org/10.23960/ja.v24i2.11102
Roswanjaya, Y. P., Maretta, D., & Pinardi, D. (2020). Penggunaan Zat Pengatur Tumbuh dalam Sambung Pucuk Kakao. AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences, 2(2), 79–90. https://doi.org/10.36423/agroscript.v2i2.571
Salim, E., Sartika, S., Fausy, R., Rosmianti, R., & Nurhalima, N. (2022). Kampung Lontar Berbasis Ekonomi Kreatif: Pemberdayaan dan Pengembangan Hasil Pertanian Pohon Lontar guna Mewujudkan Masyarakat Sejahtera. Jurnal IPMAS, 2(1), 46–54. https://doi.org/10.54065/ipmas.2.1.2022.112
Salim, S., Suddin, A. F., & Limbongan, J. (2020). Perbaikan Mutu Kakao Asal Somatik Embriogenesis melalui Sambung Samping dengan Klon Kakao Unggul Lokal. Jurnal Agrisistem, 17(1), 46–55. https://doi.org/10.52625/j-agr.v17i1.193
Saputro, W. A., & Helbawanti, O. (2020). Produktivitas Tanaman Kakao Berdasarkan Umur di Taman Teknologi Pertanian Nglanggeran. Paradigma Agribisnis, 3(1), 7–15. https://doi.org/10.33603/jpa.v3i1.3942
Somarriba, E., Peguero, F., Cerda, R., Orozco-Aguilar, L., Lopez-Sampson, A., Leandro-Munoz, M. E., Jagoret, P., & Sinclair, F. L. (2021). Rehabilitation and enovation of Cocoa (Theobroma cacao L.) Agroforestry Systems: A review. Agronomy for Sustainable Development, 41(64). https://doi.org/10.1007/s13593-021-00717-9
Sulistiani, R., Yunus, L., & Zani, M. (2024). Analisis Perbedaan Produktivitas dan Pendapatan Kakao Sambung Pucuk dengan Kakao Lokal di Kecamatan Pakue Kabupaten Kolaka Utara. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(4), 1295–1307. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i4.12985
Suparno, A., Prabawardani, S., Widodo, I., & Chadikun, P. (2023). Pelatihan Teknologi Grafting pada Petani Kakao di Oransbari Kabupaten Manokwari Selatan Provinsi Papua Barat. IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 137–145. https://doi.org/10.46549/igkojei.v4i3.409
Suparno, A., Parari, T., Prabawardani, S., Sutiharni, Mawikere, N. L., Daeng, B., Noya, A. I., Purbokurniawan, Paisey, E. K., Ningsi, R., Wibawati, Z., Nurlailah, Dare, D., & Febrianto, S. (2025). Pelatihan Peremajaan Kakao Berbasis Grafting pada Petani Mujir Aibone Ransiki Manokwari Selatan. IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(2). https://doi.org/10.46549/igkojei.v7i2.620
Susiyanti, L. I., Wahyuni, Y., & Jeksen, J. (2023). Pendampingan Masyarakat dalam Merehabilitasi Tanaman Kakao dengan Menggunakan Teknologi Sambung Pucuk. Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 240–244. https://doi.org/10.37478/mahajana.v4i3.3313
Syahrian, S., Pratama, M. F., & Laihi, M. A. (2023). Analisis Pendapatan Usahatani Kakao Sistem Sambung Pucuk di Desa Ako Kecamatan Pasangkayu Kabupaten Pasangkayu. Jurnal Pembangunan Agribisnis, 2(1), 42–49. https://doi.org/10.22487/jpa.v2i1.1646
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ulfah Zakiyah Hamdani, Eka Pratiwi Tenriawaru, Rosmalah Yanti, Nurul Fuady Adhalia, Irwan Syarif

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






