Dinamika Batin Tokoh Juan Pablo Castel dalam Novel Terowongan Karya Ernesto Sabato: Kajian Psikoanalisis Sigmund Freud

Authors

  • Nuriftitah Arsyad Universitas Negeri Makassar
  • Aslan Abidin Universitas Negeri Makassar
  • Andi Karman Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.54065/dieksis.6.1.2026.1313

Keywords:

Dinamika Batin, Novel Terowongan, Psikologi Sastra, Psikoanalisis Sigmund Freud

Abstract

Kompleksitas psikologis yang ditemukan dalam karya sastra eksistensial menawarkan wawasan mendalam mengenai anomali perilaku manusia, sehingga penting untuk mengkaji narasi-narasi tersebut guna memahami psikis manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika batin tokoh Juan Pablo Castel dalam novel The Tunnel karya Ernesto Sabato dengan menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud, yang berfokus pada struktur kepribadian id, ego, dan superego. Analisis ini diarahkan untuk mengungkap bagaimana ketiga aspek psikologis tersebut membentuk perilaku tokoh, memengaruhi jalannya konflik, serta memberikan makna terhadap keseluruhan cerita. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan alur analisis yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui membaca dan mencatat kutipan-kutipan dalam novel yang menggambarkan dorongan instingtif, pertimbangan realistis, serta kontrol moral yang dialami oleh tokoh utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika batin Juan Pablo Castel terbentuk melalui interaksi yang tidak seimbang antara id, ego, dan superego. Id tampak mendominasi melalui dorongan spontan dan agresif yang mengendalikan tindakannya; ego terlihat dalam upayanya mempertimbangkan realitas sebelum bertindak; sedangkan superego muncul melalui rasa bersalah dan penyesalan setelah melakukan pelanggaran moral. Ketiga struktur kepribadian tersebut saling bertentangan sehingga menimbulkan konflik batin yang kompleks, yang pada akhirnya mendorong tokoh utama menuju tragedi. Secara ilmiah, penelitian ini berkontribusi pada penerapan teori psikoanalisis Freudian dalam kritik sastra. Secara praktis, penelitian ini memberikan referensi yang bermanfaat bagi pembelajaran apresiasi sastra dan pendidikan karakter berbasis psikologi. Kesimpulannya, kejatuhan tragis Castel merupakan konsekuensi psikologis yang tak terelakkan dari dominasi id yang tidak terkendali atas batasan rasional dan moral.

References

Adriyan, A., & Erni, E. (2024). Analisis psikologi sastra pada aspek superego dalam naskah drama “Pelacur dan Sang Presiden” karya Ratna Sarumpaet. Sajak: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Sastra, Bahasa, dan Pendidikan, 3(2), 1–6. https://doi.org/10.25299/s.v3i2.16860

Afifah, P. F. (2021). Ketidaksadaran Baskara Putra dalam “ Dehidrasi ”?: Kajian Psikoanalisis Sigmund Freud. Nuansa Indonesia, 23(2), 227–238. https://doi.org/10.20961/ni.v23i2.56511

Agustina, A., Hamdani, A., & Damayani, D. A. (2024). Kajian psikologi sastra dalam novel Namaku Alam karya Leila S. Chudori. Journal of Authentic Research. https://doi.org/10.36312/8qcq3t71

Anggita, D., & Satriani, I. (2025). Kajian Kritik Sastra dengan Pendekatan Psikologi Sastra pada Cerpen Kucing Setan yang Merasakan Cinta Karya Cicilia Oday. DIDAKTIS Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(2), 43–50. https://doi.org/10.33096/didaktis

Anzar, A., Muliana, H., & Amelia, A. (2025). Analisis Nilai Karakter dalam Novel Malioboro At Midnight Karya Skysphire: ( Kajian Psikologis Sastra Sigmund Freud ). Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 11(3), 3299–3306. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i3.6526

Asteka, P. (2018). Kajian psikologi Sigmund Freud dalam novel Setetes Embun Cinta Niyala. Bahtera Indonesia, 3(1), 8–12. https://doi.org/10.31943/bi.v3i1.22

Febriany, R., & Qomariyah, U. (2017). Abnormalitas dalam novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari. Arkhais, 8(2). https://doi.org/10.21009/ARKHAIS.082.03

Hidayat, R., & Suyitno. (2021). Psikologi tokoh dalam novel Kutemukan Engkau di Setiap Tahajudku (kajian psikoanalisis Sigmund Freud). Pena Literasi, 5(1), 64–72. https://doi.org/10.24853/pl.5.1.64-72

Ismaya, A., Rahayu, N., & Ambarwati, A. (2024). Analisis kepribadian tokoh dalam cerpen Ruang Negatif karya M. Z. Billal: Pendekatan psikologi sastra Sigmund Freud. Jurnal Peneroka, 6(1). https://doi.org/10.30739/peneroka.v6i1.4449

Juidah, I., Nofrahadi, & Sultoni, A. (2021). Konflik Batin Tokoh Utama dalam Novel Lelaki Harimau Karya Eka Kurniawan: Tinjauan Psikoanalisis Sigmund Freud. Bahtera Indonesia: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6(1). https://doi.org/10.31943/bi.v6i1.109

Kartanegara, S. V., Putri, N. Q. H., & Ulwatunnisa, M. (2025). Representasi Id, Ego, dan Superego dalam Lagu “Satu Hari Lagi” karya Daniel Baskara Putra (Hindia)?: Kajian Psikoanalisis Sigmund Freud. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 11(2), 2084–2098. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i2.5769

Lumbantoruan, S. B., Sipayung, D. ., Pasaribu, N., Manalu, S. ., & Azizah, N. . (2024). Bahasa Jerman dan Bahasa Indonesia dalam Pendidikan Multibahasa: Tantangan Linguistik dan Pedagogis di Era Modern. Jurnal Dieksis ID, 4(2), 171–180. https://doi.org/10.54065/dieksis.4.2.2024.595

Maulani, A., Rusdiawan, R., & Gunayasa, I. B. K. (2019). Karakter tokoh Fahri dalam novel Ayat-Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy: Kajian psikologi individual Alfred Adler. Basastra: Jurnal Kajian Bahasa Dan Sastra Indonesia, 8(3). https://doi.org/10.24114/bss.v8i3.15876

Nursholatiah, N., Murahim, M., & Khairussibyan, M. (2022). Struktur Kepribadian Tokoh Utama Kinan Dalam Novel Layangan Putus Karya Mommy Asf Kajian Psikoanalisis: Sigmund Freud. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(3c), 1711–1717. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i3c.840

Prayogi, K. R., Afrilia, R. M., & Hotnaldy, M. J. (2025). Analisis Psikologi Sastra terhadap Pemaknaan Tokoh Mahasiswa dalam Puisi Takut 66 , Takut 98 Karya Taufiq Ismail. Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 15(3), 1–9. https://doi.org/10.37905/jbsb.v15i3.34076

Putri, F. A., Vardani, E. N. A., & Anggraeni, A. W. (2022). Kajian psikologi sastra tokoh utama dalam novel Pancarona karya Erisca Febriani. Belajar Bahasa, 8(2). https://doi.org/10.32528/bb.v8i2.373

Rachman, A. K., & Wahyuniarti, F. R. (2021). Struktur kepribadian Tokoh Lilian dalam novel Pink Cupcake Karya Ramya Hayasrestha Sukardi ( Sastra Anak dalam Perspektif Psikoanalisis Sigmund Freud). Kembara: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 7(2), 490–507. https://doi.org/10.22219/kembara.v7i2.17625

Rahmadani, A., Putri, A. S., & Samhati, S. (2025). Mencari Tuhan, Mencari Diri: Analisis Puisi Doa Karya Chairil Anwar dalam Persepektif Psikoanalisis Freud. Jotika Journal in Education, 5(1), 1–6. https://doi.org/10.56445/jje.v5i1

Rahman, F. (2021). Psikologi Tokoh dalam Novel Pulang Karya Leila S. Chudori (Kajian Psikoanalisis Sigmund Freud). Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(2), 176–194. https://doi.org/10.22236/imajeri.v3i2.6718

Sabato, E. (2022). Terowongan (D. Armedian (ed.)). BASABASI. (Karya asli diterbitkan tahun 1948).

Safitri, N., & Anggraini, N. (2026). Manifestasi id, ego, dan superego tokoh utama dalam novel Kiri Sampai Sini karya Faroq Zamzami. Arima: Jurnal Sosial Dan Humaniora, 3(3), 241–248. https://doi.org/10.62017/arima.v3i3.6733

Sari, M., & Wardani, N. E. (2020). Nilai pendidikan karakter dalam novel Indonesia dan relevansinya dengan pembelajaran sastra. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 45–56. https://doi.org/10.21831/jpk.v10i1.29821

Seriefaza, S., Eka Nova Ali Vardani, & Dina Merdeka Citraningrum. (2025). Kepribadian Tokoh Utama Film”Ku Kira Kau Rumah”: Kajian Psikologi Sastra Sigmund Freud. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 11(1), 1288–1299. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i1.5389

Sugiarti, & Yanti, P. G. (2025). Artikulasi dan identitas keislaman dalam novel Ayat-Ayat Cinta dan Geni Jora. Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(1), 123–137. https://doi.org/10.22236/imajeri.v8i1.20334

Zainab, S., Maula, I., Maulana, M. T., Akhmadi, A. M., & Noorhayati, S. M. (2026). Studi Komparatif Pemikiran Al-Ghazali dan John Dewey dalam Konteks Pendidikan Kontemporer. Jurnal Dieksis ID, 6(1), 31–40. https://doi.org/10.54065/dieksis.6.1.2026.1132

Zulianto, N. (2022). Konsep Id, Ego, dan Superego Pada Novel Kau, Aku, Dan Sepucuk Angpau Merah. Edu-Kata, 8(2). https://doi.org/10.52166/kata.v8i2.3291

Published

2026-05-17

How to Cite

Arsyad, N., Abidin, A., & Karman, A. (2026). Dinamika Batin Tokoh Juan Pablo Castel dalam Novel Terowongan Karya Ernesto Sabato: Kajian Psikoanalisis Sigmund Freud. Jurnal Dieksis ID, 6(1), 350–361. https://doi.org/10.54065/dieksis.6.1.2026.1313