Pengembangan Instrumen Three-Tier Multiple Choice untuk Mengukur Miskonsepsi Siswa Kelas X pada Materi Pengukuran dalam Kegiatan Kerja Ilmiah
DOI:
https://doi.org/10.54065/pelita.5.1.2025.676Keywords:
Pengembangan, Instrumen, Three-Tier Multiple Choice, Miskonsepsi, Kegiatan Kerja IlmiahAbstract
Urgensi Pengembangan instrumen three-tier multiple choice untuk mengukur miskonsepsi siswa kelas X pada materi pengukuran dalam kegiatan kerja ilmiah sangat urgen. Instrumen ini tidak hanya mampu mengidentifikasi miskonsepsi secara lebih akurat dan mendalam, tetapi juga mendukung guru dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif serta meningkatkan kualitas pemahaman siswa terhadap konsep dasar sains. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan dan kelayakan instrumen tes diagnostik three-tier multiple choice serta mengukur tingkat miskonsepsi siswa terkait materi pengukuran dalam kegiatan kerja ilmiah. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan adalah research and development (R&D) dengan model ADDIE. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Swasta GKPI Padang Bulan Medan berjumlah 10 orang pada uji kelompok kecil dan 22 siswa pada uji kelompok besar. Jenis penelitian Instrumen yang digunakan adalah wawancara, tes, dan angket. Teknik pengumpulan data melalui hasil wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari uji validitas yang dilakukan oleh 2 orang ahli, terdapat 20 butir soal memiliki kriteria valid sangat tinggi dan 5 butir soal memiliki kriteria valid tinggi. Uji kelompok kecil dilakukan dan menghasilkan 20 soal yang layak kemudian di uji kembali. Uji kelompok besar menghasilkan 14 butir soal dinyatakan valid, dan 6 butir soal dinyatakan tidak valid. Hasil uji reliabilitas yang dilakukan menggunakan rumus KR20 sebesar 0,729 dan Cronbach Alpha sebesar 0,713 dengan kategori dapat diterima. Analisis uji daya beda menghasilkan 5 soal berkategori jelek, 9 soal berkategori cukup, dan 6 soal berkategori baik, serta analisis efektivitas pengecoh menunjukkan bahwa pengecoh telah berfungsi. Berdasarkan uji yang telah dilakukan menghasilkan 14 butir soal yang layak digunakan. Profil miskonsepsi siswa secara keseluruhan menunjukkan siswa yang termasuk dalam kategori false positive 13%, false negative 0%, dan miskonsepsi 32%.
References
Ariya, A. A., Muis, A., & Ismail, I. (2025). Pengembangan Instrumen Three-Tier Test Diagnostik pada Materi Sistem Koordinasi untuk Mengidentifikasi Miskonsepsi Peserta Didik di SMAN 2 Sinjai. Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi, 13(2), 1281-1297. https://doi.org/10.33394/bioscientist.v13i2.15044
Atsilah, M. B., Suhadi, S., Putri, J. K., Mabruroh, F., Sugiarti, S., & Pebralia, J. (2024). Pengembangan Three Tier Test Multiple Choice Untuk Mengidentifikasi Miskonsepsi Pada Materi Hukum Newton. Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, 15(2), 213–221. http://dx.doi.org/10.26877/jp2f.v15i2.18045
Capriconia, J., & Mufit, F. (2022). Analysis of Concept Understanding and Students' Attitudes towards Learning Physics in Material of Straight Motion. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 8(3), 1453-1461. https://doi.org/10.29303/jppipa.v8i3.1381
Damayanti, Y. D., Priatmoko, S., Susilaningsih, E., & Nurhayati, S. (2023). Pengembangan Instrumen Tes Diagnostik Three-Tier Multiple Choice Test (TTMCT) untuk Menganalisis Miskonsepsi Siswa pada Konsep Sifat Keperiodikan Unsur. Chemistry in Education, 12(2), 125-130. https://doi.org/10.15294/chemined.v12i2.67931
Fitriani, N. (2021). Analisis tingkat kesukaran, daya pembeda, dan efektivitas pengecoh soal pelatihan kewaspadaan kegawatdaruratan maternal dan neonatal. Paedagoria: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan, 12(2), 199-205. https://doi.org/10.31764/paedagoria.v12i2.4956
Hidayati, U. N., Sumarti, S. S., & Nuryanto, N. (2019). Desain instrumen tes three tier multiple choice untuk analisis pemahaman konsep peserta didik. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 13(2), 2425-2436. https://doi.org/10.15294/jipk.v13i2.19382
Ilahi, T. D. W., Mufit, F., Hidayati, H., & Afrizon, R. (2021). Disain dan Validitas Multimedia Interaktif Berbasis Konflik Kognitif pada Materi Vektor untuk Kelas X SMA/MA. . . Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, 12(1), 182–195. https://doi.org/https://doi.org/10.26877/jp2f.v12i2.9324
Lestari, E. A., Harjito, H., Susilaningsih, E., & Wijayati, N. (2021). Analisis miskonsepsi menggunakan tes diagnosa three-tier multiple choice pada materi stoikiometri. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 15(2), 2824-2830. https://doi.org/10.15294/jipk.v15i2.29171
Mesra. (2023). Research & Development Dalam Pendidikan PT. Mifandi Mandiri DigitL. Mifandi Mandiri Digital. https://doi.org/10.31219/osf.io/d6wck
Mukhlisa. (2021). Miskonsepsi Pada Peserta Didik. SPEED Journal?: Journal of Special Education, 4(2), 66–76. https://doi.org/10.31537/speed.v4i2.403
Nuraisyah, S. A., Nahadi, & H. (2022). Profil Miskonsepsi Siswa SMA di Kota Bandung pada Materi Hidrolisis Garam Menggunakan Tes Diagnostik Pilihan Ganda Dua Tingkat Berbasis Piktorial. Jurnal Riset Dan Praktik Pendidikan Kimia, 10, 77–85. https://doi.org/10.15294/jipk.v13i2.19382
Nurhayati, Alsagaf, S. L. H., & Wahyudi. (2019). Pengembangan Tes Diagnostik. Jurnal Pendidikan, 4(2), 46–53. http://dx.doi.org/10.15294/upej.v14i1.24629
Prasetia, I. (2022). Metodologi penelitian pendekatan teori dan praktik. umsu press.
Pratama, V., Anggraini, S. F., Yusri, H., & Mufit, F. (2021). Disain dan validitas e-modul interaktif berbasis konflik kognitif untuk remediasi miskonsepsi siswa pada konsep gaya. Jurnal Eksakta Pendidikan (Jep), 5(1), 68-76. https://doi.org/10.24036/jep/vol5-iss1/525
Putranto, A., Langitasari, I., & Nursa’adah, E. (2020). Pengembangan Instrumen Three Tier Test Pada Konsep Atom, Ion, Dan Molekul. Jurnal Zarah, 8(1), 1-6. https://doi.org/10.31629/zarah.v8i1.1349
Rahayu, R., & Djazari, M. (2016). Analisis kualitas soal pra ujian nasional mata pelajaran ekonomi akuntansi. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia, 14(1), 84-94. https://doi.org/10.21831/jpai.v14i1.11370
Rizkita, N. I., & Mufit, F. (2022). Analisis Pemahaman Konsep dan Sikap Siswa Terhadap Belajar Fisika Pada Materi Hukum Newton Tentang Gerak. Jurnal Eksakta Pendidikan (Jep), 6(2), 233–242. https://doi.org/10.24036/jep/vol6-iss2/599
Rosyana, W., Ashadi, A., & Mulyani, S. (2019). Pengembangan instrumen penilaian three-tier multiple choice (three-tmc) untuk mengukur keterampilan berpikir kritis siswa pada materi kimia larutan penyangga Kelas XI SMA. Inkuiri: Jurnal Pendidikan IPA, 8(1), 48-58. https://doi.org/10.20961/inkuiri.v8i1.31814
Susanti, N. K. E., Asrin, A., & Khair, B. N. (2021). Analisis tingkat pemahaman konsep ipa siswa kelas v sdn gugus v kecamatan cakranegara. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 6(4), 686-690. https://doi.org/10.29303/jipp.v6i4.317
Ummah, K., Mardhiya, J., & Mulyanti, S. (2022). Pengembangan instrumen tes penguasaan konsep representasi kimia pada lima indikator asam basa dari alam: analisis dengan Rasch model. Jurnal Tarbiyah, 29(2), 212-225. http://dx.doi.org/10.30829/tar.v29i2.1706
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Elazabeth Marbun, Nurdin Siregar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







