Analisis Kemampuan Peta Konsep Mandiri dan Terbimbing pada Materi Unsur, Senyawa, Campuran Mahasiswa Generasi Z Calon Guru IPA

Authors

  • Aulia Rahmadhani Universitas Sulawesi Barat
  • Haryanti Putri Rizal Universitas Sulawesi Barat
  • Jumriani Jumriani Universitas Sulawesi Barat
  • Rasydah Nur Tuada Universitas Sulawesi Barat

DOI:

https://doi.org/10.54065/pelita.5.1.2025.651

Keywords:

Kemampuan, Peta Konsep, Mandiri & Terbimbing, Mahasiswa Generasi Z, Calon Guru IPA

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya memahami strategi pembelajaran yang tepat bagi mahasiswa Gen Z calon guru IPA, khususnya dalam pengembangan keterampilan mengorganisasi pengetahuan secara mandiri maupun terbimbing guna menunjang kesiapan mereka menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan mahasiswa Gen Z calon guru IPA dalam membuat peta konsep mandiri dan melengkapi peta konsep terbimbing pada materi unsur, senyawa, dan campuran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan subjek penelitian sebanyak 41 mahasiswa Gen Z calon guru IPA yang terbagi menjadi dua kelas, yaitu Kelas A (20 orang) dan Kelas B (21 orang), yang memprogramkan mata kuliah Zat dan Energi. Instrumen penelitian ini berupa tugas pembuatan peta konsep mandiri dan tugas pelengkapan peta konsep terbimbing. Data hasil penelitian dikumpulkan berdasarkan penilaian kualitas pemetaan mahasiswa pada kedua tugas tersebut, yang dinilai menggunakan rubrik penilaian. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk memperoleh nilai rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan pada tugas pelengkapan peta konsep terbimbing (Kelas A = 85.00; Kelas B = 87.66) secara konsisten lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata pada tugas pembuatan peta konsep mandiri (Kelas A = 57.55; Kelas B = 65.86). Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa Gen Z mampu menunjukkan kemampuan yang baik dalam mengorganisir informasi dengan bantuan struktur (peta konsep terbimbing), dibandingkan dengan tugas yang menuntut konstruksi pengetahuan secara penuh dari awal. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya bagi pendidik untuk mempertimbangkan penggunaan berbagai bentuk peta konsep yang disesuaikan dengan karakteristik dan tingkat kemandirian kognitif mahasiswa Gen Z dalam pembelajaran IPA.

References

Ackermans, K., Huurdeman, H., Nadolski, R., & Rusman, E. (2024). Development and reliability of the width depth strength tool for assessing the structural quality of paper-based concept maps: WiDeST. Thinking Skills and Creativity, 53, 101585. https://doi.org/10.1016/j.tsc.2024.101585

Airhart, A., & Spielvogel, J. A. (2025). The Voices of Generation Z: Barriers and Supports to Success in Community College. Educational Considerations, 50(2), 3.

Akdemir, A. S., & Akdemir, Ö. A. (2023). From Theory to Practice: Teaching English to Generation Z. Shanlax International Journal of Education, 12(1), 114-116.

Ariani, D. (2020). Gagasan Millenial & Generasi Z Untuk Indonesia Emas 2045. Fianosa Publishing.

Arini, A. D., Azizah, U., Satriawan, M., & Saphira, H. V. (2025). Analyzing Students' Misconceptions Based on Submicroscopic Level Representation in Elements, Compounds, and Mixtures. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(2), 25-34. https://doi.org/10.29303/jppipa.v11i2.10052

Azzahra, N. N. (2024). Menggali potensi model inkuiri terbimbing dalam membentuk kemampuan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran biologi. Papanda Journal of Mathematics and Science Research, 3(2), 81-89.

Cui, J., & Yu, S. (2019). Fostering deeper learning in a flipped classroom: Effects of knowledge graphs versus concept maps. British Journal of Educational Technology, 50(5), 2308-2328. https://doi.org/10.1111/bjet.12841

Farrokhnia, M., Pijeira-Díaz, H. J., Noroozi, O., & Hatami, J. (2019). Computer-supported collaborative concept mapping: The effects of different instructional designs on conceptual understanding and knowledge co-construction. Computers & Education, 142, 103640. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2019.103640

Fausan, M. M., & Pujiastuti, I. P. (2023). Pengembangan Modul Pembelajaran Biologi Berbasis Inkuiri Terbimbing dan Peta Konsep. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 4(3), 2426-2435. https://doi.org/10.54373/imeij.v4i3.483

Fitri, H. M. M., & Rahayu, Y. S. (2022). Pengembangan E-Book berbasis inkuiri terbimbing pada materi pertumbuan dan perkembangan tumbuhan untuk melatihkan kemampuan berpikir kritis siswa Kelas XII SMA. Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu), 11(1), 28-38. https://doi.org/10.26740/bioedu.v11n1.p28-38

Kapici, H. Ö. (2023). From Symbolic Representation to Submicroscopic One: Preservice Science Teachers' Struggle with Chemical Representation Levels in Chemistry. International Journal of Research in Education and Science, 9(1), 134-147.

Latif, E. Y., Wardiman, A., Nur, A. M., Perdana, C. A., & Idrus, R. (2024). Tren Modern dalam Digitalisasi Pendidikan. Jurnal Literasi Digital, 4(1), 41–50. https://doi.org/10.54065/jld.4.1.2024.439

Machado, C. T., & Carvalho, A. A. (2020). Concept mapping: Benefits and challenges in higher education. The Journal of Continuing Higher Education, 68(1), 38-53. https://doi.org/10.1080/07377363.2020.1712579

Nugroho, R. P., Sutopo, S., & Pambudi, D. Eksperimentasi Model Pembelajaran Penemuan Terbimbing dengan Strategi Peta Konsep Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Ditinjau Dari Kreativitas Belajar Siswa Kelas X IPA SMA Negeri 1 Mojolaban Tahun Pelajaran 2016/2017. Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika SOLUSI, 2(5), 377-385. https://doi.org/10.20961/jpmm%20solusi.v2i5.37924

Nurdin, E. (2019). Pengembangan Lembar Kerja Berbasis Pendekatan Penemuan Terbimbing untuk Memfasilitasi Kemampuan Representasi Matematis Mahasiswa. Suska Journal of Mathematics Education, 5(2), 111-120. http://dx.doi.org/10.24014/sjme.v5i2.7304

Puspaningtyas, K., & Suparno, S. (2017). Pengaruh Penerapan Model Inkuiri Terbimbing terhadap Kemampuan Analisis Danketerampilan Proses Sains. Indonesian Journal of Science and Education, 1(1), 8-16. https://doi.org/10.31002/ijose.v1i1.416

Rizqa, A., Harjono, A., & Wahyudi, W. (2020). Kemampuan Pemecahan Masalah Fisika Peserta Didik Melalui Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbantuan Post Organizer. ORBITA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika, 6(2), 243-247. https://doi.org/10.31764/orbita.v6i2.3133

Sinaga, L., Prima, E. C., Nahadi, N., & Sriyati, S. (2024). Evaluasi perkuliahan zat dan energi terintegrasi ESD untuk meningkatkan literasi energi calon guru IPA. Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA), 5(2), 100-122. https://doi.org/10.56842/jp-ipa.v5i2.285

Sutrisno , A. B., & Ramadhany, N. (2024). Urgensi Pengembangan Modul Praktikum Digital Pada Pembelajaran IPA Terpadu di Sekolah Dasar. Jurnal Literasi Digital, 4(3), 178–187. https://doi.org/10.54065/jld.4.3.2024.490

Syukur, S. W. ., & Sutrisno, A. B. (2023). Bahan Ajar IPA Terpadu dengan Wawasan Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa. Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu, 3(1), 36–44. https://doi.org/10.54065/pelita.3.1.2023.319

Wagner, C. I., Bal, T. M., Brinchmann, M. F., Noble, L. R., Raeymaekers, J. A., & Bjørnevik, M. (2023). The concept map as a substitute for lectures: Effects on student performance and mental health. Cogent Education, 10(1), 2218154. https://doi.org/10.1080/2331186X.2023.2218154

Wulandari, F., Sukardi, S., & Masyhuri, M. (2022). Pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing (guide inquiry) berbantuan media power point terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(3), 1327-1333. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i3.752

Published

2025-07-31

How to Cite

Rahmadhani, A., Rizal, H. P., Jumriani, J., & Tuada, R. N. (2025). Analisis Kemampuan Peta Konsep Mandiri dan Terbimbing pada Materi Unsur, Senyawa, Campuran Mahasiswa Generasi Z Calon Guru IPA. Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu, 5(1), 114–123. https://doi.org/10.54065/pelita.5.1.2025.651