Peningkatan Prestasi Belajar IPA Melalui Penerapan Model Direct Instruction Pada Siswa Kelas V SDN Sukosari 02 Dagangan Madiun
DOI:
https://doi.org/10.54065/pelita.2.1.2022.212Keywords:
Prestasi Belajar, Model Direct Instruction, Siswa, IPA, PTKAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah melalui penerapan Model Direct Instruction dapat meningkatkan prestasi belajar IPA pada siswa. Subjek Penelitian ini menggunakan yaitu siswa kelas V semester II dengan jumlah siswa 20 orang dan guru kelas pada waktu kegiatan belajar mengajar ilmu pengetahuan alam (IPA). Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi penyebaran angket, wawancara dan pengukuran tes. Dalam menganalisis data menggunakan teknik statistik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan rata-rata aktivitas siswa pada Siklus I sebesar 12,2 dan pada Siklus II sebesar 16,3. Sedangkan untuk perbandingan hasil belajar siswa Siklus I sebesar 55,2 dan pada Siklus II sebesar 75,9. secara klasikal 25% telah mencapai KKM pada siklus I dan Meningkat pada siklus Kedua mencapai 80%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada peningkatan prestasi belajar IPA dengan penerapan model Direct Instruction siswa kelas V SDN Sukosari 02 Dagangan Kabupaten Madiun.
References
Anwar, A. S., & Lapenia, P. (2019). Penerapan model pembelajaran explicit instruction Untuk meningkatkan hasil belajar siswa pokok Bahasan cahaya dan sifatnya pada siswa kelas v di SD Negeri 1 sembawa. Jurnal Lensa Pendas, 4(1), 52-59.
Ardana, P. W., Suniasih, N. W., & Ganing, N. N. (2014). Penerapan Model Pembelajaran Explicit Instruction Berbantuan Media Konkret Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas Vi Sdn 17 Dangin Puri Kota Denpasar Tahun Ajaran 2013/2014. MIMBAR PGSD Undiksha, 2(1).
Ardani, P. M. S. (2019). Meningkatkan Prestasi Belajar Permainan Sepak Bola Melalui Penerapan Model Pembelajaran Explicit Instruction dengan Metode Drill. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 3(3), 271-277.
Arends, R. I. (2008). Learning To Teach (7th Ed. Vol.1). Transleted by Soetjipto, Helly Prajitno dan Sri Mulyani Soetjipto. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Cahyo, E. D. (2019). Penggunaan Model Pembelajaran Direct Instruction untuk Mengingkatkan Hasil Belajar Siswa pada Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Jurnal Penelitian Ilmiah, 3(1), 39-59.
Depdiknas, 2006. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar. Jakarta: Depdiknas.
Depdiknas Ditjen Manajemen Dikdasmen Ditjen Pembinaan TK dan SD, 2007.
Kusumawati, N. (2016). Pengembangan media pembelajaran IPA Dengan animasi macromedia flash berbasis model pengajaran langsung (direct instruction) di Sekolah Dasar. Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar Dan Pembelajaran, 5(02).
Kardi & Nur, (2000). Model pembelajaran. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Mansur, M. (2018). Pengaruh model pembelajaran explicit instruction berbantuan media gambar terhadap hasil belajar IPA. Ibtida’i: Jurnal Kependidikan Dasar, 5(1), 15-28.
Mastika, L. A. D., Jampel, I. N., & Kusmariyatni, N. (2013). Pengaruh model pembelajaran explicit instruction berbantuan media gambar terhadap hasil belajar IPA kelas V SD gugus I Kecamatan Buleleng. MIMBAR PGSD Undiksha, 1(1).
Muhibbin, (2005) Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nurasia, N., & Gustiani, G. (2021). Pengaruh Minat Belajar Dan Dukungan Keluarga Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa SDN 433 Bajoe. Jurnal PELITA, 1(1), 16-27.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006. Standar Isi Pendidikan Dasar. Jakarta: Depdiknas.
Setyawan, D., & Riadin, A. (2020). Implementasi Model Pembelajaran Direct Instruction (DI) Berbantuan Media Audiovisual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Pada Peserta Didik Kelas V SDN-1 Langkai Palangka Raya. Pedagogik: Jurnal Pendidikan, 15(1), 1-9.
Sibagariang, S. M., Hasibuan, A., & Silaban, P. J. (2021). Penerapan Model Pembelajaran Explicit Instruction untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 2189-2198.
Slameto, (2010). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta. Rineka Cipta.
Sugiyono, (2011). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
Suprapti, A. (2021). Peningkatan Prestasi Belajar IPA melalui Pemanfaatan Lingkungan Sekolah Sebagai Sumber Belajar pada Siswa Kelas VII-A SMPN 1 Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Jurnal PELITA, 1(2), 60-65.
Suprijono, (2009). Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Triyanto, (2009). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Undang-Undang Republik I/ndonesia No 20 Tahun 2003. Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: PT Grasindo Persada.
Usman, (2005). Pembelajaran Terpadu. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Yanti, R. (2021). Penerapan Strategi Pembelajaran Practice Rehearsal Pairs untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Kelas V SDN 93 Tombang. Jurnal PELITA, 1(2), 51-59.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







