Pemberdayaan Kelompok Nelayan Bagan Tancap Pulau Bulupoloe Malili Kabupaten Luwu Timur
DOI:
https://doi.org/10.54065/ipmas.1.1.2021.23Keywords:
Bagan Tancap, Turbin Angin, Lampu Celup, Pulau BulupoloeAbstract
Komunitas nelayan bagan pada Pulau Bulupoloe Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timurmasih menggunakan lampu petromaks dan genset sebagai alat bantu pengumpul ikan. Lampu petromaks cenderung kurang efisien dan kurang efektif untuk mengumpulkan ikan. Kekurangan dari penggunaan lampu petromaks sebagai lampu penerangan antara lain cahaya lampu petromak cenderung lebih redup dan tidak mampu menembus air laut sampai kedalaman 5 meter. Selain itu, hampir setiap hari terjadi kerusakan pada lampu petromak terutama pada kaos lampu sebagai sumber cahaya, seringnya faktor angin dan cuaca buruk menjadikan lampu petromak tidak dapat digunakan dan kekurangan yang paling penting adalah ketergantungan pada minyak tanah (kerosin) masih tinggi. Sedangkan penggunaaan lampu dengan genset memiliki ketergantungan pada bahan bakar minyak sehingga biaya operasional pada bagan nelayan lumayan tinggi. Penggunaan genset bahkan lebih memakan biaya operasional yang lebih tinggi dari lampu petromaks dengan demikian keuntungan yang diperoleh oleh nelayan kurang bahkan bisa mengalami kerugian jika hasil tangkapannya hanya sedikit. Sementara Indonesia memiliki potensi energi angin dengan kecepatan sekitar 3-6 m/s. Kondisi kecepatan angin tersebut menjadi potensi untuk mengembangkan turbin angin sebagai sumber energi listrik. Untuk memaksimalkan hasil tangkapan ikan dari komunitas nelayan bagan maka turbin angin akan dikombinasikan dengan penggunaan lampu celup bawah air. Daya listrik yang dihasilkan turbin angin tersebut dapat dimanfaatkan sebagai penyuplai energi bagi lampu lampu celup bawah air yang akan dipasang di bagan nelayan. Target luaran program ini adalah (a) Dihasilkannya sumber penerangan yang efisien dan efektif bagi nelayan bagan melalui turbin angin kombinasi lampu celup bawah air. (b) Biaya operasional nelayan bagan menurun karena menggunakan turbin angin sebagai energi mandiri yang tidak menggunakan BBM. (c) Meningkatnya pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi khususnya penggunaan turbin angin dan lampu celup bawah air.(d) Meningkatnya kesejahteraan dan pendapatan nelayan bagan tancap
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







