Bahasa Jerman dan Bahasa Indonesia dalam Pendidikan Multibahasa: Tantangan Linguistik dan Pedagogis di Era Modern
DOI:
https://doi.org/10.54065/dieksis.4.2.2024.595Keywords:
Bahasa Jerman, Bahasa Indonesia, Pendidikan Multibahasa, Tantangan Linguistik dan PedagogisAbstract
Tantangan pembelajaran dua bahasa berbeda secara simultan di tengah minimnya integrasi sosial-psikologis dan optimalisasi teknologi dalam pendidikan multibahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan utama dalam pembelajaran Bahasa Jerman dan Bahasa Indonesia secara simultan dalam konteks pendidikan multibahasa di era modern. Kajian dilakukan melalui pendekatan studi literatur yang bersifat deskriptif kualitatif, dengan menganalisis berbagai sumber sekunder seperti artikel jurnal ilmiah, buku akademik, dan laporan penelitian terkini. Fokus utama terletak pada tiga dimensi: perbandingan linguistik, faktor sosial-psikologis, dan integrasi teknologi dalam pembelajaran bahasa. Hasil studi menunjukkan bahwa perbedaan tipologis yang tajam antara Bahasa Jerman dan Bahasa Indonesia terutama dalam aspek morfologi dan sintaksis, serta sering menyebabkan interferensi linguistik pada pembelajar. Selain itu, faktor sosial dan afektif seperti motivasi, kecemasan berbahasa, serta akses terhadap lingkungan belajar turut memengaruhi keberhasilan akuisisi bahasa. Temuan juga menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi, mulai dari aplikasi pembelajaran daring hingga kecerdasan buatan, berpotensi besar mendukung proses pembelajaran, meskipun tantangan seperti keterbatasan pelatihan guru dan ketimpangan akses digital masih menjadi hambatan signifikan. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan pembelajaran yang adaptif dan integratif, yang menyatukan ketiga dimensi secara simultan. Pengembangan kurikulum yang kontekstual, pelatihan guru yang berkelanjutan, serta strategi pedagogis berbasis bukti menjadi kunci dalam membangun praktik pendidikan multibahasa yang efektif dan inklusif. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan pendidikan bahasa yang lebih relevan dengan kebutuhan abad ke-21.
References
Afrilla, T., & Sunarya, Y. (2023). Program dan Peran Guru Bahasa Indonesia sebagai Penunjang Prestasi dan Karakter Siswa. Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 6(1), 49-61. http://dx.doi.org/10.30998/diskursus.v6i1.17635
Alfarisy, F. (2021). Kebijakan pembelajaran bahasa Inggris di Indonesia dalam perspektif pembentukan warga dunia dengan kompetensi antarbudaya. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 6(3), 303-313. https://doi.org/10.29303/jipp.v6i3.207
Amelia, C., Fadila, L., Aini, N., & Rosiana, W. N. (2024). Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Menghadapi Perubahan Zaman pada Era Digital di SMP Negeri 27 Medan. Journal Social Society, 4(2), 127–137. https://doi.org/10.54065/jss.4.2.2024.502
Darulanda, H., Padangjati, A. N., & Al-Marami, Z. (2024). Narasi Populer tentang AI dalam Pendidikan: Studi Literatur Wacana Daring. Jurnal Literasi Digital, 3(2), 99–109. https://doi.org/10.54065/jld.3.2.2023.601
Failasofah, F., & Habibi, A. (2024). Pengajaran Bahasa Asing Berbasis Pendekatan Multikultural: Pelatihan bagi Guru Sekolah Menengah di Kecamatan Telanaipura Kota Jambi. Journal of Community Development, 1(1), 18-22.
Gorbanev, I., Agudelo-Londoño, S., González, R. A., Cortes, A., Pomares, A., Delgadillo, V., ... & Muñoz, Ó. (2018). A systematic review of serious games in medical education: quality of evidence and pedagogical strategy. Medical education online, 23(1), 1438718. https://doi.org/10.1080/10872981.2018.1438718
Hambali, U. N., Natsir, R. Y., & Nasir, N. (2023). Tinjauan Literatur tentang Integrasi Teknologi dalam ProsesPembelajaranKeterampilan Bahasa Inggris. Jurnal Dieksis ID, 3(2), 128–141. https://doi.org/10.54065/dieksis.3.2.2023.346
Huszka, B., Stark, A., Aini, I., & Annisa, R. I. (2024). Makna Metafora pada Pembelajaran Bahasa dan Budaya Indonesia di kelas Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Indonesian Language Education and Literature, 9(2), 439-459. http://dx.doi.org/10.24235/ileal.v9i2.16645
Ladies, D., Angel, N., Damanik, E., & Azizah, N. (2025). Tantangan dan Keuntungan Belajar Bahasa Jerman bagi Penutur Bahasa Indonesia. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research, 2(2), 3577-3583. https://doi.org/10.32672/mister.v2i2.3210
Latif, E. Y., Wardiman, A., Nur, A. M., Perdana, C. A., & Idrus, R. (2024). Tren Modern dalam Digitalisasi Pendidikan. Jurnal Literasi Digital, 4(1), 41–50. https://doi.org/10.54065/jld.4.1.2024.439
Lestari, N. D. (2020). Problematika Keterampilan Berbicara Bagi Pebelajar Multibahasa. Konstruktivisme: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 12(1), 1-11. https://doi.org/10.35457/konstruk.v12i1.873
Mulyani, R. E. S., Santoso, I., & Sudarmaji, S. (2024). Elements of German culture: An analysis of German language textbooks in Indonesian universities. Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya, 52(1), 6. https://doi.org/10.17977/um015v52i12024p72
Ningsi, S., Anwar, M., & Al-Ilmullah, S. F. (2024). Problems of Speaking Skills in German. Pinisi Journal of Art, Humanity, and Social Studies, 4(5), 193-200.
Novitasari, R. K. (2025). Miskonsepsi Guru Bahasa Jerman terhadap Sistem Konjugasi Verba Bahasa Jerman. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 5(2), 660-672. https://doi.org/10.53299/jppi.v5i2.1375
Rahayu, Y. N., Rosyadi, R., Barlian, U. C., & Sauri, S. (2021). Analisis standar penilaian pada pendidikan menengah atas: studi literatur review. Gema Wiralodra, 12(1), 17-33. https://doi.org/10.31943/gemawiralodra.v12i1.151
Repki, R., Fuad, M., Sumarti, S., Rusminto, N. E., Samhati, S., & Chandra, D. A. (2025). Analysis of Interference Models a Social Linguistics Research: Empirical Study of Students. Journal of Innovation in Educational and Cultural Research, 6(1), 176-184. https://doi.org/10.46843/jiecr.v6i1.2033
Rohimah, D. F. (2018). Internasionalisasi bahasa Indonesia dan internalisasi budaya Indonesia melalui bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA). An-Nas, 2(2), 199-212. https://doi.org/10.36840/an-nas.v2i2.104
Samusamu, G. J. V. (2024). Membangun Jembatan Bahasa: Pengenalan Bahasa Jerman Kepada Anak-Anak di Desa Passo. Pattimura Mengabdi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 6-11. https://doi.org/10.30598/pattimura-mengabdi.2.1.6-11
Saptadi, N. T. S., Andriani, R., Hayati, R., Raju, M. J., Maulani, G., Wardoyo, T. H., & Hadikusumo, R. A. (2024). Pendidikan Multilingual: Teori dan Praktik. Sada Kurnia Pustaka.
Saragi, C. N. (2024). Pengantar Linguistik. Pengantar Linguistik: Teori, Konsep dan Penerapan, 29.
Zein, S., Sukyadi, D., Hamied, F. A., & Lengkanawati, N. S. (2020). English language education in Indonesia: A review of research (2011–2019). Language Teaching, 53(4), 491-523. https://doi.org/10.1017/S0261444820000208
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Suryawati Br. Lumbantoruan, Dea Sipayung, Natalia Pasaribu, Sabrina Manalu, Nurul Azizah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







