Literasi Digital dan Pencegahan Hoaks di Kalangan Pelajar: Strategi Edukasi dan Efektivitas Literasi Digital dalam Memerangi Penyebaran Hoaks

Authors

  • Agisna Nurrohmah UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Aina Haq Qibtia UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Aisyah Maulina Mutmainah UIN Sunan Gunung Djati Bandung

DOI:

https://doi.org/10.54065/jld.6.1.2026.802

Keywords:

Literasi Digital, Pencegahan Hoaks, Pelajar, Strategi Edukasi

Abstract

Urgensi Penelitian terletak pada penyebaran hoaks di kalangan pelajar menjadi ancaman serius dalam era digital yang semakin terbukaPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas literasi digital dalam mencegah penyebaran hoaks di kalangan pelajar melalui pendekatan tinjauan pustaka terhadap strategi edukasi yang telah diterapkan. Penyebaran hoaks yang semakin masif, terutama di kalangan generasi muda yang akrab dengan teknologi digital, menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu, penguatan literasi digital menjadi strategi penting guna membekali siswa dengan kemampuan berpikir kritis, menganalisis informasi, serta memverifikasi kebenaran berita yang diterima melalui berbagai platform digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai sumber ilmiah dalam lima tahun terakhir yang membahas strategi literasi digital, efektivitas intervensi edukatif, serta dampaknya terhadap perilaku siswa dalam menerima dan menyebarkan informasi. Objek penelitian difokuskan pada siswa sebagai kelompok rentan terhadap paparan hoaks akibat tingginya akses terhadap media sosial namun rendahnya kemampuan memilah informasi. Hasil telaah menunjukkan bahwa literasi digital yang dirancang secara sistematis dan diterapkan melalui pendekatan edukatif yang kontekstual mampu meningkatkan kesadaran siswa dalam mengenali dan menolak informasi palsu. Manfaat praktis dari penelitian ini adalah memberikan wawasan bagi pendidik dalam merancang pembelajaran berbasis literasi digital yang relevan dengan kebutuhan pelajar masa kini. Dengan demikian, pendidikan literasi digital tidak hanya menjadi alat untuk menangkal hoaks, tetapi juga sebagai bagian integral dari pembelajaran abad ke-21.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al Fikry, A. H. (2022). Edukasi anti-hoax untuk remaja desa: Perspektif literasi digital dan hukum. Jurnal Dedikasi Hukum, 2(3), 329-338 https://doi.org/10.22219/jdh.v2i3.23835

Al Khansa, J. N., Maiyuni, N. A. I., Azzahroh, N. I., Shandiva, C. N., Aini, A. N., & Ghozali, I. (2024). Pendidikan Kewarganegaraan Di Era Post-Truth: Menangkal Disinformasi dan Hoaks. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3), 231-253. https://doi.org/10.3342/jkepmas.v1i3.155

Anggraini, A., Usaid, A., & Gusmaneli (2024). Strategi pembelajaran berbasis masalah membangun literasi digital Islami di tengah maraknya hoaks. Jurnal Yudistira, 3(2),1783. https://doi.org/10.61132/yudistira.v3i2.1783

Ati, A. P. (2019). Peran literasi digital dalam mencegah hoax pada siswa SMA. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 5(3), 48-52. https://doi.org/10.5281/jiwp.v5i3.112

Fitri, A., Syam, F., Syahrani, R., & Asgha, A. (2024). Improving learners’ digital literacy: Anti?hoax education strategy on social media. Riau Journal of Empowerment, 6(3),206–215. https://doi.org/10.31258/raje.6.3.206-215

Lesmana, H. (2025). Tantangan dan Peluang dalam Dinamika Komunikasi Penyiaran Islam dalam Era Digital. Kusuma: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(2), 1-12. https://doi.org/10.55656/kjpkm.v2i2.348

Liliana, G., Novianti, L. D., Noor, R. A., & Latifah, H. (2024). Meningkatkan Literasi Digital Untuk Memerangi Penyebaran Hoax Pada Siswa SMPN 2 Banjarbaru. Jurnal Pengabdian Eksplorasi Humaniora, 2(1). https://doi.org/10.20527/ekshum.v2i1.11

Lisnawita, L., Guntoro, G., Anggie Johar, O., & Costaner, L. (2024). Improving digital literacy to prevent the spread of hoax news. Dinamisia: Jurnal Pengabdian KepadaMasyarakat,8(1),298–303. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v8i1.17275

Mujianto, H., & Nurhadi, Z. F. (2022). Dampak Literasi Media Berbasis Digital Terhadap Perilaku Anti Penyebaran Hoaks. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 21(1), 31-47. https://doi.org/10.18592/alhadharah.v21i1.6419

Nasrullah, R., & Priyatna, F. (2021). Hubungan Literasi Media dan Literasi Digital terhadap Sikap Siswa terhadap Hoaks. Jurnal Ilmu Komunikasi, 19(1), 45–59. https://doi.org/10.24002/jik.v19i1.4127

Permana, S., Ramadhan, M. Z. S., Fatah, M. A., … & Imamudin, I. (2024). Literasi digital sebagai langkah awal siswa dalam memberantas hoax dan ujaran kebencian. Jurnal PkM MIFTEK, 5(2), 29–36. https://doi.org/10.33364/miftek/v.5-2.1918

Rahman, D. A., Ningrum, F. S., Nurfadilah, N. A., & Hurni, R. W. (2024). Kemampuan literasi digital pada jenjang SMA/SMK dalam mengurangi penyebaran hoax. Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial, 2(2), 3086. https://doi.org/10.59581/harmoni-widyakarya.v2i2.3086

Rahmatullah, R. (2022). Literasi Digital Siswa di Era Pandemi: Tantangan dan Strategi. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(1), 56–67. https://doi.org/10.21831/jtp.v24i1.44123

Rohmana, I. (2020). Strategi Pendidikan Literasi Digital sebagai Pencegah Hoaks. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 223–234.https://doi.org/10.21831/jpk.v10i2.34718

Rusdy, M. (2021). Pengaruh Literasi Digital Terhadap Pencegahan Informasi Hoaks pada Remaja di SMA Negeri 7 Kota Lhokseumawe. Jurnal Pekommas, 6(2), 77-84. https://doi.org/10.56873/jpkm.v6i2.4271

Saragih, W. A., & Syahrin, A. (2025). Peran Bawaslu Kota Medan dalam Meminimalisir Kecurangan Pilkada 2024 (Studi Tentang Keberhasilan dan Tantangan). SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 4(2), 365-371. https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v4i2.5206

Sari, M., & Nugroho, R. (2023). Integrasi Literasi Digital dalam Pembelajaran Abad 21. Jurnal Teknologi dan Pembelajaran Digital, 2(1), 33–42. https://doi.org/10.31002/jtpd.v2i1.5291

Simamora, R. E., et al. (2021). Literasi Digital dalam Kurikulum Sekolah: Analisis Kebijakan dan Implementasinya. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(2), 185–195. https://doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v10i2.37892

Suprianto, B. (2023). Strategi peningkatan literasi digital masyarakat dalam mencegah penyebaran hoaks di era digital. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(2), 4019. https://doi.org/10.55606/jpmi.v3i2.4019

Suryadi, T., et al. (2020). Peran Siberkreasi dalam Meningkatkan Literasi Digital Masyarakat. Jurnal Komunikasi dan Media, 7(2), 88–100. https://doi.org/10.14710/jkm.v7i2.88-100

Wahyuni, D., & Kurniawan, A. (2022). Pengaruh Literasi Digital terhadap Kemampuan Mendeteksi Hoaks pada Siswa. Jurnal Pendidikan dan Teknologi Digital, 4(1), 12–21. https://doi.org/10.26740/jptd.v4n1.p12-21

Zulaikha, I., & Ardi, R. (2021). Evaluasi Gerakan Literasi Digital pada Siswa SMA. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 7(1), 1–10. https://doi.org/10.21831/jk.v7i1.41093

Published

2026-03-28

How to Cite

Nurrohmah, A., Qibtia, A. H., & Mutmainah, A. M. (2026). Literasi Digital dan Pencegahan Hoaks di Kalangan Pelajar: Strategi Edukasi dan Efektivitas Literasi Digital dalam Memerangi Penyebaran Hoaks. Jurnal Literasi Digital, 6(1), 1–10. https://doi.org/10.54065/jld.6.1.2026.802

Issue

Section

Articles