Peran Sekolah dalam Pengembangan Literasi Digital Remaja terhadap Penyebaran Berita Hoaks

Authors

  • St Nuralisa Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Ela Lestari Universitas Muhammadiyah Makassar

DOI:

https://doi.org/10.54065/jld.6.2.2026.1199

Keywords:

Peran Sekolah, Literasi Digital, Remaja, Berita Hoaks

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah meningkatnya penyebaran berita hoaks di kalangan remaja di era digital yang menuntut peran strategis sekolah dalam mengembangkan literasi digital sebagai upaya membentuk kemampuan berpikir kritis dan mencegah dampak negatif informasi yang tidak valid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sekolah dalam pengembangan literasi digital remaja dalam menghadapi penyebaran berita hoaks. Pesatnya perkembangan teknologi digital telah meningkatkan intensitas akses informasi di kalangan remaja, namun tidak selalu diiringi dengan kemampuan literasi digital yang memadai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah berperan strategis melalui integrasi literasi digital dalam pembelajaran, pembiasaan berpikir kritis terhadap informasi digital, serta penguatan etika bermedia. Pengembangan literasi digital berbasis sekolah berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan remaja untuk mengenali, memverifikasi, dan menyikapi berita hoaks secara bijak. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran institusi pendidikan dalam membangun ketahanan remaja terhadap misinformasi di era digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ajib, A., Nurlaela, E., Farhani, S., & Khiarotunnisa, K. (2024). Pemberdayaan pelajar melalui literasi digital guna mengantisipasi berita hoax di media sosial. Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 59-65. https://doi.org/10.55506/arch.v4i1.123

Aliyah, D. Z. hibbatul, Rafi, A., & Razaq, A. (2025). Peran Literasi Digital Dalam Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Generasi Z. Jurnal Literasi Digital, 5(3), 311–320. https://doi.org/10.54065/jld.5.3.2025.794

Amaly, N., & Armiah. (2021). Peran kompetensi literasi digital terhadap konten hoaks dalam media sosial. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 20(2), 43–52. https://doi.org/10.18592/alhadharah.v20i2.6019

Direktorat Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. (2021). Modul literasi digital di sekolah dasar. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. https://repositori.kemdikbud.go.id/27790/

Guess, A. M., Lerner, M., Lyons, B., Montgomery, J. M., Nyhan, B., Reifler, J., & Sircar, N. (2020). A digital media literacy intervention increases discernment between mainstream and false news. Proceedings of the National Academy of Sciences, 117(27), 15536–15545. https://doi.org/10.1073/pnas.1920498117

Huang, J., & LaRose, R. (2025). Beyond digital literacy: Building youth digital resilience through existing “information sensibility” practices. Societies, 15(4), 230. https://doi.org/10.3390/soc15040230

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2022). Indeks literasi digital Indonesia tahun 2021–2022. https://data.kominfo.go.id/dataset/indeks-literasi-digital-indonesia

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2024). Hingga akhir tahun 2023, Kominfo tangani 12.547 isu hoaks (Siaran Pers No. 02/HM/Kominfo/01/2024). https://www.kominfo.go.id/content/detail/51937

Liputan6. (2024). Kominfo: 1.615 isu hoaks beredar di situs web dan platform digital pada 2023. https://www.liputan6.com/tekno/read/5495972

Livingstone, S., Stoilova, M., & Kelly, A. (2021). The benefits and risks of children and adolescents growing up digital. New Media & Society, 23(10), 3019–3037. https://doi.org/10.1177/1461444820973566

Meilinda, N., Malinda, F., & Aisyah, S. M. (2020). Literasi digital pada remaja digital (Sosialisasi pemanfaatan media sosial bagi pelajar Sekolah Menengah Atas). Jurnal Abdimas Mandiri, 4(1). https://doi.org/10.36982/jam.v4i1.1047

Nurrohmah, A., Qibtia, A. H., & Mutmainah, A. M. (2026). Literasi Digital dan Pencegahan Hoaks di Kalangan Pelajar: Strategi Edukasi dan Efektivitas Literasi Digital dalam Memerangi Penyebaran Hoaks. Jurnal Literasi Digital, 6(1), 1–10. https://doi.org/10.54065/jld.6.1.2026.802

OECD. (2021). 21st-century readers: Developing literacy skills in a digital world. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/a83d84cb-en

Pangrazio, L., Godhe, A.-L., & Ledesma, A. G. L. (2020). What is digital literacy? A comparative review of publications across three language contexts. E-Learning and Digital Media, 17(6), 442–459. https://doi.org/10.1177/2042753020946291

Park, S., & Kwon, M. (2022). Digital media literacy and adolescents’ ability to detect misinformation. Journal of Children and Media, 16(3), 364–381. https://doi.org/10.1080/17482798.2021.2006174

Putra, F. A., Samad, M. Y., & Mulyadi. (2024). Optimising “Lambe Hoaks” digital literacy to strengthen national resilience against hoaxes. Jurnal Lemhannas RI, 12(2). https://doi.org/10.55960/jlri.v12i2.599

Putri, A. D., Mahpudin, A. S., & Fadhilah, D. (2025). Literasi digital sebagai tanggung jawab sosial dalam menangkal hoaks. Jurnal Literasi Digital, 5(1), 110–120. https://doi.org/10.54065/jld.5.1.2025.797

Rahim, A., & Indah, M. (2024). Pentingnya pendidikan literasi digital di kalangan remaja. SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(02), 51-56. https://doi.org/10.59561/sabajaya.v2i02.300

Rico, E. R. O., & Sulistyowati, F. (2024). Peran literasi digital remaja dalam menghadapi penyebaran berita hoaks. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 3(1). https://doi.org/10.47431/jkp.v3i1.401

Rusdy, M. (2021). Pengaruh Literasi Digital Terhadap Pencegahan Informasi Hoaks pada Remaja di SMA Negeri 7 Kota Lhokseumawe. Jurnal Pekommas, 6(2), 77-84. https://doi.org/10.56873/jpkm.v6i2.4271

Salsabila, A. A., Dewi, D. A., & Hayat, R. S. (2024). Pentingnya literasi digital dalam menghadapi hoaks di media sosial. Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa, 3(1), 45–54. https://doi.org/10.58192/insdun.v3i1.1775

Syahputra, I., & Hafiar, H. (2022). Literasi digital dan ketahanan masyarakat terhadap hoaks di Indonesia. Jurnal Ilmu Komunikasi, 19(2), 137–152. https://doi.org/10.24002/jik.v19i2.4821

Toder-Alon, A., Rahimi, I. D., & Tahar, H. (2024). Fighting fake news on social media: A comparative evaluation of digital literacy interventions. Current Psychology, 43(10), 17343–17361. https://doi.org/10.1007/s12144-024-05668-4

Tsaniyah, N., & Juliana, K. A. (2019). Literasi digital sebagai upaya menangkal hoaks di era disrupsi. Al-Balagh: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 4(1), 121-140. https://doi.org/10.22515/balagh.v4i1.1555

UNESCO. (2025). Media and information literacy and digital competencies. https://www.unesco.org/en/articles/media-and-information-literacy-and-digital-competencies

Wahid, U., & Mulyana, D. (2023). Peran pendidikan dalam menangkal disinformasi di era media digital. Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia, 8(1), 1–12. https://doi.org/10.25008/jkiski.v8i1.684

Zulmawati. (2025). Literasi digital dan hoaks: Tantangan pembelajaran kewarganegaraan modern. Jurnal Humaniora Berbasis Teknologi, 14(3). https://doi.org/10.47709/jhb.v14i03.6430

Published

2026-05-15

How to Cite

Nuralisa, S., & Lestari, E. (2026). Peran Sekolah dalam Pengembangan Literasi Digital Remaja terhadap Penyebaran Berita Hoaks. Jurnal Literasi Digital, 6(2), 133–143. https://doi.org/10.54065/jld.6.2.2026.1199

Issue

Section

Articles