Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Surabaya melalui Indikator Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah

Authors

  • Clara Rossa Wibisono Universitas Negeri Surabaya
  • Fidela Salsabillah Universitas Negeri Surabaya
  • Revienda Anita Fitrie Universitas Negeri Surabaya
  • Eva Hany Fanida Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.54065/jss.6.3.2026.1491

Keywords:

Regional Financial Performance, Regional Budget (APBD), Regional Financial Ratios, Value for Money, Surabaya City Government

Abstract

Regional autonomy gives local governments broader authority to manage regional resources and finances in order to support development and improve public welfare. As one of Indonesia's largest metropolitan cities, Surabaya has relatively strong fiscal capacity. However, previous studies have generally focused on specific financial ratios and have not comprehensively evaluated the financial performance of the Surabaya City Government using multiple Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) indicators. This study aims to evaluate the financial performance of the Surabaya City Government through APBD indicators during the 2020–2024 period. This research used a quantitative approach with a descriptive method. The study used secondary data obtained from the realization reports of the Surabaya City Government APBD for the 2020–2024 period. Data were collected through documentation and analyzed using regional financial ratios, including the regional independence ratio, effectiveness ratio of Local Own-Source Revenue (PAD), expenditure efficiency ratio, and fiscal decentralization ratio. The study also applied the value for money approach, which emphasizes economy, efficiency, and effectiveness in regional budget management. The results indicate that the financial performance of the Surabaya City Government was generally good, particularly in terms of regional fiscal independence. However, the effectiveness of PAD and expenditure efficiency fluctuated during the observation period. The findings imply that Surabaya has strong fiscal capacity but still needs to improve revenue planning and expenditure control. In conclusion, Surabaya’s financial performance reflects strong regional fiscal independence, although further optimization is required in PAD effectiveness and budget efficiency.

References

Aini, E. N., Zuliasari, W., Fanida, E. H., & Hidayat, M. F. (2026). Analisis kinerja keuangan Pemerintah Kota Probolinggo dalam upaya optimalisasi pengelolaan aset daerah. Journal Social Society, 6(3). https://doi.org/10.30605/jss.6.3.2026.1327

Alexandre, J. F. X., Taufik, M., & Hidayat, H. (2023). Analisis kinerja keuangan pemerintah daerah berdasarkan value for money pada Pemerintah Kota Surabaya tahun 2015–2021. Jurnal Riset Ekonomi dan Akuntansi, 1(4), 201–218. https://doi.org/10.54066/jrea-itb.v1i4.982

Cheryll, B. A., Kumenaung, A. G., & Kawung, G. M. V. (2025). Analisis rasio efektivitas, rasio efisiensi, rasio kemandirian, dan analisis rasio keserasian untuk penilaian kinerja keuangan daerah pemerintah di Kota Manado. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 25(4). https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/jbie/article/view/64143

Heryanti, Y. (2025). Efektivitas pelayanan sektor publik dalam era otonomi daerah. Indonesian Journal of Education and Humanity, 5(1). https://ijoehm.rcipublisher.org/index.php/ijoehm/article/view/164

Hidayatuzzahroh, A., & Lisiantara, G. A. (2025). Pengaruh rasio kemandirian dan belanja daerah terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah: Studi empiris pada pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah tahun 2019–2023. Journal of Economic, Business and Accounting (COSTING), 8(6). https://doi.org/10.31539/jry41v84

Julaeha, R. S., & Penangsang, P. (2024). Analisis rasio keuangan daerah untuk mengukur kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Tuban tahun 2019–2023. Jurnal Nirta: Studi Inovasi, 4(1), 441–452. https://doi.org/10.61412/jnsi.v4i1.65

Karlina, A., & Handayani. (2020). Analisis kinerja keuangan pemerintah daerah dalam pengelolaan APBD Kota Surabaya tahun 2012–2015. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 6(3), 911–912. http://jurnalmahasiswa.stiesia.ac.id/index.php/jira/article/view/988

Khosaiful, K., Rahmatulloh, M. I., Taufiqurrahman, N., & Romadhon, M. S. (2024). Membangun otonomi daerah yang efektif: Meninjau kembali kerangka hukum pemerintahan daerah di Indonesia. Jurnal Kajian Konstitusi, 4(1). https://doi.org/10.19184/j.kk.v4i1.48737

Madaniyah, R. N., & Widiasih, S. (2024). Evaluasi kinerja manajemen dan keuangan Pemerintah Kota Surabaya tahun anggaran 2020–2022. Irpia: Jurnal Ilmiah Riset dan Pengembangan, 9, 37–46. https://doi.org/10.71040/irpia.v9i10.260

Mandasari, Y. E., Darojat, T. A., & Nurhasanah, N. (2024). Pengaruh pengelolaan keuangan daerah, akuntabilitas, dan transparansi terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah Kabupaten Karawang tahun 2022. Journal of Economic, Business and Accounting (COSTING), 7(4). https://doi.org/10.31539/costing.v7i5.11237

Marthahudi, R. (2024). Analisis kewenangan pemerintah daerah dalam pengelolaan sumber daya alam berdasarkan UU Otonomi Daerah. Indragiri Law Review, 2(2), 80–86. https://doi.org/10.32520/ilr.v2i2.41

Maryanti, C. S., & Munandar, A. (2021). Analisis value for money untuk mengukur kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kota Surabaya tahun anggaran 2015–2019. JIMEA: Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi), 5(3), 2886–2899. https://doi.org/10.31955/mea.v5i3.1753

Pandjaitan, M. F., Tommy, P., & Untu, V. N. (2018). Analisis kinerja keuangan daerah Pemerintah Kota Manado tahun 2011–2016. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 6(3). https://doi.org/10.35794/emba.v6i3.20224

Prasetiyo, Y., Zuhroh, S., & Nugraheni, N. (2023). Peran sinyal keuangan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah terhadap kinerja pemerintah daerah. E-Jurnal Akuntansi, 33(4), 1116. https://doi.org/10.24843/eja.2023.v33.i04.p17

Putra, I. G. C., Kepramareni, P., Manuari, I. A. R., & J., L. D. (2024). Pengaruh pendapatan asli daerah dan dana perimbangan terhadap kemandirian keuangan pemerintah daerah Kabupaten Bandung tahun 2017–2022. Jurnal Akuntansi, 12(2), 44–115. https://doi.org/10.35508/jak.v12i2.18339

Putri, R. A., & Waryanto, B. D. (2021). Analisis rasio keuangan daerah untuk menilai kinerja keuangan Pemerintah Kota Surabaya. Journal of Sustainability Business Research, 2(3). https://doi.org/10.36456/jsbr.v2i3.4460

Rahmasari, A. G. (2021). Analisis kinerja pemerintah daerah berdasarkan perspektif kinerja keuangan (Studi pada Kota Mojokerto). Jurnal Akuntansi AKUNESA, 9(3), 77–86. https://doi.org/10.26740/akunesa.v9n3.p77-86

Rahman, A. Z., & Saputra, F. L. (2022). Efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Cilacap. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 22(2), 117–126. https://doi.org/10.21831/hum.v22i2.54277

Santina, R. (2024). Pengaruh desentralisasi dan otonomi daerah terhadap kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(3). https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i3.31301

Setiani, N., & Sarwono, A. E. (2025). Analisis rasio keuangan APBD untuk menilai kinerja keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2020–2024. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, 5(2), 233–246. https://doi.org/10.55606/jurimea.v5i2.957

Siswanto, S., & Maylani, D. A. (2022). Analisis laporan keuangan untuk menilai kinerja keuangan pemerintah daerah. Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen, 11(1). https://doi.org/10.21831/nominal.v11i1.48423

Syamsidar, Rusnaidi, & Abadi, C. (2025). Analisis kinerja anggaran dengan konsep value for money pada Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh tahun 2021–2023. Be-Hisz, 1(2), 82–93. https://doi.org/10.71095/mscm3j35

Published

2026-07-05

How to Cite

Wibisono, C. R., Salsabillah, F. ., Fitrie, R. A. ., & Fanida , E. H. . (2026). Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Surabaya melalui Indikator Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Journal Social Society, 6(3), 2492–2504. https://doi.org/10.54065/jss.6.3.2026.1491

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>