Kontribusi Kunjungan Wisatawan dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Mojokerto
DOI:
https://doi.org/10.54065/jss.6.3.2026.1335Keywords:
Kunjungan Wisatawan, Pendapatan Asli Daerah, Pariwisata, Kabupaten Mojokerto, Kemandirian FiskalAbstract
Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan untuk memahami sejauh mana perkembangan sektor pariwisata mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan jumlah kunjungan wisatawan, jumlah objek wisata, dan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Mojokerto selama periode 2021–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif berbasis data sekunder melalui studi dokumentasi dan studi pustaka. Data yang digunakan meliputi data statistik kunjungan wisatawan, jumlah objek wisata, serta target dan realisasi PAD sektor pariwisata yang bersumber dari dokumen resmi pemerintah daerah dan publikasi statistik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah objek wisata mengalami penurunan dari 79 unit pada tahun 2021 menjadi 41 unit pada tahun 2025. Sebaliknya, jumlah kunjungan wisatawan meningkat dari 477.291 orang pada tahun 2021 dan mencapai angka tertinggi pada tahun 2024 sebanyak 2.143.571 orang, sebelum menurun menjadi 1.815.716 orang pada tahun 2025. Data PAD sektor pariwisata tersedia untuk periode 2022–2025, sedangkan data tahun 2021 belum tersedia dalam dokumen sumber yang digunakan. Realisasi PAD sektor pariwisata tertinggi terjadi pada tahun 2023 sebesar Rp8.698,9 juta, sedangkan rasio realisasi terhadap target tertinggi terjadi pada tahun 2025 sebesar 77,37%. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan jumlah kunjungan wisatawan tidak selalu diikuti oleh peningkatan realisasi PAD sektor pariwisata pada tahun yang sama. Dengan demikian, hubungan antara kunjungan wisatawan dan PAD sektor pariwisata dalam penelitian ini lebih tepat dipahami sebagai kecenderungan deskriptif, bukan sebagai korelasi statistik atau hubungan sebab-akibat. Penelitian ini memiliki keterbatasan karena belum menyajikan data total PAD daerah, rincian komponen PAD pariwisata, serta data kebijakan pengelolaan destinasi. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat menjadi gambaran awal bagi pemerintah daerah dalam memperkuat pendataan, evaluasi penerimaan, dan pengelolaan sektor pariwisata secara lebih terukur.
References
Alyani, F., & Siwi, M. K. (2020). Pengaruh jumlah objek wisatawan dan jumlah hotel terhadap pendapatan asli daerah (PAD) di kabupaten/kota Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Ecogen, 3(2), 212–222. https://doi.org/10.24036/jmpe.v3i2.8763
Amalia, N. (2023). The socio-economic impact of the community on Rammang-Rammang tourism development, Maros Regency. Income Journal of Economics Development, 3(1). https://pusdig.web.id/ekonomi/article/download/99/117
Astuti, R. M. M., & Setyawa, E. B. (2025). Kontribusi pajak sektor pariwisata terhadap pendapatan pajak daerah Kabupaten Klaten tahun 2020–2023. Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia, 5(3), 293–300. https://doi.org/10.32477/jrabi.v5i3.1236
Dwipayadnya, M. A. P. (2023). Urgensi penguatan pengelolaan kepariwisataan daerah: Tinjauan permasalahan dan dasar hukum. Jurnal Pacta Sunt Servanda, 4(1). https://doi.org/10.23887/jpss.v4i1.5346
Fadilla, H. (2024). Pengembangan sektor pariwisata untuk meningkatkan pendapatan daerah di Indonesia. Benefit: Journal of Business, Economics, and Finance, 2(1), 36–43. https://doi.org/10.70437/benefit.v2i1.375
Fitriyani. (2023). Peran sumber daya manusia dalam pengelolaan wisata Kawasan Adat Ammatoa di Kabupaten Bulukumba. Agency Journal of Management and Business, 3(1). https://doi.org/10.54065/agency.3.1.2023.122
Fikry, A., Mutiara, I., & Darsono, S. N. C. (2025). Pariwisata, ekonomi, dan pendapatan daerah: Mengungkap faktor pendorong PAD Kalimantan Tengah. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan, 14(6), 112–125. https://doi.org/10.24843/EEP.2025.v14.i06.p01
Gössling, S., Scott, D., & Hall, C. M. (2021). Pandemics, tourism and global change: A rapid assessment of COVID-19. Journal of Sustainable Tourism, 29(1), 1–20. https://doi.org/10.1080/09669582.2020.1758708
Hall, C. M., Scott, D., & Gössling, S. (2023). The primacy of climate change for sustainable international tourism. Journal of Sustainable Tourism, 31(1), 1–18. https://doi.org/10.1080/09669582.2021.2017264
Humairah, N., & Notolegowo, H. K. (2024). Pengaruh faktor ekonomi terhadap jumlah wisatawan dan implikasinya terhadap PAD. Jurnal Riset Ilmu Ekonomi dan Bisnis, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.29313/jrieb.v5i1.6404
Khaerunnesya, K., & Permatacita, F. (2024). Analisis dampak ekonomi pariwisata terhadap pendapatan asli daerah (PAD). Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi, 9(1), 45–55. https://doi.org/10.63822/jy8wb617
Latif, A. N. K., Aidin, N., Kuswarini, P., & Asmayanti. (2025). Penguatan pemberdayaan masyarakat pesisir melalui Bumdesa: Studi kasus pengembangan wisata bahari Pantai Punagaan, Kabupaten Kepulauan Selayar. Abdimas Langkanae, 5(2). https://doi.org/10.53769/jpm.v5i2.582
Okfitasari, A., & Widiastuti, A. (2024). Kajian deskripsi sumber keuangan daerah paska otonomi daerah. Jurnal Ilmiah Edunomika, 8(2). https://doi.org/10.29040/jie.v8i2.14015
Permatasari, D. A., & Trisnaningsih, S. (2022). Pengaruh kemandirian, efektifitas Pendapatan Asli Daerah dan belanja daerah terhadap kinerja keuangan daerah. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(3), 1573–1582. https://doi.org/10.33087/jiubj.v22i3.2581
Prasetyo, A. D., & Hidayat, W. (2023). Pengaruh sektor pariwisata terhadap pendapatan asli daerah melalui pajak dan retribusi daerah di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 24(1), 33–44. https://doi.org/10.23917/jep.v24i1.18765
Pratama, R. A., & Hidayat, W. (2023). Analisis kemandirian fiskal daerah dalam meningkatkan daya saing ekonomi regional. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 24(2), 101–112. https://doi.org/10.23917/jep.v24i2.20015
Putri, N. E., & Wijayanti, R. (2022). Analisis kontribusi sektor pariwisata terhadap pendapatan asli daerah melalui pajak dan retribusi daerah. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan, 22(2), 145–156. https://doi.org/10.20961/jiep.v22i2.58921
Rosyadi, A. A. (2022). Determinan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata candi Jawa Tengah. Society, 13(1), 1–12. https://doi.org/10.20414/society.v13i1.5254
Sari, M., & Nugroho, S. (2021). Peran pajak daerah dan retribusi daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah sektor pariwisata. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Daerah, 16(2), 78–89. https://doi.org/10.52062/jakd.v16i2.214
Septiana, A. R., & Imaningsih, N. (2024). Analisis pengaruh sektor pariwisata terhadap pendapatan asli daerah (PAD) di kawasan pengembangan pariwisata terintegrasi. Curve Elasticity: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 6(1), 45–56. https://doi.org/10.57094/jpe.v6i1.3007
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nazwa Ansalna Rahmania, Yemima Chrisnanda Prasetyo, Eva Hany Farida, Revienda Anita Fitrie

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







