Pengembangan Agrowisata untuk Mengoptimalkan Potensi Desa Wisata Rinding Allo Kabupaten Luwu Utara
DOI:
https://doi.org/10.54065/ipmas.4.3.2024.483Keywords:
Agrowisata, Potensi Desa, Wisata Rinding AlloAbstract
Inovasi desa wisata melalui pengembangan desa agrowisata merupakan upaya mendorong pengembangan desa berbasis potensi pertanian dan perkebunan yang dimiliki Desa Rinding Allo Kabupaten Luwu Utara. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui tiga tahapan utama, pertama peningkatan kapasitas masyarakat dalam memahami pariwisata, kedua peningkatan kapasitas kelembagaan Kelompok Sadar Pariwisata (Pokdarwis), dan ketiga uji coba berbagai produk wisata yang telah dihasilkan. Mitra dalam kegiatan ini adalah masyarakat dan pengelola wisata. Kegiatan ini menghasilkan beberapa hal yaitu identifikasi potensi daya tarik wisata, pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pembentukan perintis Kampung Ganyol, penataan Mekarwangi paket wisata desa agrowisata, dan terciptanya peningkatan kualitas agrohomestay.
References
Dono, D., Hidayat, Y., Ishmayana, S., & Widayani, N. S. (2023). Inisiasi Pengembangan Potensi Desa Wisata Pertanian Di Desa Pajagan (Sumedang, Jawa Barat). Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat, 12(3). https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v12i3.43160
Faradin, S., & Fanida, E. H. (2021). Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDESA) Tirto Abadi melalui Strategi Pengembangan Agrowisata Kebun Belimbing Desa Ngringinrejo Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro. Publika, 9(3), 81-96. https://doi.org/10.26740/publika.v9n3.p81-96
Febriana, N., & Meirinawati, M. (2021). Manajemen Strategi Pegelolaan Desa Agrowisata Oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Desa Watesari Kecamatan Balongbendo Kabupaten Sidoarjo. Publika, 9(3), 29-42. https://doi.org/10.26740/publika.v9n3.p29-42
Hermawan, H. (2016). Dampak pengembangan Desa Wisata Nglanggeran terhadap ekonomi masyarakat lokal. Jurnal pariwisata, 3(2), 105-117. https://doi.org/10.31294/par.v3i2.1383
Hodijah, S., & Hastuti, D. (2022). Pendampingan Desa Tanjung Lanjut Dalam Pemanfaatan Limbah Organik Melalui Optimalisasi Limbah Rumah Tangga Menuju Desa Wisata Berkelanjutan. Studium: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 37-42. https://doi.org/10.53867/jpm.v2i1.45
Kirana, C. A. D., & Artisa, R. A. (2020). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Collaborative Governance di Kota Batu. Kolaborasi: Jurnal Administrasi Publik, 6(1), 68-84. https://doi.org/10.26618/kjap.v6i1.3119
Kholil, A. Y., & Mutiara, F. (2018). Analisis potensi dan strategi pengembangan agrowisata (studi kasus di study wisata bukit flora, desa gunung petung, nongkojajar, kecamatan tutur, kabupaten pasuruan). Buana Sains, 18(1), 73-84. https://doi.org/10.33366/bs.v18i1.941
Mirayani, N. K. S., Paristha, N. P. T., & Octaviana, N. K. R. (2023). Strategi Pengembangan Desa Wisata Kerta Kabupaten Gianyar Provinsi Bali dalam New Normal Era. Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia, 5(1), 18-31. https://doi.org/10.37253/altasia.v5i1.6844
Nisa, K. K., Sinabutar, M. J., & Habib, M. A. F. (2021). Pengembangan Potensi Wisata Igir Wringin Desa Panusupan Sebagai Produk Wisata Berbasis Perdesaan. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 9(3), 319-326. https://doi.org/10.26618/equilibrium.v9i3.5911
Pondrinal, M., Suardi, M., & Tedy, T. (2022). Optimalisasi Promosi Kampung Manggis Secara Digital Sebagai Potensi Agrowisata di Kota Padang. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(5), 1406-1412. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v6i5.10856
Pambudi, S. H., & Setyono, P. (2018). Strategi Pengembangan Agrowisata dalam Mendukung Pembangunan Pertanian-Studi Kasus di Desa Wisata Kaligono (Dewi Kano) Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo. Analisis Kebijakan Pertanian, 16(2), 165-184. https://dx.doi.org/10.21082/akp.v16n2.2018.165-184
Pandit, I. G. S. (2020). Pemberdayaan Potensi Lokal Untuk Pengembangan Desa Wisata Yeh Embang Kangin. Postgraduated Community Service Journal, 1(1), 19-23. https://doi.org/10.22225/pcsj.1.1.2020.19-23
Ridwansyah, M., Hastuti, D., Heriberta, H., Syaparuddin, S., & Emilia, E. (2021). Penguatan BUMDes (badan usaha milik desa) dengan memaksimalkan pemanfaatan berbagai fasilitas digital. Studium: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 39-48. https://doi.org/10.53867/jpm.v1i2.30
Suparwata, D. O., & Pomolango, R. (2019). Arahan pengembangan agribisnis buah naga di pekarangan terintegrasi desa wisata Banuroja. Agromix, 10(2), 85-99. https://doi.org/10.35891/agx.v10i2.1621
Tjilen, A. P., Waas, R. F. Y., Ririhena, S. W., Tambaip, B., Syahruddin, S., Ohoiwutun, Y., & Prihandayani, R. D. (2023). Optimalisasi potensi desa wisata melalui manajemen pengelolaan yang berkelanjutan: Kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat lokal. Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia, 2(6), 38-49. https://doi.org/10.5281/zenodo.8373947
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Siti Khaeratul Mukarramah, Fitriani Fitriani, Risna Risna, Ariani Amri, Risda Mustakim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







