Pendampingan dan Pengenalan Metode Ajar Interaktif dengan Augmented Reality untuk Pembelajaran Tematik Kelas 1 Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.54065/ipmas.1.3.2021.104Keywords:
Media Pembelajaran, Augmented Reality, Sekolah DasarAbstract
Penggunaan teknologi Augmented Reality pada dunia pendidikan menjadi sangat berkembang dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, dengan banyak manfaat diantaranya meningkatkan minat, motivasi, interaksi, kepuasan dan pengalaman siswa dalam belajar. Aplikasi media pembelajaran buku tematik Kelas 1 SD berbasis Augmented Reality merupakan hasil penelitian yang dapat menjadi materi bantu dalam pelajaran ditingkat Sekolah Dasar. Melalui pengabdian kepada masyarakat ini telah dilakukan penerapan aplikasi mefia ajar berbasis augmented reality sebagai media ajar interaktif untuk kelas 1 pada SD Negeri 1 Lalebbata, di mana sekolah ini menerapkan kurikulum 2013 dan terdapat tema 2 kegemaranku yang memuat subtema gemar berolah raga, gemar bernyanyi dan menari, gemar menggambar dan gemar membaca. Melalui metode ceramah, tanya jawab dan praktik simulasi menggunakan aplikasi augmented reality langsung kepada siswa tingkat kelas 1 (satu) dengan dibantu oleh beberapa mahasiswa saat pelaksanaan kegiatan dapat mempercepat pemahaman dan penyampaian materi sub tema 1 Gemar berolah raga, selain juga sebagai alternatif dan penambah media pembelajaran buku teks yang telah ada.
References
Akramunnisa, A., Prasti, D., & Sombo, Y. (2021). Game Edukasi Matematika Berbasis Android. Prosiding Semantik, 3(1), 22-30.
Dariyanto, D., Suharjuddin, S., & Awiria, A. W. (2021). Pelatihan Pengembangan Kompetensi Pedagogik Guru Melalui Penelitian Tindakan Kelas di SDN Teluk Pucung I Kota Bekasi. Jurnal IPMAS, 1(2), 59-66.
Jainal, M. (2018). Perancangan Aplikasi Pembelajaran Tematik Interaktif Untuk Tingkat Sekolah Dasar Menggunakan Ar (Augmented Reality) Pada Platform Android (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Ponorogo).
Jamhari, I., Susilaningsih, S., & Ulfa, S. (2018). Pengembangan Buku Suplemen 3d Augmented Reality Sebagai Bahan Belajar Tematik Tema Lingkungan Tentang Perkembangbiakan Hewan Untuk Siswa Kelas III SD. JINOTEP (Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran): Kajian dan Riset Dalam Teknologi Pembelajaran, 4(2), 76-81.
Maripadang, A. (2020). Aplikasi Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality Pada Buku Tematik Kelas 1 Sekolah Dasar (Skripsi, Universitas Cokroaminoto Palopo).
Nugraha, A. C., Bachmid, K. H., Rahmawati, K., Putri, N., Hasanah, A. R., & Rahmat, F. A. (2021). Rancang Bangun Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality untuk Pembelajaran Tematik Kelas 5 Sekolah Dasar. Jurnal Edukasi Elektro, 5(2), 138-147.
Nurhalisa, S., & Baharuddin, M. R. (2021). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Asesmen Kompetensi Minimum dan Pemecahan Masalah. Jurnal Literasi Digital, 1(3), 192-202.
Rusdi, M. I., & Suyanto, M. (2018). Animasi 3d Ekspresi Wajah Menggunakan Teknik Markerless Motion Capture. d'ComPutarE: Jurnal Ilmiah Information Technology, 8(1).
Zuliansyah, M. R. (2021). Penerapan Augmented Reality Sebagai Media Pembelajaran Hewan Langka Di Lindungi Di Indonesia. Jurnal Informatika dan Rekayasa Perangkat Lunak, 2(1), 1-15.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







