Studi Etnografi: Kearifan Lokal Maddoja Bine dalam Tradisi Pertanian Masyarakat Bugis
DOI:
https://doi.org/10.54065/dieksis.4.2.2024.525Keywords:
Studi Etnografi, Kearifan Lokal, Maddoja Bine, Tradisi Pertanian, Masyarakat BugisAbstract
Penelitian ini mengkaji kearifan lokal dalam tradisi pertanian masyarakat Bugis, khususnya ritual maddoja bine, yang merupakan bagian penting dalam siklus pertanian di Kabupaten Barru. Urgensi penelitian ini muncul karena adanya tantangan globalisasi yang mempengaruhi pergeseran budaya dan pelestarian tradisi lokal. Tradisi maddoja bine, yang melibatkan kebersamaan, ketekunan, dan penghargaan terhadap alam dan sesama, kini terancam dilupakan seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan modernisasi pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam ritual maddoja bine, serta relevansinya dalam membentuk karakter masyarakat Bugis. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode etnografi. Data dikumpulkan melalui instrumen observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Observasi partisipatif dilakukan dengan terlibat langsung dalam pelaksanaan ritual maddoja bine, sementara wawancara mendalam dilakukan dengan petani, tokoh adat, dan masyarakat setempat. Dokumentasi berupa foto dan video juga digunakan untuk merekam jalannya ritual. Subjek atau populasi penelitian ini adalah masyarakat petani Bugis yang terlibat langsung dalam tradisi maddoja bine di Kabupaten Barru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritual maddoja bine bukan hanya sekadar kegiatan pertanian, melainkan juga sarana untuk mengaktualisasikan nilai-nilai ketekunan (atinulureng), gotong royong, penghormatan terhadap sesama (sipakatau), kedisiplinan (getteng), dan kepedulian sosial (berbagi). Ritual ini memperlihatkan integrasi antara spiritualitas, sosial, dan budaya dalam kehidupan masyarakat Bugis. Tradisi maddoja bine memiliki potensi besar sebagai media untuk memperkuat karakter masyarakat, serta melestarikan kearifan lokal di tengah perkembangan zaman. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut tentang integrasi tradisi ini dalam pendidikan karakter dan peran teknologi dalam pelestariannya.
References
Arifin, J. (2023). Peranan media digital dalam mempertahankan budaya lokal indonesia di era globalisasi. Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang, 14(1), 8-16. https://doi.org/10.37304/jikt.v14i1.202.
Arno, I., & Jaya, S. A. (2023). Sistem Bertani Padi Sawah Bagi Orang Bugis di Desa Nelombu Kecamatan Mowewe Kabupaten Kolaka Timur. KABANTI: Jurnal Kerabat Antropologi, 7(1), 161-172. https://doi.org/10.33772/kabanti.v7i1.2753
Devi, N.K.T.S., & Rahayu, N.W.S. (2021). Pemujaan Sangiang Serri di Tana Bugis. Jurnal Widya Katambung, 12 (2), 63-69. https://doi.org/10.33363/wk.v12i2.753
Hamsiati, H., & Hamid, W. (2021). Manuskrip La Galigo dalam Tradisi Massure’ di Wajo-Sulawesi Selatan. Jurnal Lektur Keagamaan, 19(1), 207-238. https://doi.org/10.31291/jlka.v19i1.906
Hidayati, D., Sukoco., Muryati, S., & Susiatik, S. (2023). Implementasi Nilai-Nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dalam Mencegah Perilaku Bullying. Jurnal Democratia, 1(2), 11-21. https://doi.org/10.31331/jade.v1i02.2752
Juniarfah. S. (2023). Pengaruh Kearifan Lokal Bugis dan Modernisasi Pertanian. https://doi.org/10.31219/osf.io/2pjnk
Kilawati, A. (2019). Pendidikan karakter dalam budaya siri’na pesse mahasiswa PGSD Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 3(1). https://doi.org/10.31326/jipgsd.v3i1.287
Kilawati, A. (2023). Kearifan Lokal To Ugiq dalam Pekan Budaya PGSD UNCP. Jurnal Dieksis, 3(1), 35-45. https://doi.org/10.54065/dieksis.3.1.2023.268
Kilawati, A., Nur.H., & Zulham, M. (2022). Aktualisasi Falsafah 3S (Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge) Terintegrasi Profil Pelajar Pancasila Mahasiswa PGSD Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal Abdimas Langaknae, 2(1), 21-27). https://doi.org/10.53769/jpm.v2i1.45
Munawar, A.R. (2023). To Ugi. Makassar: Sempugi Press.
Mustolehudin., Hamsiati., & Hamid, W. (2021). Manuskrip La Galigo dalam Tradisi Massure’ di Wajo Sulawesi Selatan. Jurnal Lektur Keagamaan, 19(1), 207-238. https://doi.org/10.31291/jlka.v19i1.906
Nurhalisa. (2023). Tradisi Maddoja Bine Desa Anabbanua Kabupaten Wajo. Siwayang Journal, 2(1), 15-20. https://doi.org/10.54443/siwayang.v2i1.465
Putri, D.M., Mihardja, E.J., & Agustini, P.M. (2019). Pendampingan remaja di Kabupaten Kuningan Jawa Barat dalam Penggunaan Media Sosial Instagram Sebagai Pelestarian Budaya. Indonesian Journal of Social Responsibility, 1(2), 69-76. https://doi.org/10.36782/ijsr.v1i02.13
Putri., Rahmi, S., & Fadilah, N. (2024). Nilai-Nilai Gotong Royong dalam Tradisi Pabalian Suku Bugis Letta di Kota Tarakan. Jurnal Inspirasi Bimbingan dan Konseling, 1(1), 67-74.
Rahman, N. (2017). I Lagaligo: Menurut Naskah NBG 188, Jilid 1. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Somba, N., Mansyur, S., & Nur, M. (2019). Mistifikasi Ritual Sistem Pertanian Tradisional Masyarakat Ajatappareng, Sulawesi Selatan. WALENNAE: Jurnal Arkeologi Sulawesi Selatan dan Tenggara, 17(1), 19-36. https://doi.org/10.24832/wln.v17i1.365
Subekhan, M., Aulia, W., Rustiawan, W., & Maksum, A. (2023). Pembentukan Sikap Kepedulian Sosial Peserta Didik Melalui Program Jum’at Berbagi. GENEOLOGI PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 10(2), 211-222. https://doi.org/10.32678/geneologipai.v10i2.9459
Suhra, S., & Rosita, R. (2020). Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Ritual Maddoja Bine Pada Komunitas Masyarakat Bugis Di Sulawesi Selatan. Al-Qalam, 26(2), 387-400. https://doi.org/10.31969/alq.v26i2.883
Sulkarnaen, A. (2018). Kelanjutan Tradisi Lisan Maddoja Bine Dalam Konteks Perubahan Sosial Masyarakat Bugis. Masyarakat Indonesia, 43(2), 269-283. https://doi.org/10.14203/jmi.v43i2.743
Syamsurya, E. (2021). Tradisi Maddoja Bine Masyarakat Desa Anabanua Di Kabupaten Barru. Action Research Literate, 5(2), 59-66. https://doi.org/10.46799/arl.v5i2.84
Wekke, I. S. (2017). Islam dan adat: tinjauan akulturasi budaya dan agama dalam masyarakat Bugis. Analisis: Jurnal Studi Keislaman, 13(1), 27-56. https://dx.doi.org/10.24042/ajsk.v13i1.641
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Andi Sadewa, Andi Kilawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







