Kearifan Lokal To Ugiq Dalam Pekan Budaya PGSD UNCP
DOI:
https://doi.org/10.54065/dieksis.3.1.2023.268Keywords:
Kearifan Lokal, Pekan Budaya, To UgiqAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menerjemahkan makna kearifan lokal To Ugi (Orang Bugis) melalui fenomena pekan budaya PGSD UNCP. Jenis penelitian ini adalah kualitatif fenomenologi yang menggunakan metode deskriptif lebih menekankan pada analisis proses dan makna. Subjek penelitian mahasiswa semester 3 PGSD UNCP tahun akademik 2022/2023. Setelah mengamati dan menganalisis fenomena yang terjadi pada pekan budaya PGSD UNCP, maka ditemukan makna pendidikan karakakter berbasis kearifan lokal masyarakat Bugis yang berhasil diwujudkan melalui pagelaran konten tarian daerah, ritual adat mangaruq, lagu bugis, puisi bugis, makanan khas bugis dan vocal grup pada tataran mahasiswa. Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal itu meliputi: 1) Daya juang, 2) disiplin, 3) keramahan, 4) tanggung jawab, 5) kerjasama, 6) toleransi, 7) sipakatau, 8) sipakalebbi, 9) sipakaingeq, 10) kecendekiaan. Sepuluh dimensi ini merupakan aktualisasi dimensi berkebhinekaan global sesuai profil pelajar pancasila, mahasiswa diarahkan untuk merawat nilai luhur lokalitas agar mereka tidak berkembang mneyerupai bangsa lain, namun tetap terbuka dalam berinteraksi dengan budaya lain melalui komunikasi intercultural. Temuan dalam penelitian ini adalah pendidikan karakter berbasis kearifan lokal pada pekan budya PGSD UNCP adalah: sipakatau (saling memanusiakan), toddoq puliq temmalaraq (daya juang/fighting spirit), abessangen (keramahan), Sibali reso (kerjasama), Sipakalebbi (saling menghargai), sipakaingeq (saling Mengingatkan), dan toleransi antar kepercayaan maupun agama yang berbeda. Segala dimensi ini merupakan pengejewantahan Persatuan dan kesatuan pada ranah kebhinekaan.
References
Abbas, I. (2013). Pappaseng: Kearifan lokal manusia bugis yang terlupakan. Sosiohumaniora, 15(3), 272-284.
Adijah, A. (2020). Membangkitkan Motivasi Dari Nilai Kearifan Lokal (Analisis Konten dalam Lagu Tanah Ogi Wanuakku). JURNAL SIPATOKKONG BPSDM SULSEL, 1(4), 425-437.
Aji, D. C. (2010). Leksikon ethno-fishery dalam kearifan lokal suku Bugis di Tarakan, Kalimantan Timur (Sebuah kajian etnolinguistik). Adabiyy?t: Jurnal Bahasa dan Sastra, 9(2), 272-293.
Brata, I. B. (2016). Kearifan budaya lokal perekat identitas bangsa. Jurnal Bakti Saraswati (JBS), 5(1).
Damayanti, D., Widjaja, S. U. M., & Hermawan, A. (2020). Moralitas Ekonomi dalam Perspektif Budaya pada Mahasiswa. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 5(2), 153-156.
Daramawan, D., Arnidah, A., & Nurhikmah, N. (2021). Pengembangan Buku Cerita Inspiratif Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Lokal 3s (Sipakainge’, Sipakalebbi’, Sipakatau) Untuk Mahasiswa Jurusan TP FIP UNM. Jurnal of Education, Technology, Curriculum, Learning, and Communication, 1(4), 192-197.
Hadi, A. (2021). Penelitian kualitatif studi fenomenologi, case study, grounded theory, etnografi, biografi. CV. Pena Persada.
Hadi, S., & Bayu, Y. (2021). Membangun Kerukunan Umat Beragama melalui Model Pembelajaran PAI Berbasis Kearifan Lokal pada Penguruan Tinggi. Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 23-36.
Haeran, H. (2019). Tradisi Maccèrak Pãrek Sebagai Bentuk Kearifan Lokal Masyarakat Suku Bugis Di Tanjung Jabung Timur Jambi. Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan, 14(2), 133-147.
Heryani, W., Diar, D., & Mualif, Z. (2021). Pluralisme Hukum terhadap Penggunaan badik oleh Suku Bugis Makassar. Hasanuddin Justice and Society, 44-59.
Hidayati, A. U., & Andrianto, D. (2023). Internalisasi Nilai-nilai Sosio-kultural dalam Pembelajaran Agama Islam di Perguruan Tinggi Kota Palopo. Bustanul Ulum Journal of Islamic Education, 1(1), 50-63.
Jannah, H., Sumirna, S., & Firdayanti, F. (2016). A Semantics Analysis of “Massure” Poetry By Muskamal Bare in City of Bone, South Sulawesi. Tamaddun, 15(1), 31-39.
Kasmawati, K., Indarwati, I., Tamin, H., & Hasan, H. (2021). Bentuk dan Makna Ritual Mappacci pada Pernikahan Bangsawan Bugis (Studi Kasus di Desa Benteng Gantarang Kabupaten Bulukumba). Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 7(2), 721-729.
Khotimah, K. (2013). Pengamalan Nilai Sipakatau, Sipakalibbi, Sipakainge, di Lingkungan Forum Komunikasi Mahasiswa Bone-Yogyakarta. Thaqafiyyat: Jurnal Bahasa, Peradaban dan Informasi Islam, 14(2), 202-229.
Kilawati, A. (2019). Pendidikan Karakter dalam Budaya Siri’ na Pesse Mahasiswa PGSD Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 3(1), 1-12
Kilawati, A. (2020). Manifestasi Pangadereng Berbasis Toddo’ Puli Temmalara pada Mahasiswa PGSD Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar. 4(1), 01-10.
Kilawati, A., Nur, H., & Zulham, M. (2022). Aktualisasi Falsafah 3S (Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge) Terintegrasi Profil Pelajar Pancasila Mahasiswa PGSD Universitas Cokroaminoto Palopo. Abdimas Langkanae, 2(1), 21-27.
Kulyawan, R. Implementasi Kearifan Lokal Suku Bugis Budaya Tabe’sebagai Tata Krama Adat Masyarakat Di Kelurahan Boyaoge Kompleks Cemangi. Jurnal Randai, 3(2), 54-60.
Laente, H. (2019). Makna dan nilai-nilai kearifan lokal arsitektur rumah tradisional Bugis (Bola). Jurnal Imaji, 17(1), 51-56.
Mahanum, M. (2021). Tinjauan Kepustakaan. ALACRITY: Journal of Education, 1-12.
Marfuah, A. A. (2019). Makna Dan Nilai Tari Paduppa Dalam Tradisi Suku Bugis.
Mas' ud, M., Fikri, F., Jamilah, S., & Muzakkir, M. (2020). Integrasi Kearifan Budaya Bugis: Malebbi Warekkadanna Makkiade Ampena dalam Membangun Jiwa Agama Mahasiswa di IAIN Parepare. Al-Ulum, 20(2), 350-368.
Mukhtar, J., Yunus, Y., & Nugroho, I. (2021). Integrasi Kegiatan Masyarakat Budaya Lokal dan Lembaga dalam Pendidikan Toleransi. Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian, 43-57.
Nurhaeda, N. (2018). Revitalisasi nilai-nilai ‘Pappaseng’sebagai kearifan lokal masyarakat Bugis: Konseling Eksistensial. In Prosiding Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling (Vol. 2, No. 1, pp. 295-313).
Nurohim, S. (2018). Identitas dan Peran Gender pada Masyarakat Suku Bugis. Sosietas, 8(1).
Nuryana, A., Pawito, P., & Utari, P. (2019). Pengantar Metode Penelitian Kepada Suatu Pengertian Yang Mendalam Mengenai Konsep Fenomenologi. Ensains Journal, 2(1), 19-24.
Pancana, R. K. C. P. A. (Ed.). (2017). La Galigo Menurut Naskah NBG 188 jilid 1. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Rakhmat, P., & Fatimah, J. M. (2016). Makna Pesan simbolik non verbal tradisi mappadendang di kabupaten Pinrang. KAREBA: Jurnal Ilmu Komunikasi, 331-348.
Raodah, R. (2019). Tata Krama dalam Adat Istiadat Orang Katobengke di Kota Bau-bau Provinsi Sulawesi Tenggara. Patanjala, 11(2), 292021.
Ridha, A. A. (2018). Task commitment pada mahasiswa suku Bugis yang merantau. Jurnal Psikologi, 45(1).
Rijal, S., Fitry, L. D., & Zaenal, F. A. (2020). Budaya Gastronomi dalam pengembangan desa wisata di Sulawesi Selatan. Journal of Indonesian History, 9(1), 17-27.
Said, M. (2016). Jati Diri Manusia Bugis. Jakarta: Prodeleader.
Saleh, A. A. (2019). Bimbingan Karir Anak Berbasis Kearifan Lokal Bugis. KOMUNIDA: Media Komunikasi dan Dakwah, 9(2), 269-281.
Salik, Y. (2020). Model Pendidikan Budaya Bugis dalam Penerapan Nilai-nilai Pluralisme di IAIN Palopo. Jurnal Penelitian, 14(2), 217.
Salniwati, S., & Nurtikawati, N. (2016). Nilai Budaya Dan Pola Pewarisan Sastra Lisan Di Sulawesi Tenggara: Pendekatan Tradisi Lisan. Etnoreflika: Jurnal Sosial dan Budaya, 5(3), 236â-245.
Saskara, I. P. A., & Dharma, I. W. Y. (2021). Pola Komunikasi Tokoh Adat Hindu Tolotang Dalam Menjalin Kerukunanberagama Suku Bugis Berbasis Kearifan Lokal Di Desa Amparita Kabupaten Sidenreng Rappang Sulawesi Selatan. Communicare, 2(1), 71-80.
Susono, J., Rahim, A., Habibah, S., & Markuna, M. (2020). Uang Panai dan Investasi (studi pada nilai-nilai kearifan lokal dalam perkawinan Suku Bugis Makassar). Al-Ulum, 20(2), 512-522.
Veronika, R., & Andriani, D. (2021). Pengembangan Model Pembelajaran Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal pada Mahasiswa Program Studi Perhotelan Politeknik Bosowa. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran, 7(1), 205-213.
Yunus, S. P. I. (2021). Budaya Bugis Dan Pendidikan Karakter. Arus Baru Pemikiran Islam: Catatan Kritis dari Gang Buni Ciputat, 59.
Yunus, Y. (2020). Model Tudang Sipulung dalam Pembelajaran Islam dan Kearifan Lokal. MANAGERE: Indonesian Journal of Educational Management, 2(3), 293-308.
Yunus, Y. (2020). Sosial-Budaya: Harmonisasi Agama dan Budaya dalam Pendidikan Toleransi. Kalam: Jurnal Agama Dan Sosial Humaniora, 8(2), 1-26.
Zulham, M. (2018). Makna Simbol Tari Padduppa (Tari Selamat Datang) Kota Palopo. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 3(2), 42-58.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Andi Kilawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







