Peningkatan Kemampuan Literasi Siswa SMAN 9 Luwu melalui Modul Ajar Berbasis Budaya Luwu
DOI:
https://doi.org/10.54065/dieksis.4.2.2024.522Keywords:
Peningkatan, Kemampuan Literasi, Modul Ajar, Budaya Luwu, Kurikulum MerdekaAbstract
Urgensi penelitian ini terletak pada upaya mengatasi rendahnya keterampilan literasi siswa di SMAN 9 Luwu, yang menjadi tantangan besar dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif dan relevan dengan konteks budaya setempat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa melalui modul ajar berbasis budaya Luwu, yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal, seperti cerita rakyat, adat istiadat, dan kearifan lokal Luwu, dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilakukan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas XI SMAN 9 Luwu yang dipilih berdasarkan hasil observasi awal yang menunjukkan rendahnya kemampuan literasi siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembar observasi, tes literasi, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai hasil pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan modul ajar berbasis budaya lokal efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa. Rata-rata nilai literasi siswa pada Sikus I berada pada angka 72, dengan 60% siswa (18 dari 30) mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), sementara 40% sisanya belum memenuhi target. Keterlibatan siswa dalam pembelajaran tercatat mencapai 70%. Rata-rata nilai literasi siswa meningkat menjadi 78 pada Siklus II, dengan 80% siswa (24 dari 30) berhasil mencapai KKM, sementara 20% sisanya belum mencapai target. Keterlibatan siswa dalam pembelajaran juga meningkat, dengan 85% siswa aktif berpartisipasi. Peningkatan ini mencerminkan keberhasilan penerapan modul ajar berbasis budaya Luwu dalam meningkatkan keterampilan literasi siswa dan mendorong mereka untuk lebih terlibat dalam pembelajaran.
References
Dinarti, S., & Qomariyah, U. N. (2023). Kemampuan Literasi Matematika Siswa Dalam Menyelesaikan Masalah Pola Bilangan Berbasis Etnomatika Budaya Jombang. Jurnal Pendidikan Matematika, 14(2), 103-112. https://doi.org/10.36709/jpm.v14i2.76
Hanum, A., Mujib, A., & Firmansyah, F. (2020). Literasi Matematis Siswa Menggunakan Etnomatematika Gordang Sambilan. JIPMat, 5(2), 173-184. https://doi.org/10.26877/jipmat.v5i2.6777
Helaluddin, H. (2018). Restrukturisasi pendidikan berbasis budaya: penerapan teori esensialisme di indonesia. Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 74-82. http://dx.doi.org/10.24269/dpp.v6i2.890
Kadir, A., Thaba, A., & Nursaadah, S. (2024). Meningkatkan Kemampuan Membaca melalui Metode Bercerita Berbantuan Buku Berseri pada Anak Kelompok B di TK Bina Ilmu Luwu Utara. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 6457-6471. https://doi.org/10.31004/jptam.v8i1.13389
Lufiah, S., Retno, R. S., & Dewi, C. (2022). Pengembangan modul literasi digital berbasis budaya lokal madiun untuk meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar, 3, 968-977.
Muflikatun, M., Santoso, S., & Ismaya, E. A. (2021). Pengembangan Bahan Ajar Digital Berbasis Microsoft Sway Untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar. PSEJ (Pancasakti Science Education Journal), 6(2), 84-92. https://doi.org/10.24905/psej.v6i2.109
Nadiroh, S. M., Purbasari, I., & Ermawati, D. (2023). Analisis Penerapan Profil Pelajar Pancasila Berbasis Budaya Literasi di SDN 1 Brantaksekarjati. Journal on Education, 5(3), 8602-8609. https://doi.org/10.31004/joe.v5i3.1651
Nasution, D. J., Simamora, Y., & Maharani, I. (2023). Pengaruh Model Missouri Mathematics Project Berbantuan Geogebra dalam Budaya Melayu untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematikasiswa MA Tahun Pembelajaran 2022-2023. Jurnal Pembelajaran Dan Matematika Sigma (JPMS), 9(1), 38-45. https://doi.org/10.36987/jpms.v9i1.4015
Patriana, W. D., Sutama, S., & Wulandari, M. D. (2021). Pembudayaan literasi numerasi untuk asesmen kompetensi minimum dalam kegiatan kurikuler pada sekolah dasar muhammadiyah. Jurnal Basicedu, 5(5), 3413-3430. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1302
Prihatiningtyas, N. C., & Buyung, B. (2023). Kemampuan Literasi Matematis Siswa Melalui Implementasi Model Problem Based Learning Berbasis Etnomatematika Pada Budaya Tidayu. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 12(1), 215-227. http://dx.doi.org/10.24127/ajpm.v12i1.5297
Rahayu, S. (2021). Pengembangan lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis budaya Jambi untuk mendukung kemampuan literasi matematis siswa pada materi SPLDV. Jurnal Ar-Rahmah, 1(1), 1-19.
Rahma, N. (2024). Stimulasi Literasi Matematika Aud Bagi Guru Paud: Pendampingan Dan Pelatihan Di Kecamatan Latimojong Kabupaten Luwu. Jurnal Pendidikan: Kajian dan Implementasi, 6(2).
Rohantizani, R., Marhami, M., Herizal, H., & Nuraina, N. (2022). Minat siswa sekolah menengah atas terhadap literasi numerasi berbasis budaya Aceh. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan), 6(1).
Sabani, F., Hasis, P. K., Yusuf, M., & Hutami, E. P. (2024). Pendampingan Literasi Digital Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Tk Se-Luwu Raya. Transformasi: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 4(2), 174-185. https://doi.org/10.31764/transformasi.v4i2.24289
Setyaningsih, W., Chandra, L., & Kurnianingrum, R. (2024). Pembelajaran sejarah di Madrasah Aliyah berbasis budaya literasi digital. AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA, 14(1), 85-100. https://doi.org/10.25273/ajsp.v14i1.12138
Subayani, N. W., & Nugroho, A. S. (2019). Pengembangan modul berbasis budaya lokal untuk meningkatkan literasi sains dan mereduksi miskonsepsi sains mahasiswa calon guru SD. JTIEE (Journal of Teaching in Elementary Education), 2(2), 143-152.
Sukmawati, S., Annisa, N., & Baharuddin, M. R. (2024). Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru SMAN 9 Luwu Melalui Digitalisasi Pembelajaran Berbasis Lesson Study. Madaniya, 5(4), 1669-1678. https://doi.org/10.53696/27214834.980
Syahra, N., Munawir, A., & Nurdin, K. (2024). Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Budaya Lokal pada Materi Kekayaan Budaya Indonesia. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 7(2), 182-191.
Taufiq, T., Sukmawati, S., Baharuddin, M. R., & Patmaniar, P. (2024). Pengembangan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Berorientasi Pendekatan Realistics Mathematics Education Konteks Budaya Luwu dan Higher Order Thinking Skills (HOTS). Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika, 4(3), 1105-1121. https://doi.org/10.51574/kognitif.v4i3.2132
Wahyuningtyas, A., Nindiasari, H., & Fatah, A. (2020). Efektivitas Pendekatan Kontekstual Berbasis Karakter dan Budaya Lokal Terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa SMP. Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika, 1(2), 226-235. https://dx.doi.org/10.56704/jirpm.v1i2.9141
Yamin, M. (2023). Pembinaan Literasi Anak berbasis Masjid di Desa Buntu Batu. Room of Civil Society Development, 2(3), 101-105. https://doi.org/10.59110/rcsd.174
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Hidayah Hidayah, Abdullah Abdullah, St. Salmiah Hasyim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







