Psikoanalisis Film Inside Out 2 Karya Mann dan Implikasinya dalam Pembelajaran Sastra

Authors

  • Amelia A. Rori Universitas Negeri Manado
  • Santje Iroth Universitas Negeri Manado
  • Oldie Stevie Meruntu Universitas Negeri Manado

DOI:

https://doi.org/10.54065/dieksis.6.2.2026.1410

Keywords:

Psychoanalytic Criticism, Freud’s Personality Structure, ID, Ego, Superego, Literature Learning

Abstract

Masa remaja merupakan tahap penting dalam perkembangan psikologis yang ditandai oleh perubahan emosional, pembentukan identitas, dan meningkatnya kebutuhan akan menerima sosial. Dinamika tersebut direpresentasikan secara kuat dalam film Inside Out 2, sehingga film ini relevan untuk dianalisis secara psikoanalitik serta berpotensi dimanfaatkan dalam pembelajaran sastra. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur kepribadian tokoh utama, Riley, dalam film Inside Out 2 menggunakan pendekatan psikoanalisis Sigmund Freud serta mengkaji implikasinya terhadap pembelajaran sastra di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui pengamatan terhadap adegan, dialog, ekspresi tokoh, dan tindakan yang mencerminkan dinamika psikologis Riley. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku Riley dipengaruhi oleh interaksi antara id, ego, dan superego. Id tercermin melalui keinginan kuat untuk memperoleh penerimaan dan pengakuan sosial di lingkungan baru, sedangkan ego berfungsi menyesuaikan dorongan tersebut dengan realitas sosial dan tuntutan situasi. Superego diwujudkan melalui kesadaran moral, pengendalian diri, rasa bersalah, serta kesediaan untuk mengakui dan memperbaiki kesalahan. Interaksi ketiga struktur kepribadian tersebut menunjukkan perkembangan psikologis Riley menuju kematangan emosional dan kesadaran diri yang lebih baik. Temuan penelitian secara eksplisit menunjukkan bahwa analisis psikoanalisis terhadap film dapat diintegrasikan dalam pembelajaran sastra untuk membantu siswa mengkaji motivasi dan konflik batin tokoh, memperkuat kemampuan berpikir kritis dan interpretatif, serta mengembangkan empati dan kesadaran emosional melalui kegiatan pembelajaran reflektif. Kesimpulannya, Inside Out 2 secara efektif merepresentasikan dinamika interaksi id, ego, dan superego dalam perkembangan remaja serta memiliki potensi kuat sebagai media kontekstual dalam pembelajaran sastra berbasis psikoanalisis di sekolah.

References

Ardiansyah, A., Sarinah, S., Susilawati, S., & Juanda, J. (2023). Kajian psikoanalisis Sigmund Freud. Jurnal Kependidikan, 7(1), 25–31.

Astuti, A. W., & Achadi, M. W. (2025). Peran pendidikan karakter dalam membentuk kepribadian siswa di MIN 1 Yogyakarta. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(3), 2286–2295. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i3.19387

Aulia, A. (2025). Dominasi id tokoh dalam novel Anak Bajang Mengayun Bulan: Kajian psikoanalisis Freud. JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(1), 115–124. https://doi.org/10.47709/jbsi.v5i01.5931

Darti, N. N., & Hikmah, S. N. A. (2026). Inner conflict and personality structure of the characters in the film 1 Kakak 7 Keponakan: A psychoanalytic study of Sigmund Freud. IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature, 14(1). https://doi.org/10.24256/ideas.v14i1.9367

Endrawati, E. (2026). Pengaruh media film terhadap minat belajar dan kemampuan memahami isi cerita siswa sekolah dasar. Journal of Innovation in Teaching and Instructional Media, 6(2), 636–646. https://doi.org/10.52690/jitim.v6i2.1442

Firmansyah, E. K., & Huzafa, A. Y. (2024). Konflik batin tokoh utama dalam film Farha karya Darin J. Sallam: Kajian psikologi sastra. Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora, 6(2), 93–102. https://doi.org/10.61296/jkbh.v6i2.233

Habsy, B. A., Mufidha, N., Shelomita, C., Rahayu, I., & Muckorobin, M. I. (2023). Filsafat dasar dalam konseling psikoanalisis: Studi literatur. Indonesian Journal of Educational Counseling, 7(2), 189–199. https://doi.org/10.30653/001.202372.266

Hijriyani, N. F., Arienda, H. D., Firmansyah, F., Hariadi, N. W., & Sonni, A. F. (2025). Cultural representation in global film discourse: A bibliometric analysis of dominant themes and Western hegemony. Jurnal Komunikasi Indonesia, 14(1), Article 8. https://doi.org/10.7454/jkmi.v14i1.1341

Irfan, M., Julkifli, & Rahmawati, Y. (2025). Analisis pengaruh pembelajaran sastra terhadap pengembangan empati dan karakter siswa SMP. JIIBAS: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 1(1), 1–8. https://doi.org/10.66371/jiibas.v1i1.19

Kakumboti, I. P., Al Katuuk, K., & Torar, S. (2023). Kajian psikoanalisis tokoh Aku dalam novel Kita Semua Pernah Sedih karya Boy Candra dan implikasinya dalam pembelajaran sastra di SMA. KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni, 3(2), 2055–2063. https://doi.org/10.53682/kompetensi.v3i02.5952

Kristiani, I., Adiyadmo, D. A., & D, Y. (2026). Representasi id pada tokoh utama Ian dalam film Perayaan Mati Rasa: Kajian psikoanalisis. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 11(2), 615–623. https://doi.org/10.36709/bastra.v11i2.2589

Maharani, I., Fridani, L., & Akbar, Z. (2019). Efektivitas penggunaan media film bertema pendidikan dalam layanan informasi bimbingan klasikal untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X SMA Al Muslim Tambun Bekasi. Faktor: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 6(2), 135–146. https://doi.org/10.30998/fjik.v6i2.3832

Mann, K. (Director). (2024). Inside Out 2 [Film]. Pixar Animation Studios.

Nainggolan, D. P. B., Manalu, G. K., Tobing, J. T., Marbun, R., Manihuruk, S., & Amalia, N. (2025). Analisis kepribadian tokoh utama dalam film adaptasi Toba Dreams melalui pendekatan psikologi sastra Sigmund Freud. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 6(4), 4750–4762. https://doi.org/10.54373/imeij.v6i4.3356

Napitupulu, F. (2025). Film as an emancipation project and alternative justice communicative action in Indonesia. ProTVF, 9(2), 191–207. https://doi.org/10.24198/ptvf.v9i2.57326

Nina, N., Triyanto, T., Nurjam’an, M. I., Fakhunissa, R., & Fauziah, F. (2024). Konflik batin tokoh utama dalam film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karya Buya Hamka dan implementasinya dalam pembelajaran drama di kelas XI. Jurnal Ilmiah Hospitality, 13(1), 185–196. https://doi.org/10.47492/jih.v13i1.3385

Nurgiyantoro, B. (2018). Teori pengkajian fiksi. Gadjah Mada University Press.

Nuryana, M. R., & Rohanda. (2025). Dinamika id, ego, dan superego kepribadian tokoh utama dalam novel Proyek Maut karya Eddie Sindunata. Journal of Comprehensive Science, 4(7), 2119–2135. https://doi.org/10.59188/jcs.v4i7.3435

Pratiwi, P. E., Hartono, H., & Efendi, A. (2025). Pelaksanaan pembelajaran sastra di era Kurikulum Merdeka dalam perspektif Strength, Weakness, Opportunities, Threat (SWOT). JP-BSI: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(1), 93–103. https://doi.org/10.26737/jp-bsi.v10i1.6988

Ridha, A. R., Bahij, M. A., Nurachman, A., & Setiawan, R. (2025). Integrasi pendidikan karakter dalam kurikulum berbasis nilai afektif dan psikomotorik: Tantangan dan peluang. RISOMA: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan, 3(1), 245–254. https://doi.org/10.62383/risoma.v3i1.565

Salsabila, N., Abdillah , M. I., Saepudin , E., & Zein , M. R. A. . (2026). Penerapan Struktur Tiga Babak Sebagai Pendekatan Naratif dalam Penulisan Naskah Film Pendek “Rumah Tanpa Atap”. Jurnal Dieksis ID, 6(1), 553–568. https://doi.org/10.54065/dieksis.6.1.2026.1597

Sari, L. N., & Yana, D. (2026). Pendidikan karakter membentuk insan yang unggul. Journal Transformation of Mandalika, 7(2), 94–102. https://doi.org/10.36312/jtm.v4i8.3174

Sitepu, A. W. br., Sitinjak, Y. V. N., & Harahap, S. H. (2025). Pembelajaran sastra sebagai sarana pengembangan karakter dan literasi di Sekolah Menengah Pertama (SMP). SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 5(4), 559–570. https://doi.org/10.51878/secondary.v5i4.7333

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sumitro, E. A., & Puniman. (2024). Implementasi pendidikan karakter melalui pembelajaran sastra di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Pendidikan Bahasa, 13(2). https://doi.org/10.31571/bahasa.v13i2.8255

Susanto, H., Irmawati, I., Akmal, H., & Abbas, E. W. (2021). Media film dokumenter dan pengaruhnya terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, 9(1), 65–78. https://doi.org/10.24127/hj.v9i1.2980

Tombu, J. (2024). Filmmaking as a medium of public communication in addressing social problems. American Journal of Communication, 6(4), 1–16. https://doi.org/10.47672/ajc.2275

Ulviani, M., Rimang, S. S., Haslinda, H., & Kemala, R. (2026). Pembelajaran berbasis kritik sastra untuk mengembangkan keterampilan interpretatif siswa di SMP Unismuh Makassar. ISOLEK: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra, 4(1), 37–50. https://doi.org/10.59638/isolek.v4i1.761

Zaid, M., Alam, A. Z. I., & Alam, A. A. F. (2023). Nilai-Nilai Kemanusiaan melalui Puisi Maya Angelou (Pesan Moral Berbasis Karya Sastra). Jurnal Dieksis ID, 3(2), 151–159. https://doi.org/10.54065/dieksis.3.2.2023.348

Published

2026-08-30

How to Cite

Rori, A. A., Iroth, S., & Meruntu, O. S. (2026). Psikoanalisis Film Inside Out 2 Karya Mann dan Implikasinya dalam Pembelajaran Sastra. Jurnal Dieksis ID, 6(2), 598–610. https://doi.org/10.54065/dieksis.6.2.2026.1410