Analisis Makna Pesan Self Love dalam Lirik Lagu “Answer: Love Myself” Karya Bangtan Sonyeondan (Analisis Semiotika Ferdinand de Saussure)

Authors

  • Marsella T. Tatilang Universitas Negeri Manado
  • Intama Jemy Polii Universitas Negeri Manado
  • Victory Nicodemus Joufree Rotty Universitas Negeri Manado

DOI:

https://doi.org/10.54065/dieksis.6.2.2026.1367

Keywords:

Ferdinand De Saussure, Lirik Lagu, BTS, Self Love, Semiotika

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah pentingnya mengungkap pesan self love dalam lirik lagu sebagai bentuk komunikasi mengenai penerimaan diri dan kesehatan mental melalui budaya populer. Penelitian ini menganalisis makna pesan self love dalam lirik lagu “Answer: Love Myself” karya Bangtan Sonyeondan (BTS) menggunakan pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan makna pesan self love dalam lirik lagu; (2) mengkaji hubungan antara signifier (penanda) dan signified (petanda); serta (3) menganalisis struktur penanda dan petanda yang membangun konsep self love. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis dokumen dan analisis isi. Sumber data berupa teks lirik lagu dalam bahasa Korea beserta terjemahan yang telah diverifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan self love dibangun melalui lima tahapan progresif, yaitu kesadaran diri, pengakuan terhadap luka batin, pengampunan terhadap diri sendiri, harapan untuk berubah, dan afirmasi diri. Ditemukan lima jenis hubungan antara penanda dan petanda, yaitu hubungan simbolik, reflektif, prosesual, temporal, dan afirmatif. Struktur penanda dan petanda membentuk enam unit tanda yang saling berkaitan, yang secara keseluruhan membangun konsep self love sebagai proses psikologis yang berkelanjutan dalam menerima diri secara utuh, termasuk kekurangan, luka, dan kekuatan yang dimiliki. Self love dalam lagu ini diposisikan bukan sebagai bentuk narsisme, melainkan sebagai landasan psikologis dalam pembentukan identitas dan menjalani kehidupan yang bermakna. Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan kajian semiotika musik dan sastra populer, khususnya dalam mengkaji bagaimana pesan kesehatan mental dikonstruksi melalui bahasa simbolik dalam budaya populer kontemporer.

References

Akbar, M. A. (2026). Trustworthiness in qualitative inquiry as a foundation for rigorous research. Indonesian Journal of Health Services, 3(1), 1–4. https://doi.org/10.63202/ijhs.v3i1.133

Charmilasari, C., & Juni, T. W. (2023). Sastra untuk mengembangkan kesadaran kemanusiaan siswa. Jurnal Dieksis ID, 3(2), 99–111. https://doi.org/10.54065/dieksis.3.2.2023.347

Chong, H. J., Kim, H. J., & Kim, B. (2024). Scoping review on the use of music for emotion regulation. Behavioral Sciences, 14(9), 793. https://doi.org/10.3390/bs14090793

Elisa, E., Alsunah, A. A., Julianto, C. D., & Nurwahidah, L. S. (2026). Analisis semiotika Ferdinand De Saussare pada album “Dalam Dinamika” karya Perunggu. eScience Humanity Journal, 6(2), 314–323. https://doi.org/10.37296/esci.v6i2.352

García-Campayo, J., Barceló-Soler, A., Martínez-Rubio, D., Navarrete, J., Pérez-Aranda, A., Feliu-Soler, A., Luciano, J. V., Baer, R., Kuyken, W., & Montero-Marin, J. (2024). Exploring the relationship between self-compassion and compassion for others: The role of psychological distress and wellbeing. Assessment, 31(5), 1038–1051. https://doi.org/10.1177/10731911231203966

Garnsey, C. L., Gnall, K. E., & Park, C. L. (2025). Self-compassion and mental health: Examining the mediational role of health behaviour engagement in emerging adults. British Journal of Health Psychology, 30(2), e12791. https://doi.org/10.1111/bjhp.12791

Istoriana, A., & Wafda, A. (2023). Improving poetry writing skills through concept sentence learning models in students. Jurnal Dieksis ID, 3(1), 46–54. https://doi.org/10.54065/dieksis.3.1.2023.198

Madania, S., Luthfiarrahman, A., & Latifah, E. (2025). Konsep mencintai diri sendiri dalam lirik lagu Maria dan I’m a Bit. East Asian Review, 3(1), 1–17. https://doi.org/10.22146/ear.14416

Manullang, M. R., Manik, Y. C. B. G., Tarigan, R. D. B., Ginting, J. C. B., & Sitinjak, V. N. (2026). Gendered perspectives in pop lyrics: A linguistic analysis of Bruno Mars’ “When I Was Your Man” and Miley Cyrus’ “Flowers”. Jurnal Dieksis ID, 6(1), 78–88. https://doi.org/10.54065/dieksis.6.1.2026.1157

Miftahurrezki, M., & Anshori, M. S. (2021). Analisis makna pesan motivasi dalam lirik lagu Kpop BTS Answer: Love Myself. KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science, 3(1), 69–81. https://doi.org/10.36761/kagangakomunika.v3i1.1061

Mohamed, N. H., & Mohamed, N. H. (2024). Love yourself: A successful trending campaign in building self-acceptance of BTS ARMY. WILAYAH: The International Journal of East Asian Studies, 13(1), 109–121. https://doi.org/10.22452/IJEAS.vol13no1.6

Muri, A. R., & Rengko HR, S. (2026). Analysis of the meaning structure in the lyrics of the Bugis song “Bunga Ripalla”: A Saussurean semiotic study. IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature, 13(2), 9315–9325. https://doi.org/10.24256/ideas.v13i2.9447

Nuraini, D., Fitriah, M., & Sukarelawati. (2024). Analisis pemaknaan semiotika Roland Barthes pada lirik lagu BTS berjudul “00.00” (Zero O’Clock). Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique, 7(1), 182–189. https://doi.org/10.62144/jikq.v7i1.467

Nurchaerani, M., Henry, Halim, A., Alfian, Pamungkas, A., & Hartadhi, S. H. R. (2025). Semiotic analysis of the lyrics of the song “Kupu-Kupu Malam” the work of Titiek Puspa: Ferdinand de Saussure’s theory. Journey: Journal of English Language and Pedagogy, 8(1), 135–145. https://doi.org/10.33503/journey.v8i1.1489

Praka, Y. S., Qonita, V. A., & Azzahra, A. (2026). The representation of encounter and destiny in the lyrics of “HELLO” by ZEROBASEONE (A Ferdinand de Saussure semiotic analysis). Jurnal Penelitian Musik, 7(1), 34–49. https://doi.org/10.21009/JurnalPenelitianMusik.71.05

Primanita, R. Y., Syafiyah, A. A., & Putra, A. Y. (2026). A path toward self-acceptance: The mediating effects of body image between self-love, self-compassion, and self-acceptance in people with obesity. PLOS Mental Health, 3(5), e0000609. https://doi.org/10.1371/journal.pmen.0000609

Rahe, M., & Jansen, P. (2023). A closer look at the relationships between aspects of connectedness and flourishing. Frontiers in Psychology, 14, 1137752. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1137752

Sa’diyah, H., Afidah, I., & Suhendi, H. (2025). Representasi nilai Islam dalam lirik lagu Answer: Love Myself BTS. Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication, 5(2). https://doi.org/10.29313/bcsibc.v5i2.20317

Sheperis, D., Vaishnav, S., & Speciale, M. (2026). Best practices for qualitative research writing: A step-by-step guide. International Journal for the Advancement of Counselling, 48, Article 28. https://doi.org/10.1007/s10447-026-09647-1

Silvi, P. M., Maimunah, S., Hanafi, I. L. M., & Wahyudi, A. (2026). Kritik sosial terhadap kekerasan dalam rumah tangga dan dampak psikologisnya dalam novel Rumah Tanpa Jendela karya Asma Nadia. Jurnal Dieksis ID, 6(1), 11–20. https://doi.org/10.54065/dieksis.6.1.2026.1082

Storey, J. (2018). Cultural theory and popular culture: An introduction (8th ed.). Routledge.

Talumingan, M., Iroth, S., & Meruntu, O. S. (2026). Psikoanalisis Lirik Lagu dalam Album “Selamat Ulang Tahun” Karya Nadin Amizah dan Implikasinya dalam Pembelajaran Sastra di Sekolah. Jurnal Dieksis ID, 6(1), 478–491. https://doi.org/10.54065/dieksis.6.1.2026.1447

Twenge, J. M. (2017). iGen: Why today’s super-connected kids are growing up less rebellious, more tolerant, less happy—and completely unprepared for adulthood—and what that means for the rest of us. Atria Books.

Ulfah, A. J., Firdaus, A., & Suparman, F. (2023). Makna luka dalam lirik lagu Runtuh karya Fiersa Besari dan Feby Putri: Sebuah kajian struktural semiotik. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha, 13(4), 316–334. https://doi.org/10.23887/jpbsi.v13i4.47333

UNICEF. (2024, April 22). BTS and UNICEF celebrate LOVE MYSELF campaign with renewed support for UNICEF’s #OnMyMind initiative. UNICEF.

Wełyczko, L. (2024). Key desiderata for personal development. Scientific Journal of the Military University of Land Forces, 56(2), 125–141. https://doi.org/10.5604/01.3001.0054.7397

Zhang, Q., Zhang, Z., Xu, C., Xu, X., Li, M., Ma, J., & Li, Y. (2026). Self-compassion and self-concept clarity mediated by resilience: Variable-centered and person-centered approaches. Frontiers in Psychology, 17, 1714878. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2026.1714878

Published

2026-08-30

How to Cite

Tatilang, M. T., Polii, I. J. ., & Rotty, V. N. J. . (2026). Analisis Makna Pesan Self Love dalam Lirik Lagu “Answer: Love Myself” Karya Bangtan Sonyeondan (Analisis Semiotika Ferdinand de Saussure). Jurnal Dieksis ID, 6(2), 642–656. https://doi.org/10.54065/dieksis.6.2.2026.1367