Semiotika Feminisme Radikal: Konstruksi Penindasan dan Resistensi dalam Novel Kereta Semar Lembu
DOI:
https://doi.org/10.54065/dieksis.6.1.2026.1351Keywords:
Semiotics Radical Feminism, Konstruksi Penindasan dan Resistensi, Kereta Semar LembuAbstract
Urgensi penelitian ini adalah mengungkap konstruksi penindasan patriarki dan representasi resistensi perempuan dalam novel Kereta Semar Lembu melalui perspektif Radical Feminism semiotik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis novel Kereta Semar Lembu karya Zaky Yamani melalui perspektif semiotika feminisme radikal. Analisis ini berfokus pada penindasan patriarkal, kontrol terhadap tubuh perempuan, serta representasi perlawanan radikal yang tertanam dalam sistem semiotik naratif novel tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan tiga proses analisis, yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis dilakukan dengan mengumpulkan data berupa kata, frasa, klausa, kalimat, dan paragraf dari objek penelitian. Penelitian ini menemukan bahwa ketidakadilan gender yang dialami tokoh-tokoh perempuan dalam Kereta Semar Lembu dimanifestasikan melalui berbagai simbol semiotik. Penindasan tersebut tercermin melalui tanda-tanda eksploitasi tubuh yang berakar pada struktur patriarki yang mengakar kuat. Selain itu, novel ini menghadirkan perspektif feminisme radikal melalui tindakan tokoh-tokoh perempuan yang berjuang untuk membongkar dominasi laki-laki dan merebut kembali otonomi mereka sendiri. Analisis semiotik menjelaskan bagaimana penggunaan bahasa, mitologi, dan tanda-tanda dalam novel ini sekaligus merefleksikan serta menantang realitas ketimpangan gender dalam masyarakat. Penelitian mengenai semiotika feminis dalam sastra Indonesia masih cenderung berfokus pada representasi perempuan secara umum dan belum secara khusus mengkaji bentuk-bentuk penindasan serta perlawanan perempuan melalui perspektif feminisme radikal dalam novel Kereta Semar Lembu. Oleh karena itu, penelitian ini penting untuk mengungkap konstruksi tanda-tanda patriarki dan bentuk-bentuk perlawanan perempuan yang direpresentasikan dalam teks sastra kontemporer. Dengan demikian, novel ini dipandang mampu menggambarkan perlawanan perempuan terhadap dominasi patriarki sekaligus menonjolkan nilai-nilai feminisme radikal melalui representasi semiotik yang tertanam dalam narasinya.
References
Amalia, D., Rahayu, S. D., & Indriyany, I. A. (2025). Maskulinitas dan kekuasaan dalam ruang domestik: Analisis kebijakan perlindungan perempuan terhadap kekerasan dalam rumah tangga di Indonesia. Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan. https://doi.org/10.6679/3jq10484
Aryani, S., & Yuwita, M. R. (2023). Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce pada Simbol Rambu Lalu Lintas Dead End. Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 3(1), 65–72. https://doi.org/10.34010/mhd.v3i1.7886
Baso, B. S. (2021). Kritik Sastra Feminisme: Subordinasi dalam Novel Kembang Jepun Karya Remy Sylado. Jurnal Dieksis ID, 1(2), 47–53. https://doi.org/10.54065/dieksis.1.2.2021.77
Caroline, S. A., Anoegrajekti, N., & Saputra, H. S. P. (2019). Representasi perempuan sebagai simbol perlawanan pada novel Jalan Panjang Menuju Pulang karya Pipiet Senja: Kajian feminisme radikal. Semiotika: Jurnal Ilmu Sastra dan Linguistik, 20(2). https://doi.org/10.19184/semiotika.v20i2.13298
Dewi, N. M. S., & Tobing, D. H. (2025). Perempuan dan Patriarki: Gambaran Diskriminasi Terhadap Perempuan dalam Budaya Bali. Setara: Jurnal Studi Gender Dan Anak, 7(01), 61–77. https://doi.org/10.32332/jsga.v7i01.9563
Endraswara, S. (2017). Agama Jawa: Ajaran, Amalan, dan Asal-Usul Kejawen. Media Pressindo.
Faris, W. B. (2004). Ordinary Enchantments: Magical Realism and the Remystification of Narrative. Vanderbilt university press.
Fathiyya, T. V., Triarisanti, R., & Azizah, A. (2025). Ketidaksetaraan Gender dalam Novel My Crazy Feminist Girlfriend Karya Min Ji-Hyoung: Kajian Semiotika. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 11(3), 3540–3555. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i3.6674
Fitri, T. D., Wibowo, W., & Rachmawati, K. (2025). Kritik sastra feminisme radikal dalam novel Perempuan yang Menunggu di Lorong Menuju Laut karya Dian Purnomo. Indonesia: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(1). https://doi.org/10.59562/indonesia.v6i1.69914
Gora, R. (2020). Representasi feminisme dalam karya sastra (Kajian semiotika sosial novel Eks Parasit Lajang karya Ayu Utami). Cakrawala: Jurnal Humaniora, 15(2). https://doi.org/10.31294/jc.v15i2.4903
Hamonangan, B. D., Suwartiningsih, S., & Herwandito, S. (2024). Relasi Kuasa Atas Tubuh Perempuan dalam Film Imperfect (Kajian Semiotika Peirce). JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(5), 5065–5075. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i5.4209
Kadir, H. (2025). Analisis semiotika Charles Sanders Peirce dalam naskah drama Panggoba. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3(4), 3834–3840. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.958
Kaniroh, K., Juidah, I., & Logita, E. (2024). Semiotika Peirce dalam kumpulan cerpen Menghardik Gerimis karya Sapardi Djoko Damono. Bahtera Indonesia: Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(2), 779–787. https://doi.org/10.31943/bi.v9i2.990
Khasanah, A. D., Nurlina, L., & Suroso, E. (2026). Representasi Kekerasan Struktural, Kultural, dan Langsung dalam Novel Kereta Semar Lembu Karya Zaky Yamani: Analisis Perspektif Johan Galtung. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 12(1), 173–186. https://doi.org/10.30605/onoma.v12i1.7780
Kurnia, M. D., Rokhman, F., Rustono, R., & Mardikantoro, H. B. (2025). Dominasi Kekerasan dan Marginalisasi Perempuan dalam Sistem Adat pada Novel Karya Perempuan. Aksara, 37(2), 496–506. http://dx.doi.org/10.29255/aksara.v37i2.4911.496-506
Kurniasih, K., Hartati, D., & Nurhasanah, E. (2024). Potret Sejarah dalam Novel Kereta Semar Lembu Karya Zaky Yamani dan Pemanfaatannya sebagai Handout Teks Cerita Sejarah Tulis Jenjang SMA. jurnal education and development, 12(1), 35–42. https://doi.org/10.37081/ed.v12i1.5421
Laksana, S. I. (2024). A Peircean semiotic analysis of icons, indexes, and symbols in Baran Bo Odar’s Who Am I. Edukasi Kultura. https://doi.org/10.24114/edukasikultura.v12i1.69861
Magefira, A. N., Lanta, J., & Rasyid, R. E. (2025). Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce pada Film" Budi Pekerti" Karya Wregas Bhanuteja. Edukasi Lingua Sastra, 23(1), 49–63. https://doi.org/10.47637/elsa.v23i1.1689
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis. sage.
Padmasari, L. O., Dewi, N., & Nugraha, S. T. (2025). Perlawanan terhadap Diskriminasi Perempuan dalam Novel Cantik Itu Luka: Kajian Feminisme Marxis. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 11(2), 1520–1538. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i2.5609
Rifai, R. U., Idawati, I., & Faisal, F. (2023). Representasi feminisme dalam novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan (Kajian semiotika Roland Barthes). TITIK DUA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(2). https://doi.org/10.59562/titikdua.v3i2.47102
Saifullah, S., Asrullah, A., Asrifan, A., Zain, S., Yusmah, Y., & Rasyid, R. (2022). Analisis ikon dan indeks dalam semiotika Charles Sanders Peirce pada film dokumenter Kawali. Diksa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(2). https://doi.org/10.33369/diksa.v7i2.22647
Santosa, P. (2022). Semiotika sosial dan representasi perempuan dalam sastra Indonesia kontemporer. Jurnal Bahasa dan Seni, 50(1), 15–28. https://doi.org/10.17977/um015v50i12022p15
Wahyuningsih, S., & Saddhono, K. (2021). Kajian semiotika Charles Sanders Peirce pada kumpulan puisi Indonesia modern. Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra, 22(1), 45–58. https://doi.org/10.23960/aksara/v22i1.pp45-58
Wijayanti, R. N. (2024). Realisme magis dan konteks sejarah budaya pada novel Kereta Semar Lembu karya Zaky Yamani dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia menggunakan model Gallery Walk di tingkat SMP. Proceedings Series on Social Sciences & Humanities, 19, 296–316. https://doi.org/10.30595/pssh.v19i.1363
Wulandari, S., & Siregar, E. D. (2020). Kajian Semiotika Charles Sanders Pierce: Relasi Trikotomi (Ikon, Indeks dan Simbol) dalam Cerpen Anak Mercusuar Karya Mashdar Zainal. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 4(1), 29–41. https://doi.org/10.22437/titian.v4i1.9554
Yamani, Z. (2022). Kereta Semar Lembu. Gramedia Pustaka Utama.
Zahran, Z. F. (2023). Realisme magis dan konteks sosial budaya dalam novel Kereta Semar Lembu karya Zaky Yamani (Skripsi, Universitas Nasional). Repositori Universitas Nasional.
Zaid, M., Alam, A. Z. I., & Alam, A. A. F. (2023). Nilai-Nilai Kemanusiaan melalui Puisi Maya Angelou (Pesan Moral Berbasis Karya Sastra). Jurnal Dieksis ID, 3(2), 151–159. https://doi.org/10.54065/dieksis.3.2.2023.348
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fina Damayanti, Usman Pahar, Aslan Abidin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







