Hubungan Pengetahuan Masyarakat dengan Partisipasi dalam Program Mitigasi Bencana Banjir di Desa Buluh Cina

Authors

  • Yusmar Yusuf Universitas Riau
  • Risdayati Risdayati Universitas Riau
  • Robi Armilus Universitas Riau
  • Fadila Santika Putri Universitas Riau
  • Salsabil Fauzan Ramadhan Universitas Riau
  • Arlis Marisha Daniella Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.54065/jss.5.2.2025.785

Keywords:

Hubungan, Pengetahuan Masyarakat, Partisipasi, Program Mitigasi, Bencana Banjir

Abstract

Fenomena bencana banjir yang kerap melanda wilayah Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, menuntut kesiapsiagaan masyarakat melalui peningkatan pengetahuan dan partisipasi aktif dalam program mitigasi. Namun, tingginya pengetahuan belum tentu berbanding lurus dengan keterlibatan masyarakat dalam tindakan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan tingkat partisipasi dalam program mitigasi bencana banjir. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Kepala Keluarga (KK) yang pernah terdampak banjir, dan sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan jumlah responden sebanyak 24 orang yang dipilih secara purposive. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner terstruktur, dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran langsung ke lokasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan diuji menggunakan teknik korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 79,2% responden (19 orang) memiliki tingkat pengetahuan tinggi, 16,7% (4 orang) berada pada kategori sedang, dan hanya 4,2% (1 orang) memiliki pengetahuan rendah. Meskipun demikian, tingkat partisipasi masyarakat masih tergolong sedang hingga rendah, menunjukkan adanya kesenjangan yang signifikan antara pemahaman dan keterlibatan dalam aksi mitigasi. Faktor penghambat seperti kesibukan ekonomi, minimnya fasilitasi, rendahnya motivasi, serta kurangnya pelibatan masyarakat dalam perencanaan program turut memperkuat kesenjangan ini. Urgensi penelitian ini terletak pada perlunya strategi pemberdayaan masyarakat yang lebih intensif dan berkelanjutan agar pengetahuan yang dimiliki dapat diimplementasikan secara nyata dan kolektif untuk mengurangi risiko bencana banjir.

References

Aty, N. Y. M. V. B., & Kep, M. (2024). Buku Ajar Keperawatan Bencana.

Budiman, L., & Suhendi, D. (2024). Resiliensi penguatan ketahanan pangan daerah di Indonesia. Jurnal Perlindungan Masyarakat: Bestuur Praesidium, 1(2), 63-71.

Cohen, J. M., & Uphoff, N. T. (2015). Rural Development Participation: Concepts And Measures for Project Design, Implementation and Evaluation (Vol. 2). Cornell University.

Creswell, J. (2016). Qualitative, Quantitative and Mixed Methods Research (Fifth Edit.). SAGE Publication, Inc.

Davis, K. (2017). Human Behavior at Work: Organizational Behavior (5th Ed.). McGraw-Hill.

Jumansyah, J., Alaydrus, A., Budiman, B., & Alamsyah, B. (2021). Urban Disaster Management in Government Communication Perspective. Kanal: Jurnal Ilmu Komunikasi, 9(2), 57-64. https://doi.org/10.21070/kanal.v9i2.1057

Karyanto. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitatif: Komunikasi, Ekonomi, Dan Kebijakan Publik Serta Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya. Surakarta: Prenada Grup.

Lestari, D., Hadi, S., & Mulyani, T. (2016). Kajian Banjir Di Wilayah Perkotaan: Studi Kasus Di Kawasan Padat Penduduk. Jurnal Teknik Lingkungan, 22(2).

Manalu, A. G. B., Subono, N. I., & Putri, R. D. D. G. (2022). Partisipasi Perempuan dalam Perhutanan Sosial: Studi Kasus di Lima Provinsi. Jurnal Perempuan, 27(1), 85-99. http://dx.doi.org/10.34309/jp.v27i1.666

Mastuti, S. et al. (2019). Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat: Jurnal Ilmu Kesehatan, 14(01).

Nisa, K. (2025). Strategi Mitigasi Bencana Oleh Badan Penanggulangan Bencan Daerah (Bpbd) Dalam Upaya Menanggulangi Banjir Di Kabupaten Pati. Journal of Politic and Government Studies, 14(2), 1437-1452.

Pemerintah Desa Buluh Cina. (2024). Profil Desa Buluh Cina. Pemerintah Kabupaten Kampar.

Qurrotaini, L., Putri, A. A., Susanto, A., & Sholehuddin, S. (2022). Edukasi tanggap bencana melalui sosialisasi kebencanaan sebagai pengetahuan anak terhadap mitigasi bencana banjir. AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 35-42. https://doi.org/10.24853/an-nas.2.1.35-42

Rimbawan, I. P. (2023). Level Of Community Participation in Policy Implementing Disaster Simulation Day in Bali Province. Journal Of Scientech Research And Development, 5(2), 120–131.

Salawali, E., Safitri, E., & Rahayu, T. (2018). Edukasi Bencana Berbasis Sekolah Dan Dampaknya Terhadap Kesiapsiagaan Siswa. Jurnal Pendidikan Geografi, 23(2), 102–110.

Satriya, C. Y., Triyono, A., & Indrayani, H. (2025). Ketahanan Ekologi Sosial dan Sistem Komunikasi Pembangunan Desa Wisata. Jurnal Ilmu Komunikasi, 22(1). https://doi.org/10.24002/jik.v22i1.9885

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tumpu, M. et al. (2024). Geologi Lingkungan (H. Suryani & B. Ampangallo, Eds.). Makassar: Tohar Media.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana. (2017). https://peraturan.bpk.go.id

Waruwu, M., Puat, S. N., Utami, P. R., Yanti, E., & Rusydiana, M. (2025). Metode penelitian kuantitatif: Konsep, jenis, tahapan dan kelebihan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(1), 917-932. https://doi.org/10.29303/jipp.v10i1.3057

Widayati, K. P. (2023). Gambaran Tingkat Pengetahuan tentang Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Penanggulangan Bencana Banjir. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 13(3), 887-894. https://doi.org/10.32583/pskm.v13i3.974

Yuliastuti, S., & Suharini, E. (2025). Tingkat Pengetahuan, Partisipasi, dan Upaya Penduduk Untuk Menghadapi Bencana Banjir Desa Cisereh Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang. Geo-Image Journal, 14(1), 1-12.

Published

2025-12-25

How to Cite

Yusuf, Y., Risdayati, R., Armilus, R., Putri, F. S., Ramadhan, S. F., & Daniella, A. M. (2025). Hubungan Pengetahuan Masyarakat dengan Partisipasi dalam Program Mitigasi Bencana Banjir di Desa Buluh Cina. Journal Social Society, 5(2), 868–877. https://doi.org/10.54065/jss.5.2.2025.785