Dampak Home Industry Anyaman Bambu terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Ringinagung Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan

Authors

  • Rina Rahayu Universitas PGRI Madiun
  • Ibadullah Malawi Universitas PGRI Madiun
  • Sudarmiani Sudarmiani Universitas PGRI Madiun

DOI:

https://doi.org/10.54065/jss.5.1.2025.732

Keywords:

Dampak, Home Industry, Anyaman Bambu, Sosial Ekonomi Masyarakat

Abstract

Pentingnya memahami kontribusi industri rumahan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, serta dampak sosial yang ditimbulkannya menjadi urgensi dilakukannya penelitian ini. Industri rumahan atau home industry memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, terutama di daerah pedesaan. Salah satu jenis industri tersebut adalah home industry anyaman bambu yang berkembang di Desa Ringinagung, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) perkembangan home industry anyaman bambu di Desa Ringinagung, dan (2) dampaknya terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat setempat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pemilik usaha, karyawan, tokoh masyarakat, dan warga sekitar. Validitas data diperoleh melalui triangulasi sumber, sementara analisis data dilakukan menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan home industry anyaman bambu diinisiasi oleh salah satu warga desa sebagai upaya menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan keluarga. Perkembangan industri ini terlihat dari meningkatnya jumlah tenaga kerja, variasi produk, serta jangkauan pemasaran. Dampak positif yang dirasakan masyarakat meliputi tersedianya lapangan pekerjaan, peningkatan pendapatan, dan kesejahteraan hidup. Namun demikian, terdapat pula dampak negatif berupa lunturnya nilai-nilai sosial seperti pola hidup sederhana dan gotong royong. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa home industry anyaman bambu memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Desa Ringinagung

References

Alam, S., Ramadhani, W. P., & Patmaniar, P. (2023). Transformasi Digital UMKM Di Indonesia Selama Pandemi. Journal Social Society, 3(2), 140–156. https://doi.org/10.54065/jss.3.2.2023.344

Amri, A., Fitriani, F., & Amir, B. (2023). Adaptasi Digital Marketing UMKM Kopi Produk Menuju Transformasi Digital di Era Pandemi Covid-19. Journal Social Society, 3(2), 113–124. https://doi.org/10.54065/jss.3.2.2023.342

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage publications.

Evitasari, R. Y., & Kisworo, B. (2020). Wirausaha home industri mebel dalam meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga. Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus), 5(1). https://dx.doi.org/10.30870/e-plus.v5i1.8095

Faiqoh, P., & Desmawati, L. (2021). Pemberdayaan Perempuan Melalui Home Industri Batik Sekar Jagad Di Dusun Tanuraksan Desa Gemeksekti Kabupaten Kebumen. Lifelong Education Journal, 1(1), 23-34. https://doi.org/10.59935/lej.v1i1.17

Fawaid, A., & Fatmala, E. (2020). Home industry sebagai strategi pemberdayaan usaha mikro dalam meningkatkan financial revenues masyarakat. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 14(1), 109-128.

Haharap, A. K. Z. (2016). Pengaruh Home Industri Tempe Terhadap Pendapatan Perekonomian Masyarakat Desa Hapesong Baru Kecamatan Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan. Jurnal LPPM, 7(2), 1-10.

Ibrahim, Y. B., & Nurdian, Y. (2020). Pendampingan Pemasaran Produk Unggulan Anyaman Bambu Antirogo Di Tengah Pandemi. Integritas, 4(2), 303-311. https://doi.org/10.36841/integritas.v4i2.646

Imronah, A., & Fatmawati, N. (2021). Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Home Industry Kerajinan Anyaman Bambu di Desa Banjarwaru Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap. JEKSYAH (Islamic Economics Journal), 1(02), 80-88.

Janan, S. N., Brata, Y. R., & Budiman, A. (2022). Dampak Perkembangan Kesenian “Mabokuy” Terhadap Perekonomian Masyarakat Desa Purwaraja Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis Tahun 2015-2020. J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan), 3(1), 131-142. https://dx.doi.org/10.25157/j-kip.v3i1.6007

Khumaeroh, K., & Puspitasari, R. (2019). Pengaruh Keberadaan Home industry Terhadap Perubahan Sosial Ekonomi Masyarakat Di Desa. Edueksos Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi, 8(2). http://dx.doi.org/10.24235/edueksos.v8i2.5122

Mursalina, R., Abidin, R., & Ningtyas, J. D. A. (2022). Pengaruh Adanya Home Industri Konveksi dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dalam Perspektif Ekonomi Islam. Sahmiyya: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 157-163.

Prayogi, P. A., Suthanaya, I. P. B., & Sari, N. L. K. J. P. (2022). Pengelolaan desa wisata Pengelipuran dengan konsep green economy berbasis masyarakat lokal di era Pandemi Covid-19. Journal of Applied Management and Accounting Science, 3(2), 117-127. https://doi.org/10.51713/jamas.v3i2.56

Prayuda, W. R., Hafizd, J. Z., & Haryati, Y. (2023). Pengembangan Home Industry Jamur Tiram Bagi Kesejahteraan Masyarakat Desa Gembonganmekar Kabupaten Cirebon Perspektif Maslahah Mursalah. Mahkamah: Jurnal Kajian Hukum Islam, 8(1), 41-53. http://dx.doi.org/10.24235/mahkamah.v8i1.13320

Purwaningsari, L., Hanif, M., & Parji, P. (2021). Dampak Home Industry Roti Bolu Terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat. Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(6), 1054-1061. https://doi.org/10.36418/japendi.v2i6.196

Putri, I. S., & Wahyuningsih, D. (2021). Peran Ekonomi Kreatif Dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Di Desa Wisata Rotan Trangsan, Gatak, Kabupaten Sukoharjo. Global Financial Accounting Journal, 5(1), 1-5. https://doi.org/10.37253/gfa.v5i1.4356

Ridwan, M. (2020). Upaya Masyarakat Dalam Publikasi Destinasi Wisata Untuk Peningkatan Ekonomi Desa Leuwikujang Kec. Leuwimunding Kab. Majalengka. Ecopreneur: Journal of Sharia Economics Study Program, 1(1), 30-45.

Sugiarto, R. R. (2022). Peran Ekonomi Kreatif dalam Pemberdayaan Industri Kerajinan Bambu Desa Talang Berugo Lembah Masurai Merangin Jambi. DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Sosial, 3(2), 152-159. https://doi.org/10.53299/diksi.v3i2.195

Syahriza, R., Imsar, I., & Hasibuan, R. R. A. (2024). Pemberdayaan Masyarakat dalam Upaya Meningkatkan Ekonomi Masyarakat melalui Usaha Rumah Tangga (Home Industry) Terasi Udang. El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam, 5(3), 1938-1956. https://doi.org/10.47467/elmal.v5i3.6251

Vuspitasari, B. K., & Siahaan, S. V. B. (2022). Hambatan Kearifan Lokal Anyaman Bambu Sebagai Potensi Ekonomi Kreatif Bagi Perempuan Di Desa Suka Maju. EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 10(2), 1237-1244. https://doi.org/10.37676/ekombis.v10i2.2266

Wahyuningsih, S., & Satriani, D. (2019). Pendekatan ekonomi kreatif terhadap pertumbuhan ekonomi. IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita, 8(2), 195-205. https://doi.org/10.46367/iqtishaduna.v8i2.172

Yassa, S., & Bumbungan, B. (2021). Peranan Badan Usaha Milik Desa Dalam Menggerakkan Perekonomian Masyarakat. Journal Social Society, 1(1), 28–32. https://doi.org/10.54065/jss.1.1.2021.52

Ziauddin, Z. E., Yahya, M., & Nadasyifa, A. (2023). Dampak Home Industry terhadap Peningkatan Ekonomi Keluarga Menurut Perspektif Ekonomi Islam di Kota Langsa. JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 63-83. https://doi.org/10.32505/jim.v5i1.5939

Published

2025-10-11

How to Cite

Rahayu, R., Malawi, I., & Sudarmiani, S. (2025). Dampak Home Industry Anyaman Bambu terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Ringinagung Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan. Journal Social Society, 5(1), 538–547. https://doi.org/10.54065/jss.5.1.2025.732