Pengaruh Toxic Workplace Environment, Beban Kerja, dan Work-Life Balance terhadap Turnover intention pada Sales Promotion Girl (SPG) Toserba Putra Rahayu Karanganyar
DOI:
https://doi.org/10.54065/jss.6.3.2026.1451Keywords:
Toxic Workplace Environment, Beban Kerja, Work-Life Balance, Turnover IntentionAbstract
Urgensi penelitian ini didasarkan pada masih adanya inkonsistensi temuan empiris mengenai pengaruh toxic workplace environment, beban kerja, dan work-life balance terhadap turnover intention, serta terbatasnya bukti empiris pada sektor ritel lokal, sehingga diperlukan penelitian untuk memperkuat validitas teoritis dan memperluas generalisasi temuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh toxic workplace environment, beban kerja, dan work-life balance terhadap niat berhenti kerja (turnover intention) pada sales promotion girl (SPG) di Toserba Putra Rahayu Karanganyar. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif yang diperoleh dari tanggapan responden yang diukur dengan skala Likert. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 89 pegawai yang bekerja di Toserba Putra Rahayu Karanganyar, dengan sampel yang dipilih sebanyak 36 pegawai SPG. Metode analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif, uji instrumen penelitian, uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa toxic workplace environment (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap niat berhenti kerja (turnover intention) pada sales promotion girl (SPG) di Toserba Putra Rahayu Karanganyar. Beban kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap niat berhenti kerja (turnover intention). Work-life balance (X3) juga berpengaruh signifikan terhadap turnover intention. Hasil uji F menunjukkan tingkat signifikansi 0,000 yang mengindikasikan bahwa model layak digunakan untuk memprediksi pengaruh toxic workplace environment, beban kerja, dan work-life balance terhadap turnover intention. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,815 yang berarti bahwa 81,5% variasi turnover intention dapat dijelaskan oleh variabel independen.
References
Adam, R., Achsa, A., & Ikhwan, K. (2025). Pengaruh work stress, work-life balance, dan workload terhadap turnover intention. Media Ekonomi, 25(1), 29–40. https://doi.org/10.30595/medek.v25i2.18331
Agung, D., & Wijaya, C. (2020). Faktor yang mempengaruhi turnover karyawan dan strategi retensi sebagai pencegahan turnover karyawan: Sebuah tinjauan literatur. Jurnal Ekonomi, 16, 13–23. https://doi.org/10.46730/JIANA.V18I2.7926
Augustine, I., Daud, I., Listiana, E., Hendri, I., & Marumpe, D. P. (2025). Pengaruh job stress, toxic workplace, performance, dan intention to leave melalui employee engagement. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(September). https://doi.org/10.5281/zenodo.17182641
Belzara, G. S., & Waluyo, D. E. (2024). Pengaruh workload, work stress, dan work environment terhadap turnover intention (Studi kasus pada karyawan toko ritel). Edunomika, 8(4), 1–12. https://repo.dinus.ac.id/handle/123456789/15560
Crisnandi, A. A., & Chaerudin. (2024). Pengaruh beban kerja dan stres kerja terhadap kinerja pada karyawan PT Concord Industry. Jurnal Ekonomi, 10(April), 77–85. https://doi.org/10.5281/zenodo.10963329
Fauziatunnisa, A., Susita, D., & Sariwulan, T. (2025). Workload and work-life balance influences job satisfaction through turnover intention in employment companies. Journal of Global Economics, Management and Business Research, 17(3), 361–369. https://doi.org/10.56557/jgembr/2025/v17i39892
Fitri, D. L., Mora, Z., & Rosalina, D. (2026). Pengaruh stress kerja, beban kerja dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja pegawai. Journal Social Society, 6(1), 70–81. https://doi.org/10.30605/jss.6.1.2026.928
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2025). Profil ketenagakerjaan umum Februari 2025. Satu Data Ketenagakerjaan. https://satudata.kemnaker.go.id/infografik/87
Larasati, N., Suprayitno, & Susanti, R. (2024). Hubungan toxic workplace environment, occupational stress, dan quality of work life yang dimoderasi oleh organizational support. Edunomika, 8(1), 1–12. https://doi.org/10.29040/jie.v8i1.12608
Lubis, N. D. A., & Mardhiyah, A. (2025). Pengaruh toxic leadership dan beban kerja terhadap turnover intention pada karyawan PT Perkebunan Nusantara IV Medan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11, 158–167. https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/10189
Mayasari, E. (2023). Pengaruh kepuasan kerja terhadap keinginan berpindah bekerja pada perusahaan startup. Jurnal Manajemen, 11(2), 76–91. https://doi.org/10.26418/ejme.v11i02.64337
Meilia, D., Sijabat, R., & Utami, R. H. (2023). Pengaruh work-life balance, burnout, dan kepuasan kerja terhadap turnover intention (Studi pada tenaga medis wanita RSUD Limpung). Jurnal Kolaboratif Sains, 6(11), 1438–1448. https://doi.org/10.56338/jks.v6i11.4340
Monica, H. (2024). Pengaruh toxic workplace environment dan job burnout terhadap turnover intention (Skripsi). Universitas Widyatama.
Nadlirotul, U. (2024). Pengaruh work-life balance, beban kerja, dan lingkungan kerja terhadap turnover intention pada Generasi Z di Temanggung (Skripsi). Universitas Tidar.
Putri, I. N. K., Yulihasri, & Games, D. (2024). Pengaruh pengembangan karir dan work-life balance terhadap turnover intention dengan retensi karyawan sebagai variabel mediasi. Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis, 6(3), 575–584. https://doi.org/10.37034/infeb.v6i3.961
Ramadhani, S. D., Sijabat, R., & Akbar, S. S. (2025). Pengaruh work-life balance dan beban kerja terhadap turnover intention melalui stres kerja karyawan (Studi kasus: PT Semarang Garment). Jurnal Manajemen dan Ketenagakerjaan, 2(3). https://doi.org/10.61132/jumaket.v2i3.724
Rasool, S. F., Wang, M., Tang, M., Saeed, A., & Iqbal, J. (2021). How toxic workplace environment affects employee engagement: The mediating role of organizational support and employee wellbeing. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(5), Article 2294. https://doi.org/10.3390/ijerph18052294
Sakti, I., & Saputra, I. K. (2024). The effect of work-life balance, cooperation, communication, and fingerprint attendance on employee performance. Jurnal Ekonomi, 13(3), 1392–1405. https://doi.org/10.54209/ekonomi.v13i03
Santoso, A., & Amin, M. A. (2021). Mereduksi turnover intention karyawan finance. JESKaPe: Jurnal Ekonomi Syariah, Akuntansi dan Perbankan, 5(1), 70–89. https://doi.org/10.52490/jeskape.v5i1.1190
Satoding, Y., Bandhaso, M., & Rasinan, D. (2026). Pengaruh kepuasan kerja terhadap loyalitas karyawan ritel Top Mode di Kota Makassar. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS). https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5554
Syarifah, S., & Hastrian, A. Z. (2024). Dampak toxic workplace environment terhadap produktivitas karyawan di Apollo Pamekasan. JEPP: Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Pariwisata, 4(1), 20–29. https://doi.org/10.52300/jepp.v4i1.12445
Yulianti, E., & Mulyana. (2025). The effect of workload and work fatigue on turnover intention with job stress as an intervening variable. Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan, 7(1), 1–8. https://doi.org/10.53697/emak.v7i1.3227
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Elysa Cristiana Saputri, Riska Fii Ahsani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







