Pengaruh Jumlah Kantor Bank, Peran Pemerintah Daerah, dan Tingkat Non Performing Loan terhadap Realisasi Penyaluran Kredit Usaha Rakyat dengan Produk Domestik Regional Bruto sebagai Variabel Moderasi
DOI:
https://doi.org/10.54065/jss.6.3.2026.1284Keywords:
Kredit Usaha Rakyat (KUR), Jumlah Kantor Bank, Peran Pemerintah Daerah, Non-performing Loan (NPL), PDRBAbstract
Urgensi penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui peran perbankan, kebijakan pemerintah daerah, serta kondisi ekonomi regional. Penyaluran KUR merupakan pilar penting dalam pemberdayaan ekonomi daerah, khususnya bagi sektor UMKM di Jawa Barat. Namun, efektivitas penyaluran ini seringkali dipengaruhi oleh aksesibilitas perbankan, kebijakan pemerintah, dan profil risiko kredit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah kantor bank, peran pemerintah daerah, dan tingkat non-performing loan (NPL) terhadap penyaluran KUR baik secara langsung maupun dengan menggunakan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebagai variabel moderasi pada kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat, dengan teknik pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling berdasarkan ketersediaan data sehingga diperoleh 27 wilayah (18 kabupaten dan 9 kota) selama periode 2021–2024, instrumen penelitian berupa dokumentasi data sekunder dari instansi resmi, serta teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi terhadap laporan dan publikasi statistik terkait. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel dan moderated regression analysis (MRA) menggunakan perangkat lunak EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kantor bank berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyaluran KUR, sedangkan peran pemerintah daerah berpengaruh signifikan namun negatif. Variabel NPL tidak berpengaruh signifikan terhadap penyaluran KUR. Selain itu, PDRB mampu memperkuat pengaruh jumlah kantor bank terhadap penyaluran KUR, tetapi tidak memoderasi pengaruh pemerintah daerah dan NPL. Penelitian ini menegaskan bahwa aksesibilitas perbankan menjadi faktor utama dalam penyaluran KUR sehingga diperlukan optimalisasi kebijakan daerah dan peningkatan literasi keuangan pelaku usaha.
References
Aristanto, E. (2019). Optimalisasi Peran Pemerintah Daerah dalam Mendukung Penyaluran Kredit Usaha Rakyat di Jawa Timur. Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan, 7(1). https://doi.org/10.26905/jmdk.v7i1.2841
Arnola, A., Ramadhan, S., Pratama, Y., Efendi, M. R., & Fadilah, M. (2025). Peran Perbankan Dalam Mendukung Permodalan UMKM Melalui Program Kredit Usaha Rakyat. Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan Dan Tata Kelola Perusahaan, 3(1), 34-40. https://doi.org/10.70248/jakpt.v3i1.2570
Asmarani, P. N., & Solehudin, S. (2024). Literatur review penyaluran dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam meningkatkan pendapatan masyarakat Indonesia. EKOMA: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 3(5), 856–867. https://doi.org/10.56799/ekoma.v3i5.3635
Bosawer, A. L., Tinaprila, N., & Feryanto, F. (2024). Faktor-faktor yang memengaruhi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor agribisnis Bank Papua. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 8(1), 257–267. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2024.008.01.21
Faiza, J. A., & Dewi, S. (2025). Peran pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam meningkatkan pendapatan nasabah. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(3). https://doi.org/10.31004/jptam.v9i3.32677
Farida. (2024). Program Kredit Usaha Rakyat di Indonesia: Kajian dan implikasi kebijakan. IKRAITH-Ekonomika, 8(3). https://doi.org/10.37817/ikraith-ekonomika.v8i3.5431
Firmansyah, A., & Pratiwi, N. (2022). Analisis pengaruh jaringan kantor bank terhadap penyaluran kredit. Jurnal Manajemen Perbankan, 5(2), 120–132. https://doi.org/10.21067/jmp.v5i2.6789
Hidayat, T., & Lestari, D. (2021). Pengaruh NPL dan CAR terhadap penyaluran kredit perbankan di Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi, 15(2), 89–101. https://doi.org/10.15408/jie.v15i2.20215
Kurniawan, E., & Sari, L. (2023). Moderating effect of regional GDP on bank lending behavior. Journal of Economic Studies, 18(4), 210–225. https://doi.org/10.1108/JES-04-2023-0123
Nugroho, Y., & Santoso, B. (2022). Determinan penyaluran kredit UMKM oleh bank umum di Indonesia. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 26(3), 233–245. https://doi.org/10.26905/jkdp.v26i3.7890
Pramudyawardani, N. I., & Hakim, A. (2024). Faktor penentu penyaluran Kredit Usaha Rakyat di Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah. Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan, 2(2), 181–187. https://doi.org/10.20885/JKEK.vol2.iss2.art9
Prasetyo, H., & Wibowo, A. (2021). Analisis penyaluran kredit usaha kecil dan menengah di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 36(1), 55–70. https://doi.org/10.22146/jieb.59876
Putri, M. A., & Rahman, A. (2021). Pengaruh pertumbuhan ekonomi daerah terhadap penyaluran kredit perbankan. Jurnal Ekonomi Regional, 13(1), 45–56. https://doi.org/10.26905/jurek.v13i1.5678
Ramadan, S. (2023). Tinjauan yuridis mitigasi Non Performing Loan pada Kredit Usaha Rakyat. Jurnal Hukum Respublica, 23(2). https://doi.org/10.31849/respublica.v23i02.18024
Saputra, R., & Dewi, K. (2023). Peran pemerintah daerah dalam pengembangan UMKM dan akses pembiayaan. Jurnal Administrasi Publik, 10(1), 77–90. https://doi.org/10.21776/jap.v10i1.14567
Sari, N., & Utami, P. (2022). Pengaruh faktor makroekonomi terhadap kredit perbankan di Indonesia. Jurnal Ekonomi Makro, 14(2), 134–148. https://doi.org/10.20885/jem.v14i2.13579
Simangunsong, S. Y., & Nurhadi. (2023). Pengaruh Non Performing Loan (NPL), Capital Adequacy Ratio (CAR), dan inflasi terhadap penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). CURRENT: Jurnal Kajian Akuntansi dan Bisnis Terkini, 4(1), 37–48. https://doi.org/10.31258/current.4.1.37-48
Siregar, H., & Prabowo, T. (2022). Government intervention and credit risk in microfinance: Evidence from Kredit Usaha Rakyat (KUR) in Indonesia. International Journal of Economics and Financial Issues, 12(3), 145–152. https://doi.org/10.32479/ijefi.12987s
Solekah, R., & Nuvriasarai, A. (2025). Pengaruh Kualitas Produk, Customer Relationship Management, dan Inovasi Pemasaran terhadap Keunggulan Bersaing UMKM Batik di Daerah Istimewa Yogyakarta. Journal Social Society, 5(2), 1087–1100. https://doi.org/10.54065/jss.5.2.2025.854
Susanti, S., Sujana, S., & Zuhdi, S. (2023). Tinjauan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada nasabah. Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan, 6(1). https://doi.org/10.37641/jadkes.v6i1.3145
Wulandari, D., & Sari, R. (2022). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi penyaluran kredit UMKM di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 20(2), 101–112. https://doi.org/10.29259/jep.v20i2.15234
Yolanda, C. (2024). Peran Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Dalam Pengembangan Ekonomi Indonesia. Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 2(3), 170–186. https://doi.org/10.36490/jmdb.v2i3.1147
Widiyaningrum, R. D. W., & Nuvriasari , A. (2025). Peran Digital Marketing, Kapabilitas Pemasaran, dan Inovasi Hijau terhadap Kinerja Pemasaran UMKM Batik Pewarna Alami di Daerah Istimewa Yogyakarta. Journal Social Society, 5(2), 1204–1217. https://doi.org/10.54065/jss.5.2.2025.862
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anisha Rosevita Dewi, Ivan Yudianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







