Pengaruh Motivasi Intrinsik dan Lingkungan Kerja Non Fisik Terhadap Kinerja Relawan TAGANA di Dinas Sosial Lubuklinggau dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening

Authors

  • Cavin Vidiantara Universitas Bina Insan
  • Supriyanto Universitas Bina Insan
  • Yuli Eprianti Universitas Bina Insan
  • Nasruddin Universitas Bina Insan

DOI:

https://doi.org/10.54065/jss.6.2.2026.1219

Keywords:

Motivasi Intrinsik, Lingkungan Kerja Non Fisik, Kinerja Relawan, Kepuasan Kerja, Dinas Sosial

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi intrinsik dan lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja relawan TAGANA di Dinas Sosial Kota Lubuklinggau dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Fenomena menurunnya partisipasi aktif relawan di tingkat nasional juga memperkuat urgensi penelitian ini. Berdasarkan data BNPB (2024), sekitar 36% relawan mengalami penurunan motivasi setelah dua tahun aktif bertugas, terutama karena kurangnya dukungan emosional dan kelembagaan. Jumlah responden yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 39 orang, di mana seluruh anggota populasi dijadikan sampel melalui teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner atau angket yang disusun berdasarkan skala Likert sebagai alat ukur. Pendekatan yang diterapkan dalam menganalisis data adalah metode kuantitatif. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa motivasi intrinsik (X1) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (Y) relawan, yang tercermin dari nilai original sample (O) sebesar 0,243, T statistics sebesar 2,012, dan P value sebesar 0,045. Sementara itu, lingkungan kerja non fisik menunjukkan arah hubungan positif terhadap kinerja (Y) relawan, namun tidak signifikan secara statistik, sebagaimana terlihat dari nilai original sample (O) sebesar 0,261, T statistics sebesar 1,097, dan P value sebesar 0,273. Secara simultan, motivasi intrinsik (X1) dan lingkungan kerja non fisik (X2) melalui pengaruh tidak langsung belum mampu memberikan dampak signifikan terhadap kinerja (Y) relawan, dengan nilai original sample (O) sebesar 0,125, T statistics sebesar 0,941, dan P value sebesar 0,347. Pengujian mediasi menunjukkan bahwa motivasi intrinsik (X1) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja (Y) relawan melalui kepuasan kerja (Z), yang ditunjukkan oleh nilai original sample (O) sebesar -0,047, T statistics sebesar 0,878, dan P value sebesar 0,380. Sebaliknya, lingkungan kerja non fisik (X2) terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (Y) relawan melalui kepuasan kerja (Z), dengan nilai original sample (O) sebesar 0,389, T statistics sebesar 2,004, serta P value sebesar 0,046. motivasi intrinsik (X1) dan lingkungan kerja non fisik (X2) secara bersama-sama melalui kepuasan kerja (Z) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja (Y) relawan, ditunjukkan dengan nilai originial sample (O) sebesar 0,186, T statistics 1,578, dan P value dengan nilai 0,115. Kesimpulan bahwa motivasi intrinsik berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kinerja relawan TAGANA, sedangkan lingkungan kerja non-fisik hanya mampu meningkatkan kinerja secara signifikan jika dimediasi oleh kepuasan kerja.

References

Anwar, M. (2019). Pengaruh motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik terhadap kinerja pegawai pada balai pendidikan dan pelatihan keagamaan Banjarmasin. Dinamika Ekonomi: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 12(1), 19-32.

Ar, A. N. A., Karim, K., & Arifin, Z. (2025). Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik Dan Lingkungan Kerja Non Fisik Terhadap Motivasi Kerja Karyawan Pada PT. Bank Sulselbar Cabang Utama Bone. Center of Economic Students Journal, 8(2), 797-808. https://doi.org/10.56750/csej.v8i2.1190

Barus, I. A. (2025). Lingkungan Kerja Fisik Dan Non Fisik Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening. JaManKu: Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 6(02), 23-32. https://doi.org/10.35447/jamanku.v6i02.1219

BNPB. (2024). Laporan Nasional Kinerja Relawan Kebencanaan Indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Fardila, R., & Widarta, W. (2026). Pengaruh Kepuasan Kerja, Produktivitas dan Kualitas Pelayanan terhadap Kinerja Usaha Breeder Kucing Ras di Yogyakarta. Journal Social Society, 6(2), 928–940. https://doi.org/10.54065/jss.6.2.2026.1148

Fuad, F. A., & Akhmadi, A. (2018). Pengaruh Lingkungan Kerja Non Fisik Dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Intrinsik Sebagai Variabel Intervening. Jurnal Riset Bisnis Dan Manajemen Tirtayasa, 2(2), 126-145. http://dx.doi.org/10.48181/jrbmt.v2i2.9350

Ghozali, I., & Kusumadewi, K. A. (2023). Partial Least Squares Konsep, Teknik, dan Aplikasi.

Gusman, A. (2020). Motivasi dan Kinerja Pegawai Publik di Indonesia. Jurnal Administrasi Publik, 8(2), 44–56.

Hakim, A., Sugiono, E., & Nurwulandari, A. (2023). The influence of intrinsic motivation, non-physical work environment, and organizational culture on job satisfaction and its impact on work commitment. Journal of World Science, 2(8), 1214-1228. https://doi.org/10.58344/jws.v2i8.383

Ismail, H., Noch, M. Y., & Mustajab, D. (2024). Pengaruh motivasi intrinsik, motivasi ekstrinsik dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Paradoks: Jurnal Ilmu Ekonomi, 7(3), 292-309. https://doi.org/10.57178/paradoks.v7i3.897

Maryani, T., & Samtono, S. (2025). Membangun Kinerja Pegawai Dilingkungan Kantor Dinas Pendidikan Kota Salatiga: Studi Tentang Pengaruh Budaya Organisasi dan Tunjangan Tambahan Penghasilan Terhadap Kinerja Yang Dimediasi Motivasi Kerja. Journal of Management and Creative Business, 3(1), 368-384. https://doi.org/10.30640/jmcbus.v3i1.3919

Maulana, I., Husain, M. T., & Hanif, M. M. (2025). Peran Motivasi Intrinsik dan Ekstrinsik dalam Upaya Meningkatkan Minat Belajar Siswa. Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 1(3), 746-750.

Murniati, N. A. N., Mutoharoh, M., Lintong, F. D., Nurjanah, N., & Judijanto, L. (2026). Profesionalisme Guru dalam Pembelajaran. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Mustikasari, G. A., Akbar, T., & Syahputra, E. (2023). Pengaruh Motivasi Kerja, Komunikasi dan Lingkungan Kerja Non Fisik Terhadap Kinerja Driver Maxim di Kediri. Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa, 2(4), 62-72. https://doi.org/10.58192/populer.v2i4.1396

Pratama, M. A., & Badar, M. (2023). Pengaruh lingkungan kerja non fisik terhadap kepuasan kerja pegawai pada kantor dprd kota bima. Journal of Management and Creative Business, 1(4), 398-412. https://doi.org/10.30640/jmcbus.v1i4.1667

Putra, A. T., Herawati, J., & Kurniawan, I. S. (2023). Pengaruh motivasi intrinsik, motivasi ekstrinsik, budaya organisasi, dan komitmen organisasional terhadap kinerja pegawai. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 5(4), 1751-1765. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v5i4.1974

Rahadi, Q., & Rozikan, R. (2024). Analisis Kepuasan Kerja Karyawan Baitul Maal wa Tamwil Ditinjau dari Teori Dua Faktor Herzberg. Al Maal: Journal of Islamic Economics and Banking, 5(1), 85-99. htt

Rahmawati, I. A., & Sutarmin, S. (2025). Peran Kepuasan Kerja sebagai Variabel Mediasi pada Pengaruh Efikasi Diri dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai. Journal Social Society, 5(2), 1161–1175. https://doi.org/10.54065/jss.5.2.2025.780

Saputra, D., Nataniel, R., Renaldi, R., & Jumarti, J. (2024). Pengaruh Kepuasan Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada Pt. Alonzo Tri Mulya Desa Rante Balla Kecamatan Latimojong Kabupaten Luwu. Journal Social Society, 4(1), 1–18. https://doi.org/10.54065/jss.4.1.2024.504

Saputra, L. N., & Agustini, N. K. Y. (2025). Pengaruh Lingkungan Kerja, Beban Kerja, Kompensai, Motivasi terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Departemen Produksi PT. Java Agri Sukses Makmur, di Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto. Journal Social Society, 5(2), 906–919. https://doi.org/10.54065/jss.5.2.2025.800

Sinambela, L. P., & Sinambela, S. (2019). Manajemen kinerja: pengelolaan, pengukuran, dan implikasi kinerja.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Published

2026-07-05

How to Cite

Vidiantara, C., Supriyanto, Eprianti, Y., & Nasruddin. (2026). Pengaruh Motivasi Intrinsik dan Lingkungan Kerja Non Fisik Terhadap Kinerja Relawan TAGANA di Dinas Sosial Lubuklinggau dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening. Journal Social Society, 6(2), 1081–1090. https://doi.org/10.54065/jss.6.2.2026.1219