Mengenal dan Mendampingi Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusi Sekolah Ramah Anak

Authors

  • Muhammad Yunus STKIP Pembangunan Indonesia
  • Husain As Husain As STKIP Pembangunan Indonesia
  • Ahmad Hasyim STKIP Pembangunan Indonesia
  • Muhammad Yahya STKIP Pembangunan Indonesia
  • Sapinah Sapinah STKIP Pembangunan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54065/ipmas.1.3.2021.99

Keywords:

Pendampingan, Anak Berkebutuhan Khusus, Pendidikan Inklusi

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada peserta mengenai pendidikan inklusi di sekolah formal bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Kegiatan dilakukan dengan memberikan sosialisasi secara online melalui zoom dan youtube STKIP Pembangunan Indonesia. Peserta yang mengikuti kegiatan berasal dari kalangan dosen, guru, mahasiswa, dan umum. Kegiatan ini diharapkan menjadi media kepada masyarakat agar pembelajaran inklusi bisa diberika secara tepat. Pendidikan inklusi ini diharapkan bisa menjadi pembuka jalan untuk anak Indonsia yang berkebutuhan khusus bisa bersekolah dan berdampingan bersama dengan anak normal tanpa ada stigma negativ bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Antusiasnya peserta yang ikut dalam kegiatan ini memberi banyak saran agar kegiatan ini dapat dilanjutkan dengan membahas kurikulum pendidikan inklusi, metode pembelajaran dalam pendidikan inklusi, dan beberapa masukan dalam membahas jenis jenis anak ABK yang umum dijumpai

References

Bektiningsih, K., Trimurtini, T., Muslikah, M., Widihastrini, F., & Susilaningsih, S. (2020). Model Pendidikan Inklusi dan Implementasinya pada Masa Pandemi Covid-19 di Sekolah Dasar. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3), 259-266.

Dermawan, O. (2013). Strategi Pembelajaran bagi Anak Berkebutuhan Khusus di SLB. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 6(2), 886-897.

Dewi, N. K. (2017). Manfaat Program Pendidikan Inklusi untuk AUD. Jurnal Pendidikan Anak, 6(1), 12-19.

Hidayati, N. (2011). Dukungan Sosial bagi Keluarga Anak Berkebutuhan Khusus. INSAN, 13(1), 12-20.

Irawati, I. (2020). Urgensi Pendidikan Multikultural, Pendidikan Segregasi dan Pendidikan Inklusi di Indonesia. Instructional Development Journal, 3(3), 177-187.

Lattu, D. (2018). Peran Guru Bimbingan dan Konseling pada Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusi. Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan, 2(1).

Musyafira, I. D., & Hendriani, W. (2021). Sikap Guru dalam Mendukung Keberhasilan Pendidikan Inklusi. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran, 7(1), 75-85.

Saihu, S. (2019). Komunikasi Pendidik terhadap Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Khusus Asy-Syifa Larangan. Andragogi: Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam, 1(3), 418-440.

Tarnoto, N. (2016). Permasalahan-Permasalahan yang Dihadapi Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusi pada Tingkat SD. Humanitas: Jurnal Psikologi Indonesia, 13(1), 50-61.

Wardani, K., & Dwiningrum, S. I. (2021). Studi Kasus: Peran Orang Tua dalam Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar Seruma. Wacana Akademika: Majalah Ilmiah Kependidikan, 5(1), 69-75.

Wati, E. (2014). Manajemen Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar Negeri 32 kota Banda Aceh. Jurnal Imiah Didaktika: Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran, 14(2).

Published

2021-12-28

How to Cite

Yunus, M., Husain As, H. A., Hasyim, A., Yahya, M., & Sapinah, S. (2021). Mengenal dan Mendampingi Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusi Sekolah Ramah Anak. Jurnal IPMAS, 1(3), 118–123. https://doi.org/10.54065/ipmas.1.3.2021.99