Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Sinjai Melalui Pengembangan Ekowisata Pulau Larea Rea (Edukasi Ecoprinting, Outbound Education, dan Digital Marketing)
DOI:
https://doi.org/10.54065/ipmas.3.2.2023.296Keywords:
Ekowisata, Pulau Larea Rea, Ecoprinting, Outbound Education, Digital MarketingAbstract
Ekowisata Pulau Larea Rea digagas untuk menyelamatkan Pulau Larea Rea sebagai salah satu objek wisata yang berperan vital dalam Pertanian dan berbagai sektor lainnya di wilayah Sinjai, dengan tujuan lain untuk memberdayakan masyarakat sekitar wisata alam. Kelompok Sadar Wisata Wana Abadi (Pokdarwis) telah memperkenalkan konsep Ekowisata untuk pengembangan ekonomi warga Desa Padaelo. Pelaksanaan program Kemitraan Masyarakat dimaksudkan untuk membantu memecahkan beberapa permasalahan yang saat ini dihadapi oleh Pokdarwis Wana Abadi, yaitu permasalahan manajemen dan permasalahan pemasaran dalam pengembangan ekowisata. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah tersebut antara lain pendampingan penyusunan renstra Pokdarwis Wana Abadi, merintis outbound education, pengembangan wisata edukasi ekowisata, pengembangan wisata edukasi ecoprint, dan pendampingan pemasaran ekowisata berbasis media sosial untuk menjadikan Ekowisata menjadi tujuan wisata unggulan di kota Sinjai. Hasil pelaksanaan rangkaian program kemitraan masyarakat antara lain adalah penyusunan Akta Organisasi Wana Abadi, meningkatnya minat berkunjung ke ekowisata Sinjai melalui penawaran wisata outbond dan wisata edukasi ecoprint, serta penerapan strategi pemasaran wisata berbasis media sosial.
References
Abdoellah, O. S., Sunardi, S., Widianingsih, I., & Cahyandito, M. F. (2019). Pemetaan Sosial Dalam Perencanaan Program Pengembangan Ekowisata Berkelanjutan Citarum Hulu. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 59-71. https://doi.org/10.24198/kumawula.v2i1.24461
Ainarwowan, M. A., & Salemuddin, M. R. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Upaya Meningkatkan Potensi Ekowisata Pulau Bair Kota Tual. Kumpulan Artikel Pendidikan Anak Bangsa (Kapasa): Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 3(2), 128-138. https://doi.org/10.37289/kapasa.v3i2.358
Alpiana, A., Rahmawati, D., & Adiansyah, J. S. (2021). Pengembangan Geoproduk Geopark Tambora Untuk Pemberdayaan Masyarakat Lokal Berbasis Interpretasi Geologi. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 3(2), 170-175. https://doi.org/10.31764/jpmb.v3i2.2194
Anom, L., Bisri,H., and Safii, A. A. 2016. Pengembangan Agrowisata Kampung Salak Berbasis Partisipasi Masyarakat Di Desa Tanjungharjo. Jurnal Humanis 2(2): 1–5.
Anom, L., dan Safii, AA 2022. Meningkatkan Kinerja UMKM melalui Kemampuan Sensing Pasar, Kemampuan Inovasi, dan Pengembangan Produk Etnik Ikonik. Jurnal Ilmu Keunggulan Manajemen 6(1): 1–10.
Arachchige,U., dan Sathsara, T. 2020. Dampak Outbond Training (OBT). Jurnal Internasional Riset Ilmiah dan Teknologi 9(4): 377–380. http://dx.doi.org/10.17977/um059v1i12021p16-23
Candranegara, I. M. W., Mirta, I. W., Suryana, I. N. M., & Mahardhika, I. P. E. (2019). Pemberdayaan Masyarakat dan Pengelolaan Ekowisata D’Bendungan View Telaga Tunjung Sebagai Wahana Rekreasi Wisata Alam Pedesaan. Public Inspiration: Jurnal Administrasi Publik, 4(2), 97-104. https://doi.org/10.22225/pi.4.2.2019.97-104
Epstein Richard, A., Becker,G. S., Coase,R. H., Miller,M. H., and Posner Richard,A. 1997. The Roundtable Discussion. The University of Chicago Law Review 64(4): 1132–1165. https://doi.org/10.2307/1600211
Faisol, N. R. 2019. Strategi Pemasaran Industri Kreatif Berbasis Kearifan Lokal Di Masa Pandemi Covid-19. LAN TABUR: Jurnal Ekonomi Syariah 4(1): 142–161. https://doi.org/10.53515/lantabur.2022.4.1.142-161
Fitriyanti, F., and Gunawan,Y. 2019. IbM Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan Paket Wisata Outbond Ingkung Kwali Di Dusun Kalakijo. Panrita Abadi 3(1): 53–60. https://doi.org/10.20956/pa.v3i1.4058
Hakim, N., Hayati, S., Lumbu, A. A., Rahmawati, N. I., & Septiyana, L. (2019). Pemberdayaan kelompok sadar wisata (pokdarwis) dalam mengembangkan ekowisata desa gunung rejo kecamatan way ratai. DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 235-254. https://doi.org/10.32332/d.v1i2.1760
Hardyanti, H., Isdarmanto, I., & Damiasih, D. (2023). Upaya Strategi Pemberdayaan Komunitas Lokal dalam Pengembangan Ekowisata Taman Nasional Komodo Kabupaten Manggarai Barat. ULIL ALBAB: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(7), 2598-2614. https://doi.org/10.56799/jim.v2i7.1704
Idayati, D. N., and Sulistyowati, R. 2022. Pengaruh Promosi Berbasis Wisata Edukasi dan Inovasi Produk Batik Pecel Terhadap Volume Penjualan. Jurnal Ecogen 5(2): 226. http://dx.doi.org/10.24036/jmpe.v5i2.13059
Imran, A. N. 2012. Identifikasi Kapasitas Komunitas Lokal Dalam Pemanfaatan Potensi Ekowisata Pengembangan Ekowisata Di Kawah Cibuni. Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota 23(2): 85–102.
Joandani, G. K. J., Pribadi, R., & Suryono, C. A. (2019). Kajian potensi pengembangan ekowisata sebagai upaya konservasi mangrove di Desa Pasar Banggi, Kabupaten Rembang. Journal of marine Research, 8(1), 117-126. https://doi.org/10.14710/jmr.v8i1.24337
Kaharuddin, K., Pudyatmoko, S., Fandeli, C., & Martani, W. (2020). Partisipasi masyarakat lokal dalam pengembangan ekowisata. Jurnal Ilmu Kehutanan, 14(1), 42-54. https://doi.org/10.22146/jik.57462
Koroy, K., Yulianda, F., & Butet, N. A. (2017). Pengembangan ekowisata bahari berbasis sumberdaya pulau-pulau kecil di pulau Sayafi Dan Liwo, Kabupaten Halmahera Tengah. Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan, 8(1), 1-17. https://doi.org/10.24319/jtpk.8.1-17
Lasaiba, M. A. (2022). Pengembangan Ekowisata Berbasis Masyarakat: Sebuah Studi Literatur. Jendela Pengetahuan, 15(2), 1-7. https://doi.org/10.30598/jp15iss2pp85-92
Maak, C. S., Muga, M. P. L., & Kiak, N. T. (2022). Strategi Pengembangan Ekowisata terhadap Ekonomi Lokal pada Desa Wisata Fatumnasi. Oeconomicus Journal of Economics, 6(2), 102-115. https://doi.org/10.15642/oje.2022.6.2.102-115
Muttaqin, T., Purwanto, R. H., and Rufiqo,S. N. 2011. Kajian Potensi Ekowisata dan Strategi Pengembangan Ekowisata di Cagar Alam Pulau Sempu Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur. GAMMA 6(2): 152–161.
Pamungkas, I. T. D., and Muktiali, M. 2015. Pengaruh Keberadaan Desa Wisata Karangbanjar terhadap Perubahan Penggunaan Lahan, Ekonomi dan Sosial Masyarakat. Teknik PWK 4(3): 361–372. https://doi.org/10.14710/tpwk.2015.9085
Pattiwael, M. (2018). Konsep pengembangan ekowisata berbasis konservasi di Kampung Malagufuk Kabupaten Sorong. J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community), 1(1), 42-54. https://doi.org/10.34124/jpkm.v1i1.7
Purwaningrum, H. (2020). Pengembangan Ekowisata Hutan Mangrove Pantai Baros Desa Titihargo Kecamatan Kretek Kabupaten Bantul. Journal of Tourism and Economic, 3(1), 31-40. https://doi.org/10.36594/jtec.v3i1.52
Ridlwan, M. A., Muchsin, S., & Hayat, H. (2017). Model Pengembangan Ekowisata dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Lokal. Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review, 2(2), 141-158. https://doi.org/10.15294/jpi.v2i2.9933
Safii, A. A., Rahayu,S., and Anom, L. 2022. Marketing Assistance and Herbal Products Market Expansion of Paguyuban Jamu Gendong Desa Ngablak. Empowerment Society 5(1): 22–27. https://doi.org/10.30741/eps.v5i1.720
Satria, D. 2009. Strategi Pengembangan Ekowisata Berbasis Ekonomi Lokal dalam Rangka Program Pengentasan Kemiskinan. Journal of Indonesian Applied Economics 3(1): 37–47. https://doi.org/10.21776/ub.jiae.2009.003.01.5
Satrio, Y. D., Basuki, A., and Kustiadi, J. 2021. Penguatan Ekowisata Melalui Pelatihan Trainer Outbound di Desa Selorejo, Kabupaten Malang. Wikrama Parahita: Jurnal Pengabdian Masyarakat 5(1): 38–44. https://doi.org/10.30741/eps.v6i1.956
Sedjati, D. P., and Sari, V. T. 2019. Mix Teknik Ecoprint Dan Teknik Batik Berbahan Warna Tumbuhan Dalam Penciptaan Karya Seni Tekstil. Corak 8(1): 1–11. https://doi.org/10.24821/corak.v8i1.2686
Supriadi, B. (2018). Pengembangan Ekowisata Poncokusumo melalui Grand Strategy Matrix Analysis. Jurnal Pariwisata Pesona, 3(2), 119-133. https://doi.org/10.26905/jpp.v3i2.2436
Ulumi, H. F. B., & Syafar, M. (2021). Pengembangan Ekowisata Pulau Tunda Berbasis Komunitas dalam Era Industri 4.0. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 23(1), 118-128. https://doi.org/10.25077/jantro.v23.n1.p118-128.2021
Wati, M. W., & Idajati, H. (2017). Identifikasi Karakteristik Pengelolaan Ekowisata Mangrove Wonorejo Berdasarkan Preferensi Stakeholder. Jurnal Teknik ITS, 6(2), C229-C232. https://doi.org/10.12962/j23373539.v6i2.25545
Yasir, Y., Heltonika, B., Firdaus, M., Ismandianto, I., & Salam, N. E. (2021). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Kawasan Wisata Minapolitan di Desa Petalongan Kabupaten Indragiri Hulu. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 6(2), 416-427. https://doi.org/10.30653/002.202162.765
Yogi, I. B. P. P. (2020, April). Pelestarian gua-gua prasejarah di Kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat (berbasis pemberdayaan masyarakat lokal). In Forum Arkeologi (Vol. 33, No. 1, pp. 65-76). http://dx.doi.org/10.24832/fa.v33i1.597
Yuwono, C., Amalia, A. V., 2021. Pemberdayaan Masyarakat Desa Bergas Kidul Melalui Rintisan Desa Wisata Edukatif. 2021 71–80.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







