Implementasi Digital E-Learning “Smart Voter” Berbasis Kearifan Lokal Bugis-Makassar untuk Penguatan Literasi Politik Pemuda Muhammadiyah Kota Makassar

Authors

  • Syukri Syukri Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Ilham Riyadi Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Nabila Burhanuddin Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Yovita Klaudia Nenes Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Sabriani Sabriani Universitas Muhammadiyah Makassar

DOI:

https://doi.org/10.54065/ipmas.6.3.2026.1963

Keywords:

E-Learning, Etika Digital, Kearifan Lokal, Literasi Politik, Pemuda Muhammadiyah

Abstract

Literasi politik pemuda menjadi kebutuhan penting di tengah tingginya arus informasi politik melalui media digital. Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Makassar menghadapi kebutuhan penguatan literasi politik, terutama dalam menyikapi disinformasi dan hoaks serta menerapkan nilai kearifan lokal dalam komunikasi politik digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat literasi politik dan etika digital anggota PDPM Kota Makassar melalui pemanfaatan media pembelajaran digital berbasis kearifan lokal. Kegiatan dilaksanakan selama September-November 2025 dengan melibatkan 40 anggota PDPM Kota Makassar berusia 17-35 tahun. Pelaksanaan program mencakup implementasi dan simulasi digital e-learning “Smart Voter”, workshop literasi politik dan etika digital berbasis kearifan lokal, serta pengembangan konten edukasi politik digital. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengalaman dalam menggunakan e-learning, memahami dan menyikapi informasi politik digital, serta menghubungkan etika komunikasi politik dengan nilai Sipakatau, Sipakainge’, Sipakalebbi, dan Siri’ na Pacce. Peserta juga memperoleh pengalaman mengembangkan konten edukasi politik berbentuk media digital yang dapat dimanfaatkan oleh organisasi. Ketercapaian program terlihat dari keterlibatan 40 peserta dalam rangkaian kegiatan, penggunaan media pembelajaran, partisipasi dalam workshop dan simulasi, serta tersedianya modul e-learning dan konten edukasi politik berbasis kearifan lokal. Keberlanjutan program didukung melalui pemanfaatan modul dan media “Smart Voter” serta penyebarluasan konten edukasi melalui kanal digital PDPM Kota Makassar.

References

Adzim, F., Juwandi, R., & Fitriyadi, D. S. (2024). Peran Pemuda Muhammadiyah dalam penguatan karakter nasionalisme generasi muda. Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia, 4(1), 17–25. https://doi.org/10.52436/1.jishi.136

Aminulloh, A., Qorib, F., Fianto, L., & Setiamandani, E. D. (2023). Propaganda and political memes on social media in the 2019 Indonesian presidential election. Journal of Islamic World and Politics, 6(2), 342–365. https://doi.org/10.18196/jiwp.v6i2.16115

Andriani, A. D., Fitri, S. A., & Muchtar, K. (2024). Model komunikasi literasi digital dalam mengatasi ujaran kebencian di media sosial. Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 13(2), 439–464. https://doi.org/10.14710/interaksi.13.2.439-464

Anwar, N. L., Faridah, & Irmawati. (2023). Implementasi pendidikan karakter melalui budaya sekolah (kajian budaya lokal Sipakatau, Sipakainge, Sipakalebbi) di UPT SPF SD Inpres BTN IKIP II Makassar. Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan, 4(2), 104–111.

https://doi.org/10.26858/jak2p.v4i2.43496

Anwar, R. K., Khadijah, U. L. S., & Rizal, E. (2023). Rise against rumors: Leveraging online social movements for hoax prevention by netizens. Jurnal Kajian Komunikasi, 11(2), 268–287. https://doi.org/10.24198/jkk.v11i2.49492

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). (2024). Survei penetrasi internet Indonesia 2024. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.

Cobis, M. Y., & Cangara, H. (2023). Social media as a political space in the digital age. Perspektif, 12(3), 770–785. https://doi.org/10.31289/perspektif.v12i3.9114

Hamson, Z., Akbar, M., & Aziz, S. (2025). Communication ethics of content creators in the new media era based on Bugis Makassar local wisdom. Satwika : Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 9(1), 279–289. https://doi.org/10.22219/satwika.v9i1.40189

Hutamy, E. T., Nurul Mutmainnah, & Muhammad Rasyid Ridha. (2025). Adaptasi Nilai Sipakatau, Sipakainge’, Dan Sipakalebbi Dalam Etika Bisnis UMKM Di Era Digital. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 4(4), 6017–6026. https://doi.org/10.56799/peshum.v4i4.9586

Jati, W. R. (2024). From Millennial to Generation Z: The state of digital literacy among youths dealing with disinformation during elections. Jurnal Komunikasi Indonesia, 13(1), 129–145. https://doi.org/10.7454/jkmi.v13i1.1228

Junaid, N., Hidayanti, F., Rafli, M., & Arnidah. (2023). Development of 3S Cultural Webtoon Media (Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge’) as an effort to prevent bullying among Makassar City high school students. Jurnal PENA, 10(1), 103–118.

https://doi.org/10.26618/jp.v10i1.10719

Kaddi, S. M., & Akifah, A. (2023). Inter-cultural communication: Sipakatau-Sipakalebbi among Bugis-Kaili couples in Palu. Komunikator, 15(1), 118–128. https://doi.org/10.18196/jkm.17838

Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. (2025). Komdigi identifikasi 1.923 konten hoaks sepanjang tahun 2024. Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2023). Indeks literasi digital Indonesia 2023. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

Kusumawardani, V., Chandra Agustin, D. A., & Permatasari, S. S. (2025). Social media and political preferences among Generation Z in the 2024 Indonesian general election. Mediakita, 9(2), 246–269. https://doi.org/10.30762/mediakita.v9i2.2762

Luthfia, A., Handayani, F., Gasa, F. M., Ramadanty, S., & Ridzuan, A. R. (2023). Navigating the cyber frontier: Youth capabilities to confront dis/misinformation with digital literacy and digital security. 2023 17th International Conference on Telecommunications (ConTEL), 4(3), 1–8. https://doi.org/10.1109/ConTEL58387.2023.10198919

Maladisma, N., Suardi, N. F., Fitriana, N., & Mutahharah R, M. R. (2024). Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Video Pembelajaran Interaktif melalui Penggunaan Platform Canva Bagi Guru SDN Sungguminasa V. Jurnal IPMAS, 4(3), 169–180. https://doi.org/10.54065/ipmas.4.3.2024.491

Mansur, S., Saragih, N., Ritonga, R., & Damayanti, N. (2021). Fake news on social media and adolescent’s cognition. Jurnal ASPIKOM, 6(1), 29–41. https://doi.org/10.24329/aspikom.v6i1.827

Neyazi, T. A., Ng, A. Y. K., Kuru, O., & Muhtadi, B. (2022). Who gets exposed to political misinformation in a hybrid media environment? The case of the 2019 Indonesian election. Social Media + Society, 8. https://doi.org/10.1177/20563051221122792

Nuri, R. N., Ismail, I., Nur, M. J., Kusnadi, K., Muyassarah, & Haerati, A. (2024). Profil kader Pemuda Muhammadiyah sebagai intelektual influencer. Retorika: Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam, 6(1), 18–26. https://doi.org/10.47435/retorika.v6i1.240

Putri, E., & Rahayu, U. S. (2024). Ujaran kebencian melalui komentar Instagram sebagai kekerasan politik. Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 21(1), 45–65. https://doi.org/10.36451/jisip.v21i1.313

Rahmawati, R., & Eli, E. (2024). Pendidikan karakter berbasis nilai-nilai budaya Bugis “Sipakatau, Sipakalebi, Sipakainge” di komunitas peduli anak jalanan Makassar. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(2), 177–186. https://doi.org/10.21831/jpka.v14i2.63715

Rahyu, S., Suryanef, S., Rafni, A., & Azizah, C. N. (2025). Praktek money politics dalam Pemilu Legislatif Tahun 2024. Journal of Education, Cultural and Politics, 5(1), 24–31. https://doi.org/10.24036/jecco.v5i1.610

Rajagukguk, M., & Zulkarnain, I. (2022). Measuring basic capabilities of adolescents digital literacy in Medan to prevent fake news exposure. JURNAL IPTEKKOM, 24(1), 21–36. https://doi.org/10.17933/iptekkom.24.1.2022.21-36

Reykasari, Y., Citraningrum, D. M., Andaru, D., Artamevia, R., Afrizal, M., & Aprilia, C. (2024). Peningkatan literasi politik bagi generasi muda Muhammadiyah sebagai pemilih pemula pada Pemilu Serentak 2024. Transformasi: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 4(2), 186–198. https://doi.org/10.31764/transformasi.v4i2.24737

Setiawan, A. P., Alby, J. D. A. H., & Azhar, S. R. A. (2024). Mitigasi ekosistem politik destruktif: Upaya generasi muda dalam mengatasi polarisasi politik berbasis media digital. Indonesian Journal of Political Studies, 4(2), 117–132. https://doi.org/10.15642/ijps.2024.4.2.117-132

Surjatmodjo, D., Unde, A. A., Cangara, H., & Sonni, A. F. (2024). Information pandemic: A critical review of disinformation spread on social media and its implications for state resilience. Social Sciences, 13(8), 418. https://doi.org/10.3390/socsci13080418

Suryani, S., Asyraf, M. F. A., Mustofa, A., & Muntafi, M. S. (2024). Digital literacy based on Islamic values to improve risk perception and critical thinking among Muslim adolescents. Psikis: Jurnal Psikologi Islami, 10(1), 80–90. https://doi.org/10.19109/psikis.v10i1.19067

Syariani, S., Sakaria, & Hasriani. (2024). Pengembangan media digital menulis cerita pendek berbasis kearifan lokal Bugis di SMP Negeri 4 Tellu Siattinge. TITIK DUA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(3) 201–210.

https://doi.org/10.59562/titikdua.v4i3.64005

Wahyudi, J., Aziz SR, A., Saputra, R. D. A., Rirahman, F., & Burhanuddin, B. (2024). Penguatan literasi politik generasi muda Sumbawa Barat menjelang Pemilu 2024. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 9(9), 1762–1770. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v9i9.6137

Wahyuningroem, S. L., Sirait, R., Uljanatunnisa, U., & Heryadi, D. (2024). Youth political participation and digital movement in Indonesia: The case of #ReformasiDikorupsi and #TolakOmnibusLaw. F1000Research, 12, 543. https://doi.org/10.12688/f1000research.122669.3

Widyatnyana, K. N., Rasna, I. W., & Putrayasa, I. B. (2023). Analisis jenis dan makna pragmatik ujaran kebencian di dalam media sosial Twitter. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 12(1), 68–78. https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v12i1.2216

Zubair, A., Hamzah, H., & Satriadi, S. (2022). Living Religious Moderation within the Sipakatau, Sipakainge’, and Sipakalebbi Cultures of the Bugis Community. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 30(2), 195–214. https://doi.org/10.21580/ws.30.2.13048

Zulham, M., Sukmawati, S., Fitriani A , F. A., & Taufiq, T. (2024). Penguatan Literasi Numerasi Siswa SDN 15 Salolo Melalui Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Teknologi Informasi. Jurnal IPMAS, 4(3), 181–192. https://doi.org/10.54065/ipmas.4.3.2024.492

Published

2026-10-06

How to Cite

Syukri, S., Riyadi, I., Burhanuddin, N., Nenes, Y. K., & Sabriani, S. (2026). Implementasi Digital E-Learning “Smart Voter” Berbasis Kearifan Lokal Bugis-Makassar untuk Penguatan Literasi Politik Pemuda Muhammadiyah Kota Makassar. Jurnal IPMAS, 6(3), 447–463. https://doi.org/10.54065/ipmas.6.3.2026.1963