Penerapan Program JAGA untuk Penguatan Perlindungan Anak melalui Edukasi Guru dan Orang Tua di PAUD Matahari

Authors

  • Yoga Maryanto Universitas Malahayati
  • Hiro Sejati Universitas Malahayati
  • Vidya Cahyu Septiani Universitas Malahayati
  • Nadila Fani Ananda Universitas Malahayati
  • Bintang Fajar Ahmad Universitas Malahayati

DOI:

https://doi.org/10.54065/ipmas.6.3.2026.1899

Keywords:

Guru, Orang Tua, PAUD, Perlindungan Anak, Program JAGA

Abstract

Perlindungan anak usia dini memerlukan keterlibatan guru dan orang tua dalam menciptakan lingkungan yang aman di sekolah maupun keluarga. PAUD Matahari menghadapi kebutuhan pendampingan yang berkaitan dengan perlindungan privasi tubuh, pencegahan perundungan, serta keamanan dan privasi digital anak. Program JAGA (Jalin Generasi Aman, Guyub, dan Aktif) dilaksanakan sebagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk membekali guru dan orang tua dengan pengetahuan dan keterampilan pendampingan perlindungan anak. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Pelaksanaan program terdiri atas tiga kegiatan, yaitu JAGA Tubuhku: Perlindungan Privasi Tubuh, JAGA Pertemananku: Pencegahan Perundungan, dan JAGA Dunia Digitalku: Keamanan dan Privasi Digital. Metode kegiatan meliputi pemaparan materi, diskusi kasus, simulasi, praktik, dan penyusunan kesepakatan pendampingan antara sekolah dan keluarga. Pelaksanaan JAGA Tubuhku membekali peserta dengan cara mengenalkan privasi tubuh dan batasan sentuhan kepada anak. JAGA Pertemananku memberikan pemahaman mengenai bentuk perundungan serta cara mendampingi anak sebagai korban, pelaku, dan saksi secara empatik. JAGA Dunia Digitalku membekali peserta dengan praktik pemilihan konten, pengaturan perangkat, penggunaan kontrol orang tua, serta perlindungan identitas dan dokumentasi anak. Ketercapaian kegiatan terlihat dari keterlibatan peserta dalam seluruh rangkaian edukasi, diskusi, simulasi, dan praktik serta tersedianya buku pendukung bagi mitra. Keberlanjutan program diarahkan melalui pemanfaatan materi, pembiasaan perlindungan anak, dan komunikasi berkelanjutan antara guru dan orang tua.

References

Al Anshori, F., Sohriati, E., Syam, S., & Baharuddin, M. R. (2021). Pelatihan Literasi Digital bagi Guru SMPN 7 Palopo. Jurnal IPMAS, 1(3), 100–109. https://doi.org/10.54065/ipmas.1.3.2021.95

Amin, A. A. ., & Eliasa , E. I. . (2023). Parenting Skills as The Closest Teacher to Early Childhood at Home. JPUD - Jurnal Pendidikan Usia Dini, 17(2), 312–330. https://doi.org/10.21009/JPUD.172.09

Amon, M. J., Kartvelishvili, N., Bertenthal, B. I., Hugenberg, K., & Kapadia, A. (2022). Sharenting and Children’s Privacy in the United States: Parenting Style, Practices, and Perspectives on Sharing Young Children’s Photos on Social Media. Proceedings of the ACM on Human-Computer Interaction, 6(CSCW1), 1–30. https://doi.org/10.1145/3512963

Ardila, F. (2022). The Function of Educators In Social Emotional Development at an Early Age. Education For All : Jurnal Prodi Pendidikan Masyarakat/Pendidikan Luar Sekolah/Pendidikan Non Formal, 2(1), 62-70. https://doi.org/10.35508/efapls.v2i1.7384

Bili, F. G., & Sugito, S. (2020). Perspektif Orang Tua Tentang Perilaku Bullying Anak TK: ditinjau dari Tingkat Pendidikan. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1644–1654. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.939

Elan, E., Sumardi, S., & Maharani Dewi, L. (2022). Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini Melalui Strategi Pembelajaran Supportive Climate. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(4), 2982–2986. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i4.5967

Fernandez-Alfaraz, M. L., Nieto-Sobrino, M., & Anton-Sancho, A. (2023). Perception of Bullying in Early Childhood Education in Spain: Pre-school Teachers vs. Psychologists. European Journal of Investigation in Health, Psychology and Education, 13(3), 655–670. https://doi.org/10.3390/ejihpe13030050

Halimah, L., Yuliariatiningsih, M. S., & Mirawati. (2026). Strategies for Optimizing Partnership: Workshop on Teamwork for Teachers and Parents in Early Childhood Education. International Journal of Early Years Education, 34(1), 24–41. https://doi.org/10.1080/09669760.2023.2299239

Harnum, R., & Pinariya, J. M. (2023). The Effect of Parents Digital Literacy on Sharenting Practices and Children’s Privacy on Instagram. Communicare: Journal of Communication Studies, 10(1), 13–21. https://doi.org/10.37535/101010120232

Hokmabadi, A., Khoori, E., Tatari, M., & Wurtele, S. K. (2022). Preventing Child Sexual Abuse in Iran: Mothers teaching Body Safety to Their Sons. Journal of Gorgan University of Medical Sciences, 19(2). https://doi.org/10.29252/jgbfnm.19.2.31

Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2026). Laporan akhir tahun 2024 KPAI: Penguatan pengawasan dan perlindungan anak di Indonesia. KPAI.

Peng, Z. (2024). A Privacy Calculus Model Perspective That Explains Why Parents Sharent. Information, Communication & Society, 27(11), 2129–2152. https://doi.org/10.1080/1369118X.2023.2285462

Putri, I. D. A., Nur, H., Yanti, R., & Erni, E. (2024). Proses Kreatif Siswa SMAN 3 Luwu Timur dalam Pembuatan Ecoprint. Jurnal IPMAS, 4(1), 41–51. https://doi.org/10.54065/ipmas.4.1.2024.467

Praditama, A. G., Kusmiatun, A., & Rahayu, D. H. (2023). Dongeng sebagai Media Pembentuk Karakter Anti Perundungan pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 6764–6776. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.4264

Sipayung, E. R., & Cheng, C. C. (2023). Investigating Parents’ Degrees of Trust and Communication Towards Teachers in Indonesian Kindergartens. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 927–936. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3590

Solehati, T., Kosasih, C. E., Hermayanti, Y., & Mediani, H. S. (2023). Child Sexual Abuse Prevention: A Qualitative Study of Teachers’ Educational Needs. Belitung Nursing Journal, 9(6), 554–562. https://doi.org/10.33546/bnj.2792

Suprijanto, A., Kartikawati, E., Roni, M., & Purwanti, S. (2022). Parenting Education for Early Childhood Social-Emotional Development. Journal of Childhood Development, 2(1), 64–70. https://doi.org/10.25217/jcd.v2i1.3350

Tamblyn, A., Skouteris, H., North, A., Sun, Y., May, T., Swart, E., & Blewitt, C. (2023). Physical and Sensory Environment Interventions to Support Children’s Social and Emotional Development in Early Childhood Education and Care Settings: A Systematic Review. Early Child Development and Care, 193(5), 708–724. https://doi.org/10.1080/03004430.2022.2152017

UNICEF Indonesia. (2026). UNICEF Indonesia Annual Report 2025. UNICEF Indonesia.

World Health Organization. (2026). Adolescent Health. World Health Organization.

Walrave, M., Robbe, S., Staes, L., & Hallam, L. (2023). Mindful Sharenting: How Millennial Parents Balance Between Sharing and Protecting. Frontiers in Psychology, 14, 1171611. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1171611

Widaningtyas, L., & Sugito, S. (2022). Perspektif Orang Tua dan Guru Mengenai Bullying pada Anak Usia Dini di Taman Kanak-kanak. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 2910–2928. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2313

ZM, H., Ilyas, M., Wahidah, A., Aryati, R. A., & Susmawati, S. (2024). Internalisasi Keterampilan Sosial Abad 21 Berbasis Nilai Multikultural dalam Mencegah Bullying di Kota Mataram: Studi Kualitatif dengan Pendekatan Naturalistik. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(6), 2133–2146. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i6.6944

Published

2026-09-23

How to Cite

Maryanto, Y., Sejati, H., Septiani, V. C., Ananda, N. F., & Ahmad, B. F. (2026). Penerapan Program JAGA untuk Penguatan Perlindungan Anak melalui Edukasi Guru dan Orang Tua di PAUD Matahari. Jurnal IPMAS, 6(3), 397–409. https://doi.org/10.54065/ipmas.6.3.2026.1899

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)