Pojok Literasi Pesisir: Penanaman Budaya Literasi Bagi Anak-Anak Pesisir Desa Bajoe Indah

Authors

  • Eka Kurnia Syawaliyah Subagio Universitas Halu Oleo
  • Nurul Arsy Utami Universitas Halu Oleo
  • Trisusilo Raharjo Universitas Halu Oleo
  • Muhammad Ismail Universitas Halu Oleo
  • La Ode Andi Hermawan Universitas Halu Oleo
  • Lisa Arifuddin Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.54065/ipmas.6.2.2026.1168

Keywords:

Budaya Literasi, Anak-Anak Pesisir, Pojok Baca, Kelas Cerita

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan menanamkan budaya literasi bagi anak-anak pesisir di Desa Bajoe Indah, Kabupaten Konawe, melalui model “Pojok Literasi Pesisir” yang terpadu. Solusi disusun dalam tiga kegiatan utama, yaitu (1) Pendampingan Literasi Dasar Anak Pesisir, (2) Kelas Cerita Pesisir Kreatif, dan (3) Pojok Baca dan Kreasi Literasi Pesisir. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan mitra desa, pemetaan awal kemampuan membaca, penyediaan bahan bacaan sesuai usia, pendampingan kelompok kecil, kegiatan membaca nyaring dan diskusi ringan, aktivitas kreatif berbasis cerita, serta pembentukan pojok baca sebagai ruang literasi komunitas. Monitoring dan evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui kehadiran dan partisipasi anak, perkembangan kemampuan membaca dan pemahaman bacaan, keterlibatan dalam kegiatan bercerita dan kreasi literasi, serta pemanfaatan pojok baca dan keteraturan peminjaman buku. Hasil pelaksanaan menunjukkan anak lebih berani membaca nyaring, mampu menjawab pertanyaan sederhana tentang isi bacaan, serta meningkat partisipasinya dalam bercerita dan menghasilkan karya sederhana seperti gambar dan tulisan pendek. Pojok baca berfungsi sebagai ruang yang memperluas akses bacaan dan menjadi pusat aktivitas literasi yang lebih rutin. Program ini berpotensi berkelanjutan melalui penguatan relawan lokal, jadwal kegiatan literasi, serta penambahan koleksi bacaan yang relevan dengan kebutuhan anak pesisir.

References

Alfatih, M. I., Rizal, E., Sjafirah, N. A., & Rusmana, A. (2025). Community volunteers and literacy activism in rural Indonesia: A phenomenological study from West Java. International Journal of Innovative Research and Scientific Studies, 8(5), 394–407. https://doi.org/10.53894/ijirss.v8i5.8673

Azizah, S. N. L., Silviana, W. A., Setyorini, Z., Faradiba, A. A., Falantiano, F. E., & Sulistyowati, S. (2024). Peran Taman Baca Masyarakat (TBM) terhadap Peningkatan Budaya Literasi di Masyarakat Desa Titik, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 339-345. https://doi.org/10.30762/welfare.v2i2.1590

Bawamenewi, A. (2025). Penguatan Literasi Bahasa Indonesia Melalui Program Pojok Baca di Sekolah Dasar. SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(2), 283-295. https://doi.org/10.56910/sewagati.v4i2.2476

Bigozzi, L., Tarchi, C., Vagnoli, L., Valente, E., & Pinto, G. (2017). Reading fluency as a predictor of school outcomes across grades 4–9. Frontiers in psychology, 8, 200. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2017.00200

Destrianto, K. (2021). Evaluasi program gerakan literasi sekolah di SD Kristen 04 Eben Haezer. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 11(2), 133-139. https://ejournal.uksw.edu/scholaria/article/view/3505

Hasanah, D. F. (2024). Kesetaraan wawasan dunia melalui literasi: Evaluasi ketercapaian gerakan literasi nasional melalui data PISA dan statistik Indonesia. Journal of Education for The Language and Literature of Indonesia, 2(2), 98-110. https://doi.org/10.15575/jelli.v2i2.1016

Hidayah, L., & Widodo, G. S. (2020). Gerakan Literasi Sekolah dan lingkungan kaya teks di sekolah: “Studi asesmen diri sekolah menengah pertama di Surabaya”. Jurnal Bidang Pendidikan Dasar, 4(2), 178–185.

Julaikha, S., dkk. (2025). Menumbuhkan budaya literasi melalui rumah baca pinggir pantai di Desa Awang, Lombok Tengah. Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 676–679.

Karacao?lu, Ö. C., & Kasap, Y. (2023). The effect of reading comprehension skills on mathematics and science according to PISA data. International Journal of Educational Research Review, 8(3), 623-637. https://doi.org/10.24331/ijere.1246885

Kilawati, A., & Junaid, R. (2021). Pelatihan Baca Tulis Aksara Lontara Berbasis Kearifan Lokal di Rumah Baca Akkitanawa Kabupaten Luwu. Jurnal IPMAS, 1(3), 129–137. https://doi.org/10.54065/ipmas.1.3.2021.103

Mbuik, H. B., Ceunfin, B., Henuk, N. N., Benu, K. S., Modok, E. Y., Siki, L., & Saldanha, J. B. (2025). Penguatan budaya literasi berbasis komunitas melalui pojok baca di SD Negeri Suanae. Room of Civil Society Development, 4(4), 611-621. https://doi.org/10.59110/rcsd.690

Nurhalizar, S., Mardianto, M., & Nasution, M. I. P. (2023). Gerakan Literasi Nasional Dalam Peningkatan Literasi Guru Pai. ANSIRU PAI: Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam, 7(2), 431-437. http://dx.doi.org/10.30821/ansiru.v7i2.16898

Orellana, P., Silva, M., & Iglesias, V. (2024). Students’ reading comprehension level and reading demands in teacher education programs: the elephant in the room?. Frontiers in Psychology, 15, 1324055. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1324055

Quraisy, A., & Ilhamsyah, I. (2026). Penguatan Literasi Membaca Siswa Sekolah Dasar melalui Pojok Literasi Sekolah, Program 15 Menit Membaca, dan Festival Literasi Anak. Jurnal IPMAS, 6(1), 65–75. https://doi.org/10.54065/ipmas.6.1.2026.1120

Rahayu, A., Wahib, A., & Besari, A. (2023). Peningkatan minat baca siswa sekolah dasar melalui pojok baca. Open Community Service Journal, 2(2), 122-130. https://doi.org/10.33292/ocsj.v2i2.41

Riswakhyuningsih, T. (2018). Evaluasi Program Gerakan Literasi Sekolah (Gls) Di Kabupaten Batang Tahun 2018. RISTEK: Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang, 3(1), 91-103. https://doi.org/10.55686/ristek.v3i1.50

Rohman, A. S., & Lusiana, E. (2017). Gerakan literasi masyarakat Kabupaten Bandung. Shaut Al-Maktabah: Jurnal Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi, 9(1), 25-40.

Sadino, S., Nugrahani, F., & Suwarto, S. (2020). Pengembangan Gerakan Literasi Sekolah Menggunakan Majalah Dinding dan Binder Antologi Tematik di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan, 29(1), 11-20. https://doi.org/10.32585/jp.v29i1.597

Saepudin, E., Sukaesih, S., & Rusmana, A. (2017). Peran taman bacaan masyarakat (TBM) bagi anak-anak usia dini. Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan, 5(1), 1-12. https://doi.org/10.24198/jkip.v5i1.10821

Siarnagama, L., Peranginangin, H., & Rahim, A. (2023). Pengaruh Keterampilan Membaca Pemahaman Terhadap Kemampuan Pemecahan Soal Cerita Matematika Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Al-Zaytun. Jurnal Pendidikan Mandal, 290-295.

Sufyaningsih, U., Ratih, R., Putra, H. P., Hamisah, H., Tikawati, T., Putra, R. S. P., & Taufik, M. (2024). Pemberdayaan pendidikan melalui pembentukan rumah belajar untuk anak pesisir: Program penguatan literasi dasar dan numerasi. SASAMBO: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 7(1), 115–127.

Taufiq, T., Ma’rufi, M., Ilyas, M., & Alam, S. (2025). Penguatan Literasi Numerasi Berbasis Lesson Study Bagi Guru-Guru MGMP Matematika SMP Kabupaten Luwu Utara. Jurnal IPMAS, 5(1), 20–32. https://doi.org/10.54065/ipmas.5.1.2025.553

Wijayanti, S. H., Setiyaningrum, A., Sihombing, D. J. C., Winson, D. C., & Manurung, L. A. (2024). Mengimplentasikan Gerakan Literasi Sekolah Di Sdn Pantai Bahagia 04 Kecamatan Muaragembong. Jurnal Abdimas Bina Bangsa, 5(2), 1134-1144. https://doi.org/10.46306/jabb.v5i2.1199

Published

2026-05-15

How to Cite

Subagio, E. K. S., Utami, N. A., Raharjo, T., Ismail, M., Hermawan, L. O. A., & Arifuddin, L. (2026). Pojok Literasi Pesisir: Penanaman Budaya Literasi Bagi Anak-Anak Pesisir Desa Bajoe Indah. Jurnal IPMAS, 6(2), 131–142. https://doi.org/10.54065/ipmas.6.2.2026.1168

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)