“Ngelokal Yuk”: Strategi Kampanye Komunikasi Budaya untuk Meningkatkan Kebanggaan Berbahasa Daerah di Kalangan Generasi Muda

Authors

  • Fransiska Nabil Cintya Universitas Semarang
  • Ananda Aulia Putri Univeristas Semarang
  • Azizah Zahra Bunga Putri Universitas Semarang
  • Maritha Putri Aldila Universitas Semarang
  • Arif Hidayat Universitas Semarang
  • Ayang Fitriani Universitas Semarang

DOI:

https://doi.org/10.54065/dieksis.5.2.2025.867

Keywords:

Komunikasi Budaya, Berbahasa Daerah, Generasi Muda, Ngelokal Yuk

Abstract

Kampanye “Ngelokal Yuk: Bangga Jadi Lokal, Cinta Budaya Sendiri” merupakan upaya komunikasi budaya yang bertujuan membangkitkan kembali rasa bangga generasi muda terhadap bahasa daerah. Kampanye ini dilatarbelakangi oleh penurunan penggunaan bahasa ibu akibat pengaruh kuat bahasa nasional dan budaya global. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui teknik observasi partisipatif, dokumentasi visual, serta wawancara informal. Lokasi penelitian mencakup kegiatan luring di Car Free Day Simpang Lima, Semarang dan aktivitas daring melalui media sosial Instagram. Proses analisis data dilakukan secara tematik dengan langkah reduksi data, kategorisasi tema, interpretasi, dan penyajian naratif. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi partisipatif yang mengedepankan simbol budaya dan empati dapat menciptakan ruang aman bagi generasi muda dalam mengekspresikan identitas lokalnya. Berdasarkan teori komunikasi antarbudaya Gudykunst dan Kim, kampanye ini terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan budaya, memperkuat rasa memiliki, serta membangun relasi sosial yang positif. Strategi ini memperlihatkan bahwa pendekatan berbasis komunitas dapat menjadi sarana yang relevan dan menyenangkan dalam revitalisasi bahasa daerah di era digital.

References

Athallah, M. A., & Dharma, F. A. (2024). Strategi Komunikasi Pekerja Migran Indonesia dalam Mengatasi Culture Shock Selama Bekerja di Jepang. Academic Journal of Da'wa and Communication, 5(1), 81-104. http://dx.doi.org/10.22515/ajdc.v5i1.9603

Botangen, K. A., Vodanovich, S., & Yu, J. (2018). Preservation of indigenous culture among indigenous migrants through social media: the Igorot peoples. arXiv preprint arXiv:1802.09685. https://doi.org/10.24251/HICSS.2017.278

Cenoz, J., & Gorter, D. (2020). Pedagogical translanguaging: An introduction. System, 92, 102269. https://doi.org/10.1016/j.system.2020.102269

Diana, A., & Lukman, E. (2018). Pengelolaan kecemasan dan ketidakpastian dalam komunikasi antarbudaya antara auditor dan auditee. Jurnal Komunikasi Indonesia, 7(1), 8. https://doi.org/10.7454/jki.v7i1.9666

Galihleo, M. G., Umriyah, N. A., Nugroho, N. A., Al Farez, R., & Suryasuciramdhan, A. (2025). Iklan Layanan Masyarakat dalam Mempengaruhi Opini Publik. Dialogika: Jurnal Penelitian Komunikasi dan Sosialisasi, 1(3), 76-85. https://doi.org/10.62383/dialogika.v1i3.422

Hadiniyati, G., Annisa, D. T., Nugroho, C., & Lestari, D. M. (2023). Gegar budaya mahasiswa Indonesia dalam komunikasi antarbudaya di luar negeri. Jurnal Pekommas, 8(2), 217-230. https://doi.org/10.56873/jpkm.v8i2.5090

Harefa, K. R., & Harefa, K. H. (2024). Peran bahasa dalam pembentukan identitas budaya di Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik, 1(3), 102-107. https://doi.org/10.70134/identik.v2i4.150

Haryoko, S. (2020). Analisis data penelitian kualitatif (Konsep, teknik, & prosedur analisis). Sapto Haryoko.

Low, D. S., Mcneill, I., & Day, M. (2022). Endangered languages: A sociocognitive approach to language death, identity loss, and preservation in the age of artificial intelligence. Sustainable Multilingualism, 21(1), 1-25. https://doi.org/10.2478/sm-2022-0011

Mahendra, Y., Apriza, B., & Rohmani, R. (2022). Analisis Penggunaan Bahasa Ibu dalam Proses Pembelajaran dan Pergaulan Lingkungan Siswa. Jurnal Basicedu, 6(1), 700-708. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i1.2017

Malik, A., Johri, A., Handa, R., Karbasian, H., & Purohit, H. (2018). # ILookLikeAnEngineer: Using social media based hashtag activism campaigns as a lens to better understand engineering diversity issues. arXiv preprint arXiv:1805.01971. https://doi.org/10.48550/arXiv.1805.01971

Na, L. (2020). Intercultural Communication, Identity, and Social Movements in the Digital Age. International journal of communication (Online), 3247-3250.

Nasution, A. F. (2023). Metode penelitian kualitatif.

Ni'mah, I. N., & Muarif, A. S. (2025). Studi Kasus: mereduksi kecemasan pada narapidana wanita pra-pembebasan di lapas kelas ii a banyuwangi dengan konseling qur’ani. Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(1), 103-111. https://doi.org/10.26539/teraputik.913846

Pratiwi, D. P. E., Arka, I. W., & Shiohara, A. (2020). Socio-cultural dynamics and ethnolinguistic vitality of sembiran balinese. Linguistik Indonesia, 38(2), 95-103. https://doi.org/10.26499/li.v38i2.174

Putri, B. T., Ayu, C. S., Ginting, M. A. B., Saidah, S., & Nasution, S. (2025). Budaya dan bahasa: Refleksi dinamis identitas masyarakat. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 3(1), 20-32. https://doi.org/10.61132/semantik.v3i1.1321

Subhaktiyasa, P. G. (2024). Menentukan populasi dan sampel: Pendekatan metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(4), 2721-2731. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i4.2657

Sugiyono, S. (2019). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualititatif, dan R&D), Bandung: Alfabeta.

Sun, H. W., Hashim, N., Tham, J. S., Bidin, R., & Li, Z. (2023). Superficial Causes of AUM Theory Affect Uncertainty and Anxiety among Students in a High-Context Culture. Journal of Intercultural Communication, 23(4), 120-132. https://doi.org/10.36923/jicc.v23i4.235

Wibowo, G. A., & Hanna, R. F., Arif, FM, & Usmaedi.(2023). The Influence of Social-Media on Cultural Integration: A Perspective on Digital Sociology. International Journal of Science and Society, 5(4), 363-375. https://doi.org/10.54783/ijsoc.v5i4.792

Published

2025-12-30

How to Cite

Cintya, F. N., Putri , A. A., Putri , A. Z. B., Aldila , M. P., Hidayat, A., & Fitriani, A. (2025). “Ngelokal Yuk”: Strategi Kampanye Komunikasi Budaya untuk Meningkatkan Kebanggaan Berbahasa Daerah di Kalangan Generasi Muda. Jurnal Dieksis ID, 5(2), 101–110. https://doi.org/10.54065/dieksis.5.2.2025.867