Tinjauan Aksiologis Media Pembelajaran Berbasis Web: Perspektif Ki Hajar Dewantara
DOI:
https://doi.org/10.54065/dieksis.6.1.2026.1457Keywords:
Aksiologi, Ki Hajar Dewantara, Media Pembelajaran Berbasis WebAbstract
Urgensi penelitian ini adalah mengkaji nilai-nilai aksiologis dalam media pembelajaran berbasis web berdasarkan perspektif Ki Hajar Dewantara agar pengembangan media digital tidak hanya berorientasi pada efektivitas penyampaian materi, tetapi juga selaras dengan pembentukan karakter, kemandirian belajar, dan nilai kebudayaan peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan menganalisis literatur yang relevan dari Google Scholar dan basis data akademik universitas. Literatur dipilih berdasarkan kriteria inklusi, yaitu terbit dalam lima tahun terakhir, berbahasa Indonesia atau Inggris, serta relevan dengan topik aksiologi, media pembelajaran berbasis web, dan pemikiran Ki Hajar Dewantara. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai aksiologis, khususnya nilai moral dan estetika, berperan penting dalam perancangan media pembelajaran berbasis web. Nilai moral tampak pada perlunya media yang menumbuhkan tanggung jawab, kejujuran, kemandirian, dan etika digital, sedangkan nilai estetika tampak pada pentingnya desain web yang menarik, komunikatif, serta tetap mempertimbangkan kearifan lokal dan karakteristik peserta didik. Dalam perspektif Ki Hajar Dewantara, media pembelajaran berbasis web perlu dikembangkan dengan memperhatikan kodrat alam dan kodrat zaman, konsep 3N yaitu ngerti, ngroso, dan nglakoni, serta sistem among yang menempatkan guru sebagai penuntun, fasilitator, dan pemberi dorongan. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis web tidak hanya berfungsi sebagai sarana digitalisasi pembelajaran, tetapi juga sebagai ruang eksplorasi yang memerdekakan peserta didik dan mendukung pembentukan manusia yang berkarakter, berbudaya, dan bertanggung jawab.
References
Afifah, N. U., & Ulia, N. (2025). Kurikulum responsif: Memfasilitasi keragaman peserta didik sekolah dasar melalui pendekatan pembelajaran berdiferensiasi. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 311–324. https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.2441
Akram, A., & Maryam, K. (2021). Pengembangan media interaktif berbasis blog di SMA Negeri 1 Tommo. Jurnal Literasi Digital, 1(2), 139–147. https://doi.org/10.54065/jld.1.2.2021.36
Aulia, M. H., Nisrina, P., & Parhan, M. (2024). Kontribusi aksiologi dalam filsafat dan ilmu pengetahuan terhadap solusi masalah etis di era modern. Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora, 7(2). https://doi.org/10.31539/kaganga.v7i2.12695
Budiyono. (2020). Inovasi pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran di era revolusi 4.0. Jurnal Kependidikan, 6(2), 300–309. https://doi.org/10.33394/jk.v6i2.2475
Dewantara, K. H. (2009). Menuju manusia merdeka. Leutika
Dreisbach, G. (2023). Using the theory of constructed emotion to inform the study of cognition-emotion interactions. Psychonomic Bulletin & Review, 30(2), 489–497. https://doi.org/10.3758/s13423-022-02176-z
Fahira, H., Khairani, I. A., & Aisy, Z. I. R. (2023). Pengaruh rancangan kegiatan ekstrakurikuler dalam meningkatkan minat belajar siswa di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Indonesia, 1(4), 252–260. https://doi.org/10.62007/joupi.v1i4.164
Fithriani, R. (2018). Cultural influences on students' perceptions of written feedback in L2 writing. Journal of Foreign Language Teaching and Learning, 3(1), 1–13. https://doi.org/10.18196/ftl.3124
Hambali, U. N., Natsir, R. Y., & Nasir, N. (2023). Tinjauan Literatur tentang Integrasi Teknologi dalam Proses Pembelajaran Keterampilan Bahasa Inggris. Jurnal Dieksis ID, 3(2), 128–141. https://doi.org/10.54065/dieksis.3.2.2023.346
Hendri, Z. (2022). Promoting creative imaginative learning for fine art education students in the 21st century. Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni, 20(2), 140–145. https://doi.org/10.21831/imaji.v20i2.52365
Januarisman, E., & Ghufron, A. (2016). Pengembangan media pembelajaran berbasis web mata pelajaran ilmu pengetahuan alam untuk siswa kelas VII. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 3(2), 166–182. https://doi.org/10.21831/jitp.v3i2.8019
Januarti, Y. P., Ermiana, I., & Darmiany. (2025). Pemanfaatan Smart TV sebagai media interaktif untuk mengembangkan keterampilan komunikasi siswa. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4). https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.38329
Kamayanti, A., Ismunawan, I., Suartini, S., & Helmy, H. (2022). Metodologi penelitian kualitatif: Sebuah pengantar. Yayasan Rumah Peneleh. https://peneleh.org
Kemendikbud. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Khoiriyah, A. N., Subali, B., & Linuwih, S. (2022). Development of interactive learning media to foster the creativity of elementary school students. Journal of Primary Education, 11(3). https://doi.org/10.15294/jpe.v11i3.75299
Kurdi, M. S., & Kurdi, M. S. (2021). Analisis bibliometrik dalam penelitian bidang pendidikan: Teori dan implementasi. Journal on Education, 3(4), 518-537. https://doi.org/10.31004/joe.v3i4.2858
Mardhiah, A., & Akbar, S. A. (2018). Efektivitas media pembelajaran terhadap hasil belajar kimia siswa SMA Negeri 16 Banda Aceh. Lantanida Journal, 6(1), 49-58. https://doi.org/10.22373/lj.v6i1.3173
Martín-Somer, M., Casado, C., & Gomez-Pozuelo, G. (2024). Utilising interactive applications as educational tools in higher education: Perspectives from teachers and students, and an analysis of academic outcomes. Education for Chemical Engineers, 46, 1–9. https://doi.org/10.1016/j.ece.2023.10.001
Niswaty, R., & Arhas, S. H. (2023). Pengaruh media pembelajaran terhadap kualitas kemajuan program administrasi perkantoran. Jurnal Literasi Digital, 3(2), 138–145. https://doi.org/10.54065/jld.3.2.2023.284
Pilendia, D. (2024). Kajian filsafat ilmu: Integrasi multimedia interaktif dan kearifan lokal dalam pembelajaran fisika. Jurnal Pendidikan Sang Surya, 10(2), 474–481. https://doi.org/10.56959/jpss.v10i2.266
Rahardjo, S. (2018). Ki Hadjar Dewantara: Biografi singkat 1889–1959. Yogyakarta: Garasi.
Riady, A. (2021). Pendidikan berkualitas di era digital: Fokus aplikasi sebagai media pembelajaran. Jurnal Literasi Digital, 1(2), 70–80. https://doi.org/10.54065/jld.1.2.2021.15
Reeve, J., Jang, H. R., Shin, S. H., Ahn, J. S., Matos, L., & Gargurevich, R. (2022). When students show some initiative: Two experiments on the benefits of greater agentic engagement. Learning and Instruction, 80, Article 101564. https://doi.org/10.1016/j.learninstruc.2021.101564
Sari, H. V., & Suswanto, H. (2017). Pengembangan media pembelajaran berbasis web untuk mengukur hasil belajar siswa pada mata pelajaran komputer jaringan dasar program keahlian teknik komputer dan jaringan. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 2(7), 1008–1016. https://doi.org/10.17977/jptpp.v2i7.9734
Sunandi, I., Juliati, J., Hermawan, W., & Ramadhan, G. (2023). Dampak integrasi teknologi pada pengalaman belajar mahasiswa perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 3046–3054. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i1.9706
Tafonao, T. (2018). Peranan media pembelajaran dalam meningkatkan minat belajar mahasiswa. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 2(2), 103–114. https://doi.org/10.32585/jkp.v2i2.113
Ulmanen, J., & Bergek, A. (2021). Influences of technological and sectoral contexts on technological innovation systems. Environmental Innovation and Societal Transitions, 40(February 2020), 20–39. https://doi.org/10.1016/j.eist.2021.04.007
Utaminingsih, E. S., Puspita, M. A., Ihsandi, A., Intania, B. Y., et al. (2023). A systematic literature review: The role of character-based digital literacy in 21st century learning in elementary schools. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(10), 829–840. https://doi.org/10.29303/jppipa.v9i10.4858
Wahyuni, L. T. S., Lestari, N. A. P., Dharma, I. M. A., Lasmawan, I. W., & Suastra, I. W. (2023). Eksistensi kearifan lokal Bali pada Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Jurnal Paedagogy, 10(3), 666–674. https://doi.org/10.33394/jp.v10i3.7573
Zulham, M., & Samdani, L. (2025). Penerapan Model Pembelajaran PAIKEM Berbantuan Media Interaktif Untuk Meningkatkan Pemahaman Kosakata Baku dan Tidak Baku Siswa Kelas V SDN 63 Ponjalae Baru. Jurnal Dieksis ID, 5(2), 148–157. https://doi.org/10.54065/dieksis.5.2.2025.951
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Ummu Kulsum, Anas Ahmadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






