Bahasa Slang dan Fenomena Brain Rot di Kalangan Generasi Alpha: Tinjauan Psikolinguistik terhadap Masalah Kebahasaan dan Perkembangan Kognitif

Authors

  • Nurrahma Nurrahma Universitas Negeri Makassar
  • Muh. Syukri Gaffar Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.54065/dieksis.6.1.2026.1419

Keywords:

Slang, Brain Rot, Generasi Alpha

Abstract

Fenomena penggunaan bahasa slang di kalangan Generasi Alpha semakin berkembang pesat seiring dominasi media digital dan budaya pop. Istilah seperti “brain rot” kini bukan hanya merujuk pada kondisi neurologis, tetapi telah bergeser menjadi metafora bagi degradasi kognitif akibat konsumsi konten digital berlebihan. Artikel ini bertujuan menganalisis fenomena bahasa slang dan implikasinya terhadap perkembangan bahasa, kognisi, dan interaksi sosial anak-anak Generasi Alpha melalui perspektif psikolinguistik. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka sistematis terhadap berbagai penelitian mutakhir yang diterbitkan dalam kurun waktu 2010–2025, bersumber dari Google Scholar, ResearchGate, dan Consensus dengan menggunakan kata kunci: slang language, brain rot, Generation Alpha, psycholinguistics, dan language development. Dari 47 artikel yang diidentifikasi, 18 artikel dipilih berdasarkan kriteria relevansi dan kualitas metodologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa bahasa slang berfungsi sebagai identitas kelompok dan sarana ekspresi kreatif, namun penggunaannya yang masif juga dapat mengaburkan struktur bahasa formal dan menurunkan keterampilan berbahasa standar. Paparan konten digital yang cepat dan repetitif berkorelasi dengan penurunan rentang perhatian, gangguan akuisisi sintaksis dan semantik, serta hambatan pada perkembangan fungsi eksekutif anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan slang merupakan gejala linguistik yang alami dalam perkembangan bahasa remaja, namun pemantauan dan edukasi dari orang tua serta lembaga pendidikan tetap diperlukan agar perkembangan kebahasaan Generasi Alpha tetap adaptif dan seimbang.

References

Ahmad, S., Marpaung, S., & Napitupulu, T. T. P. (2022). The impact of slang on the Indonesian language skills of Politeknik Negeri Medan D-3 Accounting students. Journal of Social Science, 3(4). https://doi.org/10.46799/jss.v3i4.387

Chomsky, N. (1965). Aspects of the theory of syntax. MIT Press.

Halliday, M. A. K. (1978). Language as social semiotic: The social interpretation of language and meaning. Edward Arnold.

Krashen, S. D. (1985). The input hypothesis: Issues and implications. Longman.

Kuraedah, S., & Mar, N. A. (2016). The impact of slang in the using of Indonesian language for young generation. Langkawi: Journal of The Association for Arabic and English, 2(2), 219–232. https://doi.org/10.31332/lkw.v2i2.464.

Labov, W. (1972). Sociolinguistic patterns. University of Pennsylvania Press.

McCrindle, M., & Fell, A. (2020). Generation Alpha. Hachette Australia.

Naumi, A. M., & Tiani, M. S. (2024). Ethics for using slang in teenager communication on social media. Momentum Matrix: International Journal of Communication, Tourism, and Social Economic Trends. https://doi.org/10.62951/momat.v1i3.19

Oxford University Press. (2024). Word of the year 2024: Brain rot.

Pankowska, D., & Bieganowska-Skóra, A. (2018). Vulgarization of language as context for the socialization of children and adolescents. Przegl?d Bada? Edukacyjnych. https://doi.org/10.12775/pbe.2018.024

Pinker, S. (1994). The language instinct: How the mind creates language. William Morrow.

Radesky, J. S., Schumacher, J., & Zuckerman, B. (2015). Mobile and interactive media use by young children: The good, the bad, and the unknown. Pediatrics, 135(1), 1–3. https://doi.org/10.1542/peds.2014-2251

Rosyadi, D. Z. A., Maximilian, A., Purnamawati, N., Aini, N., Nisak, U., Sundari, D. P., & Hejash, M. (2023). Slang as a medium of communication for adolescents in social interaction between others. JETA (Journal of English Teaching and Applied Linguistic). https://doi.org/10.52217/jeta.v4i1.1141

Small, G. W., Lee, J., Kaufman, A., Jalil, J., Siddarth, P., Gaddipati, H., Moody, T. D., & Bookheimer, S. Y. (2020). Brain health consequences of digital technology use. Dialogues in Clinical Neuroscience, 22(2), 179–187. https://doi.org/10.31887/DCNS.2020.22.2/gsmall

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Wardhani, A. A., Sabardila, A., Markhamah, & Wahyudi, A. (2022). Form, meaning, function of slang in adolescents and its relevance to Indonesian language learning at Ringinasri Bejen Karanganyar, Central Java. Advances in Social Science, Education and Humanities Research. https://doi.org/10.2991/assehr.k.220503.038

Published

2026-07-31

How to Cite

Nurrahma, N., & Gaffar, M. S. (2026). Bahasa Slang dan Fenomena Brain Rot di Kalangan Generasi Alpha: Tinjauan Psikolinguistik terhadap Masalah Kebahasaan dan Perkembangan Kognitif. Jurnal Dieksis ID, 6(1), 507–514. https://doi.org/10.54065/dieksis.6.1.2026.1419