Strategi Public Relations dalam Menghadapi Fenomena Cancel Culture terhadap Artis Abidzar Al Ghifari dalam Film Business Proposal di Media Sosial
DOI:
https://doi.org/10.54065/dieksis.6.1.2026.1098Keywords:
Strategi Public Relations, Cancel Culture, Media Sosial, Film Business ProposalAbstract
Fenomena cancel culture di media sosial menjadi tantangan besar bagi figur publik karena dapat menyebar cepat dan memengaruhi citra serta reputasi mereka secara signifikan. Abidzar Al Ghifari sebagai seorang artis muda turut merasakan dampaknya, sehingga diperlukan strategi komunikasi yang efektif untuk mengatasi krisis reputasi yang muncul. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi public relations yang diterapkan dalam merespons cancel culture yang menimpa Abidzar Al Ghifari di media sosial. Metode penelitian ini menggunakan studi kepustakaan (literature review). peneliti menelaah berbagai konsep kunci dalam ilmu komunikasi, terutama teori-teori yang berkaitan dengan crisis management, image restoration, strategic communication, dan digital reputation managemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi terbuka, klarifikasi yang tepat waktu, serta pemanfaatan media sosial secara hati-hati merupakan langkah penting dalam memulihkan kepercayaan publik. Selain itu, kolaborasi dengan manajemen serta penguatan citra positif juga menjadi faktor penentu dalam mempertahankan reputasi seorang artis di tengah arus opini publik yang sangat dinamis. Temuan ini menegaskan betapa pentingnya penerapan strategi komunikasi yang adaptif dan terukur dalam menghadapi krisis reputasi, terutama di era digital yang penuh dengan dinamika cepat dan perubahan opini yang tidak terduga. Strategi komunikasi yang adaptif memungkinkan figur publik dan tim manajemen untuk cepat menyesuaikan pendekatan mereka sesuai dengan situasi yang berkembang, mengantisipasi reaksi publik, serta merespons isu dengan cara yang relevan dan efektif.
References
Altamira, M. B. (2022). Fenomena Cancel Culture di Indonesia: Sebuah Tinjauan Literatur. Vokasi Indonesia, 10(1), 42–43. https://doi.org/10.7454/jvi.v10i1.1177
Ayudarma, K., & Tuty Nur Mutia Enoch Muas, R. (2022). Fenomena Cancel Culture Dalam Industri Hiburan Tiongkok. Multikultura, 1(4), 579–594. https://doi.org/10.7454/multikultura.v1i4.1114
Clark, M. D. (2020). Drag Them: A Brief Etymology of So-Called “Cancel Culture”. Journal Sagepub, Comunication and the Public. https://doi.org/10.1177/2057047320961562
Effendi, A. O. A., & Febriana, P. (2023). Fenomena Cancel Culture Sebagai Kontrol Sosial pada Kasus KDRT Rizky Billar Terhadap Lesti Kejora. Jurnal Riset Komunikasi, 6(2), 21–33. https://doi.org/10.38194/jurkom.v6i2.713
Hambali, U. N., Natsir, R. Y., & Nasir, N. (2023). Tinjauan Literatur tentang Integrasi Teknologi dalam ProsesPembelajaranKeterampilan Bahasa Inggris. Jurnal Dieksis Id, 3(2), 128–141. https://doi.org/https://doi.org/10.54065/dieksis.3.2.2023.346
Hermansyah. (2020). Strategi Public Relation dalam Pemulihan Citra Perusahaan.
Juniman, P. T. (2023). Analisis Kritis Fenomena Cancel Culture dan Ancaman terhadap Kebebasan Berekspresi. Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan Dan Keagamaan, 18(1), 1–14. https://doi.org/10.37680/adabiya.v18i1.2451
Lavesia, S. C., & Dian Marhaeni Kurdaningsih. (2025). Resepsi Penonton Terhadap Statement Abidzar Al-Ghafari Pada Pemeran Film Bussines Proposal. Jejak Digital (Jurnal Ilmiah Multidisiplin), 4(3). https://doi.org/10.63822/qk2bw285
Lumbantoruan, S. B., Lahagu, H., Pasaribu, N., Manalu, S., Sipayung, D. E., & Sihombing, T. F. (2025). Analisis Pemahaman Grammatik Präteritum dan Passiv: Cara Mudah Belajar Tata Bahasa Jerman. Jurnal Dieksis ID, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.54065/dieksis.5.1.2025.582
Mardeson, E., & Mardesci, H. (2022). Fenomena Boikot Massal (Cancel Culture) Di Media Sosial. Jurnal Riset Indragiri, 1(3), 174–181. https://doi.org/10.61069/juri.v1i3.27
Masita, M., Putri, S. M. M., & Haliq, A. (2025). Analysis of Netizen Hate Narratives on TikTok Social Media: Case Study of the Food Vlogger Controversy on the @codebluuuu Account. TOFEDU: The Future of Education Journal, 4(5), 1239–1249. https://doi.org/10.61445/tofedu.v4i5.546
Mushoffa, Z., Mulyono, M., & Qomariyah, U. (2025). Kajian Struktural Dan Nilai Pendidikan Pada Naskah Drama “A.Y.O.!” Karya Puntung CM Pudjadi. Jurnal Dieksis ID, 5(1), 31–46. https://doi.org/10.54065/dieksis.5.1.2025.683
Norris, P. (2021). Cancel Culture: Myth or Reality? Political Studies, 00323217211037023. https://doi.org/10.1177/00323217211037023
Pratiwi, P. S. (2025). PR di Era Cancel Culture: Melawan atau Minta Maaf?, RadVoice Indonesia. RadVoice Indonesia.
Primastiwi, E. (2020). “Cancel Culture” di Indonesia: Kesadaran Sosial atau Sekedar Ikut-Ikutan? Whiteboard Journal. https://doi.org/10.7454/jvi.v10i1.1177
Puspitasari. (2025). Analisis Persepsi Penonton Terhadap Praktik Cancel Culture Pada Abidzar Al-Ghifari Sebagai Pemeran Utama Dalam Film Business Proposal 2025 Versi Indonesia.
Rastati, R. (2021). Cancel Culture: Dari Industri Hiburan Korea Selatan hingga Online Nationalism Indonesia. Artikel Populer Tentang Masyarakat Dan Kebudayaan Indonesia, 23(22), 19–22.
Salisah, Nikmah Hadiati; Auwaly, Azha Putri; Umu, Candy Aulia Putri; Kusuma Putri, C. A. (2025). Persepsi Masyarakat terhadap Fenomena Cancel Culture di Platform Digital. MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(3), 598. https://doi.org/10.54259/mukasi.v4i3.4615
Shita Chetrin Lavesia, & Dian Marhaeni Kurdaningsih. (2025). Resepsi Penonton Terhadap Statement Abidzar Al Ghifari pada Pemeran Utama Film Bussines Proposal. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(4), 1086–1094. https://doi.org/10.63822/qk2bw285
Waani, M. S., & Wempi, J. A. (2020). Cancel Culture as a New Social Movement. American Journal of Humanities and Social Sciences Research (AJHSSR), 5(7), 266–270. DOI: 10.33508/jk.v14i1.7407
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Maulida Azzahra Putri, Elliza Tiffany Avvendy, Siti Solekhah, Dwi Novaria Misidawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







