Penentuan Tingkat Kerawanan Banjir menggunakan Metode Overlay di Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara

Authors

  • Nur Hidaya Tullah Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Andi Jumardi Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Akramunnisa Akramunnisa Universitas Cokroaminoto Palopo

DOI:

https://doi.org/10.54065/artificial.621

Keywords:

Kerawanan Banjir, Metode Overlay, Sistem Informasi Geografis

Abstract

Penelitian ini penting dilakukan mengingat Kecamatan Masamba merupakan wilayah yang kerap terdampak banjir, sehingga diperlukan informasi spasial yang akurat untuk mendukung upaya mitigasi bencana secara tepat dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat potensi kerawanan banjir di wilayah Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, dengan menggunakan pendekatan overlay dalam Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran kualitatif dan kuantitatif dengan desain deskriptif untuk menggambarkan kondisi kerawanan banjir di Kecamatan Masamba secara rinci. Data yang dianalisis mencakup elemen geografis seperti topografi, penggunaan lahan, curah hujan, jenis tanah, elevasi, dan kerapatan sungai. Setiap parameter diklasifikasikan berdasarkan tingkat kerawanannya dan kemudian diproses secara spasial menggunakan perangkat lunak ArcGIS 10.8 dan QGIS. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Seluruh data kemudian diolah menggunakan perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (SIG) melalui proses digitalisasi dan analisis spasial guna menghasilkan peta kerawanan banjir yang akurat dan informatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai skoring terendah adalah 1,9 dan tertinggi 4,4. Skor tersebut kemudian dikelompokkan menjadi tiga kategori tingkat kerawanan banjir, yaitu: rendah (1,9–2,73), sedang (2,73–3,56), dan tinggi (3,56–4,4). Wilayah dengan tingkat kerawanan rendah ditunjukkan dengan warna hijau dan tersebar di Desa Lero, Sumilin, Lantang Tallang, Balebo, dan Sepakat. Daerah yang tergolong cukup rawan ditandai dengan warna kuning, meliputi sebagian wilayah Desa Kamiri dan Pincara. Sementara itu, kawasan dengan kerawanan tinggi yang ditandai warna merah, meliputi bagian selatan Kecamatan Masamba, mencakup Kelurahan Masamba, Bone, Kappuna, Baliase, Kasimbong, serta desa seperti Pombakka, Rompu, Pandak, Lapapa, Laba, Pongo, Toradda, dan sebagian Kamiri serta Pincara. Peta hasil overlay ini memberikan informasi visual yang akurat untuk mendukung perencanaan penanggulangan bencana secara lebih efektif.

References

Abdulghani, T., & Ubaedilah, E. (2018). Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi Geografis Sebaran Tanah Penduduk:(Studi Kasus Desa Tanjungasari, Kab. Cianjur). Produktif: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknologi Informasi, 2, 129-140.

Akhbar, R. K. (2019). Analisis Spasial Rawan Banjir Terhadap Dampak Lingkungan Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. 7. Jurnal Warta Rimba E-ISSN, 2579, 6287.

Anggraini, N., Pangaribuan, B., Siregar, A. P., Sintampalam, G., Muhammad, A., Damanik, M. R. S., & Rahmadi, M. T. (2021). Analisis pemetaan daerah rawan banjir di kota medan tahun 2020. Jurnal Samudra Geografi, 4(2), 27-33. https://doi.org/10.33059/jsg.v4i2.3851

Aziza, S. N., Somantri, L., & Setiawan, I. (2021). Analisis pemetaan tingkat rawan banjir di Kecamatan Bontang Barat Kota Bontang berbasis sistem informasi geografis. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 9(2), 109-120. https://doi.org/10.23887/jjpg.v9i2.35173

Calvin, A. F., Rizalihadi, M., BC, A. Y., & Shaskia, N. (2024). Analisis Spasial Kerawanan Banjir Menggunakan Metode Overlay AHP Multi Criteria Decision Making di DAS Keureuto. Journal of The Civil Engineering Student, 6(1), 29-35. https://doi.org/10.24815/journalces.v6i1.28974

Darmawan, K., Hani’ah, H. A., & Suprayogi, A. (2017). Analisis tingkat kerawanan banjir di kabupaten sampang menggunakan metode overlay dengan scoring berbasis sistem informasi geografis. Jurnal Geodesi Undip, 6(1), 31-40. Https://Doi.Org/10.14710/Jgundip.2017.15024

Duwila, N. M., Tilaar, S., & Warouw, F. (2020). Identifikasi Identifikasi Kawasan Rawan Banjir Di Amurang Kabupaten Minahasa Selatan. Spasial, 7(1), 104-113. https://doi.org/10.35793/sp.v7i1.27791

Hajar, A., Nabawi, I., Kartikawati, L., Yudana, F. R., Budi, S., & Prasetiyantara, N. (2021). Pengolahan data spasial-geolocation untuk menghitung jarak 2 titik. Creative Information Technology Journal, 8(1), 32-42. https://doi.org/10.24076/citec.2021v8i1.265

Hanum, L., El Ravi, A. A., Febrianty, D. R., Azizah, N. A. K., Normalita, R., Rahmawati, D. N., ... & Estiono, M. S. (2024). Analisis Tingkat Kerawanan Banjir di Sub Das Opak Menggunakan Metode Weighted Overlay. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 12(1), 129-139. https://doi.org/10.23887/jjpg.v12i01.70761

Kusuma, W. A. (2018). Sistem Informasi Geografis Pemetaan Lokasi Bird Contest Kota Malang Berbasis Android. SISTEMASI: Jurnal Sistem Informasi, 7(3), 212-219. https://doi.org/10.32520/stmsi.v7i3.338

Mappatarai, M., Manaf, M., & Alimuddin, I. (2024). Tingkat Kerawanan, Mitigasi dan Adaptasi Banjir di Kota Malili Kabupaten Luwu Timur. Urban and Regional Studies Journal, 6(2), 265-277. https://doi.org/10.35965/ursj.v6i2.4500

Mustaqov, M. A., & Megawaty, D. A. (2020). Penerapan Algoritma A-Star Pada Aplikasi Pencarian Lokasi Fotografi Di Bandar Lampung Berbasis Android. Jurnal Teknoinfo, 14(1), 27-34.

Nuryanti, N., Tanesib, J. L., & Warsito, A. (2018). Pemetaan daerah rawan banjir dengan penginderaan jauh dan sistem informasi geografis di Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Fisika: Fisika Sains Dan Aplikasinya, 3(1), 73-79. https://doi.org/10.35508/fisa.v3i1.604

Pratama, T. P. E., Prihadita, W. P., Yuliatama, V. P., Ramadhani, S. P., Safitri, W., & Syifa, H. N. (2020). Analisis Index Overlay Untuk Pemetaan Kawasan Berpotensi Banjir di Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Geosains Dan Remote Sensing, 1(1), 52-63. https://doi.org/10.23960/jgrs.2020.v1i1.26

Rachmah, Z., Rengkung, M. M., & Lahamendu, V. (2018). Kesesuaian lahan permukiman di kawasan kaki Gunung Dua Sudara. Spasial, 5(1), 118-129. https://doi.org/10.35793/sp.v5i1.19285

Septian, A., Elvarani, A. Y., Putri, A. S., Maulia, I., Damayanti, L., Pahlevi, M. Z., & Aswad, F. H. (2020). Identifikasi zona potensi banjir berbasis sistem informasi geografis menggunakan metode overlay dengan scoring di kabupaten agam, sumatera barat. Jurnal Geosains Dan Remote Sensing, 1(1), 11-22. https://doi.org/10.23960/jgrs.2020.v1i1.25

Sitorus, I. H. O., Bioresita, F., & Hayati, N. (2021). Analisa tingkat rawan banjir di daerah kabupaten bandung menggunakan metode pembobotan dan scoring. Jurnal Teknik ITS, 10(1), C14-C19. http://dx.doi.org/10.12962/j23373539.v10i1.60082

Umar, H., Balfas, M. D., Pertiwi, D. A., & Iqbal, F. M. (2021). Geologi Dan Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis Untuk Daerah Bahaya Banjir Dengan Metode AHP Di Desa Bangun Rejo Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Jurnal Teknik Geologi: Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi, 4(1). http://dx.doi.org/10.30872/jtg.v4i1.6483

Wafda, A. (2024). Artificial Intelligence dalam Prediksi dan Manajemen Bencana: Tinjauan Literatur Komprehensif. Journal Artificial: Informatika Dan Sistem Informasi, 2(1), 10–24. https://doi.org/10.54065/artificial.542

Yasien, N. F., Yustika, F., Permatasari, I., & Sari, M. (2021). Aplikasi Geospasial Untuk Analisis Potensi Bahaya Longsor Menggunakan Metode Weighted Overlay (Studi Kasus Kabupaten Kudus, Jawa Tengah). Jurnal Geosains Dan Remote Sensing, 2(1), 33-40. https://doi.org/10.23960/jgrs.2021.v2i1.47

Published

2025-08-10

How to Cite

Tullah, N. H., Jumardi, A., & Akramunnisa, A. (2025). Penentuan Tingkat Kerawanan Banjir menggunakan Metode Overlay di Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara. Journal Artificial: Informatika Dan Sistem Informasi, 3(1), 79–92. https://doi.org/10.54065/artificial.621

Issue

Section

Articles