https://pusdig.my.id/pelita/issue/feed Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu 2026-08-13T10:37:09+00:00 Pustaka Digital Indonesia pusdig.id@gmail.com Open Journal Systems <p align="justify"><a href="https://pusdig.my.id/pelita"><strong>Jurnal PELITA</strong></a><strong data-start="2211" data-end="2261">: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu</strong> memublikasikan artikel ilmiah dalam bidang pembelajaran IPA terpadu dan pendidikan sains. Jurnal ini menerima artikel hasil penelitian, kajian konseptual, kajian literatur, serta pengembangan perangkat, media, strategi, model, dan asesmen pembelajaran IPA.</p> <p align="justify"><img src="https://pusdig.my.id/public/site/images/awafda/scope-pelita-terbaru.jpg" alt="" width="1429" height="953" /></p> <div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot"> <div class="" data-turn-id-container="653eca10-7e07-4f57-b9ec-ad2159074a5a" data-is-intersecting="true"> <section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="653eca10-7e07-4f57-b9ec-ad2159074a5a" data-turn-id-container="653eca10-7e07-4f57-b9ec-ad2159074a5a" data-testid="conversation-turn-18" data-turn="assistant"> <div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)"> <div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" data-conversation-screenshot-content=""> <div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow"> <div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="ea5e931e-d8bf-596b-b120-b0bbc68dd8b9" data-turn-start-message="true"> <div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden"> <div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full light markdown-new-styling"> <p data-start="2520" data-end="3096">Ruang lingkup Jurnal Pelita berfokus pada integrasi empat komponen utama, yaitu <strong data-start="2600" data-end="2615">konteks IPA</strong>, <strong data-start="2617" data-end="2642">pendekatan integratif</strong>, <strong data-start="2644" data-end="2667">desain pembelajaran</strong>, dan <strong data-start="2673" data-end="2703">capaian pembelajaran sains</strong>. Topik yang diterima mencakup pembelajaran IPA terpadu, Biologi, Fisika, Kimia, sains lingkungan, STEM, STEAM, etnosains, literasi sains, SSI, STM, PBL, PjBL, inquiry, discovery learning, media digital, LKPD, e-module, virtual laboratory, augmented reality, asesmen IPA, HOTS, critical thinking, problem solving, scientific literacy, conceptual understanding, dan kompetensi sains abad ke-21.</p> <p data-start="3098" data-end="3447" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Jurnal Pelita memprioritaskan artikel yang memiliki keterkaitan langsung dengan pembelajaran IPA atau pendidikan sains. Artikel pendidikan umum, teknologi pendidikan, atau asesmen hanya termasuk dalam ruang lingkup jurnal apabila diterapkan secara jelas pada konteks IPA terpadu, Biologi, Fisika, Kimia, sains lingkungan, atau isu sains kontekstual.</p> </div> </div> </div> </div> </div> </div> </section> </div> </div> https://pusdig.my.id/pelita/article/view/1740 Pengembangan Media Interaktif Materi Sistem Pencernaan Manusia Berbasis Keterampilan Proses Sains pada Pembelajaran IPA 2026-08-13T10:03:10+00:00 Silvia Isna Billa isna44404@gmail.com Faudina Permatasari faudina.science@ubhi.ac.id <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya Keterampilan Proses Sains (KPS) peserta didik akibat proses pembelajaran IPA yang cenderung konvensional, serta keterbatasan fasilitas laboratorium sekolah untuk memvisualisasikan materi abstrak yang membutuhkan visualisasi dinamis seperti sistem pencernaan manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kevalidan dan kepraktisan media pembelajaran interaktif berbasis KPS yang dikembangkan menggunakan platform Kodular pada materi sistem pencernaan manusia untuk peserta didik kelas VIII. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&amp;D) dengan menerapkan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap <em>Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation</em>. Subjek uji coba dalam penelitian ini melibatkan 20 peserta didik kelas VIII B MTs. Miftahul Huda Karangsono, Tulungagung. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen angket skala Likert untuk ahli materi, ahli media, guru IPA, serta peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid dengan persentase rata-rata kevalidan sebesar 83,64% dari ahli materi dan 87,72% dari ahli media. Selain itu, kepraktisan media memperoleh persentase yang sangat tinggi yaitu sebesar 88,8% dari respon guru dan 88,5% dari hasil uji coba respon peserta didik, sehingga masuk dalam kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis KPS materi sistem pencernaan manusia terbukti sangat valid, praktis, dan sangat layak digunakan sebagai media inovatif pendukung kegiatan pembelajaran IPA kelas VIII.</p> 2026-08-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Silvia Isna Billa, Faudina Permatasari https://pusdig.my.id/pelita/article/view/1409 Pengembangan Multimedia Interaktif Lumi Education Berbasis Case-Based Learning (CBL) pada Materi Pencemaran Lingkungan 2026-05-17T12:58:37+00:00 Meirisa Dahlia meirisa.dahlia6677@gmail.com Muhammad Nasir meirisa.dahlia6677@gmail.com <p>Urgensi penelitian ini adalah perlunya pengembangan multimedia interaktif berbasis <em>Case-Based Learning</em> (CBL) untuk meningkatkan pemahaman, kemampuan berpikir kritis, dan keterlibatan peserta didik dalam mempelajari materi pencemaran lingkungan yang kontekstual dan relevan dengan permasalahan nyata. Teknologi mengalami kemajuan yang begitu pesat sehingga akan diikuti oleh kemajuan ilmu pengetahuan, khususnya pada ilmu pengetahuan alam (IPA) yang mana saat proses pembelajaran di kelas peran buku cetak bisa saja mulai tergantikan oleh aplikasi interaktif berbasis platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia interaktif Lumi Education berbasis <em>case-based learning</em> (CBL) pada materi pencemaran lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode jenis research and development (R&amp;D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluations). Pengujian validitas dilakukan menggunakan uji Aiken’s V. Pada tahap validasi media dilakukan oleh 2 orang ahli media dan 2 orang ahli materi menggunakan lembar penilaian yang mencakup aspek desain, navigasi, materi/isi, pedagogi, dan kebahasaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan skor rata-rata keseluruhan hasil validasi yang telah dilakukan oleh para validator adalah 0,90 dengan kategori “Sangat Tinggi” yang artinya “Sangat Valid”. Hasil penilaian tersebut diukur secara keseluruhan dari nilai rata-rata oleh ahli media sebesar 0,92 dengan kategori “Sangat Tinggi” dan oleh ahli materi sebesar 0,89 dengan kategori “Tinggi”. selain itu, hasil uji kepraktisan menunjukkan bahwa uji kepraktisan yang dilakukan oleh guru memperoleh skor 92,50 dengan kriteria “sangat praktis” dan uji kepraktisan yang dilakukan oleh siswa SMP memperoleh skor 93,43 dengan kriteria “sangat praktis”. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat dikatakan bahwa multimedia interaktif Lumi Education berbasis CBL sangat cocok digunakan sebagai media pembelajaran pada materi pencemaran lingkungan sebagai fasilitas pembelajaran interaktif pada jenjang SMP/MTs.</p> 2026-07-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Meirisa Dahlia, Muhammad Nasir https://pusdig.my.id/pelita/article/view/1700 Development and Feasibility Testing of a Project-Based Learning (PjBL)-Based Electronic Portfolio Assessment to Measure Creative Thinking Skills in Chemical Bonding 2026-08-13T09:25:11+00:00 Afidatul Mutmainah afidatulmuthmainnah01@gmail.com Nahadi Nahadi nahadi@upi.edu Triannisa Rahmawati nahadi@upi.edu Wiwi Siswaningsi nahadi@upi.edu <p>The urgency of this study lies in the need for an innovative and feasible Project-Based Learning (PjBL)-based electronic portfolio assessment that can authentically measure students’ creative thinking skills in understanding the abstract and complex concepts of chemical bonding. Creative thinking is a core dimension of Higher Order Thinking Skills (HOTS) that remains difficult to cultivate in chemistry instruction, particularly on the abstract topic of chemical bonding, where conventional written assessments have yet to accommodate authentic, process-based evaluation of students' creative thinking. This study employed a Research and Development (R&amp;D) approach based on the 4D model, limited to the define, design, and develop stages, to develop and test the feasibility (validity and reliability) of a Project-Based Learning (PjBL)-based electronic portfolio assessment instrument for evaluating students' creative thinking skills in chemical bonding. Content validity was examined through expert judgment involving five validators, comprising three chemistry education lecturers and two chemistry teachers, using the Content Validity Ratio (CVR), while inter-rater reliability was examined through the Intraclass Correlation Coefficient (ICC) Two-Way Mixed-Effects Model of Consistency involving five raters who scored the work of 19 students selected through total sampling. The results show that the PjBL-based electronic portfolio assessment instrument possesses highly adequate quality, with a perfect CVR value of 1.00 (Valid) for all task items. Furthermore, the inter-rater reliability test showed consistent stability, with ICC values ranging from 0.949-0.981 (excellent) for Task 1 (Open-Ended Essay), 0.866-0.942 (good to excellent) for Task 2 (Concept Map), and 0.850-0.936 (good to excellent) for Task 3 (Digital Poster). The resulting instrument offers teachers a systematic and objective alternative for assessing creative thinking through project-based tasks, encourages students' active engagement and self-reflection through digital portfolios, and provides a validated reference for future development of technology-based authentic assessment in science education.</p> 2026-08-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Afidatul Mutmainah, Nahadi Nahadi, Triannisa Rahmawati, Wiwi Siswaningsi https://pusdig.my.id/pelita/article/view/1361 Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation pada Materi Fluida Statis terhadap Kolaborasi dan Komunikasi Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan 2026-08-10T09:35:30+00:00 Adelia Pratistha adeliapratistha37@gmail.com Abdul Rais adeliapratistha37@gmail.com <p>Urgensi penelitian ini adalah perlunya penerapan model pembelajaran yang mampu mendukung pengembangan keterampilan kolaborasi dan komunikasi siswa dalam memahami materi Fluida Statis yang bersifat konseptual dan membutuhkan keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation terhadap keterampilan kolaborasi dan komunikasi siswa pada materi fluida statis. Penelitian ini merupakan studi quasi experiment dengan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, XI Matlansos sebagai kelas eksperimen yang diajarkan model Group Investigation dan XI Matlanko-1 sebagai kelas kontrol yang diajarkan model Direct Instruction. Instrumen penelitian berupa lembar observasi keterampilan kolaborasi dan komunikasi yang telah divalidasi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis dengan analisis Ancova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation terhadap keterampilan kolaborasi siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 &lt; 0,05, serta terhadap keterampilan komunikasi siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 &lt; 0,05. Rata-rata skor kolaborasi dan komunikasi siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol setelah diberikan perlakuan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berpengaruh signifikan dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi dan komunikasi siswa pada materi fluida statis.</p> 2026-08-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Adelia Pratistha, Abdul Rais https://pusdig.my.id/pelita/article/view/1642 Pengaruh Model Problem Based Learning dengan Pendekatan Deep Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Murid pada Materi Tata Nama Senyawa Kimia 2026-08-13T09:12:03+00:00 Rouli Junriani Justianna Munthe roulimunthe78@gmail.com Asrial Asrial asrial@unja.ac.id Zurweni Zurweni zurweni.noni@unja.ac.id Wilda Syahri wilda.syahri@unja.ac.id Isra Miharti isra@unja.ac.id <p>Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran kimia, khususnya pada materi tata nama senyawa kimia yang menuntut kemampuan memahami aturan, menganalisisis informasi, dan menerapkan konsep secara tepat. Kondisi pembelajaran yang masih berpusat pada guru dapat membatasi keterlibatan aktif murid sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang mampu mendorong proses berpikir lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisis pengaruh model <em>Problem Based Learning</em> (PBL) dengan pendekatan <em>Deep Learning</em> terhadap kemampuan berpikir kritis murid pada materi tata nama senyawa kimia kelas X Fase E di SMAN 1 Kota Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode <em>quasi experiment</em> dan desain <em>Non-Equivalent Control Group Design</em>. Sampel terdiri atas 72 murid, yaitu 36 murid kelas X E10 sebagai kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran PBL berbasis <em>Deep Learning</em> dan 36 murid kelas X E9 sebagai kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran PBL. Instrumen penelitian berupa 10 soal esai kemampuan berpikir kritis yang diberikan melalui <em>pretest</em> dan <em>posttest</em>. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji nonparametrik <em>Mann–Whitney U</em>. Hasil pengujian menunjukkan nilai <em>Asymp. Sig. (2-tailed)</em> sebesar 0,000 (&lt; 0,05), sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hasil tersebut menunjukkan adanya pengaruh signifikan penerapan PBL berbasis <em>Deep Learning</em> terhadap kemampuan berpikir kritis murid. Penelitian ini terbatas pada satu sekolah, jumlah sampel yang relatif terbatas, dan satu materi pembelajaran sehingga generalisasi hasil masih terbatas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi PBL dengan prinsip <em>mindful learning</em>, <em>meaningful learning</em>, dan <em>joyful learning</em> dapat mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran tata nama senyawa kimia.</p> 2026-08-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Rouli Junriani Justianna Munthe, Asrial Asrial, Zurweni Zurweni, Wilda Syahri, Isra Miharti https://pusdig.my.id/pelita/article/view/1622 Pengembangan Buku Saku IPA Digital Berbasis Flipbook Bermuatan Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) Pada Materi Ekologi Kelas VII SMP 2026-08-13T08:30:16+00:00 Siti Mahfarida Nur Amalina alynasfarida@gmail.com Faudina Permatasari faudina.science@ubhi.ac.id <p>Kemampuan berpikir tingkat tinggi (<em>Higher Order Thinking Skills</em>/<em>HOTS</em>) merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran IPA. Namun, ketersediaan bahan ajar berbasis media yang mampu mengintegrasikan materi dengan latihan <em>HOTS</em> masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Buku Saku IPA Digital Berbasis <em>Flipbook</em> Bermuatan Soal <em>HOTS</em> pada materi ekologi kelas VII SMP serta mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan produk yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (<em>Research and Development</em>) menggunakan model <em>ADDIE</em> yang meliputi tahap <em>Analysis, Design, Development, Implementation,</em> dan <em>Evaluation</em>. Uji coba produk melibatkan 33 peserta didik kelas VII SMP Raudlatul Musthofa. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli materi dan ahli media, angket respons peserta didik, serta tes <em>HOTS</em>. Data dianalisis untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, sangat praktis, dan efektif. Hasil validasi ahli materi memperoleh persentase 83,32% dengan kategori valid, sedangkan validasi ahli media memperoleh persentase 93,74% dengan kategori sangat valid. Kepraktisan produk memperoleh persentase sebesar 88,55% dengan kategori sangat praktis. Keefektifan produk ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata nilai peserta didik dari 76,18 pada <em>pretest</em> menjadi 88,96 pada <em>posttest</em> dengan nilai <em>N-Gain</em> sebesar 0,53 berkategori sedang. Kemampuan <em>HOTS</em> peserta didik juga meningkat pada level C4 sebesar 18,72%, C5 sebesar 2,28%, dan C6 sebesar 12,88%. Implikasi hasil penelitian menunjukkan bahwa Buku Saku IPA Digital Berbasis <em>Flipbook</em> Bermuatan Soal <em>HOTS</em> dapat menjadi alternatif media pembelajaran IPA yang mendukung pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik serta dapat dimanfaatkan oleh guru sebagai bahan ajar digital pada materi ekologi. Dengan demikian, Buku Saku IPA Digital Berbasis <em>Flipbook</em> Bermuatan Soal <em>HOTS</em> layak digunakan sebagai media pembelajaran IPA pada materi ekologi.</p> 2026-08-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Siti Mahfarida Nur Amalina, Faudina Permatasari https://pusdig.my.id/pelita/article/view/1598 Contextual-Based E-Book to Develop Science Process Skills through Reaction Rate Learning 2026-08-13T08:08:25+00:00 Pitri Aprilia Mutakin pitriaprilia05@gmail.com Sjaeful Anwar saefulanwar@upi.edu Qonita Mu'minah qonitamuminah@upi.edu <p>This research aims to produce a contextual-based 4STMD e-book on reaction rate material to develop science process skills through testing the e-books characteristics using the 4STMD stages, feasibility testing, and comprehensibility testing of the e-book. The method used in this study is Design, Development, and Evaluation (DDE), with the 4STMD method employed for teaching material development. The participants included 2 chemistry education experts to review the e-books characteristics at each 4STMD stage, 60 student 11th-grade high school in Bandung City for the characterization and comprehensibility tests, and 3 high school chemistry teachers for the feasibility test. The characteristics of the e-book were determined based on the 4STMD stages. In the selection stage, alignment was achieved between CP, TP, ATP, and concept labels with standard concept explanations, as well as contextual and pedagogical descriptions. The structuring stage produced a concept map, a macro structure, and three levels of representation regarding reaction rates. The characterization stage identified 3 difficult texts to be reduced in the didactic reduction stage. The results of the feasibility test across 5 aspects (content, design, presentation, graphics, and KPS) categorized the e-book as “very feasible” with an average of 98.87%. The comprehensibility test yielded an average of 97%, with the e-book categorized as self learning material.&nbsp;</p> 2026-08-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Pitri Aprilia Mutakin, Sjaeful Anwar, Qonita Mu'minah https://pusdig.my.id/pelita/article/view/1566 Pengembangan e-LKPD Materi Kesetimbangan Kimia Model Problem Based Learning Dengan Pendekatan Deep Learning Berorientasi Pada Kemampuan Berpikir Kritis 2026-08-13T07:20:53+00:00 Yuliana Sri Wahyuningsih yulianasriwahyuningsih@gmail.com Yusnaidar Yusnaidar yusnaidar.yusnaidar@unja.ac.id Epinur Epinur yulianasriwahyuningsih@gmail.com Haryanto Haryanto yulianasriwahyuningsih@gmail.com Lidya Anggraini Annur yulianasriwahyuningsih@gmail.com <p>Penggunaan e-LKPD model Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan deep learning berorientasi pada kemampuan berpikir kritis dapat membantu menciptakan pembelajaran yang mandiri, aktif, dan bermakna karena bersifat fleksibel, praktis, serta dilengkapi visualisasi menarik seperti gambar, video dan simulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan e-LKPD materi kesetimbangan kimia Model Problem Based Learning Dengan Pendekatan Deep Learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan untuk mengetahui apakah e-LKPD yang dikembangkan layak secara konseptual maupun prosedural serta potensinya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan Lee &amp; Owens. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar pedoman wawancara dan angket. Produk hasil dari pengembangan divalidasi oleh ahli materi &amp; media serta dinilai oleh guru yang selanjutnya dilakukan uji coba kelompok kecil. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa e-LKPD model Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan deep learning berorientasi pada kemampuan berpikir kritis mendapatkan hasil kelayakan ahli materi dengan rerata skor 4,8 dalam kategori "Sangat Layak"dan ahli media dengan rerata skor 4,7 dalam kategori "Sangat Layak", penilaian guru sebesar 4,9 dalam kategori "Sangat Layak", serta respon peserta didik dan minat belajar masing-masing dengan persentase 93% dan 89,2% dalam kategori "Sangat Baik". Berdasarkan proses pengembangan dan hasil penelitian, disimpulkan bahwa e-LKPD materi kesetimbangan kimia ini layak digunakan secara teoritis dan praktis sebagai salah satu bahan ajar pada materi kesetimbangan kimia dan berpotensi meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik berdasarkan pendapat ahli dan penilaian guru.</p> 2026-08-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Yuliana Sri Wahyuningsih, Yusnaidar Yusnaidar, Epinur Epinur, Haryanto Haryanto, Lidya Anggraini Annur https://pusdig.my.id/pelita/article/view/1553 Pengembangan Media Pembelajaran dengan Pendekatan STEM Bermuatan Kearifan Lokal Bolu Tape Benteng untuk Mendukung Kemampuan Berpikir Ilmiah Siswa SMP 2026-08-13T08:29:25+00:00 Aeva Jannah Nuraini 2281220023@untirta.ac.id Dwi Indah Suryani 2281220023@untirta.ac.id Septi Kurniasih 2281220023@untirta.ac.id <p>Kemampuan berpikir ilmiah peserta didik perlu didukung melalui pembelajaran yang kontekstual dan interaktif. Media pembelajaran yang mengintegrasikan pendekatan STEM dengan kearifan lokal untuk mendukung kemampuan berpikir ilmiah masih terbatas. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran dengan pendekatan STEM bermuatan kearifan lokal Bolu Tape Benteng untuk mendukung kemampuan berpikir ilmiah peserta didik kelas VIII. Metode <em>Research and Development</em> (R&amp;D) digunakan dalam penelitian ini dengan model ADDIE sebagai alur tahapannya. Data penelitian diperoleh melalui instrumen validasi ahli dan angket respon peserta didik yang sebelumnya telah dinilai layak melalui <em>expert judgment</em>. Validasi melibatkan ahli materi, ahli media pembelajaran, dan guru IPA sebagai praktisi pembelajaran, sedangkan uji coba terbatas dilakukan kepada 56 peserta didik kelas VIII dari dua SMP Negeri di Kota Serang. Data dianalisis secara kuantitatif menggunakan persentase dan secara kualitatif melalui saran validator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh persentase validitas sebesar 91,82% dengan kategori Sangat Baik, sedangkan respon peserta didik memperoleh persentase sebesar 92,14% dengan kategori Sangat Baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media yang dikembangkan dinilai layak digunakan dalam pembelajaran IPA dan memperoleh respon positif dari peserta didik. Media yang dikembangkan memadukan fitur interaktif, aktivitas STEM, dan konteks kearifan lokal Bolu Tape Benteng yang memuat aktivitas mengamati fenomena, menganalisis data, menarik kesimpulan, dan menyampaikan argumen ilmiah. Dengan demikian, media yang dikembangkan berpotensi menjadi alternatif media pembelajaran IPA yang kontekstual dan interaktif untuk mendukung pengembangan kemampuan berpikir ilmiah peserta didik. Penelitian ini belum menguji efektivitas media dalam meningkatkan kemampuan berpikir ilmiah secara eksperimental.</p> 2026-08-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Aeva Jannah Nuraini, Dwi Indah Suryani, Septi Kurniasih https://pusdig.my.id/pelita/article/view/1542 Integrating Scratch-Based Educational Games with Problem-Based Learning to Enhance Students' Conceptual Understanding 2026-07-22T01:30:35+00:00 Riskawati Riskawati riskawati@unm.ac.id Khaeruddin Khaeruddin khaeruddin@unm.ac.id A. Zaitun A. Zaitun riskawati@unm.ac.id Kurnia Alda Katrin riskawati@unm.ac.id Nayla Salsabila riskawati@unm.ac.id Nurazizah Ramadani riskawati@unm.ac.id Zakila Intan Asrab riskawati@unm.ac.id Mardyanto Barumbun riskawati@unm.ac.id <p>The urgency of this research lies in the increasing need for innovative instructional approaches that effectively enhance students' conceptual understanding through the integration of Scratch-based educational games and Problem-Based Learning. This study aimed to describe the implementation of Scratch-based Archery Game media integrated with the Problem Based Learning (PBL) model in teaching momentum and collision concepts in physics. The study employed a one-shot case study design involving 28 students of class XII B at SMAN 14 Gowa, while response data were obtained from 26 students. Data were collected through observation, documentation, and student response questionnaires using a Likert scale, then analyzed descriptively using quantitative and qualitative approaches. The results showed that most PBL syntax stages were successfully implemented through discussion activities, simulation exploration, and game-based problem solving. The learning implementation also indicated the emergence of computational thinking activities, including pattern recognition, abstraction, and algorithmic thinking while students explored momentum and collision simulations. Questionnaire results showed that student responses were in the Good category with a percentage of 78.06%, indicating positive responses toward learning engagement, participation, and the perceived ease of understanding concepts through interactive simulations. The novelty of this study lies in the integration of Scratch-based Archery Game media with the PBL model to support exploratory activities and computational thinking in physics learning. The findings suggest that coding-based media and interactive simulations have the potential to become alternative learning tools for abstract physics concepts that are more contextual, interactive, and relevant to 21st-century learning needs<em>.</em></p> 2026-07-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Riskawati Riskawati, Khaeruddin Khaeruddin https://pusdig.my.id/pelita/article/view/1488 Model Problem Based Learning Berbantuan Critical Thinking Education Worksheet (CRIT-EDU Sheet) untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa 2026-08-13T07:44:16+00:00 Amelia Sherina Widya Permata amelia22082@mhs.unesa.ac.id Nisa Rahma Hidayati amelia22082@mhs.unesa.ac.id Budi Jatmiko amelia22082@mhs.unesa.ac.id <p>Keterampilan berpikir kritis merupakan kompetensi esensial abad ke-21 yang masih perlu ditingkatkan pada siswa di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas dan konsistensi penerapan model <em>Problem Based Learning</em> (PBL) berbantuan media E-LKPD <em>Critical Thinking Education Worksheet</em> (CRIT-EDU Sheet) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMA, khususnya pada materi energi alternatif. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode <em>quasi-experiment</em> dengan <em>non-equivalent control group design</em>. Pemilihan sampel menggunakan teknik <em>Cluster Random Sampling</em> yang terdiri dari tiga kelas di SMAN 20 Surabaya: kelas eksperimen, kelas replikasi, dan kelas konvensional, dengan masing-masing berisi 30 siswa. Data dikumpulkan melalui instrumen tes uraian (<em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>) yang valid dan reliabel, kemudian dianalisis menggunakan <em>N-Gain</em>, <em>Paired Sample t-test</em>, <em>Welch's t-test</em> (karena varians tidak homogen), serta <em>Cohen's d</em> untuk mengukur <em>Effect Size</em>. Hasil penelitian menunjukkan seluruh kelas mengalami peningkatan keterampilan berpikir kritis yang signifikan secara internal (p &lt; 0,001). Namun, analisis antar-kelompok membuktikan bahwa kelas eksperimen (rata-rata <em>N-Gain</em> 0,77; kategori tinggi) jauh lebih unggul secara signifikan dibandingkan kelas konvensional (rata-rata <em>N-Gain</em> 0,39; kategori sedang) dengan nilai p &lt; 0,001. Besaran dampak intervensi dikonfirmasi oleh nilai <em>Effect Size</em> sebesar 4,91 (kategori sangat besar). Uji beda antara kelas eksperimen dan kelas replikasi tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p = 0,435), yang membuktikan tingginya konsistensi dan keandalan intervensi ini saat direplikasi. Disimpulkan bahwa pembelajaran PBL berbantuan CRIT-EDU Sheet sangat efektif dan konsisten dalam mengakselerasi keterampilan berpikir kritis siswa pada materi energi alternatif, terlepas dari keterbatasan durasi intervensi yang singkat</p> 2026-08-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Amelia Sherina Widya Permata, Nisa Rahma Hidayati, Budi Jatmiko https://pusdig.my.id/pelita/article/view/1712 Pengembangan Media Interaktif Berbasis Sosio-Scientific Issues Berbantuan Aplikasi Articulate Storyline pada Pembelajaran IPA 2026-08-13T08:32:03+00:00 Siti Nur Azizah azizahsitinur2802@gmail.com Vindhy Dian Indah Pratika vindhydian.science@ubhi.ac.id Rohmatus Syafi'ah azizahsitinur2802@gmail.com <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman peserta didik terhadap pembelajaran IPA terutama materi unsur, senyawa, dan campuran serta keterbatasan penggunaan media pembelajaran digital yang interaktif dan kontekstual. Oleh karena itu, dikembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Socio-Scientific Issues (SSI) berbantuan aplikasi Articulate Storyline. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kevalidan dan kepraktisan media yang dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&amp;D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar validasi ahli materi dan lembar validasi ahli media dengan skala Likert 1-5, serta angket respon peserta didik dengan skala Likert 1-5 untuk mengukur kepraktisan media. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Rejotangan, dengan sampel uji coba terbatas sebanyak 32 peserta didik dari satu kelas. Validator terdiri atas tiga ahli materi dan tiga ahli media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh persentase validasi ahli materi sebesar 84,25% dengan kategori valid dan validasi ahli media sebesar 81,2% dengan kategori valid. Hasil uji kepraktisan berdasarkan angket respon peserta didik memperoleh persentase sebesar 86,37% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif berbasis SSI berbantuan Articulate Storyline pada materi unsur, senyawa, dan campuran dinyatakan valid dan sangat praktis sehingga layak digunakan sebagai media pembelajaran IPA kelas VIII SMP. Selain itu, hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi peneliti selanjutnya untuk mengembangkan media serupa pada materi IPA lain atau menguji efektivitasnya terhadap hasil belajar peserta didik secara lebih luas.</p> 2026-08-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Siti Nur Azizah, Vindhy Dian Indah Pratika, Rohmatus Syafi'ah https://pusdig.my.id/pelita/article/view/1404 Pengaruh Model PBL Berbantuan Indexcard Match terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran IPAS 2026-08-13T06:59:32+00:00 Assaniatin Kartika Putri assaniatinkp10@gmail.com Hadna Suryantari imhadnaa93@gmail.com <p>Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya penerapan model pembelajaran inovatif yang mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPAS, khususnya pada materi Sistem Pernapasan Manusia yang masih memerlukan pembelajaran aktif dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL) berbantuan <em>Index Card Match</em> (ICM) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V pada pembelajaran IPAS materi Sistem Pernapasan Manusia. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Tegalrejo Yogyakarta pada tahun ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan jenis <em>Pre Experimental Design</em> dan desain <em>one group pretest-posttest</em>. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Tegalrejo yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes berbentuk <em>pretest</em> dan <em>posttest</em>. Analisis data diawali dengan uji normalitas, kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan <em>paired sample t-test</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa meningkat dari 66,60 pada <em>pretest</em> dengan kategori kurang menjadi 88,39 pada <em>posttest</em> dengan kategori sangat baik. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,004, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil <em>pretest</em> dan <em>posttest</em>. Dengan demikian, penerapan model PBL berbantuan ICM berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V pada pembelajaran IPAS.</p> 2026-08-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Assaniatin Kartika Putri, Hadna Suryantari https://pusdig.my.id/pelita/article/view/1649 Analisis Miskonsepsi dan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Peserta Didik Menggunakan Three-Tier Diagnostic Test Berbasis Keterampilan Proses Sains pada Materi Gerak dan Gaya 2026-07-17T15:08:59+00:00 Laura Abiyuan Santoso lauraas200419@gmail.com Faudina Permatasari faudina.science@ubhi.ac.id <p>Miskonsepsi dan rendahnya kemampuan berpikir tingkat tinggi (<em>Higher Order Thinking Skills</em>/HOTS) merupakan permasalahan penting dalam pembelajaran IPA yang memerlukan identifikasi melalui instrumen diagnostik yang akurat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik pada materi Gerak dan Gaya menggunakan <em>Three-Tier Diagnostic Test</em> berbasis Keterampilan Proses Sains (KPS) serta menganalisis kemampuan HOTS peserta didik berdasarkan instrumen tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan <em>mixed method</em> dengan desain <em>sequential explanatory</em>. Subjek penelitian terdiri atas 31 peserta didik kelas VII SMP Raudlatul Musthofa Tulungagung, dengan empat peserta didik dipilih secara purposif sebagai subjek wawancara. Instrumen penelitian berupa 25 soal <em>Three-Tier Diagnostic Test</em> yang mencakup level C4, C5, dan C6. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif persentase, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik mengikuti model Miles, Huberman, dan Saldaña, kemudian diintegrasikan melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase miskonsepsi melebihi 50% pada sebagian besar soal dan didominasi kategori <em>False Negative</em> (M2), yaitu peserta didik mampu memilih jawaban benar tetapi belum dapat memberikan alasan ilmiah yang tepat. Miskonsepsi utama ditemukan pada konsep gerak relatif dan titik acuan, interpretasi grafik jarak-waktu, perbedaan gerak dan perpindahan, penerapan Hukum II Newton, serta gaya pada benda diam. Kemampuan HOTS peserta didik juga tergolong rendah dengan persentase tahu konsep sebesar 35,7% pada level C4, 40,3% pada C5, dan 40,3% pada C6. Penelitian ini menyimpulkan bahwa miskonsepsi dan rendahnya HOTS saling berkaitan sehingga perlu diatasi melalui pembelajaran yang mengintegrasikan rekonstruksi konsep, penguatan KPS, dan pengembangan HOTS. Kombinasi <em>Three-Tier Diagnostic Test</em> dan wawancara dapat menjadi alternatif asesmen diagnostik yang komprehensif untuk mengungkap miskonsepsi peserta didik.</p> 2026-07-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Laura Abiyuan Santoso, Faudina Permatasari https://pusdig.my.id/pelita/article/view/1639 Experiential Learning dalam Pembelajaran IPA: Dampaknya terhadap Motivasi Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VI 2026-08-13T10:37:09+00:00 Francisca Muji Astuti francisca.muji.a@gmail.com Tian Abdul Aziz tian_aziz@unj.ac.id Tati Rajati tati@ecampus.ut.ac.id <p>Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya penerapan experiential learning untuk meningkatkan motivasi belajar sekaligus kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model <em>Experiential Learning (EL)</em> terhadap motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VI pada materi rangkaian listrik, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain <em>quasi experiment</em> tipe <em>Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design</em>. Subjek penelitian dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Jumlah siswa di kelas eksperimen sebanyak 38 siswa (16 laki-laki dan 22 perempuan) dan kelas kontrol sebanyak 38 siswa (17 laki-laki dan 21 perempuan). Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar dan tes kemampuan berpikir kritis yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Angket motivasi belajar memiliki koefisien validitas sebesar 0,446-0,833 dan reliabilitas sebesar 0,940, sedangkan tes kemampuan berpikir kritis memiliki koefisien validitas sebesar 0,715-0,877 dan reliabilitas sebesar 0,863. Data dianalisis menggunakan <em>Independent Sample t-Test</em> dan Manova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara model EL dan pembelajaran konvensional terhadap motivasi belajar (p = 0,001) dan kemampuan berpikir kritis (p = 0,001). Model EL juga memberikan pengaruh yang kuat terhadap motivasi belajar (<em>effect size</em> = 1,179) dan kemampuan berpikir kritis (<em>effect size</em> = 0,8). Selain itu, model ini berpengaruh signifikan secara simultan terhadap kedua variabel (<em>Wilks</em>’Ù &lt; 0,001). Dengan demikian, model EL efektif meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada materi rangkaian listrik. Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa model EL dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran IPA yang mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan mendukung pengembangan kompetensi abad ke-21.</p> 2026-08-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Francisca Muji Astuti, Tian Abdul Aziz, Tati Rajati https://pusdig.my.id/pelita/article/view/1614 Analisis Persepsi Siswa terhadap Pembelajaran IPA Berbasis STEM serta Dampaknya terhadap Minat Berkarir di Bidang Sains 2026-07-17T15:51:15+00:00 Nanda Kristiyaningsih krstyngshnanda@students.unnes.ac.id Septiko Aji krstyngshnanda@students.unnes.ac.id Fenny Widiyanti krstyngshnanda@students.unnes.ac.id <p>Transformasi teknologi Abad ke-21 menuntut penguasaan literasi STEM sebagai pilar krusial bagi pembangunan talenta nasional, namun pendidikan sains saat ini masih menghadapi tantangan nyata berupa kecemasan akademis (<em>math-anxiety</em>) dan hilangnya potensi talenta (<em>leaky pipeline</em>). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil persepsi siswa terhadap pembelajaran IPA berbasis STEM serta dampaknya terhadap minat berkarir di bidang sains pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Metode penelitian yang digunakan adalah <em>mixed methods</em> dengan desain triangulasi konkuren. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket kepada 300 siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Wonosegoro menggunakan teknik <em>total sampling</em>, serta wawancara mendalam terhadap 8 siswa yang dipilih melalui teknik <em>purposive sampling</em> berdasarkan empat kuadran tipologi. Instrumen penelitian meliputi angket adaptasi <em>STEM Career Interest Survey</em> (STEM-CIS) dan pedoman wawancara semi-terstruktur. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap STEM secara keseluruhan berada pada kategori tinggi (96%), dengan rincian capaian komponen: Teknologi (99%), Sains (97%), Rekayasa (95%), dan Matematika (92%). Temuan ini mengindikasikan efikasi diri digital yang kuat, meskipun komponen matematika dan rekayasa menunjukkan skor terendah akibat kendala psikologis. Hasil uji regresi linear sederhana membuktikan adanya pengaruh positif dan signifikan persepsi pembelajaran STEM terhadap minat berkarir sains ( ) dengan kontribusi sebesar 32,8%. Data kualitatif mendukung hasil tersebut dan mengungkap bahwa harapan hasil pribadi (<em>outcome expectations</em>) serta kecemasan logika tetap menjadi faktor penghambat bagi sebagian siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbaikan desain kurikulum melalui penguatan integrasi komponen rekayasa dan matematika yang aplikatif sangat krusial untuk menjaga kontinuitas aspirasi karier sains siswa sejak pendidikan menengah.</p> 2026-07-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Nanda Kristiyaningsih, Septiko Aji, Fenny Widiyanti https://pusdig.my.id/pelita/article/view/1582 Pengembangan E-magazine Berbasis Socio-Scientific Issues Tema Pencemaran Sungai Cibanten untuk Memfasilitasi Literasi Sains 2026-08-13T07:42:45+00:00 Milda Milda mimimildamil.11@gmail.com Mudmainah Vitasari mdvitasari@untirta.ac.id Vica Dian Aprelia Resti vica.dian@untirta.ac.id <p>Kemampuan literasi sains merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran IPA. Namun faktanya, pembelajaran IPA di sekolah masih belum optimal dalam memfasilitasi literasi sains siswa karena belum tersedianya bahan ajar yang mampu mengintegrasikan isu-isu sosial-sains yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan siswa. Salah satu solusinya adalah dengan menyediakan bahan ajar yang mengintegrasikan permasalahan nyata ke dalam pendekatan <em>Socio-Scientific Issues</em> (SSI) sebagai konteks pembelajaran IPA yang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan sejauh mana tingkat kevalidan dan respons siswa terhadap e-magazine berbasis <em>Socio-Scientific Issues</em> (SSI) pada tema pencemaran Sungai Cibanten untuk memfasilitasi literasi sains siswa SMP. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&amp;D) dengan model ADDIE yang dibatasi hingga tahap implementation. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi dan angket respons siswa. Tingkat kevalidan diukur oleh dua ahli materi, dua ahli bahan ajar, dan dua guru IPA SMP, di mana sebelumnya instrumen telah divalidasi kepada ahli instrumen (<em>judgement</em>). Hasil validasi ahli materi memperoleh persentase 89,2%, ahli bahan ajar 94,64%, dan guru IPA SMP 95%, dengan ketiganya berkategori "Sangat Valid". Setelah direvisi, dilaksanakan uji coba terbatas yang menghasilkan persentase respons siswa sebesar 89,5% berkategori "Sangat Baik". Hal ini menunjukkan bahwa e-magazine berbasis SSI pada tema pencemaran Sungai Cibanten telah memenuhi kriteria kevalidan dan memberikan indikasi awal yang positif sebagai bahan ajar kontekstual dalam memfasilitasi literasi sains siswa SMP.</p> 2026-08-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Milda Milda, Mudmainah Vitasari, Vica Dian Aprelia Resti https://pusdig.my.id/pelita/article/view/1563 Penerapan Model Inkuiri Terbimbing terhadap Kemampuan Berpikir Kritis pada Pembelajaran IPA Materi Tema Leuweung Titipan 2026-08-13T10:30:56+00:00 Ahmad Dzakkii Mahesa jakmesboy@gmail.com Trian Pamungkas Alamsyah trian@untirta.ac.id Nofita Fajariyanti nofita.fajariyanti@untirta.ac.id <p>Urgensi penelitian ini adalah perlunya penerapan model inkuiri terbimbing untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran IPA yang kontekstual berbasis kearifan lokal pada tema Leuweung Titipan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis kearifan lokal Leuweung Titipan terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada kelas VII SMP pada materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati. Pada penelitian ini digunakan dengan metode Quasi Experiment dengan desain <em>Posttest Only Group Design</em>. Peserta didik berpikir kritis peserta didik SMP Negeri 11 Kota Serang Banten didik kelas VII di SMP Negeri 11 Kota Serang Banten menjadi populasi sampel dalam penelitian. Metode pengambilan <em>random sampling</em> digunakan, kelompok penelitian dibagi menjadi kelompok dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian berbentuk tes uraian kemampuan berpikir kritis yang mencakup indikator <em>elementary clarification</em>, <em>basic support, inference</em>, dan <em>advance clarification</em>. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan mengintegrasikan kearifan lokal leuweung titipan, dengan nilai 57,03 pada kelompok perlakuan. Pada indikator <em>elementary clarification </em>didapatkan nilai sebesar 58%, dilanjutkan dengan indikator <em>basic support </em>didapatkan nilai sebesar 73%, indikator <em>inference</em> sebesar 46%, dan indikator <em>advance clarification</em> sebesar 49%. Hasil Uji non parametrik menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada kelompok perlakuan dengan signifikansi nilai sebesar 0,040 &gt; 0,05, signifikan dalam perbedaan diperkuat dengan hasil dari uji <em>effect size </em>cohen’s D dengan nilai sebesar 0,5412 dengan termasuk dalam kategori <em>medium effect</em>. Penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis.</p> 2026-08-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Ahmad Dzakkii Mahesa, Trian Pamungkas Alamsyah, Nofita Fajariyanti https://pusdig.my.id/pelita/article/view/1543 Integrating Code.org with Discovery Learning through a Number Lock Project to Enhance Conceptual Understanding 2026-07-22T01:36:43+00:00 Riskawati Riskawati riskawati@unm.ac.id Khaeruddin Khaeruddin khaeruddin@unm.ac.id Muhammad Khatibul Umam riskawati@unm.ac.id Hawaryim Hawaryim riskawati@unm.ac.id Rahmayanti Rahmayanti riskawati@unm.ac.id Rismawati Rismawati riskawati@unm.ac.id Amira Rahma Wati riskawati@unm.ac.id Sitti Rahma Yunus riskawati@unm.ac.id <p>Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&amp;D) yang bertujuan mengembangkan media pembelajaran <em>Number Lock Project</em> berbasis <em>Code.org</em> terintegrasi <em>Discovery Learning</em> untuk mendukung pemahaman konsep peserta didik SMP pada materi IPA . Pengembangan media menggunakan model ADDIE dengan subjek penelitian sebanyak 32 siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Makassar. Data dikumpulkan melalui validasi ahli, angket respons peserta didik, dan tes hasil belajar menggunakan desain one-group pretest-posttest. Analisis data dilakukan melalui uji validitas menggunakan formula Gregory, analisis kepraktisan menggunakan skala Likert, serta analisis keefektifan menggunakan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memiliki tingkat validitas sangat tinggi dengan koefisien 0,83, tingkat kepraktisan sebesar 93,55% dalam kategori sangat layak, serta nilai N-Gain sebesar 0,73 pada kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi media berbasis coding dan <em>Discovery Learning</em> berpotensi mendukung keterlibatan belajar dan pemahaman konsep peserta didik melalui aktivitas eksploratif dan pemecahan masalah.</p> 2026-07-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Riskawati Riskawati, Khaeruddin Khaeruddin, Muhammad Khatibul Umam, Hawaryim Hawaryim, Rahmayanti Rahmayanti, Rismawati Rismawati, Amira Rahma Wati, Sitti Rahma Yunus https://pusdig.my.id/pelita/article/view/1528 Synergy of Science Literacy and Student Sustainability Literacy in Biology Learning Towards the Sustainable Development Goals Agenda 2026-07-17T15:18:12+00:00 Nukhbatul Bidayati Haka nukhbatulbidayatihaka@radenintan.ac.id Anggun Fransiska nukhbatulbidayatihaka@radenintan.ac.id Meita Dwi Solviana nukhbatulbidayatihaka@radenintan.ac.id Hardiyansyah Masya nukhbatulbidayatihaka@radenintan.ac.id Tengku Idris nukhbatulbidayatihaka@radenintan.ac.id <p>The urgency of this research is to strengthen the synergy between science literacy and students' sustainability literacy in biology learning to support the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs) .The Sustainable Development Goals (SDGs) agenda requires biology learning to be oriented not only towards mastering concepts but also towards fostering ecological awareness, sustainability mindsets, and student action competencies to address the 21st-century environmental crisis. The low achievement in science literacy among Indonesian students in the Programme for International Student Assessment, coupled with biology learning that is predominantly theoretical and memorized, underscores the importance of strengthening the synergy between science literacy and sustainability literacy. The research aims to analyze the correlation between science literacy and sustainability literacy among grade X students in ecosystem materials, as a basis for developing biology learning that supports the SDGs agenda. The research sample comprised 276 students selected through purposive sampling from SN4, SN10, SN14, and SN16. The research instrument consisted of 20 multiple-choice science literacy tests, 18 statements of science identity questionnaires, and 18 statements of literacy questionnaires. Data were analyzed using SPSS for normality, homogeneity, linearity, moment product correlation, simple linear regression, and the coefficient of determination. The results of the study show variation in achievement across schools. SN10 obtained the highest average scores in science literacy (85.46%) and sustainability literacy (92.36%). Meanwhile, SN16 had the lowest average sustainability literacy score at 56%. Knowledge displacement in sustainability literacy reached the highest level across schools, while the dimensions of skills and mindset were lower. The correlation results showed a positive and significant relationship between science literacy and sustainability literacy, with a very strong correlation in SN14 of r= 0.909 with R2=82.7%, and SN10 of r= 0.894 with R2=79.9%. These findings confirm that science literacy is an important foundation for building students' sustainability literacy, so biology learning on ecosystem materials needs to be integrated to support the achievement of the Sustainable Development Goals agenda.</p> 2026-07-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Nukhbatul Bidayati Haka, Anggun Fransiska, Meita Dwi Solviana, Hardiyansyah Masya, Tengku Idris