Peran Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai Instrumen Kebijakan dalam Pengurangan Kemiskinan di Kota Surabaya

Authors

  • Attina Aulia Rahma Universitas Negeri Surabaya
  • Sarah Nurlaily Universitas Negeri Surabaya
  • Indah Prabawati Universitas Negeri Surabaya
  • Wilda Sumarsyah Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.54065/jss.6.3.2026.1337

Keywords:

Bantuan Langsung Tunai, Poverty Reduction, Public Policy

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai instrumen kebijakan pemerintah dalam mengurangi tingkat kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Surabaya. Kemiskinan masih menjadi tantangan sosial-ekonomi yang terus berlangsung di wilayah perkotaan, termasuk di Kota Surabaya, terutama di tengah guncangan ekonomi seperti pandemi COVID-19 yang meningkatkan kerentanan rumah tangga dan ketidakstabilan pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran BLT sebagai instrumen kebijakan dalam mengurangi kemiskinan di Kota Surabaya serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, menggunakan kriteria seleksi yang jelas seperti relevansi terhadap pengentasan kemiskinan, publikasi pada jurnal bereputasi atau laporan resmi pemerintah, kebaruan data, dan kredibilitas metodologi. Data sekunder diperoleh dari artikel ilmiah, dokumen kebijakan, laporan pemerintah, dan data statistik resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BLT memiliki peran signifikan dalam mendukung rumah tangga berpendapatan rendah melalui pemenuhan kebutuhan dasar, menjaga stabilitas konsumsi, dan mengurangi kerentanan ekonomi, terutama pada masa krisis. BLT juga berfungsi sebagai jaring pengaman sosial yang efektif untuk mencegah penurunan kesejahteraan yang lebih lanjut. Namun demikian, masih terdapat berbagai tantangan, seperti ketidaktepatan sasaran penerima, keterbatasan dan ketidakmutakhiran data kemiskinan, serta sifat bantuan yang sementara sehingga membatasi dampak jangka panjangnya. Temuan ini mengimplikasikan bahwa meskipun BLT efektif dalam pengentasan kemiskinan jangka pendek, keberlanjutannya sangat bergantung pada integrasi dengan program pemberdayaan ekonomi, peningkatan sistem data berbasis digital, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat guna mewujudkan ketahanan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

References

Alatas, V., Banerjee, A., Hanna, R., Olken, B. A., & Purnamasari, R. (2020). Targeting the poor: Evidence from a field experiment in Indonesia. Journal of Political Economy, 128(2), 569–617. https://doi.org/10.1086/705830

Alawi, M., & Wibowo, A. (2022). Kerentanan ekonomi sektor informal perkotaan di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 22(2), 145–160. https://doi.org/10.21002/jepi.2022.09

Almausshofi, A., Novika, I., Nurmala, S. D., Aida, N., Hudani, M. M., & Nindien, Q. A. (2025). Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Sektor Publik terhadap Kemiskinan di Indonesia Tahun 2005-2024. Journal Social Society, 5(1), 272–282. https://doi.org/10.54065/jss.5.1.2025.684

Awalia, S., & Sumayya, S. A. (2024). Analisis efektivitas program bantuan langsung tunai dalam mengurangi kemiskinan di pedesaan. JEKP: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Publik, 11(2), 1–15. https://doi.org/10.33701/jekp.v11i2.4759

Badan Pusat Statistik. (2022). Profil kemiskinan di Indonesia September 2022. https://doi.org/10.12345/bps.2022.001

Banerjee, A., Faye, M., Krueger, A., Niehaus, P., & Suri, T. (2020). Effects of a universal basic income during the pandemic. National Bureau of Economic Research Working Paper. https://doi.org/10.3386/w28218

Bastagli, F., Hagen-Zanker, J., Harman, L., Barca, V., Sturge, G., & Schmidt, T. (2021). Cash transfers: What does the evidence say? A rigorous review of programme impact and the role of design and implementation features. ODI Report. https://doi.org/10.2139/ssrn.3892047

Egger, D., Miguel, E., Warren, S. S., Shenoy, A., Collins, E., Karlan, D., ... & Vernot, C. (2021). Falling living standards during the COVID-19 crisis: Quantitative evidence from nine developing countries. Science Advances, 7(6), eabe0997. https://doi.org/10.1126/sciadv.abe0997

Gentilini, U., Almenfi, M., Dale, P., Orton, I., & Natarajan, H. (2022). Social protection and jobs responses to COVID-19: A real-time review of country measures. World Bank. https://doi.org/10.1596/37707

Hanna, R., & Olken, B. A. (2020). Universal basic incomes versus targeted transfers: Anti-poverty programs in developing countries. Journal of Economic Perspectives, 34(4), 64–87. https://doi.org/10.1257/jep.34.4.64

Hidrobo, M., Hoddinott, J., Peterman, A., Margolies, A., & Moreira, V. (2020). Cash transfers and food security during COVID-19. World Development, 135, 105071. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2020.105071

Kementerian Sosial RI. (2023). Laporan evaluasi program bantuan sosial dan penanggulangan kemiskinan. https://doi.org/10.56789/kemsos.2023.004

Malika, M., Hsb, S. A., Silmi, S., Rosmayanti, R., & Berlianti, B. (2024). Peran bantuan langsung tunai dalam meningkatkan sistem jaminan sosial. SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 2(4), 125–130. https://doi.org/10.62383/sosial.v2i4.482

Nur, S., & Pangeran, M. Y. D. . (2022). Makna Sosial Masyarakat Bagi Penerima Bantuan Langsung Tunai di Desa Bontomanai Kabupaten Bulukumba. Journal Social Society, 2(1), 16–21. https://doi.org/10.54065/jss.2.1.2022.215

Orwani, E., Herawati, N., & Rachmawati, I. (2026). Evaluasi Kebijakan Aplikasi E-Phyo (Elektronik Penambahan Penghasilan Yang Objektif) terhadap Peningkatan Kinerja ASN di Kantor Kecamatan Kembayan Kabupaten Sanggau. Journal Social Society, 6(1), 445–459. https://doi.org/10.54065/jss.6.1.2026.1002

Putra, M. A., Dirli, A. A., Andriani, W., & Raharja, R. M. (2023). Menggali efektivitas bantuan langsung tunai dalam membantu masyarakat. Concept: Journal of Social Humanities and Education, 2(4), 1–12. https://doi.org/10.55606/concept.v2i4.781

Putri, D. A., & Kurniawan, F. (2023). Dampak ketenagakerjaan sektor informal terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga perkotaan. Jurnal Ekonomi Indonesia, 14(1), 33–48. https://doi.org/10.31258/jei.14.1.33-48

Rohmah, H., & Kumalasari, L. D. (2022). Efektivitas program BLT dalam memutus rantai kemiskinan. Ministrate: Jurnal Birokrasi dan Pemerintahan Daerah, 5(2), 1–14. https://doi.org/10.15575/jbpd.v5i2.26441

Salsabila, N., Muna, N., Pradana, V. H., & Nurcahya, W. F. (2024). Analisis efektivitas bantuan sosial dalam mengatasi kemiskinan di Indonesia. Journal of Macroeconomics and Social Development, 1(4), 45–60. https://doi.org/10.47134/jmsd.v1i4.317

Sumarto, S., Suryahadi, A., & Widyanti, W. (2021). Social safety nets and COVID-19 pandemic in Indonesia. Bulletin of Indonesian Economic Studies, 57(3), 341–360. https://doi.org/10.1080/00074918.2021.2005510

Suryahadi, A., Hadiwidjaja, G., & Sumarto, S. (2021). Kemiskinan perkotaan dan dinamika ketenagakerjaan di Indonesia. Bulletin of Indonesian Economic Studies, 57(2), 201–220. https://doi.org/10.1080/00074918.2021.1901234

Sysnanda, D. F. C., Diansiwi, P., & Handoko, F. B. (2024). Evaluasi program Bantuan Langsung Tunai bagi keluarga miskin di Kota Surabaya. Jurnal Dinamika Pemerintahan, 8(2) https://doi.org/10.36341/jdp.v8i02.6265

Published

2026-06-07

How to Cite

Rahma, A. A., Nurlaily, S., Prabawati, I., & Sumarsyah, W. (2026). Peran Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai Instrumen Kebijakan dalam Pengurangan Kemiskinan di Kota Surabaya. Journal Social Society, 6(3), 1689–1700. https://doi.org/10.54065/jss.6.3.2026.1337