Pengaruh Terpaan Konten Akun Instagram @Letterboxd terhadap Minat Menyewa Film pada Fitur Letterboxd Video Store
DOI:
https://doi.org/10.54065/jss.6.2.2026.1297Keywords:
Penggunaan Media Sosial, Instagram, Terpaan Konten, Letterbox, Teori Respon KognitifAbstract
Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya memahami bagaimana terpaan konten akun Instagram @Letterboxd memengaruhi minat menyewa film pada fitur Letterboxd Video Store, sebagai dasar strategi pemasaran digital yang efektif dalam meningkatkan konversi pengguna di platform tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa signifikan pengaruh terpaan konten akun Instagram @letterboxd terhadap minat menyewa film pada fitur Letterboxd Video Store melalui respon kognitif pengikut aktif. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah kuantitatif eksplanatif dengan analisis jalur dan analisis regresi linear berganda menggunakan IBM SPSS Statistics 22. Total populasi sasaran yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 304 orang dan sampel sebanyak 75. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 75 responden terpilih melalui teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terpaan konten akun Instagram @letterboxd, yang mencakup frekuensi, durasi, dan atensi, memiliki pengaruh signifikan secara simultan terhadap respon kognitif pengikut aktif. Secara simultan, terpaan konten memberikan kontribusi sebesar 23,5% terhadap respon kognitif pengikut aktif. Secara parsial, variabel durasi memiliki pengaruh paling kuat terhadap respon kognitif dengan nilai koefisien terbesar dibandingkan variabel lainnya. Terpaan konten akun Instagram @letterboxd melalui respon kognitif juga memiliki pengaruh signifikan terhadap minat menyewa film pada fitur Letterboxd Video Store. Secara simultan, terpaan konten memberikan kontribusi sebesar 29,8% terhadap minat menyewa film melalui respon kognitif. Secara parsial, variabel atensi dan respon kognitif memiliki pengaruh signifikan terhadap minat menyewa film, sedangkan frekuensi dan durasi tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap minat tersebut.
References
Anggraini, R. (2025). Pengaruh iklan junk food terhadap disonansi kognitif mahasiswa di Universitas Majalengka. Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora, 2(1), 134–143. https://doi.org/10.31949/jumash.v2i1.14479
Ansyori, H. A., & Satriani, A. (2023). Model terpaan berita kriminalitas terhadap tingkat kecemasan. Bandung Conference Series: Journalism, 3(2). https://doi.org/10.29313/bcsj.v3i2.8025
Azalia, M., Santoso, H., & Dharmawan, L. (2024). Pemanfaatan konten Instagram terhadap minat beli konsumen. Edutik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi. https://doi.org/10.56904/edutik.v4i2.217
Azhari, F., Dharta , F. Y., & Budhiharti, T. W. (2025). Pengaruh E-WOM (Electronic Word Of Mouth) terhadap Minat Beli Produk Glad2Glow melalui Media Sosial Tiktok. Journal Social Society, 5(2), 1285–1300. https://doi.org/10.54065/jss.5.2.2025.872
Bharata, W., & Wardhani, D. P. (2021). Pengaruh cognitive response terhadap purchase intention permen Kopiko melalui attitude towards advertising sebagai variabel mediasi pada penonton drama Korea Vincenzo. Journal of Applied Business and Economic (JABE), 8(1), 91–101. https://doi.org/10.30998/jabe.v8i1.10680
Duffett, R. (2017). Influence Of Social Media Marketing On Consumer Behavior. Journal of Marketing. https://doi.org/10.1108/YC-07-2016-00622
Febriyantoro, M. T., & Arisandi, D. (2018). Pemanfaatan digital marketing bagi usaha mikro, kecil, dan menengah pada era masyarakat ekonomi ASEAN. Jurnal Manajemen. https://doi.org/10.26533/jmd.v1i2.175
Gunawan, M. I., & Fardiah, D. (2024). Pengaruh konten media sosial Instagram terhadap minat beli produk Bening’s. Jurnal Riset Manajemen Komunikasi, 5(1). https://doi.org/10.29313/jrmk.v5i1.6328
Latif, F., Hidayat, N. A., Faizah, N., & Sipadilla, V. (2025). Media pembelajaran berbasis gamifikasi sebagai solusi penurunan attention span. Jurnal Pendidikan Transformatif, 4(3). https://doi.org/10.9000/jpt.v4i3.2139
Maharani, D. Y., Mulyati, D. J., & Mulyati, A. (2025). Pengaruh Sosial Media Marketing, Electronic Word of Mouth, dan Potongan Harga Terhadap Impulse Buying Produk Hijab Lafiye Pada Aplikasi TikTok. Journal Social Society, 5(1), 490–501. https://doi.org/10.54065/jss.5.1.2025.726
Mukti, I., Halim, A., & Asriadi, M. (2024). Perbandingan persepsi remaja laki-laki dan perempuan terhadap self disclosure pada sosial media Instagram di Kota Makassar. CORE: Journal of Communication Research, 2(1). https://doi.org/10.47650/core.v2i1.1216
Novliana, S. Z., & Cahyani, L. (2024). Pengaruh social media marketing Instagram terhadap minat beli konsumen di Tel-U Store. Jurnal Indonesia: Manajemen Informatika dan Komunikasi, 5(1). https://doi.org/10.35870/jimik.v5i1.440
Nurita, D., Indayani, L., Febriansah, R. E., & Yulianto, M. R. (2023). Peran media sosial Instagram, dukungan selebriti, dan komunikasi lisan terhadap minat beli produk. COSTING: Journal of Economic, Business and Accounting, 7(1). https://doi.org/10.31539/costing.v7i1.7911
Putri, D. D., & Afriani, M. (2023). Pengaruh media sosial (Instagram) terhadap minat beli konsumen (studi kasus Heyyo Banana). Journal of Innovation Research and Knowledge, 4(5). https://doi.org/10.53625/jirk.v4i5.8718
Rachmadillah, M. R., & Purnamasari, O. (2023). Pengaruh konten Instagram Mills terhadap minat beli (survei pada followers @millssportid). Terang: Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, 1(2). https://doi.org/10.62383/terang.v1i2.203
Rachman, R., & Hariyanti, P. (2021). Pengaruh konten Instagram terhadap minat beli konsumen Space Coffee Roastery Yogyakarta. Jurnal Mahasiswa Komunikasi Cantrik, 1(2). https://doi.org/10.20885/cantrik.vol1.iss2.art5
Ramdani, R., Nursinta, A., & Kristopo. (2026). Pengaruh terpaan tontonan drama Korea terhadap perubahan perilaku mahasiswa. Journal Communication Lens. https://doi.org/10.71247/6t8rhw23
Razak, F., Abdullah, A., & Alimuddin, H. (2023). Peran Media Sosial di Indonesia untuk Strategi Transformasi Bisnis. Journal Social Society, 3(1), 39–54. https://doi.org/10.54065/jss.3.1.2023.340
Salim, I. E., & Jannah, M. (2026). Pengaruh intensitas penggunaan media sosial terhadap attention span mahasiswa di era digital. Jurnal Empati, 15(1), 50–59. https://doi.org/10.14710/empati.2026.54430
Silvi, D. K., & Prabandari, S. P. (2024). Pengaruh social media marketing terhadap kepercayaan konsumen dan minat beli. Jurnal Manajemen Pemasaran dan Perilaku Konsumen, 3(1), 188–195. https://doi.org/10.31851/jmppk.v3i1
Suwasano, N. R., & Djauhari, M. (2021). Pengaruh media sosial Instagram @localprideindonesia terhadap minat beli followers. DIGICOM: Jurnal Komunikasi dan Media, 2(2). https://doi.org/10.37826/digicom.v2i2.318
Tranggono, D., Putri, A. N., & Juwito. (2020). Pengaruh terpaan iklan Nacific di Instagram terhadap keputusan pembelian produk Nacific pada followers akun @nacificofficial.id. Jurnal Ilmu Komunikasi, 10(2), 141–155. https://doi.org/10.15642/jik.2020.10.2.141-155
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Naura Alifa Ramadhani, Uud Wahyudin, Yuliani Dewi Risanti Sunarya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







