Hubungan Bilateral Indonesia – Amerika Serikat Melalui Kerjasama Kebudayaan (Soft Diplomacy)
DOI:
https://doi.org/10.54065/jss.2.1.2022.123Keywords:
Hubungan Bilateral, Soft Diplomacy, Indonesia, Amerika SerikatAbstract
Kebudayaan yang diidentikkan dengan soft diplomacy mulai mengambil peranan di percaturan dunia internasional menggantikan hard diplomacy yang selama ini telah menjadi paranoid bagi semua negara di dunia. Karena kebudayaan ini tidak hanya menyentuh pikiran manusia saja tetapi juga hati sehingga lebih mudah diterima oleh semua lapisan masyarakat sehingga kerja sama kebudayaan dianggap efektif untuk mempererat hubungan antara satu negara dengan yang lainnya. Secara umum, peluang Indonesia untuk melakukan kerjasama kebudayaan dengan Amerika Serikat sangat terbuka dan tentunya sangat bermanfaat bagi Indonesia kedepannya. Amerika Serikat merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar ketiga di dunia serta memiliki pendapatan perkapita yang termasuk tinggi di dunia. Kerjasama kebudayaan antara Indonesia dan Amerika Serikat merupakan suatu peluang besar untuk meningkatkan hubungan bilateral kedua negara. Artikel ini merupakan hasil telaah pustaka yang membahas bentuk diplomasi kebudayaan dalam hubungan bilateral Indonesia - Amerika Serikat pada sektor kebudayaan dan sektor ekonomi
References
Aziz, A. (2017). Diplomasi Kebudayaan Indonesia Di Amerika Serikat Melalui Program Rumah Budaya (Doctoral dissertation, University of Muhammadiyah Malang).
Bainus, A., & Rachman, J. B. (2018). Kepentingan Nasional dalam Hubungan Internasional. Intermestic: Journal of International Studies, 2(2), 109-115.
Djelantik, S. (2008). Diplomasi antara Teori dan Praktek. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Firdaus, M. F. (2022). Peran House Of Angklung Dalam Diplomasi Budaya Indonesia Di Amerika Serikat (Doctoral dissertation, FISIP UNPAS).
Harison, L. (2007). Metodologi Penelitian Politik. Jakarta: Kencana Predana Media Group.
Holid, A. (2007). Barrack H Obama: Kandidat Presiden Amerika yang punya ”Muslim Connection”. Bandung: Mizania Media Utama (MMU).
Kurniawan, A. A., & Hartoni, N. A. (2019). Upaya Diaspora Indonesia Di Amerika Serikat Dalam Meningkatkan Brand Awardness Melalui Food Festival. Mandala: Jurnal Ilmu Hubungan Internasional, 2(2), 205-221.
Meleong, L. J. (2004). Metodologi Penelitian Kualitatif (edisi revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Ma'mun, A. S. (2009). Citra Indonesia Di Mata Dunia "Gerakan Kebebasan Informasi dan Diplomasi Publik". Bandung: Asosiasi Ilmu Politik Indonesia.
Murtado, A. (2010). Diplomasi Multilateral Indonesia di Tengah Perubahan Dunia. Jurnal Diplomasi, 2(3).
Prabhawati, A. (2019). Upaya Indonesia dalam Meningkatkan Kualitas Pariwisata Budaya Melalui Diplomasi Kebudayaan. Journal of Tourism and Creativity, 2(2).
Prasetyo, T. B., & Berantas, S. (2018). Diplomasi Pertahanan Sebagai Bagian Dari Diplomasi Total RI. Jurnal Pertahanan & Bela Negara, 4(2), 165-184.
Rum, A. R. (2019). Kebijakan Soft Diplomacy Republik Rakyat Tiongkok Dalam Peningkatan Hubungan Bilateral Dengan Amerika Serikat. WANUA: Jurnal Hubungan Internasional, 4(1), 19-42.
Schneider, C. P. (2005). Culture Communicates: US Diplomacy That Work”, in The New Public Diplomacy Soft Power in International Relations. Jan Melissen (ed.). Palgrave
Sinulingga, S. P. (2017). Diplomasi Kebudayaan Indonesia terhadap Amerika Serikat Melalui Kuliner (Gastrodiplomacy) Tahun 2010-2016. JOM FISIP, 4(2), 1-14.
Soesilowati, S. (2015). Diplomasi Soft Power Indonesia melalui Atase Pendidikan dan Kebudayaan. Global Strategis, 9(2), 293-308.
Taylor, B. R. (2000). Garis Besar Ekonomi Amerika Serikat (terjemahan oleh AR Soemantri dkk). New York: Deplu AS.
Warsito, T., & Sari, W. K. (2007). Diplomasi Kebudayaan: Konsep dan Relevansi Bagi Negara Sedang berkembang: Studi Kasus Indonesia. Yogyakarta: Ombak.
Yoon, Yang Seung. (2005). “40 tahun Hubungan Indonesia-Korea Selatan”. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Journal Social Society

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







