Intervensi Pekerjaan Sosial di Ruang Digital Untuk Mencegah Radikalisasi Kaum Muda
DOI:
https://doi.org/10.54065/jss.6.2.2026.1227Keywords:
Intervensi, Pekerjaan Sosial, Ruang Digital, Radikalisasi, Kaum MudaAbstract
Urgensi penelitian ini adalah untuk memperkuat peran intervensi pekerjaan sosial di ruang digital dalam mencegah radikalisasi kaum muda melalui pendekatan edukatif, preventif, dan berbasis literasi digital. Radikalisasi kaum muda di era digital merefleksikan pergeseran signifikan dalam pola rekrutmen, indoktrinasi, dan mobilisasi yang semakin intens melalui media sosial, forum daring, serta berbagai platform berbagi konten. Ruang digital tidak lagi berfungsi sebatas sarana komunikasi, melainkan telah berkembang menjadi arena pembentukan identitas, produksi makna, dan diseminasi ideologi transnasional yang kerap mengeksploitasi kerentanan psikososial remaja. Artikel ini bertujuan mengkaji model intervensi pekerjaan sosial di ranah digital sebagai strategi preventif terhadap radikalisasme generasi muda dengan menitikberatkan pada pendekatan berbasis kekuatan (strengths-based approach), penguatan literasi digital kritis, dan pembangunan resiliensi komunitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui studi literatur sistematis atas publikasi mutakhir terkait radikalisasi daring, praktik cyber social work, serta pencegahan ekstremisme berbasis komunitas. Hasil telaah menunjukkan bahwa intervensi pekerjaan sosial di ruang digital perlu dirancang secara komprehensif dan multidimensional, mencakup deteksi dini terhadap narasi ekstrem, pendampingan psikososial secara daring, pengembangan kontra-narasi berlandaskan nilai kemanusiaan, serta kolaborasi lintas sektor antara pekerja sosial, pendidik, keluarga, dan platform teknologi. Selain itu, peran pekerja sosial sebagai digital practitioner menjadi krusial dalam menciptakan ruang virtual yang aman, dialogis, dan inklusif. Studi ini menegaskan bahwa transformasi praktik pekerjaan sosial ke ranah digital bukan sekadar adaptasi teknis, melainkan reorientasi paradigma intervensi yang responsif terhadap dinamika budaya siber, sehingga pencegahan radikalisasi kaum muda menuntut integrasi kompetensi profesional, etika digital, dan strategi pemberdayaan partisipatif dalam ekosistem daring.
References
Alam, A. Z. I., Zaid, M., & Alam, A. A. F. (2023). Digitalisasi Sistem Perlindungan Sosial Kebijakan Di Indonesia Sebagai Langkah Menuju Masyarakat 5.0. Journal Social Society, 3(2), 95–112. Https://Doi.Org/10.54065/Jss.3.2.2023.335
Alamsyah, T., & Amelia, R. (2024). Pencegahan Masalah Kesehatan Dengan Pendekatan Promotive Dan Preventive. Jka, 1(2). Https://Doi.Org/10.26811/3zwc8880
Anin, T., Kamlasi, A. Y., Kollo, F. L., Dubu, T. G., Selan, E. M., & Riwu, D. (2025). Peran Media Sosial Dalam Mencegah Bahaya Radikalisme Di Kalangan Generasi Muda. Jurnal Pendidikan Ips, 15(4), 1469–1476. Https://Doi.Org/10.37630/Jpi.V15i4.3667
Apriyanti, L. S., Dewi, D. A., & Adriansyah, M. I. (2023). Lunturnya Perwujudan Nilai-Nilai Pancasila Dalam Karakter Kaum Muda Sebagai Akibat Dari Pengaruh Globalisasi. Maras: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 1(3), 560–572. Https://Doi.Org/10.60126/Maras.V1i3.103
Citra, A., Triana, A., Sonia, G., & Humaedi, S. (2021). Peran Pekerja Sosial Dalam Penerapan Therapeutic Community. Focus?: Jurnal Pekerjaan Sosial, 3(2), 159. Https://Doi.Org/10.24198/Focus.V3i2.31851
Creswell, J. (2017). Research Design: Pendekatan Kualitatif Dan Mixed. Pustaka Belajar.
Fadlurrohim, I., Jenny, D. A., & Yunilisiah, Y. (2024). Proses Asesmen Klien Dalam Perencanaan Intervensi Di Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (Lks-Lu) Payung Besurek Kota Bengkulu. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 7(1), 37–44. Https://Doi.Org/10.24198/Focus.V7i1.51123
Fatimah, S. (2025). Transformasi Ruang Publik Digital: Tantangan Sosial Dan Konstitusional Dalam Demokrasi Era Media Baru. Cakrawala, 19(1), 67–86. Https://Doi.Org/10.32781/Cakrawala.V19i1.785
Fauziah, S., Sabilla, K. El, & Pikoli, A. Y. (2025). Scroll, Tap, Repeat: Habitus Digital Sebagai Petualangan Identitas Dalam Dunia Virtual. Buletin Psikologi, 33(1), 82. Https://Doi.Org/10.22146/Buletinpsikologi.97608
Hidayah, A. Z. N., Herawati, A., Retno Sari, L., Rohman, R. N. Z., & Mukriyati, S. N. (2022). Praktik Pekerjaan Sosial Berbasis Komunitas Peduli Anak Jalanan Di Kota Bekasi. Pekerjaan Sosial, 20(2), 1–13. Https://Doi.Org/10.31595/Peksos.V20i2.471.
Ilham, A., Kamaruddin, S. A., & Awaru, A. O. T. (2025). Media Sosial Sebagai Agen Sosialisasi Baru: Peluang Dan Tantangan. Journal Social Society, 5(1), 56–64. Https://Doi.Org/10.54065/Jss.5.1.2025.613
Kamilla, K. N., Saputri, A. N. E., Fitriani, D. A., Az Zahrah, S. A., Andryana, P. F., Ayuningtyas, I., & Firdausia, I. S. (2022). Teori Perkembangan Psikososial Erik Erikson. Early Childhood Journal, 3(2), 77–87. Https://Doi.Org/10.30872/Ecj.V3i2.4835
Laimeheriwa, M. C. (2018). Masyarakat Virtual, Mitos Dan Perilaku Konsumtif. Kenosis: Jurnal Kajian Teologi, 4(1), 23–38. Https://Doi.Org/10.37196/Kenosis.V4i1.49
Lee, J. S., & Kim, H. (2025). Integrating Cultural Humility In Social Work Practice With Diverse Populations. Social Work Research, 49(1), 12–27. Https://Doi.Org/10.1093/Swr/Svaa028.
Mangeghong, D., & Nendissa, J. E. (2026). Efektivitas Layanan Konseling Pastoral Online Dalam Menangani Kecemasan Dan Depresi Pada Pemuda Gereja. Journal Of Spirituality And Practical Theology, 2(2), 124–140. Https://Doi.Org/10.69668/Josaprat.V2i2.174
Mansyur, A. I., Badrujaman, A., Imawati, R., & Fadhillah, D. N. (2020). Konseling Online Sebagai Upaya Menangani Masalah Perundungan Di Kalangan Anak Muda. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 29(2), 140–154. Https://Doi.Org/10.23917/Jpis.V29i2.8501
Mishna, F., Sanders, J. E., Sewell, K. M., & Milne, E. (2021). Teaching Note Preparing Social Workers For The Digital Future Of Social Work Practice. Journal Of Social Work Education, 57(Sup1), 19–26. Https://Doi.Org/10.1080/10437797.2021.1912676
Mofea, S. (2025). Ketenagakerjaan Dalam Era Digital: Tantangan Dan Peluang. Get Press Indonesia.
Naufal, M. (2025). Etika Algoritma Rekomendasi Media Dan Polarisasi. Communicator Sphere, 5(2), 72–82. Https://Doi.Org/10.55397/Cps.V5i2.138
Nendissa, J. E. (2025). Dinamika Agama Dalam Era Digital: Pengaruh Media Sosial Terhadap Praktik Keagamaan Di Kalangan Generasi Muda. Mawar Saron: Jurnal Pendidikan Kristen Dan Gereja, 8(2), 1–20. Https://Doi.Org/10.62240/Msj.V8i2.81
Nendissa, J. E., Engel, J. D., & Suprabowo, G. Y. A. (2024). Online Social Support Terhadap Penyintas Covid?19 Dari Perspektif Pendampingan Masyarakat Di Karombasan Selatan, Manado?Sulawesi Utara. Sundermann: Jurnal Ilmiah Teologi, Pendidikan, Sains, Humaniora Dan Kebudayaan, 17(2), 131–143. Https://Doi.Org/10.36588/Sundermann.V17i2.138
Nugroho, P., Sutrisno, A., & Aminudin, C. (2024). Media Sosial Dan Radikalisme: Bagaimana Teknologi Informasi Mempengaruhi Pemikiran Ekstrem. Humaniorum, 1(4), 110–115. Https://Doi.Org/10.37010/Hmr.V1i4.31
Nurhidayah, H. D., Misidawati, D. N., Faturrohma, A. M., & Turnisah, I. B. (2025). Strategi Public Relations Di Era Digital. Journal Social Society, 5(1), 141–152. Https://Doi.Org/10.54065/Jss.5.1.2025.647
Prasetiono, S. J., & Fayola, R. R. (2021). Literasi Digital Untuk Membekali Generasi Muda Dalam Upaya Menangkal Konten Negatif Internet. Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat. Https://Doi.Org/10.18196/Ppm.21.521
Rahayu, T., & Nugraha, A. S. (2022). Deradikalisasi Berbasis Gotong Royong Untuk Mencegah Radikalisme Di Masyarakat Indonesia. Jurnal Terapan Sosial Dan Humaniora, 6(1), 29–42. Https://Doi.Org/10.14710/Jtsh.V6i1.2594
Ramadhani, A. F., & Jatnika, D. C. (2025). Dinamika Interaksi Sosial Remaja Di Era Digital Dan Peran Pekerja Sosial. Share: Social Work Journal, 14(2), 148–155. Https://Doi.Org/10.24198/Share.V14i2.59963
Rozika, W. (2019). Propaganda Dan Penyebaran Ideologi Terorisme Melalui Media Internet (Studi Kasus Pelaku Cyber Terorisme Oleh Bahrun Naim). Jurnal Ilmu Kepolisian, 11(2), 13. Https://Doi.Org/10.35879/Jik.V11i2.89
Rustandi, R. (2020). Analisis Framing Kontra Narasi Terorisme Dan Radikalisme Di Media Sosial (Studi Kasus Pada Akun @Dutadamaijabar). Jurnal Komunikatif, 9(2), 134–153. Https://Doi.Org/10.33508/Jk.V9i2.2698
Saleh, R., & Rahman, F. (2023). Community Social Work As A Catalyst For Collective Action In Urban Neighborhoods. International Journal Of Social Work Practice, 20(2), 145–159. Https://Doi.Org/10.1080/02650533.2023.19245
Sanjaya, A. M., & Putranto, R. D. (2022). Upaya Pencegahan Radikalisme Melalui Media Sosial Di Kalangan Remaja. J?Ceki: Jurnal Cendekia Ilmiah, 2(1), 63–69. Https://Doi.Org/10.56799/Jceki.V2i1.1173
Saputra, M. R. A., Chalid, F. I., & Budianto, H. (2023). Metode Ilmiah Dan Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, Dan Kepustakaan (Bahan Ajar Madrasah). Nizamia Learning Center.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan Kombinasi (Mixed Methods). Alfabeta.
Sulfikar, A. (2019). Swa-Radikalisasi Melalui Media Sosial Di Indonesia. Jurnal Jurnalisa, 4(1). Https://Doi.Org/10.24252/Jurnalisa.V4i1.5622
Wewengkang, E. J. N., Kuwissy, G. J., Wohon, F., Tolego, Y. B., & Palempung, F. F. (2025). Fenomena Pengemis Virtual Di Tiktok Dikaji Dari Teori Etika Kekristenan, Pendidikan Karakter Dan Literasi Digital. Mitra Sriwijaya: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 6(1), 104–123. Https://Doi.Org/10.46974/Ms.V6i1.138
Zamzamy, A. (2019). Menyoal Radikalisme Di Media Digital. Dakwatuna: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam, 5(1), 13. Https://Doi.Org/10.36835/Dakwatuna.V5i1.318
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Stevie Y Tarore

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







